IV. KESIAPSIAGAAN DAN RESPONS
4.1. DETEKSI
4.1.2. PENCEGAHAN DI PINTU MASUK
Di seluruh Indonesia terdapat 49 KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) dengan kurang lebih 355 wilayah kerja yang mengawal pintu masuk negara. Pintu negara sebagai titik masuk kedatangan dari luar negeri antara lain: Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Denpasar, Soekarno Hatta, Batam, Pontianak, Surabaya, Tarakan dan Medan
Tantangan di pintu masuk negara diantaranya adalah keterbatasan SDM, keterbatasan Kit Deteksi, belum maksimalnya pemakaian e-HAC baik di kedatangan DN maupun LN, masa tunggu hasil laboratorium yang lama, serta perlunya optimalisasi dalam penyampaian komunikasi risiko di lingkungan pintu masuk, koordinasi dengan daerah, dan kontak tracing di pintu masuk.
Pemanfaatan data e-HAC di wilayah belum optimal karena belum ada akses langsung terhadap informasi yang ada untuk wilayah atau Dinas Kesehatan setempat. Selain itu, belum ada sistem pencatatan dan pelaporan yang terintegrasi antara pintu masuk dan wilayah
Strategi dan Aktivitas Pengendalian Fase Kesiapsiagaan
Ada kasus potensi PHEIC / pandemi di negara lain, belum ada kasus di Indonesia
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Pengumpulan informasi oleh pemerintah RI
Dirjen P2P mengumpulkan informasi dari WHO/NegaraBersangkutan/Kemlu terkait perkembangan penyakit
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Berkoordinasi dengan bagian teknis terkaitKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
76
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Kesehatan Lingkungan
Menganalisis informasi kasus dan memantau perkembangan situasiKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Koordinasi lintas sektor atau antar kementerian lembaga terkait
Berkoordinasi dengan perwakilan RI melalui Kemlu dan BKSLN dalam pengumpulan informasiKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Koordinasi pengawasan alat angkut dan transportasi lainnya antara Kemkes dan KemenhubKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Koordinasi pengawasan pelaku perjalanan dilakukan olehKemenkumham, Kemenlu, Kemenhub, dan Kemenkes termasuk sosialisasi Health Alert Card
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Diseminasi informasi dan edukasi kepada seluruh stakeholder terkait
Diseminasi potensi penyebaran penyakita. Materi
Protokal pencegahan universal b. Target:
- Pemda terkait - Sektor Terkait - Pelaku Bisnis
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Diseminasi informasi dan edukasi kepada seluruh publik
Diseminasi informasi dan edukasi kepada seluruh publik:a. Materi:
- Perkembangan dan potensi penyebaran penyakit
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
77
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
- Kebijakan terkait protokol perjalanan
- Protokol pencegahan universal b. Target:
- WNI di Indonesia dan LN
- WNA di Indonesia dan yang akan melakukan perjalanan ke
Indonesia - Pelaku bisnis
- Masyarakat disekitar wilayah pintu masuk (Perimeter)
- Pekerja di wilayah pintu masuk
Penguatan deteksi dini temuan kasus dari pintu masuk
Melakukan pelatihan kekarantinaan kesehatan dalam rangka deteksi dini dan respons KKM untuk KKPKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Membangun jejaring surveilansdengan Dinas Kesehatan, Puskesmas dan rumah sakit rujukan di wilayah pintu masuk
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Membangun jejaring laboratorium klinis dan lingkunganKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Meningkatkan penggunaan e-HAC dan integrasi sistem pelaporanpengawasan pelaku perjalanan di pintu masuk dan wilayah
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Persiapan karantina dan isolasi
Penyiapan fasilitas karantina dan membangun sistem rujukan ke rumah sakit rujukan yang memiliki fasilitas isolasiKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Penyiapan proses rujukan setiap kasus suspek/probable pneumonia ke rumah sakit rujukan yang memiliki kapasitasKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
78
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Penyiapan fasilitas isolasi sementara di pintu masuk/KKP untuk prosesobservasi, stabilisasi dan persiapan rujukan ke rumah sakit rujukan
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Penguatanimplementasi e-HAC
Penyiapan fasilitas penunjang pengawasan e-HAC oleh seluruh pelaku perjalanan yang berasal dari negara terjangkit.
Integrasi e-HAC dengan aplikasi lain yang berfungsi sinergisKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Koordinasi dan integrasi antara pintu masuk dengan wilayah (Pemerintah daerah setempat)
Membangun jejaring surveilans antara pintu masuk dengan wilayah
Membangun sistem rujukan rumah sakit dan KKP bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempatKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Penyusunan/ review/ uji rencana kontingensi penanggulangan kedaruratan kesehatan masyarakat terintegrasi antara pintu masuk dengan wilayah (kab/kota)Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Pencatatan dan pelaporan
Pencatatan dan pelaporan khusus hasil deteksi dini dan rekapitulasi penerima HAC yang berkunjung ke wilayah melalui sistem informasi kekarantinaan kesehatanKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Pemenuhankebutuhan sumber daya
Pemenuhan tenaga KKP dengan kompetensi kekarantinaan kesehatan sesuai kebutuhan di pintu masukKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Pemenuhan tenaga kesehatan di rumah sakit yang memilikikemampuan untuk mendukung upaya karantina dan isolasi
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Pemenuhan tenaga puskesmas yang memiliki kemampuan dalam deteksi dini yang terintegrasi dengan pintu masukKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
79
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Kesehatan Lingkungan
Pemenuhan tenaga medis dan paramedis KKP yang mampu melakukan tindakan kekarantinaan kesehatan (antara lain vaksinasi, dekontaminasi, deratisasi, disinfeksi, disinseksi)Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Pemenuhan fasilitas dan perbekalan kekarantinaankesehatan yang merata di seluruh pintu masuk terutama pelabuhan/
bandara internasional dan perlintasan darat antar negara
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Dirjen P2P memberikan informasi kasus kejadian Pneumoni tertentu kepada WHO danpenanggulangannya
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Pemantauan perkembangan situasi penyebaran penyakit antar negara oleh Ditjen P2PKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Penyusunan pedoman/ protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan internasionalKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Koordinasi lintas sektor atau antar kementerian lembaga terkait
Aktivasi rencana kontingensi penanggulangan kedaruratan kesehatan masyarakat (pandemi) tingkat daerah dan pintu masuk
Otoritas bandar udara/ pelabuhan/perbatasan cq Kepala KKP (Koordinator Teknis) melakukan pelaporan ke IHR National Focal Point (Dirjen P2P)
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
IHR National Focal Point (Dirjen P2P) laporan ke Menkes,- Koordinasi Kemenkes sebagai koordinator klaster kesehatan dan
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
80
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
BNPB serta Kemenko PMK untuk melakukan dengar pendapat bersama Presiden dan Kabinet tentang kemungkinan besaran masalah yang akan dihadapi oleh Indonesia
Kesehatan Lingkungan
− Koordinasi Kemenkes dengan Kemenkeu untuk membahas biaya penanggulangan
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
− Koordinasi Kemenkes dengan Kemenlu dan Kemenhub untuk membatasi perjalanan orang, barang dan alat angkut yang terhubung dengan negara terjangkit
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
− Koordinasi Kemenkes dengan kemendagri untuk
mempersiapkan pemerintah daerah disekitar wilayah pintu masuk
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
− Koordinasi Kemenkes dengan Kemensos untuk menjaga kelangsungan hidup dari warga negara disekitar wilayah pintu masuk
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
− Koordinasi Kemenkes dengan TNI dan POLRI dalam
pengawasan perimeter dan pelacakan kasus
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Sosialisasi protokol kesehatan dan edukasi kepada seluruh publik
Sosialisasi penerapan protokol kesehatan sesuai pedoman dan edukasi kepada seluruh publik:A. Materi:
- Perkembangan dan potensi penyebaran penyakit - Kebijakan terkait protokol
perjalanan
- Protokol pencegahan universal B. Target:
- WNI di Indonesia dan LN
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
81
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
- WNA di Indonesia dan yang akan melakukan perjalanan ke
Indonesia - Pelaku bisnis
- Masyarakat disekitar wilayah pintu masuk (Perimeter)
- Pekerja di wilayah pintu masuk
Penguatan deteksi dini temuan kasus dari pintu masuk
Aktifasi TGC KKP Koordinator SubKlaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Sharing informasi dan data dengan jejaring surveilans (Dinas Kesehatan, Puskesmas dan rumah sakit rujukan) di wilayah pintu masukKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Menyusun prosedur rujukan specimen dengan jejaring laboratorium klinis dan lingkunganKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Pengawasan penggunaan e-HAC dan penyampaian data integrasi sistem pelaporan pengawasan pelakuperjalanan di pintu masuk dan wilayah
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Pelaksanaan karantina dan isolasi
Aktifasi operasional fasilitas karantina dan menyusun prosedur sistem rujukan ke rumah sakit rujukan yang memiliki fasilitas isolasiKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Melakukan rujukan setiap kasus suspek/probable pneumonia ke rumah sakit jejaring rujukanKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Aktifasi fasilitas isolasi sementara di pintu masuk/KKP untuk proses observasi, stabilisasi dan persiapan rujukan ke rumah sakit rujukanKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
82
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Penguatan sistemrujukan temuan kasus dari pintu masuk ke fasilitas karantina atau RS rujukan
Rumah sakit rujukan melakukan tata laksana kasus.Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan
Deteksi dini dilakukan KKP kepada setiap orang pelaku perjalanan, barang dan alat angkut dari negara terjangkitKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Melakukan skrining kesehatan kepada pelaku perjalanan di pintu masuk negara denganpengamatan langsung,
pengukuran suhu secara cepat dan massal serta pengukuran saturasi oksigen
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Disinfeksi alat angkut dan barang yang berasal dari negaraterjangkit.
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Penggunaan e-HAC dan sistem pelaporan dari pelaku perjalanan di wilayah mutlak dijalankan.Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Puskesmas melakukan pengawasan kepada pelaku perjalanan yang berada pada satu alat transportasi yang sama dengan kasus selama 14 hariKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Rumah sakit rujukan mutlak melakukan isolasi pada kasus.Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan
Rumah sakit rujukan melakukan pengawasan kepada tenaga medis dan tenaga kesehatan yang merawat kasus, karantina rumah sakit jika tenaga medis dan tenaga kesehatan ada yangKoordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan
83
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
berstatus suspect, melakukan isolasi untuk setiap kasus.
Pengawasan penggunaan e-HAC
Kewajiban pengisian e-HAC pelaku perjalanan dari negara terjangkit.Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Koordinasi dan integrasi antara pintu masuk dengan wilayah (Dinas Kesehatan setempat)
Melakukan rujukan ke rumah sakit dengan menggunakan APD standar/ sesuai pedomanKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Analisis risiko pintu masuk negara berdasarkan kapasitas yang dimilikiKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Melakukan komunikasi risiko di pos lintas batas negaraKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Pencatatan dan pelaporan
Pencatatan dan pelaporan khusus hasil deteksi dini dan rekapitulasi penerima HAC yang berkunjung ke wilayahKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Pencatatan dan pelaporan oleh Rumah sakit tentang kasus dan suspectKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
pencatatan dan pelaporan oleh puskesmas tentang pelacakan kontakKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Pemenuhankebutuhan sumber daya
Pengaturan jam kerja tenaga KKP dalam deteksi diniKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
84
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Pengaturan jam kerja untuk tenaga Rumah Sakit dalam karantina dan isolasiKoordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan
Pengaturan jam kerja untuk tenaga puskesmas dalam deteksi diniKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Pengaturan jam kerja untuk tenaga KKP untuk melakukan rujukan yang amanKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Peningkatankomunikasi dan koordinasi dengan LP/LS terkait
Peningkatan komunikasi dan koordinasi dengan LP/LS terkait (otoritas bandara, pelabuhan, perbatasan)
Informasi pengembangan penyakit
Pencegahan universal
Protokol kesehatan dan protokol perjalananKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan
Kesehatan Lingkungan
Fase Tanggap Darurat
Kasus Sporadik, Klaster dan Transmisi lokal
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Pengelolaan Informasi dan data oleh pemerintah RI
Dirjen P2P mengumpulkan, mengolah dan menyajikan data dan informasi dari pintu masuk dan wilayah terdampak terkait perkembangan penyakit dalam rangka respons pandemiKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Dirjen P2P memberikan informasi kasus konfirmatif kepada WHO danpenanggulangannya serta potensi risiko penyebaran dari
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
85
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
dan ke negara lain melalui IHR National Focal Point
Penyampaian data dan informasi rutin untuk memantau perkembangan situasi penyebaran penyakit antar wilayah oleh Ditjen P2P kepada publik sebagai bagian dari komunikasi risikoKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Evaluasi rutin berkalapenerapan pedoman/ protokol kesehatan bagi pelaku
perjalanan internasional dan domestik
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Analisis situasi dan kapasitas dalam rangka penentuan pintu masuk utama bagi pelaku perjalanan internasionalKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Koordinasi lintas sektor atau antar kementerian lembaga terkait
Pelaksanaan penanggulangan kedaruratan kesehatanmasyarakat (pandemi) tingkat daerah dan pintu masuk.
Otoritas bandar udara/pelabuhan/ perbatasan cq Kepala KKP (Koordinator Teknis) melakukan pelaporan ke IHR National Focal Point (Dirjen P2P)
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
IHR National Focal Point (Dirjen P2P) laporan ke Menkes secara rutin berkala,
Koordinasi Kemenkes sebagai koordinator klaster kesehatan dan BNPB serta Kemenko PMK untuk melakukan dengarKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
86
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
pendapat bersama Presiden dan Kabinet tentang
kemungkinan besaran masalah yang akan dihadapi oleh Indonesia
Pelaksanaan penanggulangan kasus sebagai kedaruratan kesehatan masyarakatKoordinator Umum (BNPB)
Koordinasi Kemenkes dengan Kemenkeu untuk membahas biaya penanggulanganKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Koordinasi dan kolaborasi Kemenkes dengan Kemenlu dan Kemenhub untukmembatasi perjalanan orang, barang dan alat angkut yang terhubung dengan negara terjangkit
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Koordinasi dan kolaborasi Kemenkes dengan kemendagri untuk mempersiapkanpemerintah daerah disekitar wilayah pintu masuk pertama pelaku perjalanan
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Koordinasi dan kolaborasi Kemenkes dengan Kemensos untuk menjaga kelangsungan hidup dari warga terdampak disekitar wilayah pintu masukKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Koordinasi dan kolaborasi Kemenkes dengan TNI dan POLRI dalam pengawasan perimeter dan pelacakan kasusKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
87
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
serta penerapan protokol kesehatan di masyarakat
Pengetatan protokol kesehatan dan edukasikepada seluruh publik
Pengawasan ketat penerapan protokol kesehatan sesuai pedoman dan edukasi kepada seluruh publik terutama pelaku perjalanan:A. Materi:
- Perkembangan dan potensi penyebaran penyakit - Kebijakan terkait protokol
perjalanan
- Protokol pencegahan universal B. Target:
- WNI di Indonesia dan LN - WNA di Indonesia dan yang
akan melakukan perjalanan ke Indonesia
- Pelaku bisnis
- Masyarakat disekitar wilayah pintu masuk (Perimeter) - Pekerja di wilayah pintu masuk
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Penguatan deteksi dini temuan kasus dari pintu masuk
TGC KKP melakukan pengawasan dan pelaksanaan upayapencegahan, deteksi dan respons kasus konfirmatif dan kontak erat di fasilitas karantina dan isolasi pintu masuk
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Sharing informasi dan data dengan jejaring surveilans (DinasKesehatan, Puskesmas dan rumah sakit rujukan) di wilayah pintu masuk
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Pelaksanaan rujukan specimen dengan jejaring laboratorium klinis dan lingkunganKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
88
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Pengawasan ketat kewajiban penggunaan e-HAC danpenyampaian data integrasi sistem pelaporan pengawasan pelaku perjalanan di pintu masuk dan wilayah
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Pelaksanaan karantina dan isolasi
Pelaksanaan karantina terhadap pelaku perjalanan dengan risiko tinggi di fasilitas karantina terpusat dan pelaksanaan prosedur sistem rujukan ke rumah sakitrujukan/wisma/hotel yang memiliki fasilitas isolasi terpusat
Bila hasil analisis risikomenunjukkan potensi risiko menjadi perluasan maka seluruh pelaku perjalanan internasional dilakukan karantina sesuai protokol
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Melakukan rujukan setiap kasus suspek/probable/konfirmasi ke rumah sakit jejaring rujukanKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Pelaksanaan isolasi di fasilitas isolasi sementara di pintu masuk/KKP untuk prosesobservasi, stabilisasi dan persiapan rujukan ke rumah sakit rujukan
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Penguatansistem rujukan temuan kasus dari pintu masuk ke fasilitas karantina atau RS rujukan
Rumah sakit rujukan melakukan tata laksana kasus.Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan
89
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Deteksi dini dilakukan KKP kepada setiap orang pelaku perjalanan, barang dan alat angkut dari negara terjangkitKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Melakukan skrining kesehatan kepada pelaku perjalanan di pintu masuk negara dengan pengamatan langsung,pengukuran suhu secara cepat dan massal serta pengukuran saturasi oksigen
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Disinfeksi alat angkut dan barang yang berasal dari negara terjangkit.Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Kewajiban penggunaan e-HAC dan sistem pelaporan dari pelaku perjalanan di wilayah mutlak dijalankan.Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Puskesmas melakukan pengawasan kepada pelaku perjalanan yang berada pada satu alat transportasi yang sama dengan kasus selama 14 hariKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Rumah sakit rujukan mutlak melakukan isolasi pada kasus.Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan
Rumah sakit rujukan melakukan pengawasan kepada tenaga medis dan tenaga kesehatan yang merawat kasus, karantina rumah sakit jika tenaga medis dan tenaga kesehatan ada yang berstatus suspect, melakukan isolasi untuk setiap kasus.Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan
90
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Pengawasan penggunaan e-HAC
Kewajiban pengisian e-HAC seluruh pelaku perjalanan dari luar negeri dan domestikKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Koordinasi dan integrasi antara pintu masuk dengan wilayah (Dinas Kesehatan setempat)
Melakukan rujukan ke rumah sakit dengan menggunakan APD standar/ sesuai pedomanKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Analisis risiko pintu masuk negara berdasarkan kapasitas yang dimilikiKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Melakukan komunikasi risiko terintegrasi dengan stakeholder pintu masuk dan wilayahKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Pencatatan dan pelaporan
Pencatatan dan pelaporan khusus hasil deteksi dini dan rekapitulasi penerima HAC yang berkunjung ke wilayahKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Pencatatan dan pelaporan oleh Rumah sakit tentang kasus dan suspectKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Pencatatan dan pelaporan oleh puskesmas tentang pelacakan kontakKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Pemenuhankebutuhan sumber daya
Pemenuhan, pengelolaan dan mobilisasi tenaga KKP esensialKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit
91
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
dan perbantuan dalam penanggulangan pandemi
dan Kesehatan Lingkungan
Pemenuhan, pengelolaan dan mobilisasi tenaga medis dan paramedis esensial dan perbantuan dalampenanggulangan pandemi dalam rangka karantina dan isolasi terpusat
Koordinator Sub Klaster Pelayanan Kesehatan
Pemenuhan, pengelolaan dan mobilisasi tenaga puskesmas dan perbantuan dalampenanggulangan pandemi untuk testing, tracing dan treatment
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Pemenuhan dan distribusi fasilitas, perbekalan dan logistik kekarantinaan kesehatan esensial dalam upaya penanggulangan pandemi di pintu masuk dan fasilitas karantina pelaku perjalanan internasionalKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Komunikasi dan koordinasi rutin dengan LP/LS terkait
Komunikasi dan koordinasi rutin dan evaluasi dengan LP/LS terkait (otoritas bandara, pelabuhan, perbatasan)- Informasi pengembangan penyakit
- Pencegahan universal Protokol kesehatan dan
protokol perjalanan
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
92
Fase Transisi Darurat
Strategi Aktivitas Penanggungjawab
Pengelolaan Informasi dan data oleh pemerintah RI
Dirjen P2P mengumpulkan, mengolah dan menyajikan data dan informasi dari pintu masuk dan wilayahterdampak terkait perkembangan penyakit dalam rangka
transisi/pemulihan pandemi
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Dirjen P2P memberikan informasi kasus konfirmatif kepada WHO danpenanggulangannya serta potensi risiko penyebaran dari dan ke negara lain melalui IHR National Focal Point
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit dan Kesehatan
Lingkungan
Penyampaian data dan informasi rutin untuk memantau perkembangan situasi penyebaran penyakit antar wilayah oleh Ditjen P2P kepada publik sebagai bagian dari komunikasi risikoKoordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit
Koordinator Sub Klaster Pengendalian Penyakit