• Tidak ada hasil yang ditemukan

Menghindari kemungkinan terjadi penafsiran yang berbeda dengan maksud utama penulis dalam penggunaan kata dalam judul penelitian ini, perlu penjelasan dalam istilah pokok maupun kata-kata yang menjadi variabel penelitian. Istilah yang perlu penjelasan sebagai berikut:

1. Fungsi Manajemen

Fungsi adalah jabatan (yang dilakukan); pekerjaan yang dilakukan (Kamus umum bahasa indonesia, 1982:283). Sedangkan manajemen merupakan proses penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai tujuan (Kamus besar Bahasa Indonesia, 1990:553).

2. Kompetensi Pedagogi

Kompetensi merupakan kewenangan, kekuasaan untuk memutuskan sesuatu (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1990:453). Sedangkan pedagogi merupakan ilmu pendidikan, ilmu pengajaran, menguasai pengetahuan (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1990:657).

F. Metode Penelitian

1. Pendekatan dan Jenis Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan dan Jenis penelitian deskriptif kualitatif (Moleong, 2001:7). Penelitian kualitatif menggunakan desain yang secara terus–menerus disesuaikan dengan kenyataan lapangan. Desain ini tidak tersusun secara ketat dan kaku, sehingga dapat diubah dan disesuaikan dengan pengetahuan baru yang ditemukan. Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah untuk membuat gamabaran

tentang suatu hal secara sistematis, factual dan akurat. Data yang telah terkumpul disusun, dianalisis, dan disimpulkan sehingga memberikan suatu gambaran tentang hasil penelitian yang sistematis dan nyata.

Menurut Lexy Moleong, penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis, gambar dan bukan angka, yang mana data diperoleh dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Dengan penelitian kualitatif ini diharapkan peneliti dapat memperoleh data secara mendetail tentang hal-hal yang diteliti karena adanya hubungan langsug dengan responden atau obyek penelitian.

Penelitian yang dilakukan oleh peneliti merupakan penelitian yang bersifat kualitatif dan menggunakan metode deskriptif. Permasalahan utama yang dibahas dalam skripsi ini yaitu fungsi manajemen kompetensi pedagogi guru bagi guru MTs NU Salatiga tahun 2015.

Tujuan dari penelitian diskriptif ini adalah untuk membuat deskripsi, gambaran, faktual dan akurat, mengenal fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang diselidiki. Ciri penelitian deskriptif adalah penelitian yang bermaksud untuk membuat pencandraan mengenai situasi atau kejadian. Penelitian ini tergolong jenis penelitian deskriptif survai yang merupakan penyelidikan yang ada dan mencari keterangan-keterangan secara faktual.

2. Kehadiran Penelitian

Sesuai pendekatan kualitatif, maka semua fakta berupa kata-kata maupun tulisan dari sumber yang telah diamati dan dokumen yang terkait

disajikan dan digambarkan apa adanya untuk selanjutnya ditela’ah guna

menemukan makna. Oleh karena itu, kehadiran peneliti sangat penting yaitu peneliti bertindak langsung sebagai instrumen dan sebagai pengumpul data hasil observasi yang mendalam serta terlibat aktif dalam penelitian

3. Lokasi Penelitian

Peneliti memilih lokasi di Madrsah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama Salatiga tahun pelajaran 2015.

4. Sumber Data

Data yang dikutip oleh Moleong (2000:157) Sumber utama dalam penelitian kualitatif ialah kata-kata dan tindakan selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen dan lain-lain. Data dalam penelitian ini adalah semua data atau informasi yang diperoleh dari informasi yang dianggap penting, selain itu data juga dihasilkan dari dokumentasi yang menunjang.

Adapun yang digunakan dalam penelitian ini adalah: a. Kata-kata atau tindakan (Moleong, 2002:112).

Data yang berbentuk kata-kata diambil dari informan atau responden pada waktu wawancara. Data-data tersebut berupa keterangan dari para informan dari beberapa pihak diantaranya: kepala sekolah dan guru.

b. Data tertulis (Dokumentasi)

Data yang berbentuk tulisan diperoleh dari warga sekolah dan dokumen-dokumen lain yang tentunya masih berkaitan dengan subjek penelitian.

c. Foto (Moleong, 2002:114).

Dalam penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti diperoleh

beberapa foto tentang “ Fungsi Manajemen Kompetensi Pedagogi

Guru Bagi Guru Madrsah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama Salatiga tahun 2014/2015.

5. Prosedur Pengumpulan Data

Prosedur Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.

a. Wawancara (interview)

Wawancara adalah tanya jawab dengan seseorang yang diperlukan untuk dimintai keterangan atau pendapatnya mengenai suatu hal (Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, 1990:1009). Wawancara adalah percakapan dengan maksud tertentu. Percakapan itu dilakukan dua pihak, yaitu pewancara (interviewer) yang mengajukan pertanyaan dan terwawancara (interviewee) yang memberikan jawaban atas pertanyaan itu (Moleong, 2011:186).

Teknik wawancara dilakukan secara formal dan intensif sehingga akan mampu memperoleh informasi sebanyak mungkin secara jujur dan detail. Teknik wawancara digunakan untuk

menggali data dari guru tentang fungsi manajemen kompetensi pedagogi guru.

b. Observasi

Observasi adalah pengamatan, peninjauan secara cermat (Kamus besar Bahasa Indonesia, 1990:623). Metode ini digunakan untuk mengetahui dan mengamati secara langsung tentang aktivitas guru yang berkaitan dengan fungsi manajemen kompetensi pedagogi guru, aktivitas penyusunan RPP dan pengembangan silabus, serta ketersediaan sarana dan media pembelajaran.

c. Dokumentasi

Metode dokumentasi adalah pengumpulan, pemilihan dan penyimpanan informasi dalam bidang pengetahuan (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1990:211). Metode dokumentasi digunakan untuk mendapatkan data dokumentasi perencanaan pembelajaran yang meliputi silabus dan RPP berupa buku acuan dan foto-foto pembelajaran, serta dokumentasi sarana dan media pembelajaran mata pelajaran.

6. Analisis Data

Metode yang di gunakan peneliti untuk menganalisis data terdiri dari 3 kegiatan: pertama, pengumpulan data dan melakukan reduksi data, yaitu menggolongkan, menyederhanakan, mengorganisasikan (display data, memilah, membuang data yang tidak diperlukan, serta triangulasi data atau pengecekan keabsahan data. Kedua, data disajikan dalam bentuk

narasi. Ketiga, penarikan simpulan dari data yang telah disajikan. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif. Sehingga data yag disajikan berupa kata-kata tertulis dari hasil penelitian serta tidak menggunakan alat ukur.

7. Pengecekan Keabsahan Data

Untuk menentukan keabsahan data yang diperoleh benar-benar obyektif, maka peneliti melakukan pemeriksaan data dengan metode triangulasi. Teknik triangulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding. Teknik triangulasi yang dipakai dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber (Moleong, 2002:173). Triangulasi sumber dapat ditempuh dengan jalan sebagai berikut: a. Membandingkan data pengamatan dengan hasil wawancara. b. Membandingkan apa yang dikatakan orang didepan umum dengan apa yang dikatakan secara pribadi. c. Membandingkan keadaan dan pandangan seseorang dengan berbagai pendapat orang lain. d. Membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan ( Moleong, 2002:178). Dalam penelitian ini penulis menggunakan triangulasi yaitu membandingkan data pengamatan dengan hasil wawacara dan membandingkan hasil wawacara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan. dengan fungsi manajemen pedagogi bagi guru MTs NU Salatiga tahun 2015. Contoh dari Membandingkan data pengamatan dengan hasil wawancara pada kompetensi pedagogi guru MTs NU Salatiga adalah guru terlihat siap dalam menyampaika materi karena sebelum pembelajaran berlangsung guru sudah

merecanakan, mengorganisasikan, menggerakkan dan membandingkan pedagogi guru dalam memanajemenkan pengajaran. Contoh dari membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan yaitu berdasarkan observasi peneliti, di MTs NU Salatiga sudah ada manajemen kompetensi pedagogi guru dan sudah diterapkan. Tetapi, kenyataan belum 100% guru mengikuti prosedur yang diterapkan tersebut, melainkan hanya 60% persen saja yang sudah melaksanakan penerapan manajemen tersebut. Untuk mendorong kesemangatan guru dalam melaksanakan manajemen yang sudah diterapkan tersebut yaitu dengan cara memberi hadiah bagi guru yang sudah melaksanakan manajemen tersebut. 8. Tahap-tahap Penelitian

Tahap-tahap penelitian yang digunakan oleh peneliti sebagai berikut: a. Tahap pra lapangan

1) Mengajukan judul penelitian 2) Menysun proposal penelitian

3) Konsultasi penelitian kepada pembimbing b. Tahap pekerjaan lapangan

1) Persiapan diri untuk memasuki lapangan penelitian

2) Pengumpulan data atau informasi yang terkait dengan fokus penelitian

3) Pencatatan data yang telah dikumpulkan c. Tahap analisis data meliputi kegiatan

2) Pengecekan keabsahan data

3) Tahap penulisan laporan penelitian d. Tahap penulisan laporan

1) Penulisan hasil penelitian

2) Konsultasi hasil penelitian kepada pembimbing 3) Pengurusan kelengkapan persyaratan ujian 4). Ujian munakosah skripsi

Sistematika penulisan untuk mempermudah pembahasan dalam memahami isi skripsi ini, maka disusun sistematika penulisan sebagai berikut: BAB I : PENDAHULUAN memuat berisi tentang latar belakang masalah,

fokus penelitian, tujuan penelitian, kegunaan penelitian, penegasan istilah, metode penelitian, serta sistematika penulisan skripsi.

BAB II : KAJIAN PUSTAKA berisi tentang menjelaskan landasan teori, fungsi manjemen, kompetensi pedagogi, dan macam-macam kompetensi pedagogi.

BAB III : PAPARAN DATA DAN TEMUAN PENELITIAN bagian ini menjelaskan bagian paparan data dan temuan temuan penelitian, menjelaskan tentang gambaran umum MTs NU Salatiga. (Letak geografis, sejarah, identitas, visi misi, data guru, siswa, keadaan sekolah, struktur organisasi, dan menjelaskan tentang gambaran umum MTs NU Salatig). Serta hasil wawancara.

BAB IV : PEMBAHASAN berisi tentang pemahaman yang merupakan bagian yang menjelaskan temuan penelitian tentang fungsi manajemen pada kompetensi pedagogi guru bagi guru MTs NU Salatiga tahun 2015.

BAB V : PENUTUP menjelaskan tentang kesimpulan hasil penelitian dan saran-saran dalam penelitian.

BAB II

Dokumen terkait