• Tidak ada hasil yang ditemukan

TINJAUAN PUSTAKA

B. Penelitian-Penelitian yang Relevan

Beberapa penelitian yang relevan antara lain adalah penelitian yang dilakukan oleh Soegiartono (2011) yang berjudul Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif TipeTeams Games Tournament (TGT)Bagi Siswa Kelas X SMK Negeri 2 Manado. Penelitian ini dilakukan dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMK Negeri 2 Manado dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT). Hasil belajar yang dimaksud adalah kemampuan kognitif C1 (ingatan), C2 (pemahaman), dan C3 (aplikasi) serta keterampilan kooperatif berada dalam tugas, menghargai pendapat orang lain, mendengarkan dengan aktif, mengambil giliran, dan bertanya. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa

kelas X Teknik Batu Beton tahun pelajaran 2007/2008 SMK Negeri 2 Manado yang terdiri 30 siswa. Data dalam penelitian ini berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dikumpulkan melalui post tes setiap siklus, yang terdiri dari satu sub pokok bahasan. Sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui observasi, angket, dan catatan lapangan. Penelitian ini terdiri dari tiga siklus dengan tiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan, yaitu pembelajaran kooperatif dan turnamen akademik. Prosedur penelitian yang ditempuh meliputi: observasi awal; persiapan pra-tindakan; implementasi tindakan berupa tindakan pembelajaran siklus I, II, dan III, di mana untuk masing-masing siklus terdiri atas pembelajaran kooperatif dan turnamen akademik; observasi dan evaluasi; dan analisis dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya kemampuan kognitif siswa mengalami peningkatan yang tajam terutama pada C2 (pemahaman), kemampuan siswa yang teramati sampai 80% pada akhir siklus III. Kemampuan C1 (ingatan) pada akhir siklus III mencapai 83,33%, dan C3 (aplikasi) mencapai 66,67%. Secara umum dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran TGT dalam pokok bahasan Gaya dan Hukum-hukum Newton tentang gerak ini ternyata mam-pu meningkatkan kemammam-puan kognitif siswa.

Penelitian kedua dilakukan oleh Nurjanah (2012) dengan judul Model Kooperatif Tipe TGT Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Koperasi Pada Mata Pelajaran IPS. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri Tambi Watukumpul Pemalang. Jumlah subyek penelitian 20

siswa. Waktu penelitian dilaksanakan bulan Februari 2012 sampai dengan Agustus 2012 pada semester genap. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, wawancara, observasi langsung dan tes. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis model interaktif yang terdiri dari tiga komponen analisis yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dalam dua siklus yang tiap siklusnya terdiri dari dua pertemuan, didapatkan hasil kesimpulan yaitu: (1) Pembelajaran dengan penerapan model kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan pemahaman konsep koperasi pada siswa kelas IV SD Negeri Tambi Watukumpul Tahun 2012. Hal ini terbukti pada kondisi awal sebelum dilaksanakan tindakan atau pada pratindakan nilai rata-rata siswa sebesar 59,75 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 40%, siklus I nilai rata-rata pemahaman konsep siswa sebesar 70,45 dengan persentase ketuntasan klasikal se-besar 75%, siklus II nilai rata-rata pe-mahaman konsep siswa sebesar 78 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 90%. (2) Pembelajaran dengan penerapan model kooperatif tipe TGT dapat dilaksana-kan untuk meningkatkan keaktifan dan kerjasama siswa dalam diskusi kelompok. Hal ini dibuktikan berdasarkan nilai hasil turnamen siswa, pada siklus I nilai rata-rata hasil turnamen siswa sebesar 37,74 dan pada siklus II meningkat menjadi 42,5. (3) Pembelajaran dengan penerapan model kooperatif tipe TGT juga dapat dilaksanakan untuk

meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di kelas IV sehingga dapat meningkatakan pemahaman konsep Koperasi.

Penelitian yang ketiga dilakukan oleh Prabandari (2011) dengan judul Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar IPS Siswa kelas IV SDN Ketangi Purworejo dengan Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) menyimpulkan sebagai berikut: (1) Penerapan pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments menyebabkan meningkatnya prestasi belajar IPS kelas IV pada SDN Ketangi Purworejo dengan nilai rata-rata kelas 66,54 pada tahap pra siklus meningkat menjadi 73,38 pada siklus I dan menjadi 81,17 pada siklus II. (2) Hasil ketuntasan belajar siswa meningkat dari 33,33% sebelum PTK, menjadi 62,50% pada siklus I, serta 81,17 pada siklus II. (3) Proses pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournameent(TGT) sangat menarik bagi siswa. Siswa sangat antusias mengikuti proses pembelajaran yang dilaksanakan di dalam kelas.

Penelitian selanjutnya dilakukan oleh Kartomo (2012) mengenai Upaya Meningkatkan Kerjasama dan Hasil Belajar Matematika dengan Menggunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT Berbantu LKS Siswa Kelas V Semester 2 di SDN Candiroto Tahun Ajaran 2011/2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan LKS dapat meningkatkan kerjasama dan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 2 Candiroto tahun 2011/2012. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart dengan langkah

perencanaan, tindakan dan observasi, refleksi yang dilaksanakan dengan dua siklus. Pada siklus I terdiri dari tiga pertemuan dan siklus II terdiri dari tiga pertemuan. Penelitian ini dilaksanakan pada kelas V SD Negeri 2 Candiroto dengan siswa yang berjumlah 25 siswa. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah terjadi peningkatan kerjasama siswa dan ketuntasan belajar untuk mata pelajaran Matematika kelas V semester 2 tahun 2011/2012. Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT Berbantuan LKS adanya peningkatan kerjasama dan hasil belajar yang dapat dilihat pada kondisi awal dapat dilihat dengan kerjasama siswa prasiklus rata-rata 66.33, siklus I 75.22, siklus II 80.78. Hasil belajar siswa nilai prasiklus rata-rata 61.80, Siklus I 72, Siklus II 85. Peningkatan hasil belajar pada prasiklus 44%, siklus I 76% dan siklus II 100% siswa tuntas. Dengan demikian menunjukan bahwa melalui Pembelajaran Kooperarif Tipe NHT Berbantuan LKS dapat meningkatkan kerjasama dan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 2 Candiroto Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung Semester 2 Tahun 2011/2012.

Apriono (2011) dalam penelitiannya yang berjudul Meningkatkan Kerjasama Siswa dalam Belajar Melalui Pembelajaran Kolaboratif menyebutkan bahwa keterampilan bekerjasama merupakan suatu hal yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam kehidupan dewasa ini, karena hampir semua perilaku yang ada di masyarakat menunjukkan adanya kerjasama dari semua lapisan masyarakat, tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, laki-laki dan perempuan, serta golongan. Keterampilan

kerjasama akan terwujud dalam kehidupan bermasyarakat, apabila semenjak usia dini siswa sudah mulai dilatih melalui proses belajar di sekolah. Seorang guru bisa melatih ketrampilan kerjasama ini dengan melalui pembelajaran kolaboratif. Metodecollaborative learning sejatinya merupakan metode belajar yang lebih menekankan pada tugas spesifik dan berbagi tugas dalam kerja kelompok, membandingkan kesimpulan dan prosedur kerja kelompok, dan memberikan keleluasaan yang lebih besar pada siswa dalam kerja kelompok. Oleh karena itu melalui pembelajaran kolaboratif, siswa akan terbiasa dalam bekerjasama dengan sesama siswa guna mencapai suatu tujuan dalam belajar.

Berdasarkan penelitian yang relevan tersebut peneliti menyimpulkan bahwa pembelajaran dengan metode Teams Games Tournaments (TGT) mampu meningkatkan prestasi belajar siswa. Selain itu dengan penggunaan pembelajaran dengan metode Teams Games Tournaments (TGT) akan berpengaruh pada peningkatan kerjasama siswa dalam proses pembelajaran sehingga mampu meningkatkan hasil belajar siswa.

Berdasarkan dari hasil penelitian-penelitian terdahulu, maka dapat dilihat bagan literaturnya sebagai berikut.

Gambar 2.2 Literaturmapdari penelitian terdahulu

MetodeTeams Games

Tournaments(TGT)

Keterampilan kerjasama dan prestasi belajar IPS

Sugiartono (2011) Upaya Meningkatkan Hasil

Belajar Fisika Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif

TipeTeams Games Tournaments (TGT)Bagi Siswa Kelas X SMK Negeri

2 Manado

Nurjanah (2012) Meningkatkan Pemahaman Konsep Koperasi Pada Mata

Pelajaran IPS dengan Tipe

Teams Games Tournaments (TGT)

Prabandari (2011) Meningkatan Prestasi Belajar

IPS dengan TipeTeams Games Tournaments (TGT)

Kartomo (2012) Meningkatkan Kerjasama dan Hasil Belajar Matematika

dengan Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT

Yang perlu diteliti Peningkatan keterampilan

kerjasama dan prestasi belajar IPS dengan metodeTeams Games

Tournaments (TGT)

Apriono (2011) Meningkatkan Keterampilan

Kerjasama Siswa dalam Belajar Melalui Pembelajaran

Dokumen terkait