• Tidak ada hasil yang ditemukan

Status ISPU

H. Peningkatan Kapasitas SDM Lingkungan

SDM lingkungan sangat dibutuhkan dalam pengelolaan lingkungan hidup. Adapun personil lembaga pengelola lingkungan hidup dengan total 838 orang. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel 2.39 dibawah ini.

Tabel 2.41 Jumlah Personil Lembaga Pengelola Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta

Lembaga Pengelola LH DKI Jakarta Jumlah Personil Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta 201

Jumlah total personil Lembaga pengelola lingkungan hidup diatas memiliki tingkat Pendidikan yang berbeda-beda, mulai dari tingkat pendidika SD, hingga Doktor.

Tingkat Pendidikan terbanyak didominasi oleh SLTA sebanyak 328 personil atau 39%, dan paling sedikit yaitu tingkat Pendidikan Doktor hanya 1 orang atau 0,1%. Lebih detail mengenai tingkat Pendidikan personil Lembaga pengelola lingkungan hidup di Provinsi DKI Jakarta dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 2.42 Tingkat Pendidikan Personil Lembaga Pengelola Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Tahun 2020

Tingkat Pendidikan Laki-Laki Perempuan Jumlah

Doktor (S3) - - -

Sumber: Paparan DLH DKI Jakarta, 2021

Jumlah staff fungsional di bidang lingkungan dan staf yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan di Dinas Lingkungan Hidup sesuai dengan jabatan fungsionalnya dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 2.43 Jumlah Staff Fungsional Bidang Lingkungan dan Staf yang Telah Mengikuti Diklat Provinsi DKI Jakarta

No. Nama Instansi

Staf Fungsional Staf Yang Sudah Diklat

Jabatan Fungsional Laki - laki Perempuan Laki - laki Perempuan

I Jabatan Pengendali Dampak Lingkungan Kategori Ketrampilan 1

II Jabatan Pengendali Dampak Lingkungan Kategori Keahlian 1

III Jabatan Fungsional Pengawas Lingkungan Hidup 1

I. Pengawasan Ketataan Pelaporan Dokumen Lingkungan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara rutin melakukan pengawasan terhadap kegiatan dan/atau usaha yang telah memiliki izin lingkungan. Pada periode pengawasan tahun 2019 tercatat masih ditemukan kegiatan dan/atau usaha yang belum sepenuhnya menaati ketentuan lingkungan hidup. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam upaya pembinaan dan penegakan hukum lingkungan pada sektor privat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mendayagunakan segala unsur pembentuk tata kelola lingkungan hidup yang baik.

Pada saat ini, Provinsi DKI Jakarta secara aktif selalu mengundang berbagai pemangku kepentingan untuk turut berdiskusi terhadap pelaksanaan pembangunan Provinsi DKI

Jakarta. Upaya membuka komunikasi dua arah untuk meningkatkan inklusivitas pembangunan Provinsi DKI Jakarta ini seharusnya dapat menjadi jembatan untuk menuju tata kelola lingkungan hidup Provinsi DKI Jakarta yang lebih baik.

Pengawasan Izin Lingkungan Provinsi DKI Jakarta dilihat dari ketaatan hasil pengawasan hanya terdapat 59 perusahaan yang memiliki izin ketaatan dari total 737 perusahaan di Provinsi DKI Jakarta, atau hanya sebesar 8%. Berikut merupakan tabel detail mengenai perusahaan yang memiliki izin ketaatan di DKI Jakarta.

Tabel 2.44 Pengawasan Izin Lingkungan (AMDAL, UKL-UPL), Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) Provinsi DKI Jakarta

NO NAMA PERUSAHAAN/PEMRAKARSA WAKTU

(tgl/bln/thn)

HASIL PENGAWASAN

1 PT. Asianagro Agung Jaya 08/01/2019 Taat

2 PT. Salim Ivomas Pratama 09/01/2019 Taat

3 PT. Salim Ivomas Pratama ( Plant Tanjung Priuk ) 10/01/2019 Taat

4 PT Mitra Panca Persada 15/01/2019 Taat

5 PT. Asiasejahtera Perdana Pharmaceutical 15/01/2019 Taat

6 PT Pacifif Place Jakarta ( Mall ) 17/01/2019 Taat

7 PT. Prima Karya Sarana Sejahtera ( Perkantoran ) 17/01/2019 Taat 8 PT Tiara Marga Trakindo ( Gedung TMT ) 24/01/2019 Taat 9 PT. International Furniture Industries 2 08/02/2019 Taat 10 PT. International Furniture Industries 1 08/02/2019 Taat 11 PT. Kartika Chandra ( Hotel Kartika Chandra ) 13/03/2019 Taat 12 PT. Prima Sentra Megah ( Graha Ganesha ) 25/03/2019 Taat 13 PT Binayasa Putra Batara ( Gedung Menara BTN ) 02/04/2019 Taat

14 RSIJ Sukapura 08/04/2019 Taat

15 PT Karyadeka Graha Lestari ( Alamanda Tower ) 09/04/2019 Taat 16 PT. Biomedia Mandiri Jasa ( Bio Medika Laboratorium

Klinik )

15/04/2019 Taat 17 Yayasan Muhammadiyah ( RSIA Ibnu Sina ) 16/04/2019 Taat

18 Perhimpunan Penghuni Menara Kadin 18/04/2019 Taat

19 PT. Ancol Terang Plant Kamal (Industri wadah dari logam ) 18/04/2019 Taat 20 PT. Sanusi Mandiri ( RS. Anggrek Mas ) 29/04/2019 Taat 21 PT. Indonesia Power ( Pembangkit Listrik ) 30/04/2019 Taat 22 PT. Aneka Tambang (Persero) Tbk. UBPP Logam Mulia 17/06/2019 Taat 23 PT. Astra Otoparts - Divisi Nusametal 17/06/2019 Taat 24 PT. Denso Indonesia - Jakarta Plant ( Komponen

Otomotif)

19/06/2019 Taat 25 PT. Diamond Cold Storage ( Industri Makanan &

Minuman )

19/06/2019 Taat 26 PT. Astra Honda Motor Plant 2 Pegangsaan ( Otomotif

Roda Dua )

20/06/2019 Taat 27 PT. FSCM Manufacturing Indonesia ( Industri komponen ) 24/06/2019 Taat

28 PT. Gaya Motor ( Manufaktur ) 24/06/2019 Taat

29 PT. Gemala Kempa Daya ( Suku Cadang dan Aksesoris kendaraan bermotor)

24/06/2019 Taat 30 PT. Intercalin ( Industri Battery ) 24/06/2019 Taat 31 PT. Hainz ABC ( Industri Makanan ringan ) 24/06/2019 Taat

NO NAMA PERUSAHAAN/PEMRAKARSA WAKTU (tgl/bln/thn)

HASIL PENGAWASAN 32 PT. Gemala Kempa Daya ( Industri ) 24/06/2019 Taat 33 PT. Glaxo Wellcome Indonesia ( Farmasi ) 26/06/2019 Taat 34 PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk - Divisi Noodle

Jakarta

26/06/2019 Taat 35 PT. Indolakto Factory Jakarta ( Industri Pengolahan Susu ) 27/06/2019 Taat 36 PT. Dua Kuda Indonesia ( Industri ) 27/06/2019 Taat

37 PT. Budimuaratex 28/06/2019 Taat

38 PT. Inkoasku ( Industri Manufaktur ) 01/07/2019 Taat

39 PT. Mulya Adhi Paramitha 01/07/2019 Taat

40 PT. Kimia Farma (Persero), Tbk. - Plant Jakarta 03/07/2019 Taat 41 PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III

Depot LPG Tj. Priok

03/07/2019 Taat 42 PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III

TBBM Jakarta Group - Plumpang

03/07/2019 Taat

43 PT. Inkoasku 07/07/2019 Taat

44 PT. Pertamina Depot LPG MORR III 07/07/2019 Taat

45 PT. Pertamina Hulu Energi OSES 08/07/2019 Taat

46 PT. PFIZER Indonesia 08/07/2019 Taat

47 PT. Siemens Indonesia 08/07/2019 Taat

48 PT. Suzuki Indomobil Motor - Plant Cakung 10/07/2019 Taat 49 PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia - Sunter I

Plant

15/07/2019 Taat 50 PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia - Sunter II

Plant

15/07/2019 Taat

51 PT. United Tractors 17/07/2019 Taat

52 PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing - Pulogadung Plant

17/07/2019 Taat 53 PT Salim Ivomas Pratama - Jakarta Plant Tanjung Priok 17/07/2019 Taat 54 Spekta Property Indonesia ( LA City Apartemen ) 01/08/2019 Taat 55 PT Tembaga Mulia Semanan ( Industri Tembaga dan

Alumunium )

10/09/2019 Taat 56 PT Komatsu Indonesia ( Manufaktur alat2 berat ) 11/09/2019 Taat 57 PT Dharma Tatemono Property (The Dharmawangsa

Jakarta)

22/10/2019 Taat 58 PT Astra Honda Motor - Sunter Plant ( Otomotif roda 2 ) 23/10/2019 Taat 59 PT. Wirantono Baru ( Pengolahan Udang dan Ikan ) 26/12/2019 Taat Sumber: DIKPLHD, 2020

Pengawasan penaatan merupakan amanat Pasal 71 ayat (1) UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang menyatakan bahwa “Menteri, Gubernur, atau Bupati/Walikota sesuai dengan kewenangannya wajib melakukan pengawasan terhadap ketaatan penanggung jawab dan/atau kegiatan atas ketentuan yang ditetapkan dalam peraturan perundang – undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup”. Pengawasan tersebut dilakukan secara langsung maupun tidak langsung.