• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

E. Metode Analisis Data

2. Penjabaran Metode Analisis Pada Aspek Evaluasi

Berikut adalah penjelasan metode analisis pada setiap kriteria penilaian Evaluasi.

a. Analisis Penilaian Efektifitas Program Relokasi

Penilaian terhadap efektifitas program dilakukan untuk mengetahui keberhasilan program dalam mencapai tujuan yang telah di

tetapkan dalam program. Tujuan dari program relokasi di Kota Surakarta adalah untuk memindahkan rumah yang berada di bantaran ke lokasi permukiman yang aman dan layak. Program relokasi dinilai efektif apabila tujuan dari program tercapai yaitu terpindahkanya permukiman yang berada di bantaran ke lokasi permuikiman yang lebih aman.

Analisis dilakukan dengan diskriptif kualitatif untuk menjelaskan ketercapaian dari program relokasi. Data yang digunakan untuk melakukan analisis adalah data observasi lapangan dengan didukung oleh data sekunder dan wawancara. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan pencapaian tujuan maka digunakan Skala Pengukuran linkert sebagai berikut :

Sangat Berhasil = 5 ( 81 % -100 %) Berhasil = 4 (61 % - 80 % ) Cukup Berhasil = 3 (41 % - 60 % ) Kurang berhasil = 2 ( 21 % - 40% ) Tidak berhasil = 1 ( 0 % - 20 % ) Gambar 3.1

Skema Analisis Penilaian Efektifitas Pelaksanaan Program Relokasi Tujuan dan Sasaran

Program Relokasi Di Kota Surakarta

Pelaksanaan Program Relokasi di Kelurahan Pucangsawit

Ketercapaian Tujuan dan Sasaran Program Sangat Berhasil = 5 (81%-100%) Berhasil = 4 (61%-80%) Cukup Berhasil = 3 (41%-60%) Kurang Berhasil= 2 (21%-40%) Tidak Berhasil = 1 ( 0%-20 %)

commit to user

b. Analisis Penilaian Efisiensi Program Relokasi

Penilaian terhadap kriteria efisiensi program dilakukan untuk melihat usaha yang dilakukan dalam suatu program. Dalam program relokasi usaha yang dilakukan dalam program meliputi peran dari pelaksan program dan proses pelaksanaan. Dengan demikian maka penilaian efisensi dalam penelitian ini dilakukan untuk menilai keberhasilan pada peran pelaksana program dan proses pelaksanaan program relokasi. 1) Peran Pelaksana Program (Panitia Pelaksana Program)

Penilaian terhadap pelaku pelaksana program dilakukan dengan cara membandingkan kesesuaian peran dan fungsi yang telah ditetapkan dalam petunjuk pelaksanaan dengan pelaksanaannya di Kelurahan Pucangsawit. Analisis dilakukan secara diskriptif kualitatif untuk menilai tingkat kesesuaian peran pelaksana program yang ada dalam petunjuk dengan peran pelaksanaan di Kelurahan Pucangsawit. Hasil penilaian diukur dengan menggunakan skala linkert untuk mengetahui tingkat keberhasilannya.

Gambar 3.2

Skema Analisis Penilaian Peran Pelaksana Program Relokasi Peran Pelaksana Program

Dalam Petunjuk Pelaksanaan Program Relokasi Di Kota Surakarta

Peran Pelaksana Program pada Pelaksanaan

Relokasi Di Kelurahan Pucangsawit

Tingkat Kesesuaian peran denagn pedoman/petunjuk pelaksanaan relokasi Sangat Berhasil = 5 (81%-100%) Berhasil = 4 (61%-80%) Cukup Berhasil = 3 (41%-60%) Kurang Berhasil= 2 (21%-40%) Tidak Berhasil = 1 ( 0%-20 %)

2) Proses Pelaksanaan program

Penilaian terhadap proses relokasi di lakukan dengan cara membandingkan pelaksanaan relokasi di kelurahan pucangsawit dengan pedoman pelaksanaan program yang di buat oleh pemerintah kota selaku inisiator program. Analisis dilakukan secara diskriptif kualitatif untuk menilai tingkat kesesuaian pelaksanaan dengan pedoman pelaksanaan dan juga kessuaian terhadap penerapan prinsip-prinsip relokasi. Hasil penilaian selanjutnya diukur dengan menggunakan skala linkert untuk mengetahui tingkat keberhasilannya.

Gambar 3.3

Skema Analisis Penilaian Proses Pelaksanaan Program Relokasi

c. Analisis Penilaian Dampak Program Relokasi

Evaluasi terhadap dampak dilakukan untuk mengetahui perubahan yang terjadi akibat dari dilaksanakannya suatu program. Penilaian suatu dampak harus menggali seluruh cakupan, baik dari sisi negatif maupun positif.

Dalam melakukan analisis terhadap dampak relokasi digunakan Proses Pelaksanaan

Program dalam Petunjuk Pelaksanaan Program Relokasi Di Kota Surakarta Proses Pelaksanaan Program pada Pelaksanaan Relokasi Di Kelurahan Pucangsawit

Tingkat Kesesuaian proses denagn pedoman/petunjuk pelaksanaan relokasi Sangat Berhasil = 5 (81%-100%) Berhasil = 4 (61%-80%) Cukup Berhasil = 3 (41%-60%) Kurang Berhasil= 2 (21%-40%) Tidak Berhasil = 1 ( 0%-20 %)

commit to user

kondisi setelah dilakukannya program relokasi untuk mengetahui perubahan yang terjadi. Data yang diperoleh merupakan data dari hasil kuesioner dari masyarakat yang direlokasi. Kuesioner dilakukan untuk memperoleh kondisi masyarakat sebelum dan setelah program yang meliputi kondisi fisik, ekonomi, dan sosial. Selain data hasil kuosioner, data observasi lapangan juga dilakukan untuk mendukung proses analisis. Hasil data selanjutnya dilakukan pengolahan dan diinterpretasikan secara diskriptif kuantitatif. Analisis dilakukan dengan cara membandingkan kondisi sebelum dengan sesudah relokasi. Selain intepretasi data, dalam melakukan analisis ini juga digunakan analisis statistik Paried-sample T test, yaitu analisis dengan melibatkan 2 pengukuran pada subyek yang sama sebelum dan sesudah relokasi. Dalam melakukan analisis statstik dibantu dengan menggunakan SPSS

Versi 14. Indikator yang akan di ukur untuk mengetahui perubahan yang

terjadi setelah direlokasi meliputi :

§ Kondisi fisik lingkungan permukiman ; status kepemilikan lahan, kondisi rumah, air bersih, sanitasi/MCK, listrik, aksesibilitas, jalan

§ Kondisi Ekonomi ; pendapatan, peluang kerja

§ Kondisi Sosial ; interaksi sosial, partisipasi sosial

Dengan analisis tersebut maka dapat diketahui tingkat signifikansi perubahan yang terjadi setelah program relokasi yang dilakukan di Kelurahan Pucangsawit.

Hasil Analisis selanjutnya dinilai keberhasilanya, jika terdapat penurunan terhadap kondisi sebelum relokasi maka program relokasi dinilai tidak berhasil karena tidak mampu memberikan perubahan kearah yang lebih baik, akan tetapi jika terjadi peningkatan maka program relokasi di nilai berhasil karena menimbulkan dampak yang positif.

Gambar 3.4

Skema Analisis Dampak Relokasi

d. Analisis Penilaian Responsifitas Program Relokasi

Analisis responsifitas dilakukan untuk mengetahui bagaimana Responsifitas atau kepuasan masyarakt/penerima program terhadap program relokasi di Kelurahan Pucangsawit. Data yang diperoleh merupakan data hasil kuesioner dari masyarakat penerima program relokasi di kelurahan pucangsawit dengan menanyakan persepsi (kepuasan) mereka terhadap program relokasi yang dilakukan di Kelurahan Pucangsawit. Hasil data kemudian diolah dan dilakukan interpretasi secara diskriptif kuantitatif untuk diketahui bagaimana kepuasan masyarakat terhadap program relokasi di Kelurahan Pucangsawit.

commit to user

Gambar 3.5 Kerangka Analisis

Program Relokasi Permukiman di kelurahan Pucangsawit

Kondisi Asal Pelaksanaan Relokasi Kondisi baru/hasil program

Fisik Sosial Ekonomi Proses Kelembagaan Fisik Sosial Ekonomi

Efektifitas Program Dampak/ Manfaat Program Responsifitas Efisiensi Program

Keberhasilan Program Relokasi Permukiman Kumuh INPUT ANALISI OUTPUT Analisis diskriptif Kuantitatif Analisis efektifitas pencapaian tujuan program Analisis Deskriptif Kualitatif Analisis efisiensi pelaksanaan program program Analisis Diskriptif Kuantitatif (before after comparisons) Analisis dampak dan manfaat program Analisis Diskriptif Kuantitatif Analisis Persepsi masyarakat terhadap program Kesimpulan dan Rekomendasi Perbaikan Program