• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II II. LAPORAN EVALUASI DIRI

2017 2018 2019 1 Kapasitas ruang kuliah paling banyak

7. Penjaminan Mutu Keuangan, Sarana dan Prasarana

Deskripsi dan bukti sistem penjaminan mutu keuangan, sarana dan prasarana IAIN Lhokseumawe sesuai dengan siklus PPEPP (penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian dan peningkatan).

Pelaksanaan sistem penjaminan mutu pada IAIN Lhokseumawe khususnya dalam bidang keuangan, sarana dan prasarana dilakukan dengan melibatkan reviewer ekternal. Mekanisme pelaksanaan penjaminan mutu dilaksanakan dengan mengikuti langkah-langkah:

a) Penetapan

Sistem penjaminan mutu di bidang keuangan, sarana dan prasarana dilakukan berdasarkan surat keputusan rektor nomor 193.a tahun 2017 tentang penetapan dan pemberlakukan pedoman penjaminan mutu IAIN Lhokseumawe termasuk bidang keuangan, sarana dan prasarana. Penetapan tim penjaminan mutu dalam bidang keuangan, sarana dan prasarana juga melibatkan para pimpinan dan tenaga kependidikan yakni sub bagian umum dan sub bagian keuangan IAIN Lhokseumawe.

b) Pelaksanaan

Sistem penjaminan mutu IAIN Lhokseumawe melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dalam melakukan penjaminan mutu terhadap bidang keuangan dan sarana dan prasarana sesuai dengan panduan buku Pedoman Pengelolaan Sistem Pemjaminan Mutu Internal (SPMI) IAIN Lhoseumwe yang telah ada. Pelaksanaan penjaminan mutu di bidang keuangan berpedoman pada Buku Pedoman Pengelolaan Keuangan IAIN Lhokseumawe dengan surat keputusan Rektor nomor 192 tahun 2017 dan di bidang sarana dan prasarana pelaksanaan penjaminan mutu juga berpedoman pada buku pedoman pengelolaan sarana dan prasarana IAIN Lhokseumawe sebagaimana yang telah disahkan dalam surat keputusan rektor nomor 192.a tahun 2017

c) Evaluasi

Evaluasi dilakukan untuk melihat sejauhmana efektifitas dan kualitas terhadap sistim penjaminan mutu yang telah dilaksanakan khususnya ketercapaian dan pelaksanaan penjaminan mutu di bidang keuangan serta sarana dan prasarana. Selain itu, pelaksanaan evaluasi penjaminan mutu dilaksanakan setiap tahun sejak tahun 2017 sesuai dengan Sk Rektorh nomor 1114, 2018 sesuai dengan Sk Rektorh nomor 1214, dan 2019 sesuai dengan Sk Rektorh nomor 1647. Rata-rata hasil evaluasi yang dilakukan menghasil pesentasi keberhasilan sangat baik. Kerehasilan tersebut dilihat melalui indikator penyerapan anggaran yang

dibuktikan tahun 2018 IAIN Pernah mendapatkan perngahrgaan PTKIN sealisasi anggarana terbaik di Kementerian Agama. Sedangkan bidang sarana dan prasana keberhasilan dibuktikan dengan pembangunan gedung yang sangat siginifikan dari tahun-ketahun berdasarkan bantuan SBSN sejak tahun 2017, 2018 dan 2019. Secara umum hasil evaluasi yang diperoleh menunjukkan sangat baik, realiasasi ngagaran dinilai sangat baik hal ini dibuktikan pada tahun 2018 IAIN memperloleh penghargaan PTKIN yang mempu merealisasikan anggran terbaik di kementerian Agama RI, sedangkan bidang sarana dan prasana dibuktikan pembangunan fisik yang sangat signifikan sejak tahun 2017, 2018, dan 2019 memperoleh SBSN kementerian Keuangan RI. Kelanjutan dengan tujuan mendapatkan hasil dan kendala sebagai landasan untuk perbaikan kedepannya. Pelaksanaan dan evaluasi penjaminan mutu dilakukan oleh tim audit mutu internal yang telah di bentuk dan di SK-an oleh Rektor IAIN Lhokseumawe.

d) Pengendalian

Pengendalian sistem penjaminan mutu dibidang keuangan, sarana dan prasarana dilakukan oleh Lembaga Penjaminan mutu (LPM) di bawah kontrol kepala pusat audit dan pengendalian mutu. Dimana dalam melakukan pengendalian itu, LPM melakukan penetapan standar untuk pelaksanaan sistem penjaminan mutu terhadap keuangan, sarana dan prasana. LPM melakukan evaluasi terhadap standar yang ditetapkan untu pelaksanaan sistem penjaminan mutu tersebut, dan kemudian LPM melakukan pelaporan hasil audit dalam rapat tinjauan manajemen (RTM) yang diikuti oleh seluruh pimpinan Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe.

e) Peningkatan

Pada tahap ini merupakan tahapan akhir dari sistim penjaminan mutu, dimana pada tahap ini dilakukan berbagai upaya dalam rangka peningkatan kualitas penjaminan mutu khususnya dalam bidang keuangan, sarana dan prasarana. Kegiatan yang dilakukan merupakan berbagai upaya perbaikan yang bertujuan untuk peningkatan kualitas di bidang keuangan, sarana dan prasarana sebagai tindak lanjut dari tahapan sebelumnya. Upaya-upaya perbaikan atau usaha peningkatan yang dilakukan diantaranya telaah kembali setiap standar dan indikator serta jika diperlukan dilakukan penambahan untuk setiap standard dan indikator yang dibutuhkan sehingga mampu meningkatkan kualitas penjaminan mutu kedepannya khususnya dalam bidang keuangan, sarana dan prasarana.

8. Kepuasan Pengguna

Pengukuran kepuasan sivitas akademika IAIN Lhokseumawe terhadap layanan pengelolaan keuangan maupun sarana dan prasarana memenuhi aspek-aspek:

a) Menggunakan Instrumen yang sahih dan mudah digunakan

Pengukuran kepuasaan sivitas akademika Institusi Agama Islam Negeri Lhokseumawe terhadap layanan pengelolaan keuangan maupun sarana dan prasarana dilakukan dengan menggunakan instrumen dan kuesioner yang disebarkan kepada sivitas akademika Institusi Agama Islam Negeri Lhokseumawe dalam bentuk google form.

Instrumen yang disusun untuk mengukur kepuasan layanan pengelolaan keuangan maupun sarana dan prasarana berupa daftar pertanyaan/pernyataan yang bersifat tertutup yang dituangkan dalam kuesioner serta di distribusikan kepada sivitas akademika IAIN Lhokseumawe.

Instrumen yang dipergunakan tersebut telah memenuhi aspek yang sahih, andal, serta mudah digunakan. Guna memenuhi validitas isi dan bobot instrumen, awalnya dilakukan telaah mendalam tentang aspek-aspek yang berhubungan dengan layanan pengelolaan keuangan maupun sarana dan prasarana. Selanjutnya, dari setiap aspek diuraikan lagi sub aspek apa saja yang dapat dijadikan indikator survey.

Proses pembuatan dan penyiapan instrumen dan kuesioner survei ini telah menghasilkan instrumen kepuasan 25 butir indikator kepuasan layanan, yaitu 10 butir pertanyaan/pernyataan untuk layanan keuangan, 25 butir pertanyaan/pernyataan untuk layanan sarana dan prasarana. Kuesioner tersebut juga telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas dengan menggunakan Cronbach’s Alpha dengan signifikansi 5%. Metode sampling yang digunakan adalah purposive sampling.

Kesahihan (validitas) instrumen diujicobakan kepada 25 orang mahasiswa yang mewakili masing-masing fakultas di IAIN Lhokseumawe pada bulan september 2017. Hasil akhir pengujian validitas dan reliabilitas menunjukkan semua item kuesioner sebanyak 25 butir dinyatakan valid untuk digunakan sebagai instrumen kepuasan layanan pengelolaan keuangan maupun sarana dan prasarana dan selanjutnya baru di distribusikan ke seluruh sivitas akademika melalui metode google form. Selanjutnya nilai jawaban tersebut diakumulasi untuk setiap jenis butir pernyataan yang disurvei, dan setelah itu nilai akumulasi tersebut diolah dengan menggunakan Microsoft Window Excel dan kemudian di analisis dalam bentuk persentase pada setiap butir pernyataan dan jenis layanan yang ada. Nilai persentase tersebut kemudian diasumsikan sebagai tingkat kepuasan layanan terhadap keuangan maupun sarana dan prasarana IAIN Lhokseumawe.

b) Pelaksanaannya dilakukan secara berkala dan data terekam secara komprehensif.

P e la k sa n a an s ur v e i k e pu a sa n la y a na n te rh a d ap ke u a ng an m a up u n sa ra n a d an pr a sa ra n a d ilak s ana k a n o leh t im a u d it m ut u int er na l y an g te la h d it u nj uk o leh re kt or IA IN L h o ks e um a we , T im t er se b ut m er u pa ka n te n ag a a h li y a ng

t e la h lu lu s d a n mem e nu h i st an d ar s e ba g a i t i m a u d it or m ut u in t er n a l I A I N L hok s e uma we. S urv e i k e pu a sa n lay a nan k e u a ng a n m a u pu n sa r an a da n p ra s ar ana s aa t in i d ila k uk a n s e c ar a b er k a la s et ia p s at u ta h u n s eka li y a kn i p a da ak h ir t a hu n ak a d em ik s et ia p ta h u n b erj a la n. s u rv e i t er s eb ut j u g a d ila k s an a ka n d e n ga n m e lib at ka n p ih a k d ar i se t ia p f ak u lt as d a n p r od i se rta pe rwa k ila n d ar i un it ke rj a ma s ing -m as in g. P e la k sa n a an s ur ve y k e p u as a n s e ca ra umu m be ra d a d i b a wa h k o nt ro l le mb a g a pe nj am in an mu tu ( LP M).

Perekaman

Survei pengukuran kepuasan sivitas akademika terhadap layanan pengelolaan keuangan maupun sarana dan prasarana dilakukan secara berkala setiap tahunnya. Selain itu, hasil analisis dari data-data kepuasan layanan keuangan maupun sarana dan prasarana terekam secara komprehensif dan lengkap sebagaimana yang tertera dalam laporan audit mutu internal (AMI) dalam tiga tahun terakhir seperti hasil pengukuran kepuasan yang dilakukan pada aspek-aspek yang lain.

c) Analisis Data dengan menggunakan metode yang tepat dan bermanfaat untuk pengambilan keputusan.

Berdasarkan hasil survey kepuasan terhadap layanan keuangan maupun sarana dan prasarana dapat di analisis bahwa layanan yang diberikan oleh Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe terhadap bidang keuangan, maupun sarana dan prasarana mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Hal ini dapat dilihat dari hasil survei kepuasan pada pada tahun 2017 menunjukkan bahwa kepuasan civitas akademika IAIN Lhokseumawe terhadap layanan keuangan maupun sarana dan prasarana menunjukkan persentase sebesar 86 %. Seiring berjalannya waktu dimana pengelolaan keuangan dan anggaran dan sumber-sumber keuangan semakin bertambah serta sarana dan prasarana yang ada juga semakin memadai dan lengkap setelah menerima dana SBSN secara berturut-turut empat tahun, maka di peroleh peningkatan kepuasan sivitas akademika terhadap layanan keuangan, sarana dan prasarana yang signifikan sehingga pada tahun 2018 persentase kepuasan layanan keuangan maupun sarana dan prasarana sebesar 93 %. Selanjutnya pada akhir tahun akademik 2018/2019, kepuasan sivitas akademikan IAIN Lhokseumawe terhadap layanan keuangan maupun sarana dan prasarana mencapai sangat baik dengan persentase sebesar 96 %. d) Tingkat kepuasan dan umpan balik ditindaklanjuti untuk perbaikan dan

peningkatan mutu luaran secara berkala dan tersistem dengan baik

Hasil pengukuran kepuasan sivitas akademika terhadap layanan keuangan, sarana dan prasarana dilaksanakan secara konsisten, dan ditindaklanjuti secara berkala serta tersistem dengan baik. Kemudian hasil tersebut juga dipublikasikan dalam website lembaga penjaminan mutu sehingga mudah diakses oleh pemangku kepentingan.

Hasil pengukuran kepuasan layanan sivitas akademika IAIN Lhokseumawe terhadap bidang keuangan maupun sarana dan prasarana terekam secara komprehensif dan tersistem secara lengkap sebagaimana yang tertera dalam laporan audit mutu internal. Disamping itu juga hasil pengukuran yang telah di analisis tersebut selalu ditindaklanjuti sebagai landasan untuk perbaikan dan peningkatan mutu keuangan maupun sarana dan prasarana untuk tahun berikutnya.

Dari hasil analisis data tersebut juga dapat teridentifikasi aspek kualitas layanan yang belum optimal untuk diperbaiki dan dikembangkan dalam sebuah Rencana Tindak Lanjut (RTL). RTL kemudian direkomendasikan oleh Lembaga Penjaminan Mutu kepada unit terkait pengguna lulusan dan mitra. Upaya kegiatan dan program tindak lanjut akan menjadi bahan kajian dalam rapat di tingkat unit dan merupakan materi umpan balik pada di tingkat Institusi.

9. Kesimpulan Hasil Evaluasi Ketercapaian Standar Keuangan, Sarana