BAB II II. LAPORAN EVALUASI DIRI
B. Profil Institusi
C.4 Sumber Daya Manusia 1. Latar Belakang
7. Penjaminan Mutu SDM
Sistem penjaminan mutu Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe berisi mengenai deskripsi sistem penjaminan mutu SDM yang ditetapkan oleh Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe dengan ketentuan sebagai berikut: a) Dokumen legal pembentukan unsur pelaksama penjamin mutu tertuang
dalam:
1) PMA nomor 46 tahun 2016 entang Organisasi Dan Tata Kerja Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe
2) PMA nomor 58 tahun 2016 Tentang Statuta Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe
3) SK Rektor nomor 263 tahun 2017 Tentang Penjaminan Mutu b) Dokumen Mutu
1) SK Rektor nomor 264.a tahun 2017 Tentang Kebijakan Mutu 2) SK Rektor nomor 264.b tahun 2017 Tentang Manual Mutu 3) SK Rektor nomor 264.c tahun 2017 Tentang Standar Mutu 4) SK Rektor nomor 264.d tahun 2017 Tentang Formulir Mutu c) Siklus Penjaminan Mutu (Siklus PPEPP)
1) Penetapan
sistem penjaminan mutu dibidang sumber daya manusia ditetapkan dengan:
(a) SK Rektor nomor 245 tahun 2017 Tentang standar mutu sumber daya manusia
(b) SK Rektor nomor 245.a tahun 2017 tentang substandar dari standar mutu sumber daya manusia
2) Pelaksanaan
Sistem penjaminan mutu di bidang sumber daya manusia dilaksanakan sesuai dengan buku pedoman pengelolaan sumber daya manusia (SK Rektor nomor 194 tahun 2017). Pelaksanaannya
diberlakukan diseluruh unit iain lhokseumawe. 3) Evaluasi
Evaluasi sistem penjaminan mutu dibidang sumber daya manusia. Dilakukan melalui audit mutu internal setiap tahun.
(a) Pada tahun 2016 IAIN Lhokseumawe menyelenggarakan kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) sumber daya manusia. Ada pun hasil temuan Audit Mutu Internal (AMI) yaitu:
(1) Masih kurangnya dosen Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe yang memilik kompetensi pendidik yang dinyatakan dengan sertifikat pendidik, dan/atau sertifikat profesi.
(2) Masih minimnya dosen Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe yang menghasilkan karya ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi atau jurnal internasional yang bereputasi.
(3) Dosen Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe sebagai pembimbing utama dalam penelitian terstuktur dalam rangka penyusunan skripsi/ tugas akhir, dan tesis masih melebihi 10 mahasiswa.
(4) Dosen tetap pada program studi di Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe yang ditugaskan menjalankan proses pembelajaran pada setiap program studi secara penuh waktu masih berjumlah kurang dari 6 (enam) orang;
(5) Masih kurangnya tenaga kependidikan yang melayani kegiatan pendidikan yang memerlukan keahlian khusus harus yang memiliki sertifikat kompetensi sesuai dengan bidang tugas dan keahliannya
(b) Pada tahun 2017 IAIN Lhokseumawe menyelenggarakan kegiatan Audit Mutu Internal (AMI)
(1) Masih ada dosen Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe yang tidak memilik kompetensi pendidik yang dinyatakan dengan sertifikat pendidik, dan/atau sertifikat profesi.
(2) Dosen Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe yang menghasilkan karya ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi atau jurnal internasional yang bereputasi masih belum banyak.
(3) Dosen Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe sebagai pembimbing utama dalam penelitian terstuktur dalam rangka penyusunan skripsi/ tugas akhir, dan tesis masih melebihi 10 mahasiswa.
(4) Dosen tetap pada program studi di Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe yang ditugaskan menjalankan proses pembelajaran pada setiap program studi secara penuh
waktu masih kurang dari 6 (enam) orang;
(5) Masih kurangnya tenaga kependidikan yang melayani kegiatan pendidikan yang memerlukan keahlian khusus harus yang memiliki sertifikat kompetensi sesuai dengan bidang tugas dan keahliannya
(c) Pada tahun 2018 IAIN Lhokseumawe menyelenggarakan kegiatan Audit Mutu Internal (AMI)
(1) Masih ada beberapa dosen Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe yang tidak memilik kompetensi pendidik yang dinyatakan dengan sertifikat pendidik, dan/atau sertifikat profesi.
(2) Masid ada dosen Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe yang belum menghasilkan karya ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi atau jurnal internasional yang bereputasi.
(3) Dosen tetap pada program studi di Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe yang ditugaskan menjalankan proses pembelajaran pada setiap program studi secara penuh waktu masih kurang dari 6 (enam) orang;
(4) Masih kurangnya tenaga kependidikan yang melayani kegiatan pendidikan yang memerlukan keahlian khusus harus yang memiliki sertifikat kompetensi sesuai dengan bidang tugas dan keahliannya di Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe
(d) Pada tahun 2019 IAIN Lhokseumawe menyelenggarakan kegiatan Audit Mutu Internal (AMI)
(1) Masih ada beberapa dosen Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe yang tidak memilik kompetensi pendidik yang dinyatakan dengan sertifikat pendidik, dan/atau sertifikat profesi.
(2) Masih ada dosen Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe yang masih minim dalam menghasilkan karya ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi atau jurnal internasional yang bereputasi.
(3) Masih kurangnya tenaga kependidikan yang melayani kegiatan pendidikan yang memerlukan keahlian khusus harus yang memiliki sertifikat kompetensi sesuai dengan bidang tugas dan keahliannya di Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe.
Hasil temuan dari audit mutu internal tersebut dijadikan bahan untuk rapat tinjauan manajemen dengan menghadirkan jajaran pimpinan rektorat dan dekanan serta mengundang pakar keilmuan dari perguruan tinggi lain, pengguna lulusan baik dilembaga, dunia usaha dan dunia industri, asosiasi profesi dan asosiasi keilmuan sebagai bentuk external
benchmarking dalam peningkatan mutu di Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe.
4) Pengendalian
Pengendalian sistem penjaminan mutu dibidang sumber daya manusia dilakukan oleh LPM. Dimana dalam melakukan pengendalian itu, LPM melakukan penetapan standar untuk pelaksanaan sistem penjaminan mutu sumber daya manusia. LPM melakukan evaluasi terhadap standar yang ditetapkan untu pelaksanaan sistem penjaminan mutu sumber daya manusia tersebut, dan kemudian LPM melakukan pelaporan di rapat tinjauan manajemen dengan menghadirkan menghadirkan seluruh pimpinan Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe dalam upaya peningkatan mutu sumber daya manusia yang ada di Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe
5) Perbaikan Berkelanjutan
(a) Hasil temuan audit mutu internal Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe pada tahun 2016 dan diperbaikin pada tahun 2017 dengan berupa memberikan workshop dan pelatihan kepada sumber daya manusia, melaporkan kebutuhan dosen di lingkungan Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe kepada badan kepegawaian negara.
(b) Hasil temuan audit mutu internal Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe pada tahun 2017 diperbaikin pada tahun 2018 dengan berupa Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe memberikan workshop dan pelatihan untuk meningkatkan keahlian sumber daya manusia, memberikan sosialisasi mengenai publikasi karya ilmiah dijurnal bereputasi baik itu nasional dan internasional melaporkan kebutuhan dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe kepada badan kepegawaian negara. (c) Hasil temuan audit mutu internal Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe pada tahun 2018 diperbaikin pada tahun 2019 dengan berupa Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe memberikan workshop dan pelatihan untuk meningkatkan keahlian sumber daya manusia, melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi lainnya dalam tingkat lokal, nasional dan internasional, memberikan sosialisasi mengenai publikasi karya ilmiah dijurnal bereputasi baik itu nasional dan internasional. Memberikan dukungan dan apresiasi kepada dosen yang mengikuti Memberikan dukungan dan apresiasi kepada dosen Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe yang berpartisipasi dalam seminar karya ilmiah dan publikasi karya ilmiah (jurnal dan proceeding) bereputasi dan terakreditasi di tingkat Nasional maupun Internasional, melaporkan kebutuhan
dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe kepada badan kepegawaian negara. Memaksimalkan informasi mengenai seminar karya ilmiah dan publikasi karya ilmiah (jurnal dan proceeding) bereputasi dan terakreditasi di tingkat Nasional maupun Internasional.
(d) Hasil temuan audit mutu internal Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe pada tahun 2019 diperbaikin pada tahun 2020 dengan berupa Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe memotivasi dan memberikan dukungan penuh kepada dosen yang sedang mengajukan dosen dan tenaga kependidikan yang berprestasi kepada rektor IAIN Lhokseumawe untuk dipertimbangkan untuk mendapatkan penghargaan setiap tahun, meningkatkan kualitas layanan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. meningkatkan layanan dan informasi pengembangan SDM melalui bantuan studi lanjut, bimbingan studi lanjut, layanan diklat di luar, magang, seminar dan workshop. memaksimalkan informasi dan mensupport dosen untuk mengikuti seminar karya ilmiah dan publikasi karya ilmiah (jurnal dan proceeding) bereputasi dan terakreditasi di tingkat Nasional maupun Internasional dan memberikan reward kepada dosen yang aktif dalam kegiatan seminar karya ilmiah dan publikasi karya ilmiah.
Sampai saat ini pelaksanaan penjaminan mutu efektif dilakukan di lingkungan Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe karena adanya temuan yang didapatkan dari audit mutu internal dan adanya tindak lanjut dalam menyikapi hasil teman audit mutu internal tersebut.
8. Kepuasan Pengguna
Sistem yang digunakan untuk mengukur kepuasaan dosen dan tenaga kependidikan di Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe menggunakan kuesioner untuk melihat seberapa besar tingkat kepuasan dosen dan tenaga kependidikan Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe. Pelaksanaan pengukuran kepuasan kepuasan dosen dan tenaga kependidikan di Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe dilakukan setiap tahun dengan melibatkan pihak fakultas dan prodi.
Instrumen yang disusun untuk mengukur kepuasan dosen dan tenaga kependidikan berupa beberapa pertanyaan bersifat tertutup yang dituangkan dalam kuesioner. Responden diwajibkan memilih salahsatu jawaban yang disediakan dan cocok dengan pendapatnya. Skalayang digunakan untuk mengukur kepuasan adalah skala interval 4, yaitu mulai tidak puas yang nilainya rendah hingga sangat puas yang nilainya tinggi. Dengan cara ini, pihak responden mudah mengisi dan LPM sebagai penyelenggara penilaian mudah melakukan analisa.
Responden yang dilibatkan untuk mengetahui kepuasan adalah seluruh dosen tetap dan tenaga kependidikan di Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe. Hal ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang sesuai dengan kenyataan. Prosedur yang digunakan untuk mengumpulkan data tentang kepuasan dengan menyebarkan seluruh instrumen kepada setiap dosen dan karyawan melalui fakultas dan prodi yang dilakukan sekali dalam setahun dan dilakukan pada akhir tahun.
Instrumen yang digunakan dalam survey kepuasaan sumber daya manusia yang dilakukan di Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe jelas seperti penjabaran berikut:
a) Jelas yaitu survei jelas subyeknya, pertanyaan yang tertuang dalam instrumen mudah dipahami oleh subyeknya, tata cara survei mudah dilaksanakan dengan melibatkan pihak fakultas dan prodi. Sebelum survei dilaksanakan diadakan sosialisasi kepada dosen dan tenaga kependidikan dengan maksud dan tujuan survei serta waktu pelaksanaannya
b) Komprehensif, yaitu seluruh item pertanyaan untuk menilai tingkat kepuasan dosen dan tenaga kependidikan terhadap praktek dan sistem informasi pengelolaan SDM di Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe disusun secara komprehensif yaitu:
1) Rekrutmen dosen dan tenaga kependidikan yang transparan dan tidak diskriminatif.
2) Penempatan yang sesuai dengan kompetensi dan kualifikasi akademik.
3) Pemberian kesempatan tugas belajar, peningkatan kompetensi dan karir.
4) Keteladanan yang dapat dijadikan contoh dan motivasi dalam peningkatan kinerja.
5) Komitmen profesional untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan.
6) Ketepatan waktu penggajian dan keikutsertaan program peningkatan kesejahteraan.
7) Pemberian penghargaan sesuai dengan tugas dan prestasi kerja. 8) Pemberian solusi, bantuan hukum atas masalah yang dihadapi
pegawai dosen dan tenaga kependidikan.
9) Konsistensi penegakan aturan dan mekanisme penjatuhan sanksi. 10) Pemberian kebebasan untuk berserikat dalam organisasi profesi
keilmuan dan sosial
c) Mudah diakses oleh pemangku kepentingan yaitu hasil survei tentang penilaian dosen dan tenaga kependidikan terhadap praktik dan sistem informasi pengelolaan SDM disampaikan secara tertulis kepada Pimpinan Institut, Fakultas dan Kepala Biro.Tujuan penyerahan hasil survei kepada pimpinan institut sebagai dasar untuk mengambil keputusan atau tindak lanjut.
Adapun indikator yang menjadi acuan dalam pengukuran ini adalah kehandalan, cepat tanggap, jaminan, empati, dan bentuk fisik. Tujuannya untuk membentuk karakter SDM yang prima dan memiliki kinerja professional dengan pelayanan yang prima.
Indikator yang menunjukkan ketidakpuasan dan yang menjadi concern untuk membenahi sistem pengelolaan SDM terkait dengan: (1) Konsistensi penegakan aturan dan mekanisme penjatuhan sanksi, (2) Pemberian penghargaan sesuai dengan tugas dan prestasi kerja; (3) pemberian solusi, (4) Bantuan hukum atas masalah yang dihadapi dosen dan tenaga kependidikan; (5) rekruitmen dosen dan tenaga kependidikan yang transparan dan tidak diskriminatif; dan (6) keteladanan yang dapat dijadikan contoh dan motivasi dalam peningkatan kinerja.
Sebelum disebarkan kuesioner tersebut, sebelumnya kuesioner dilakukan pengujian validitas dan pengujian reliabilitas untuk melihat kejelasan setiap instrument yang digunakan untuk mengukur kepuasan dosen dan tenaga kependidikan di Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe.
Uji Validitas
Uji validitas yang dilakukan meliputi validitas contruct dan validitas instrumen. hasil uji validitas pada instrumen kuesioner tersebut diperoleh hasil bahwa seluruh item pertanyaan adalah valid.
Item Pertanyaan Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Squared Multiple Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted VALIDITAS Pertanyaan 1 25.23 23.227 .752 .685 .839 VALID Pertanyaan 2 25.21 22.562 .776 .789 .836 VALID Pertanyaan 3 25.15 24.224 .579 .584 .852 VALID Pertanyaan 4 25.24 23.268 .560 .403 .854 VALID Pertanyaan 5 24.69 23.691 .558 .501 .854 VALID Pertanyaan 6 25.19 23.470 .642 .449 .847 VALID Pertanyaan 7 24.77 24.440 .466 .370 .861 VALID Pertanyaan 8 24.94 22.815 .634 .458 .847 VALID Pertanyaan 9 24.03 27.114 .180 .297 .880 VALID Pertanyaan10 25.23 23.194 .659 .643 .845 VALID Uji Reliabilitas
Institut berusaha agar instrumen kuesioner yang digunakan untuk mengukur kepuasan dosen dan tenaga kependidikan Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe reliabel, untuk itu sebelum digunakan instrumen tersebut diuji reliabilitasnya dengan menggunakan jumlah sampel kecil.
Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on Standardized Items N of Items .865 .865 10
Berdasarkan hasil uji reliabilitas instrumen diperoleh hasil bahwa seluruh item pertanyaan adalah reliabel.
Analisa Hasil Survei yang dilakukan pada tahun 2017 dengan total responden 175 sumber daya manusia.
No Pernyataan SS % S % N % TS %
1 Sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe handal dan professional
140 80.00 25 14.29 8 4.57 2 1.14
2 Penerapan sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe cepat dan akurat
143 81.71 20 11.43 7 4.00 5 2.86
3 Penerapan sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe memberikan jaminan dan keamanan
150 85.71 20 11.43 5 2.86 -
4 Penerapan sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe sudah berjalan optimal
130 74.29 22 12.57 15 8.57 8 4.57
5 IAIN Lhokseumawe melibatlkan seluruh sumber daya manusia dalam mensosialisasikan sistem pengelolaan suber daya manusia di lingkungan IAIN Lhokseumawe
146 83.43 24 13.71 5 2.86 -
6 penerapan sistem pengeloalaan sumber daya manusia didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai
130 74.29 30 17.14 13 7.43 2 1.14
7 Sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe mampu mendukung dalam meningkatkan suasanan akademik bagi semua civitas akademika
138 78.86 25 14.29 12 6.86 -
8 kegiatan pelayanan sumber daya manusia di lingkungan IAIN Lhokseumawe selaras dalam pencapaian visi, misi tujuan dan sasaran IAIN Lhokseumawe
149 85.14 16 9.14 10 5.71 -
9 Sistem pengelolaan sumber daya
ditingkatkan dalam aspek teknis dan nonteknis
10 Sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe sudah berjalan dalam pelaksanaan program sehari-hari
131 74.86 29 16.57 15 8.57 -
Apabila melihat hasil keseluruhan berdasarkan rata-rata nilai persentase per indikator pada tabel diatas, maka rata-rata kepuasan sumber daya manusia IAIN Lhokseumawe terhadap sistem pengelolaan sumber daya manusia tertuang pada tabel berikut:
Indikator Jumlah Responden % Sangat Setuju 1377 78.69 Setuju 231 13.20 Netral 110 6.29 Tidak setuju 32 1.83 Jumlah 1750
Berdasarkan hasil rekapitulasi di atas dapat disimpulkan bahwa Institut agama islam negeri (IAIN) Lhokseumawe harus meningkatkan sistem pengelolaan sumber daya manusia, dikarenakan presentasi sangat setuju dibawah 80 %
Analisa Hasil Survei yang dilakukan pada tahun 2018 dengan total responden 205 sumber daya manusia (ada peningkatan responden pada tahun 2018 dikarenakan adanya penambahan sumber daya manusia).
No Pernyataan SS % S % N % TS %
1
Sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe handal dan professional
170 82.93 25 12.20 2 0.98 8 3.90
2
Penerapan sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe cepat dan akurat
172 83.90 23 11.22 7 3.41 3 1.46
3
Penerapan sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe memberikan jaminan dan keamanan
180 87.80 22 10.73 3 1.46 -
4
Penerapan sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe sudah berjalan optimal
160 78.05 32 15.61 10 4.88 3 1.46
5
IAIN Lhokseumawe melibatlkan seluruh sumber daya manusia dalam mensosialisasikan sistem pengelolaan suber daya manusia di lingkungan IAIN Lhokseumawe
6
penerapan sistem pengeloalaan sumber daya manusia didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai
162 79.02 36 17.56 7 3.41 -
7
Sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe mampu mendukung dalam meningkatkan suasanan akademik bagi semua civitas akademika
168 81.95 30 14.63 7 3.41 -
8
kegiatan pelayanan sumber daya manusia di lingkungan IAIN Lhokseumawe selaras dalam pencapaian visi, misi tujuan dan sasaran IAIN Lhokseumawe
180 87.80 20 9.76 5 2.44 -
9
Sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe perlu ditingkatkan dalam aspek teknis dan nonteknis
150 73.17 30 14.63 15 7.32 10 4.88
10
Sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe sudah berjalan dalam pelaksanaan program sehari-hari
161 78.54 36 17.56 8 3.90 -
Apabila melihat hasil keseluruhan berdasarkan rata-rata nilai persentase per indikator pada tabel diatas, maka rata-rata kepuasan sumber daya manusia IAIN Lhokseumawe terhadap sistem pengelolaan sumber daya manusia tertuang pada tabel berikut:
Indikator Jumlah Responden % Sangat Setuju 1679 81.90 Setuju 281 13.71 Netral 66 3.22 Tidak setuju 24 1.17 Jumlah 2050
Berdasarkan hasil rekapitulasi di atas dan apa bila dibandingkan dengan hasil pada tahun 2017 dapat disimpulkan bahwa Institut agama islam negeri (IAIN) Lhokseumawe meningkatkan sistem pengelolaan sumber daya manusia, hal ini bisa dilihat meningkatnya presentasi sangat setuju pada tahun 2017 yang berjumlah 78,69 % menjadi 81,90% ditahun 2018 ada peningkatan sebanyak 3,21%.
Analisa Hasil Survei yang dilakukan pada tahun 2019 dengan total responden 255 sumber daya manusia (ada peningkatan responden pada tahun 2019 dikarenakan adanya penambahan sumber daya manusia).
No Pernyataan SS % S % N % TS % 1
Sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe handal dan professional
233 91.37 22 8.63 - -
2
Penerapan sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe cepat dan akurat
230 90.20 25 9.80 - -
3
Penerapan sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe memberikan jaminan dan keamanan
240 94.12 15 5.88 - -
4
Penerapan sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe sudah berjalan optimal
230 90.20 20 7.84 5 1.96 -
5
IAIN Lhokseumawe melibatlkan seluruh sumber daya manusia dalam mensosialisasikan sistem pengelolaan suber daya manusia di lingkungan IAIN Lhokseumawe
236 92.55 17 6.67 2 0.78 -
6
penerapan sistem pengeloalaan sumber daya manusia didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai
232 90.98 23 9.02 - -
7
Sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe mampu mendukung dalam meningkatkan suasanan akademik bagi semua civitas akademika
238 93.33 17 6.67 - -
8
kegiatan pelayanan sumber daya manusia di lingkungan IAIN Lhokseumawe selaras dalam pencapaian visi, misi tujuan dan sasaran IAIN Lhokseumawe
236 92.55 19 7.45 - -
9
Sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe perlu ditingkatkan dalam aspek teknis dan nonteknis
235 92.16 20 7.84 - -
10
Sistem pengelolaan sumber daya manusia di IAIN Lhokseumawe sudah berjalan dalam pelaksanaan program sehari-hari
236 92.55 19 7.45 - -
Apabila melihat hasil keseluruhan berdasarkan rata-rata nilai persentase per indikator pada tabel di atas, maka rata-rata kepuasan sumber daya manusia IAIN Lhokseumawe terhadap sistem pengelolaan sumber daya manusia tertuang pada tabel berikut:
Indikator Jumlah Responden % Sangat Setuju 2346 92.00 Setuju 197 7.73 Netral 7 0.27 Tidak setuju 0 - Jumlah 2550
Berdasarkan hasil rekapitulasi di atas dan apa bila dibandingkan dengan hasil pada tahun 2018 dapat disimpulkan bahwa Institut agama islam negeri (IAIN) Lhokseumawe meningkatkan sistem pengelolaan sumber daya manusia, hal ini bisa dilihat meningkatnya presentasi sangat setuju pada tahun 201 yang berjumlah 81,90% menjadi 92% ada peningkatan sebanyak 10,01%. Dapat disimpulak pada tahun 2019 sistem pengelolaan sumber daya manusia di Institut agama islam negeri (IAIN) Lhokseumawe sudah sangat baik.
Tersedianya bukti yang sahih dari hasil pengukuran kepuasan dosen dan tenaga kependidikan di Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe yang dilaksanakan secara konsisten setiap tahun, dan hasil pengukuran kepuasan tersebut ditindaklanjuti secara berkala dan tersistem dengan melibatkan pihak fakultas dan prodi.
9. Kesimpulan Hasil Evaluasi Ketercapaian Standar SDM serta Tindak