• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tabel IV.2.Karakteristik Responden Berdasarkan Usia

IV.1.4. Penjelasan Responden

IV.1.4.2. Penjelasan Responden Atas Variabel Motivasi Kerja

Penjelasan responden atas variabel motivasi kerja pada Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan, yang meliputi pengaruh, pengendalian, ketergantungan, pengembangan dan afiliasi dalam Lampiran V maka diperoleh persentase sebagai berikut

a. Pengaruh

Penjelasan responden atas kekuatan dalam mempertahankan gagasan sebagai berikut: sebanyak 26 responden (66.7%) menyatakan kuat, karena menurut mereka; gagasan yang baik mendapat respon dari pimpinan. Sebanyak 4 responden (10.3%) menyatakan sangat kuat, karena menurut mereka; gagasan dan ide selalu disertai dengan alasan yang rasional dan didukung oleh data. Sebanyak 9 responden (23.1%)

menyatakan kurang kuat, karena menurut mereka; masih didominasi oleh gagasan senior dan cendrung mengikuti keinginan pimpinan.

Penjelasan responden atas kekuatan mempertahankan argumen sebagai berikut: sebanyak 26 responden (66.7%) menyatakan kuat, karena menurut mereka; argumen dibutuhkan sesuai dengan kepentingan danmemenuhi kaidah pelaksanaan penelitian. Sebanyak 5 responden (12.8%) menyatakan sangat kuat, karena menurut mereka; argumen didasari penilaian ilmiah. Sebanyak 8 responden (20.5%) menyatakan kurang kuat, karena menurut mereka; adanya senioritas dan cenderung mengikuti keinginan pimpinan.

Penjelasan responden atas ketetapan diri sebagai contoh bagi orang lain sebagai berikut: sebanyak 32 responden (82.1%) menyatakan menetapkan diri, karena menurut mereka; agar anggota tidak menyimpang dari aturan. Sebanyak 3 responden (7.7%%) menyatakan sangat menetapkan diri, karena menurut mereka; selain memberi contoh kepada junior atau orang lain, juga untuk memberikan yang terbaik kepada diri sendiri dan perusahaan. Sebanyak 4 responden (10.3%) menyatakan kurang menetapkan diri, karena menurut mereka; kurangnya motivasi dan kepercayaan diri.

b. Pengendalian

Penjelasan responden atas ketelitian dalam melakukan pencatatan sebagai berikut: sebanyak 29 responden (74.4%) menyatakan teliti, karena menurut mereka; peneliti itu harus teliti. Sebanyak 8 responden (20.5%) menyatakan sangat teliti,

karena mereka; setiap pelaksanaan penelitian akan didokumentasikan dan dipertanggungjawabkan serta dipublikasikan sehingga pencatatan data menjadi kunci keberhasilan penelitian. Sebanyak 2 responden (5.1%) menyatakan kurang teliti, karena menurut mereka; kurang perhatian dan konsentrasi pada pekerjaan.

Penjelasan responden atas tingkat kesesuaian pekerjaan dengan rencana kerja sebagai berikut: sebanyak 26 responden (66.7%) menyatakan sesuai, karena menurut mereka; dilakukan diskusi sebelum pekerjaan dilakukan. Sebanyak 7 responden (17.9%) menyatakan sangat sesuai, karena menurut mereka; adanya fasilitas yang mendukung pekerjaan dan evaluasi kerja. Sebanyak 6 responden (15.4%) menyatakan kurang sesuai, karena menurut mereka; seringnya terbentur dengan pekerjaan lain dan terkadang adanya keterbatasan-keterbatasan yang terjadi di lapangan.

c. Ketergantungan

Penjelasan responden atas kebutuhan gagasan atau bantuan dari orang lain sebagai berikut: sebanyak 23 responden (59%) menyatakan butuh, karena menurut mereka; pekerjaan penelitian dilakukan dengan team work atau tidak dapat dilakukan sendiri atau individual..Sebanyak 11 responden (28.2%) menyatakan sangat butuh, karena menurut mereka, setiap gagasan dan bantuan orang lain dapat menjadi faktor pendukung keberhasilan pelaksanaan kegiatan penelitian. Sebanyak 3 responden (7.7%) menyatakan sangat butuh sekali, karena menurut mereka; pelaksanaan pekerjaan tergantung pada pekerja yang ada, untuk memecahkan suatu masalah terkadang gagasan datang dari orang lain.

d. Pengembangan

Penjelasan responden atas pengembangan yang diberikan perusahaan sebagai berikut:sebanyak 20 responden (51.3%) menyatakan mengembangkan, karena menurut mereka; ada pelatihan-pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran. Sebanyak 17 responden (43.6%) menyatakan sangat mengembangkan, karena menurut mereka; perusahaan memberikan kesempatan yang luas bagi karyawannya untuk mengembangkan wawasan dan potensi diri baik melalui pendidikan, seminar, kursus dan pelatihan untuk menunjang pekerjaan. Sebanyak 1 responden (2.6%) menyatakan kurang mengembangkan, karena menurutnya; keterbatasan anggaran.

Penjelasan responden atas pertolongan yang diberikan pimpinan sebagai berikut: sebanyak 23 responden (59%) menyatakan menolong, karena menurut mereka; pimpinan memberi solusi ketika mendapat kesulitan dalam bekerja. Sebanyak 14 orang (35.9%) menyatakan sangat menolong sekali, karena menurut mereka; pimpinan menyiapkan rencana kerja serta memberikan arahan sebelum pelaksanaan kegiatan penelitian. Sebanyak 1 responden (2.6%) menyatakan sangat menolong sekali, karena menurutnya; pimpinan berinteraksi dan berbagi pengalaman, dan pengetahuan serta memberi bimbingan. Sebanyak 1 responden (2.6%) menyatakan kurang menolong, karena menurutnya; cara yang kurang efektif dan keterbatasan waktu yang dimiliki pimpinan dalam berkomunikasi dengan karyawan.

Penjelasan responden atas pemahaman pimpinan kepada pekerja sebagai berikut: sebanyak 27 responden (69.2%) menyatakan memahami, karena menurut mereka; pimpinan tanggap atas kesulitan pekerja. Sebanyak 10 responden (25.6%) menyatakan sangat memahami, karena menurut mereka; pimpinan perduli akan kebutuhan karyawan dan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan. Sebanyak 1 responden (2.6%) menyatakan sangat memahami sekali, karena menurutnya; adanya hubungan interpersonal dan emosional yang cerdas. Sebanyak 1 responden (2.6%) menyatakan kurang memahami, karena menurutnya; kurangnya perhatian pimpinan kepada karyawan.

e. Afiliasi

Penjelasan responden atas kemudahan menjalin hubungan kerja dengan orang lain atau kelompok lain sebagai berikut: sebanyak 26 responden (66.7%) menyatakan mudah, karena menurut mereka: dalam beberapa pekerjaan penelitian melibatkan orang yang sama sehingga sudah saling mengenal satu sama lainnya. Sebanyak 9 responden (23.1%) menyatakan sangat mudah, karena menurut mereka; memiliki konsep dan pemahaman yang sama di antara pihak yang menjalin hubungan kerja dan adanya dukungan dari perusahaan melalui kordinasi yang ditetapkan. Sebanyak 1 responden (2.6%) menyatakan kurang mudah, karena menurutnya; adanya latar belakang yang berbeda dan keterbatasan waktu dari masing-masing anggota maupun kelompok.

Penjelasan responden atas tanggapan kepada perasaan orang lain dalam kelompok kerja sebagai berikut: sebanyak 32 responden (82.1%) menyatakan

menanggapi, karena menurut mereka; untuk saling menghargai dan menghormati orang lain dalam tim kerja. Sebanyak 7 responden (17.9%) menyatakan sangat menanggapi, karena menurut mereka; untuk menghindari kesalahpahaman dan menciptakan rasa aman dan nyaman dalam kelompok kerja.

Penjelasan responden atas inisiatif dalam menjalin hubungan kerja dengan orang lain atau kelompok lain sebagai berikut: sebanyak 30 responden (76.9%) menyatakan inisiatif, karena menurut mereka; selalu ada diskusi untuk memperoleh ide-ide baru. Sebanyak 8 responden (20.5%) menyatakan sangat inisiatif, karena menurut mereka; di dalam pekerjaan penelitian dibutuhkan pengembangan dan tim kerja yang solid. Sebanyak 1 responden (2.6%) menyatakan kurang insiatif, karena menurutnya terkadang adanya perubahan kegiatan maupun sikap dalm tim maupun kelompok lain.