2007 2006 2005 2004 2003 2002 Jasa Penunjang & Berbasis Kompetens
F. Penjualan dan Pemasaran
Perseroan memiliki beberapa kelompok usaha dimana didalamnya terdapat kegiatan usaha yang beragam. Dengan kondisi demikian, Perseroan memiliki konsep strategi pemasaran yang berbeda pada tiap masing-masing kegiatan usaha yang dimiliki Perseroan.
Pada kelompok usaha upstream services, layanan utama yang menjadi keunggulan dari Perseroan dimulai dari integrated geoscience services yang dilakukan oleh Divisi Geoscience Service. Untuk memperkuat kompetensi Perseroan di bidang ini, maka pada tahun 2006 telah dilakukan investasi pengadaan peralatan seismic recording seperti SN 428 dan kelengkapannya. Disamping onland seismic, saat ini Divisi Geoscience Service juga sedang mengembangkan produk ke marine seismic dan Transition Zone. Untuk mendukung pengembangan usaha serta inovasi produk dan jasa tersebut, Divisi Geoscience Service melakukan kemitraan, baik dengan pelaku bisnis, lembaga penelitian serta perguruan tinggi, baik lokal ataupun multinasional.
Selanjutnya untuk kegiatan usaha pemboran, Perseroan melalui Divisi Drilling Service berfokus pada pelayanan
integrated drilling services. Selama tahun 2006, untuk kegiatan usaha ini, Perseroan telah melakukan berbagai investasi peralatan, seperti wireline logging, mud engineering, cementing unit serta peralatan lainnya. Pada tahun 2006, EDS juga menjadi agen tunggal untuk produk oil base mud merek “smooth fluid” sebagai produk Pertamina yang sudah berhasil di pasaran. Pada saat ini, Divisi Drilling Service telah berhasil memperoleh proyek-proyek jasa integrated drilling services dari Pertamina EP, Pertamina Tanjung, dan Lemigas (proyek coal bed methane).
Pada jasa well services atau workover, Perseroan melakukan pengembangan kegiatan usaha ke arah oilfield services
(OFS). Untuk mendapatkan kompetensi pada bidang ini, maka Perseroan telah melakukan investasi peralatan seperti kapal LCT (Landing Craft Terminal) Elnusa Samudra 2, sebagai kelanjutan investasi LCT Elnusa Samudra 1 di tahun 2005. Bidang OFS yang mulai dikembangkan adalah ke arah O&M pipeline serta oilfield services (production facilities)
yaitu pengembangan produksi dari lapangan marjinal.
Di kegiatan usaha downstream services, Perseroan melalui EPN juga telah melakukan reposisi bisnis melalui pengembangan 4 (empat) pilar bisnis yaitu bisnis SPBU, bisnis transportasi BBM, depot, dan trading. Khusus di bidang trading, Perseroan telah memiliki izin niaga umum yang memungkinkan Perseroan untuk melakukan trading
dengan cara mengimpor BBM dari luar negeri. Di samping itu, Perseroan juga mengembangkan usaha dalam bidang pengadaan bahan kimia untuk operasi pemboran, kilang, pemasaran pelumas, serta bahan kimia lainnya.
Pada kelompok usaha upstream supporting, dengan bergabungnya PBN ke dalam Perseroan pada tahun 2005 yang memiliki kegiatan usaha dalam bidang penguliran dan perdagangan pipa, telah membuat semakin lengkapnya layanan jasa Perseroan di bidang perminyakan pada tahun-tahun mendatang. Pada saat ini melalui PBN, Perseroan telah memasuki bisnis OCTG Trading selain kompetensi awal di bidang pipe threading. Diproyeksikan dalam tahun 2007, Perseroan akan banyak memberikan kontribusi yang signifikan dalam perdagangan casing OCTG di dalam negeri, maupun untuk menunjang operasi di luar negeri.
Dalam kegiatan usaha di bidang manajemen data, Perseroan telah mengembangkan kompetensi pengelolaan data digital yang semula hanya berfokus pada pengelolaan fisik data. Sementara itu Perseroan lebih memperkuat kompetensinya di bidang peningkatan nilai data (data enhancement) dan jasa pembangunan sistem pengelolaan data digital terpadu.
Selanjutnya untuk kegiatan usaha yang berkaitan dengan jasa solusi telematika, Perseroan telah melakukan kajian ulang bisnis/reposisi dan transformasi bisnis yang disesuaikan dengan trend usaha dan kebutuhan telematika yang berkembang di pasar. Sebagai contoh, melalui ETA, Perseroan telah melakukan transformasi bisnis, yang semula hanya berfokus pada usaha infrastruktur IT, kini telah beralih ke brainwarebusiness dan jasa profesional. Selain itu,
(BSC), Malcom Baldridge National Quality Award (MBNQA) dan sistem lainnya, Perseroan juga telah mengikuti Pertamina Quality Award (PQA) dan untuk tahun 2006, kinerja Perseroan telah berhasil meningkat dibandingkan dengan tahun 2005 sehingga posisinya berada di atas rata-rata unit bisnis dan anak perusahaan Pertamina lainnya. Berikut adalah komposisi pelanggan utama Perseroan:
No 2002 2003 2004 2005 2006 2007
1 Pertamina Pertamina Pertamina Pertamina Pertamina Pertamina 2 Caltex Pacific Indonesia Caltex Pacific Indonesia Total E&P Indonesie Total E&P Indonesie Total E&P Indonesie Total E&P Indonesie 3 Exxon Mobil Indonesia Total E&P Indonesie Chevron Chevron BMG Nations Petroleum
Rombebai 4 Petrochina International Chevron Caltex Pacific Indonesia Petrochina International Chevron Chevron 5 Gulf Energy ConocoPhillips
International
ConocoPhillips International
Tately N.V Amerada Hess Medco E&P Indonesia
G. Penghargaan
Sepanjang perjalanan usahanya, keahlian dan profesionalisme Perseroan dapat dibuktikan dari berbagai penghargaan dan pengakuan yang diberikan oleh Pertamina dan para kontraktor kerjasama produksi asing kepada Anak Perusahaan Perseroan. Penghargaan yang selama ini telah diterima oleh Perseroan atas nama Anak Perusahaan dan Perusahaan Asosiasi diantaranya adalah sebagai berikut:
Atas Nama No. Penghargaan Tahun
Perseroan (eks – GSC)
1 Certificate of Achievement (Gulf Resources Indonesia) 1998
2 Certificate of Accomplishment (Exspan Myanmar) 1999
3 Certificate of Accomplishment 2000
4 Excellent Data Quality 2002
5 Certificate of Accomplishment 2003
6 Safety 2003
7 Good Performance 2004
8 Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lindung Lingkungan (K3LL) 2005
9 Safety Records 700.000 manhours 2006
Perseroan (eks – EWS)
10 1.5 years and 5 years safety performance for 150k and 340k (Unocal Indonesia) 1989 11 500 days without a lost time accident for 340k crews (Unocal Indonesia) 1990 12 Safety recognition award for contractor (Esso – Malaysia) 1991 13 409 days without a lost time accident for 150k crews (Unocal Indonesia) 1994 14 705 days without a lost time accident for Rig 17 (Unocal Indonesia) 1996 15 114.996 manhours without a loss time accident (Total E&P Indonesie) 1996 16 113.556 manhours of works without a lost time accident (Total E&P Indonesie) 1998 17 One year operation without any LWC (Unocal Thailand) 1998 18 116.904 manhours without any loss time accident (Total E&P Indonesie) 1999 19 33.552 safe manhours without recordable accident or LWC (ConocoPhillips Indonesia) 1999 20 130 thousands manhours without accident in 2000 (Total E&P Indonesie) 2001
21 Achieving 8 years without a loss time accident 2001
22 9 years (865.125 manhours) without LTA (Unocal Indonesia) 2002 23 10 years no lost time accident (Unocal Indonesia) 2003 24 2002 safety performance recognition (Total E&P Indonesie) 2003 25 Safety award (NLTA) in XA, XMA platforms and X ray Field (Pertamina DOH JBB) 2003 26 Penghargaan K3LL Pertamina “patra adi kriya bhumi madya” (Pertamina) 2003 27 Zero accident award dari 1.856.403 manhours NLTA 2004
28 11 years NLWC (Unocal Indonesia) 2004
29 Good HES – safety system in line with CoRMap (Unocal Indonesia) 2004 30 Have Achieved 10 years in NLTA (1.003.009 manhours) (Total E&P Indonesie) 2004 31 Penghargaan “Kecelakaan Nihil” 1.856.403 manhours NLTA (Depnakertrans) 2004
32 12 years NLWC (Unocal Indonesia) 2005
33 Penajam Supply Base in Achieving 4.000 days of NLWC (Unocal Indonesia) 2005 34 12 years (4.500 days) 1229465 man hours without LWC (Unocal Indonesia) 2005 35 12 years no lost time accident (Unocal Indonesia) 2005
36 Safety Performance Appreciation 2005
37 Penghargaan K3LL Pertamina “patra adi kriya bhumi utama” (Pertamina) 2005 38 Safety award (NLTA) in XA & XD platform, X ray Field (Pertamina DOH JBB)
39 114.996 manhours without a loss time accident 2006
40 Safety Performance Appreciation (5.000 days NLTA) / 14 years (Total E&P Indonesie) 2006 41 Penghargaan “Kecelakaan Nihil” 3.148.055 manhours NLTA (Depnakertrans) 2006 42 Penghargaan “Kecelakaan Nihil” Periode 1 Pebruari 1993 – Nopember 2005 (Walikota Balikpapan) 2006
Atas Nama No. Penghargaan Tahun PND
44 Merit of Industrial Application APICTA - ASIA PACIFIC 2002 45 Merit of Industrial Application APICTA Indonesia 2002 46 Special Mention Award of Industrial Application APICTA Indonesia 2003
IMN
47 Superbrand Award Indonesia from London
48 Call Center Certification from Sony Ericsson Level 3 (Highest) to Asia Pacific 49 ISO 9001-2000
50 Superbrand untuk Layanan Contact Center 2005
51 Penyelenggara Call Center dengan performa yang memuaskan, hubungan yang baik, serta Pelayanan Jasa Call Center terbaik
2005 52 Call Center Award for Service Excellence oleh Majalah Marketing & Center for Customer Satisfaction and Loyalty 2005
53 Situs Indonesia Terbaik - Komputeraktif Awards 2004
SCU 54 Penghargaan K3LL dari Pertamina 2003