• Pengelolaan aset lapangan Migas •
• Pengelolaan lapangan gas • EBE • Blok Bangkanai (PSC) • Pengelolaan lapangan
produksi minyak • ETR • Blok Ramba (TAC)
PILAR BISNIS : JASA PENUNJANG & BERBASIS KOMPETENSI
• Manajemen data •
• Jasa pengelolaan data Migas • SCU • JBT
• Physical data management
• Electronic data management
• Remastering
• Jasa perolehan, pengelolaan dan pemasyarakatan data Migas
• PND • Geo Data (pemasyarakatan data Migas)• Geo IT (pengelolaan IT data Migas)
• Teknologi informasi (Informatika) •
• Jasa pembangunan sistem teknologi informasi terpadu
• SCU • JBT
• Perangkat lunak (software) • Perangkat keras (hardware)
• Sewa komputer dan jasa tenaga ahli (IT infrastructure and professionals) • Jasa layanan direktori
telepon, contact center dan
content
• IMN
• Layanan direktori telepon • Layanan contact center
• Layanan content
• Telekomunikasi •
• Penyedia jaringan dan
telekomunikasi satelit • PKM • Layanan komunikasi via satelit • Penyedia perangkat
komunikasi radio dan operator radio Trunking
• SCU • Perangkat radio komunikasi • RadioTrunking
Secara garis besar, bisnis inti Perseroan adalah jasa hulu Migas (upstream services) dengan bisnis pendukung diantaranya jasa penunjang hulu Migas (upstream supporting services), jasa hilir Migas (downstream services), pengelolaan aset lapangan Migas (asset based) dan jasa penunjang untuk mendukung usaha Migas dan non-Migas di bidang telematika (information and communication technology services).
Sampai saat ini, keunggulan Perseroan dengan kemampuannya dalam memberikan layanan yang lengkap dan menyeluruh di bidang kelompok usaha jasa Migas yang dikenal dengan total solution, adalah strategi untuk memenangkan persaingan usaha.
Rangkaian aktivitas yang dilakukan oleh Perseroan di bidang jasa Migas dari awal proses sampai akhir sudah dirancang sedemikian rupa sehingga sesuai dengan proses bisnis dalam industri hulu Migas.
Secara skematis aktivitas Perseroan dapat digambarkan sebagai berikut:
Kontribusi dari pilar bisnis Jasa Migas dan pilar bisnis Jasa Penunjang & Berbasis Kompetensi terhadap pendapatan usaha Perseroan selama 5 (lima) tahun terakhir adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian 31 Juli 31 Desember
2007 2006 2005 2004 2003 2002
Jasa Migas 1.091.873 1.766.931 1.173.451 1.082.272 1.002.926 899.078 Jasa Penunjang & Berbasis Kompetensi 96.089 244.246 172.016 109.776 105.329 66.779
Jumlah Pendapatan Usaha 1.187.962 2.011.177 1.345.467 1.192.048 1.108.255 965.857
Eliminasi (37.056) (133.196) (49.095) (17.024) - -
Jumlah Pendapatan Usaha - bersih 1.150.906 1.877.981 1.296.372 1.175.024 1.108.255 965.857
Pilar bisnis Asset based sampai dengan saat prospektus ini diterbitkan belum memberikan kontribusi pendapatan usaha pada Perseroan.
Berikut adalah penjelasan dari masing-masing pilar bisnis dan kelompok usaha Perseroan: 1. PILAR BISNIS: JASA MIGAS
Pilar bisnis jasa Migas merupakan kegiatan bisnis utama yang dijalankan oleh Perseroan pada saat ini. Kontribusi dari pilar bisnis Jasa Migas selama 5 (lima) tahun terakhir adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian 31 Juli 31 Desember
Pilar ini terdiri dari kelompok usaha sebagai berikut: a. Jasa Hulu Migas (Upstream Service)
Jasa hulu Migas merupakan kompetensi utamaPerseroan. Konsep bisnis di bidang ini adalah pelayanansecara
total solution atau “one stop solution”. Aplikasi konsep ini telah terbukti merupakan ciri keunggulan Perseroan dalam menangkap peluang pasar di bidang hulu Migas yang memiliki market size yang sangat besar.
Kegiatan usaha yang dilakukan Perseroan merupakan rangkaian proses bisnis di dalam industri Migas yaitu: 1) Jasa Pengukuran Data Geosains/Seismik Terintegrasi (Integrated Geoscience Service)
Perseroan menjalankan kegiatan usaha ini sejak tahun 1972 melalui divisi seismik dan sejak tahun 1995 divisi ini menjadi Anak Perusahaan Perseroan yakni GSC. Sejak dilakukan Penggabungan Vertikal, jasa Perseroan di bidang ini kembali menjadi divisi tersendiri, yaitu divisi geoscience services. Layanan Perseroan dalam kegiatan usaha ini merupakan satu kesatuan yang terpadu dan terintegrasi dalam eksplorasi sumur- sumur Migas yang mencakup semua tahap yang dibutuhkan dalam penelitian geofisika (seismik). Proses dimulai dari pengumpulan data dan survei lapangan, pemrosesan data hasil survei, hingga interpretasi data untuk pengambilan langkah selanjutnya dalam eksplorasi sumur-sumur Migas. Namun layanan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan pengguna jasa Perseroan.
Para pelanggan tersebut memerlukan data geologi bawah permukaan (sub-surface) untuk mengetahui keberadaan Migas serta ukuran besarnya kandungan Migas di perut bumi, di lokasi perusahaan-perusahaan tersebut beroperasi, yaitu di wilayah kerja masing-masing, baik di daratan, di lepas pantai (marine) maupun transisi antara daratan dan pesisir pantai.
Kegiatan Perseroan di jasa ini, diawali dengan kegiatan awal (advanced party) berupa pengukuran topografi dan arah navigasi di lapangan, pembuatan lubang (seismic drilling) untuk menanamkan bahan peledak sebagai sumber getaran, selanjutnya dipersiapkan peralatan seismic data recording (Seismic Data Acquisition). Data yang diperoleh dari hasil pengukuran di lapangan tersebut, selanjutnya diproses di processing center
(geodata processing). Data yang diperoleh dari kegiatan geodata processing adalah berupa penampang seismik (hard copy maupun digital). Selanjutnya, data ini kemudian dikaji dengan melakukan interpretasi seismik dan modelling oleh tim Geology Geophysics Reservoir.
Secara umum proses jasa geosains yaitu di daratan (land) dan di lautan (offshore atau marine) dapat digambarkan sebagai berikut:
Berikut adalah penjelasan dari masing-masing unit usaha jasa geosains:
Unit Usaha Penjelasan
Geodata Acquisition Land Pengukuran data seismik di lapangan (daratan) dengan menggunakan alat-alat
Recording, yang terdiri atas: Seismic Data Acquisition, Seismic Drilling Services, Topografi dan Navigation & Non Seismic
Geodata Acquisition Marine Pengukuran data seismik di lepas pantai (lautan) dengan menggunakan alat-alat
Recording, yang terdiri atas: Seismic Acquisition Marine (untuk deep marine),
Seismic Acquisition Transition (untuk transition)
Geodata Processing Data hasil pengukuran di lapangan (daratan) diproses agar dapat dipelajari , dianalisa dan diinterpretasikan, yang terdiri atas: Seismic Data Processing, Modelling dan Geology Geophysics Reservoir
Di masa akan datang, Perseroan memiliki rencana untuk mengembangkan kegiatan usaha geosains ke mancanegara untuk pelanggan di luar negeri, terutama untuk negara-negara India, Brunei, Malaysia dan lainnya (Asia Pasifik), Libya (Afrika), Yaman dan Qatar (Timur Tengah).
Fasilitas dan peralatan yang dioperasikan oleh Perseroan untuk menjalankan kegiatan usaha geosains ini adalah sebagai berikut:
Unit Usaha Peralatan Operasi Kapasitas
Geodata Acquisition Land
Seismic Data Acquisition (SDA)
=Sistem peralatan SN-388 (2 set)
=Sistem peralatan 408UL (4 set)
=Sistem peralatan 428XL (1 set)
=Sistem peralatan I/O System Four (1 set)
8 crew* (4 crew
2D, 4 crew 3D)
Seismic Drilling (SDR) =Power Rig, Mud pump, Water relay, Foam pump, Jacro,
Compressor 3 crew*
Navigation & Non seismic (NNS)
Navigation:
=Leica GPS, Handheld GPS Magelan, Trimble GPS,
Theodolite TO, Total Station 3 crew*
Non seismic:
=Metode Magnetotelluric (Phoenix)
=TDEM
3 crew*
Geodata Acquisition Marine
Geodata Acquisition Marine (GDM)
=Kerjasama pengadaan Streamer dan kapal seismik
2 crew* Geodata Processing Seismic Data Processing (SDP) =Sistem Geocluster =Sistem Plotter -- Geology Geophysics Reservoir (GGR)
=Hampson Russell, SMT/Kingdom, Norsar – (software)
=Geodepth
=2D/3D Velocity Modelling
=2D/3D Tomography
=2D/3D Batch PSDM
-
*1 crew : penggunaan resources yang terdiri dari 1 unit alat seismik dengan 1 tim kerja.
Peralatan-peralatan Perseroan yang bernilai material diantaranya adalah sistem peralatan seismik 408UL,
Power Rig, Magnetotelluric, Geocluster, software Hampson Russell. Seluruh peralatan tersebut telah memenuhi kelayakan operasi untuk digunakan dalam kegiatan usaha Perseroan.
Perseroan memiliki keunggulan dalam penyediaan jasa seismik yang terintegrasi dan menguasai sebagian besar pangsa pasar yang ada di Indonesia. Perseroan termasuk pioneer di Indonesia dalam penyediaan jasa geosains selain memiliki sumber daya tenaga ahli yang kompeten di bidang geofisika. Kemampuan Perseroan telah memperoleh pengakuan secara internasional dan dipercaya dalam menangani proyek- proyek eksplorasi perusahaan-perusahaan Migas utama.
Perseroan merupakan market leader untuk bidang land seismic di Indonesia. Pelanggan Perseroan untuk jasa ini adalah perusahaan-perusahaan besar yang bergerak di bidang hulu Migas seperti Pertamina EP, ConocoPhillips, Total E&P Indonesie, PetroChina, Medco E&P Indonesia dan perusahaan Migaslainnya. Adapun perusahaan-perusahaan selain Perseroan yang juga bergerak di bidang seismik diantaranya adalah Citra Insulindo Abadi, Western Geco, Veritas dan Sari Pari Geosains.
Saat ini sejalan dengan banyaknya wilayah kerja yang akan dibuka pada wilayah perairan (Transition Zone
dan offshore) maka potensi pasar jasa geofisika/seismik (geodatamarine) sangat terbuka bagi Perseroan.
Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan investasi pengadaan unit Streamer 3D (alat perekaman seismik deep marine) serta peralatan lain seperti kapal/boat untuk meraih peluang usaha di masa akan datang.
Secara keseluruhan kontribusi pendapatan masing-masing unit usaha di kegiatan usaha ini adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah kecuali persentase)
Keterangan 31 Juli 31 Desember
2007 2006 2005
Geodata acquisition land: 122.774 65,0% 148.700 55,7% 157.485 61,7%
Seismic Data Acquisition 109.596 58,0% 111.572 41,8% 126.171 49,4%
Seismic drilling service 9.306 4,9% 27.177 10,2% 22.209 8,7%
Navigation & non seismic 3.872 2,1% 9.951 3,7% 9.105 3,6%
Geodata acquisition marine 53.884 28,5% 93.877 35,1% 59.467 23,3% Geodata processing: 12.240 6,5% 24.586 9,2% 38.331 15,0%
Seismic data processing 11.619 6,2% 20.413 7,6% 30.533 12,0%
Geology geophysics reservoir 621 0,3% 4.174 1,6% 7.798 3,1%
Jumlah 188.899 100,0% 267.163 100,0% 255.283 100,0%
2) Jasa Pemboran Migas Terintegrasi (Integrated Drilling Service)
Untuk memberikan jasa layanan pemboran terintegrasi, pada awalnya Perseroan mendirikan EDS di tahun 2004. Perseroan menerapkan konsep Integrated Drilling Services sebagai ciri keunggulan kompetitif sehingga Perseroan dapat memenangkan persaingan bisnis secara head to head dengan sesama penyedia jasa Rig yang persaingannya sangat ketat (red ocean). Melalui aplikasi konsep ini, maka Perseroan berada di zona pasar baru yang sangat luas (blue ocean strategy) yang belum dimiliki oleh para kompetitor. Konsep ini telah diuji coba oleh Perseroan yaitu sejak berdirinya EDS dan telah terbukti memperoleh sambutan yang sangat positif dari pasar sehingga kecenderungan permintaan untuk jasa ini akan meningkat di masa akan datang. Sejak dilakukannya Penggabungan Vertikal, maka seluruh kegiatan EDS dilakukan secara penuh oleh Perseroan.
Proses kegiatan usaha jasa pemboran dapat digambarkan sebagai berikut:
Berikut ini adalah penjelasan masing-masing unit usaha dari jasa pemboran terintegrasi:
Unit Usaha Penjelasan
Integrated Drilling Management
Jasa manajemen untuk mengintegrasikan seluruh pelaksanaan pemboran, melalui drilling
Rigdan drilling supporting
Drilling Rig Jasa pelaksanaan aktivitas utama pemboran
Drilling Supporting Jasa pendukung kegiatan pemboran, yang meliputi:
• Mud Logging: Jasa untuk mengetahui parameter pemboran, termasuk jasa untuk mendeteksi kandungan H2S di sekitar sumur
• Mud engineering: Jasa untuk menyediakan material dan lumpur
• Wireline logging: Jasa untuk mengetahui sifat fisika fluida dan batuan yang mengandung Migas
• Cementing: Jasa untuk menyekat lapisan yang mengandung Migas dengan lapisan lain yang mengandung air formasi
• Well testing: Jasa untuk mengetahui jenis dan besar kandungan Migas dalam lapisan batuan yang diuji
Perseroan memiliki keunggulan dalam jasa ini dengan memiliki kegiatan pemboran yang terintegrasi (integrated driling services) yaitu manajemen operasi pemboran yang menggabungkan seluruh komponen yang beroperasi dalam setiap proyek pemboran dan merupakan satu-satunya perusahaan nasional yang memiliki sertifikasi untuk jasa pemboran yang terintegrasi.
Pada saat ini, fasilitas yang dioperasikan oleh Perseroan dalam kegiatan usaha pemboran adalah sebagai berikut:
Unit Usaha Fasilitas Produksi Kapasitas / Kemampuan Drilling Rig = 4 unit Rig = 3 unit 550 HP
= 1 unit 900 HP
Drilling Supporting :
Mud Logging = 12 unit MLU
= 8 unit H2S
Real-time monitoring
Mud engineering = 1 unit LMP Oil- based mud dan water-based mud Wireline Logging = 14 unit Logging Truck Standard dan hi-tech logging untuk cased
hole dan open hole
Cementing = 2 unit Cementing Skid Twin pump dan realtime data densitas semen
Well Testing = 2 unit DST Permukaan dan bawah permukaan sumur untuk temperatur dan tekanan tinggi
Keterangan : MLU : Mud Logging Unit, DST : Drill Steam Test, H2S : Dihidrogen Sulfida, LMP : Liquid Mud Plant
Peralatan-peralatan Perseroan yang bernilai material diantaranya adalah Rig dengan kapasitas 900 HP dan telah memenuhi kelayakan operasi untuk digunakan dalam kegiatan usaha Perseroan.
Perseroan memiliki fleksibilitas dalam penyediaan fasilitas produksi antara lain dengan kerjasama/sewa dengan mitra disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan pelanggan pengguna jasa Perseroan. Perseroan telah menjalin kerjasama dalam jasa wireline logging dengan salah satu perusahaan jasa Migas multinasional sejak tahun 1986.
Untuk menambah kapasitas proses pemboran, Perseroan telah merencanakan untuk melakukan investasi untuk pengadaan unit Rig berkapasitas minimum 1.500 HP, berikut dengan kelengkapannya.
Pelanggan utama Perseroan dari jasa pemboran Migas diantaranya adalah Pertamina EP, JOB/TAC Pertamina, Gulf Resources, ConocoPhillips, Kondur, Chevron dan Total E&P Indonesie. Adapun kompetitor Perseroan dari jasa ini diantaranya adalah Binakarindo Yako Agung, Apexindo, Sari Pari Geosains, Geoprolog, Fergaco, Baroid, Halliburton, Baker Atlas, Barren Jackson (BJ) dan Bukit Apit Bumi Persada.
Kontribusi Pendapatan Masing-masing Unit Usaha
Berdasarkan kontribusi pendapatan dari masing-masing unit usaha Divisi Drilling Service, maka unit usaha yang memberikan kontribusi terbesar bagi pendapatan Perseroan adalah Drilling Supporting.
Secara keseluruhan kontribusi pendapatan masing-masing unit usaha di kegiatan usaha ini adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah kecuali persentase)
Keterangan 31 Juli 31 Desember
2007 2006 2005
Drilling rig 65.364 29,9% 25.805 8,7% 41.361 16,7% Drilling supporting 153.410 70,1% 194.726 65,8% 178.717 72,0% Integrated drilling management - 0,0% 75.398 25,5% 28.245 11,4%
Jumlah 218.774 100,0% 295.930 100,0% 248.323 100,0%
3) Jasa Produksi Migas Terintegrasi (Integrated Oilfield Production Service)
Perseroan mendirikan EWS pada tahun 1984, dimana pada awalnya EWS bergerak dalam bidang jasa pemeliharaan sumur (well services) dan lapangan Migas, jasa pengerjaan operasi serta perawatan produksi beserta kegiatan penunjangnya (oilfield services). Sejak dilakukannya Penggabungan Vertikal, maka seluruh kegiatan EWS dilakukan secara penuh oleh Perseroan.
Proses kegiatan usaha jasa produksi Migas terintegrasi (integrated oilfield production services) secara umum terbagi 3 (tiga) yang dapat dijelaskan dalam tabel berikut:
Unit Usaha Penjelasan
Well Services Jasa perawatan sumur-sumur yang sudah beroperasi yang bertujuan untuk memonitor performa sumur dan meningkatkan produktivitas sumur (terutama yang sudah mulai turun produktivitasnya)
Oil Field Services Jasa perawatan lapangan yang sudah berproduksi diantaranya dengan melakukan
Operation & Maintenance (O&M) terhadap jaringan pipa yang sudah ada atau bahkan membangun pipa-pipa baru dan merawatnya (EPC&M), pembuatan stasiun pengumpul agar produksi dari lapangan menjadi optimal
Production Enhancement Upaya untuk meningkatkan recovery factor (faktor perolehan) produksi minyak dengan menggunakan teknologi tinggi (Enhanced Oil Recovery/EOR)
Dalam jasa Well Services, Perseroan memiliki peralatan utama diantaranya:
= Hydraulic workover/snubbing unit sejumlah 6 unit (2 unit 340 kilopound, 1 unit 225 kilopound, 3 unit 150 kilopound)
= Double drum Slickline unit sejumlah 5 unit
= Well testing unit sebanyak 2 unit (1500 psi separator) (dalam proses pembuatan)
= Work barge sejumlah 4 unit (2 unit dalam proses pembuatan)
= LCT barge sejumlah 1 unit
Peralatan-peralatan Perseroan yang bernilai material diantaranya adalah Hydraulic workover/snubbing unit,
Well testing. Seluruh peralatan tersebut telah memenuhi kelayakan operasi untuk digunakan dalam kegiatan usaha Perseroan.
Pelanggan perseroan dari jasa ini diantaranya adalah Chevron, Total E&P Indonesie dan Pertamina EP. Perseroan telah membina hubungan kerjasama dengan Total E&P Indonesie dan Chevron selama lebih dari 20 tahun dalam jasa ini.
Kompetitor perseroan untuk bidang Well Services diantaranyaadalah Wira Insani, Seleraya, Lekom Maras, Welltekindo dan Nesitor, sedangkan untuk bidang Oilfield Services adalah perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang EPC diantaranyaadalah Rekayasa Industri.
Perseroan menguasai pangsa pasar jasa Well Services di Indonesia, terutama hydraulic workover di daerah Kalimantan Timur.
Kontribusi Pendapatan Masing-masing Unit Usaha
Berdasarkan kontribusi pendapatan dari masing-masing unit usaha divisi Well Services, maka unit usaha yang memberikan kontribusi terbesar bagi pendapatan Perseroan adalah divisi Well Services. Secara keseluruhan kontribusi pendapatan masing-masing unit usaha di kegiatan usaha ini adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah kecuali persentase)