• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III TINJAUAN NOVEL KETIKA CINTA BERTASBIH

A. Tinjauan Internal

4. Penokohan

Tokoh yang berperan penting dalam novel Ketika Cinta Bertasbih karya Habiburrahman El Shirazy adalah:

a. Azzam

Nama lengkapnya ialah Abdullah Khairul Azzam. Ia adalah mahasiswa Indonesia yang sedang berkuliah di Jurusan Tafsir Fakultas Ushuluddin Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Dibesarkan di keluarga yang sederhana dari sebuah kampung di Jawa Tengah. Ia pandai berwira usaha di Kairo, antara lain sebagai pembuat tempe dan bakso untuk membantu perekonomian keluarganya.

Berikut adalah kutipan dari novel Ketika Cinta Bertasbih yang menggambarkan tokoh Azzam.

Meskipun ia di kalangan mahasiswa Cairo dikenal sebagai penjual tempe, ia tidak mau diperlakukan seenaknya. Ia sangat sensitif terhadap hal-hal yang terasa melecehkan harga dirinya. Memberi perintah seenaknya kepadanya adalah bentuk dari penjajahan atas harga dirinya. Azzama adalah orang yang sangat menghargai kemerdekaannya sebagai manusia yang hanya menghamba kepada Allah Swt.1

… Saya memang harus bekerja keras Pak. Bagi saya ini bukan

beban. Saya tidak merasakannya sebagai beban. Meskipun orang lain mungkin melihatnya sebagai beban. Saya memang harus bekerja untuk

39

menghidupi adik-adik saya di Indonesia. Ayah saya wafat saat saya baru satu tahun kuliah di Mesir. Saya punya tiga adik. Semuanya perempuan. Saya tidak ingin pulang dan putus kuliah di tengah jalan. Maka satu-satunya jalan adalah saya harus bekerja keras di sini. Jadi itulah kenapa saya sampai jualan tempe, jualan bakso, dan membuka

jasa katering.”2

… “Aku salut pada pribadi seperti kakak kalian. Jujur sebagai

perempuan hatiku ada kecenderungan pada pemuda yang sangat

bertanggung jawab dan mandiri seperti itu. …3

b. Anna

Nama lengkapnya adalah Anna Althafunnisa. Ia adalah putri dari Kiai Lutfi Hakim, pengasuh pondok pesantren Daarul Quran, Wangen, Klaten. Ia sedang menempuh kuliah S2 di Kulliyatul Banat Al-Azhar. Di awal cerita dalam novel ini, Anna menikah dengan Furqan sebelum pada akhirnya bercerai dan menikah untuk kedua kalinya dengan Azzam.

Berikut adalah kutipan dalam novel Ketika Cinta Bertasbih yang menggambarkan tokoh Anna.

“Iya. Dialah gadis cantik dan salehah yang aku maksud. Dan saat ini ayahnya menginginkan dia segera menikah. (…) Aku tahu betul

kualitas Anna, ayahnya, dan keluarganya. Mereka dari golongan

orang-orang yang ikhlas. …4

… Anna adalah bintangnya pesantren Daarul Quran. Sejak kecil ia menghiasi dirinya dengan prestasi, dan prestasi selain dengan akhlak mulia tentunya. Ia menyelesaikan S1-nya di Alexandria dengan predikat

mumtaz. 5

… Pak Kiai Lutfi tak mengira putrinya yang selama ini halus dan penurut ternyata bisa juga menyengat seperti lebah yang diganggu sarangnya.6

c. Husna

Nama lengkapnya adalah Ayatul Husna. Ia adalah adik pertama dari Azzam. Husna berprofesi sebagai psikolog, asisten dosen di Universitas

2Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 27. 3Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 433. 4Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 49. 5Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 71. 6Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 667.

40

Negeri Sebelas Maret, narasumber tetap untuk rubrik psikologi remaja di radio Jaya Pemuda Muslim Indonesia (JPMI) Solo dan pengarang cerita pendek yang berprestasi.

Berikut adalah kutipan dalam novel Ketika Cinta Bertasbih yang menggambarkan tokoh Husna.

Namun kenakalan itu perlahan hilang sejak Husna masuk SMA dan Azzam terbang ke Mesir. Husna berubah seratus delapan puluh derajat sejak ayahnya meninggal dunia. Sejak itu Husna disiplin mengenakan

jilbab. Sangat santun. Penyabar dan penyayang. …7

Sekarang Husna, sudah selesai S1. Bahkan sudah selesai sekolah profesinya sebagai psikolog. Ia sekarang dipercaya untuk menjadi nara sumber tetap rubrik psikologi remaja di Radio Jaya Pemuda Muslim Indonesia (JPMI) Solo. Juga mengajar di UNS sebagai asisten dosen.8

Diam-diam Anna kagum juga dengan ketegasan Husna. Tiba-tiba ia merasa kecil dibandingkan gadis yang ada di hadapannya itu. Gadis

yang ditempa oleh pelbagai masalah kehidupan. …9

d. Eliana

Nama lengkapnya ialah Eliana Pramesthi Alam. Putri semata wayang dari Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir. Ia adalah lulusan S1

EHESS (L‟École des hautes études en sciences sociales), Prancis dan

sedang menempuh S2 di American University in Cairo (AUC).

Berikut adalah kutipan dalam novel Ketika Cinta Bertasbih yang menggambarkan tokoh Eliana.

Dialah Eliana Pramesthi Alam. Putri satu-satunya Bapak Duta Besar Republik Indonesia di Mesir. Hampir genap satu tahun gadis itu tinggal di Mesir. Selain untuk menemani kedua orangtuanya, keberadaannya di Negeri Pyramid itu untuk melanjutkan S2-nya di American University in Cairo (AUC).10

“Kau tahu sendiri kepiawaiannya menulis dalam bahasa Inggris dan

Prancis. Pesona keartisan dirinya. Dia bercerita akan main dalam

7Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 386. 8Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 387. 9Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 692. 10Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 5.

41

sebuah film garapan sutradara Mesir. Dan ia juga sudah ditawari main

film di Indonesia. Tak lama lagi dia akan menjadi artis Rul. …11

… Ya, dia cantik dan cerdas. Juga kaya. Anak pejabat. Tapi

kebahagiaan rumah tangga tidak cukup hanya dengan memiliki isteri yang cantik, cerdas, kaya dan terhormat. Tidak. Akhir-akhir ini Eliana memang jadi buah bibir. Termasuk di kalangan mahasiswa Al-Azhar. Baik putra maupun putri. Tidak sedikit yang aku lihat sangat tertarik pada Eliana. Meskipun mereka tahu bagaimana cara berpakaiannya yang terkadang tak kalah beraninya dengan artis Hollywood. …12

e. Furqan

Nama lengkapnya Furqan Andi Hasan. Ia adalah kandidat Master dari Cairo University, Jurusan Sejarah dan Peradaban. Furqan adalah teman satu pesawat Azzam saat berangkat ke Mesir. Ia terlahir dari keluarga yang kaya raya.

Berikut adalah kutipan dalam novel Ketika Cinta Bertasbih yang menggambarkan tokoh Furqan.

… Tapi kini, teman lamanya itu sudah hampir selesai S2-nya di

Cairo University. (…) Furqan lebih dikenal sebagai intelektual muda yang sering diminta menjadi nara sumber di pelbagai kelompok kajian.

13

Namun lamaran dari Furqan, Mantan Ketua Umum PPMI, dan kandidat M.A. dari Cairo University, ia rasakan agak lain. Tidak mudah

baginya untuk mengatakan “tidak”, seperti sebelum-sebelumnya. Juga

tidak mudah mengatakan “ya.”14

… Mereka begitu antusias ketika Furqan menjelaskan dirinya

sebagai mahasiswa pascasarjana Cairo University, jurusan tarikh wal hadharah, sejarah dan peradaban. …15

f. Bu Nafis

Nama lengkapnya Malikatun Nafisah. Ia adalah ibunda dari tokoh Azzam dan Husna, serta dua tokoh lainnya yang tidak dijelaskan dalam

11Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 61. 12Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 40-41. 13Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 25. 14Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 97. 15Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 101.

42

skripsi ini, yaitu Lia dan Sarah. Bu Nafis adalah seorang janda yang sehari-hari bekerja sebagai penjahit.

Berikut adalah kutipan dalam novel Ketika Cinta Bertasbih yang menggambarkan tokoh Bu Nafis.

… Seorang perempuan tampak sudah berumur. Kira-kira lima puluh tahunan. Sedangkan dua perempuan lainnya masih muda. Perempuan setengah baya itu sibuk bekerja di depan mesin jahit tuanya. Ia sedang menjahit gorden seorang pelanggannya. Berkali-kali perempuan itu menjahit sambil terbatuk-batuk. Perempuan setengah baya itu tak lain adalah ibunda Khairul Azzam. Namanya Ibu Malikatun Nafisah. Di Dukuh Sraten ada yang memanggil Bu Lika. Ada yang memanggil Bu Nafis dan Bu Isah. Panggilannya yang lazim dan masyhur adalah Bu Nafis.16

… Tangis bahagia Azzam tak tertahan lagi. Tangis pertemuan

seorang anak dengan orang yang telah melahirkan, merawat dan mengajarkannya kebaikan, setelah sekian tahun lamanya ditinggal pergi.17

… Kelihatannya beliau ceria sekali. Abah sempat menawarkan agar

beliau saya antarkan pulang ke rumah pakai mobil. Tapi beliau tidak mau. Beliau ngotot menerobos gerimis bersama Mas Azzam ke rumah

Kiai Kamal. …18

g. Kiai Lutfi

Nama lengkapnya adalah Lutfi Hakim. Ia adalah ayah dari tokoh Anna. Kiai Lutfi tinggal di Wangen, Klaten, sambil mengasuh pondok pesantren Daarul Quran.

Berikut adalah kutipan dalam novel Ketika Cinta Bertasbih yang menggambarkan tokoh Kiai Lutfi.

“Untungnya ada seorang Kiai yang menyelamatkan nyawaku. Kiai

itu memiliki pesantren tak jauh dari tempat aku mencuri. Di tangan kiai itu aku insyaf. Kiai itu begitu baik. Ia bagai malaikat.19

Dan tatkala fajar merekah kemerahan di sebelah timur, Abah bertasbih dan mengajaknya menikmati keindahan yang menggetarkan

16Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 383. 17Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 490. 18Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 693. 19Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 44.

43

itu. Lalu dengan menggendongnya kembali, Abah mengajaknya keliling

pesantren untuk kedua kalinya. …20

“Aku tidak mengira Pak Kiai ternyata ramah sekali dan bisa sangat cair dengan tamunya. Selama ini kalau aku ikut pengajian Al Hikam beliau kan tampak berwibawa sekali.” …21

Untuk memberi gambaran secara lebih lengkap, berikut penulis tampilkan tabel yang berisi penokohan dari para tokoh yang banyak berperan dalam novel Ketika Cinta Bertasbih, serta hubungan dengan tokoh utama dan perwatakan mereka:

Tabel 2

Penokohan dalam Novel Ketika Cinta Bertasbih

karya Habiburrahman El Shirazy

No. Nama Tokoh Posisi dalam Novel Watak

1. Azzam Tokoh utama Pekerja keras, baik hati

2. Anna Istri tokoh utama Lembut, penyayang

3. Husna Adik tokoh utama Santun, lembut

4. Eliana Teman tokoh utama Pandai, penyayang

5. Furqan Teman tokoh utama Giat belajar, baik hati

6. Bu Nafis Ibunda tokoh utama Penyayang, berkemauan

keras

7. Kiai Lutfi Mertua tokoh utama Bijak, baik hati

8. Cut Mala Teman tokoh utama Peragu, lembut

9. Zumrah Teman tokoh utama Penakut

10. Mahrus Teman tokoh utama Pendendam

20Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 356. 21Habiburrahman El Shirazy, Ketika Cinta Bertasbih…, h. 517.

44

Dokumen terkait