• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membina Kegiatan Keagamaan Siswa

JUMLAH SISWA MAN 1 MAKASSAR TAHUN PELAJARAN 2018/2019

2. Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membina Kegiatan Keagamaan Siswa

Untuk mengetahui peran guru PAI dalam membina kegiatan keagamaan siswa di MAN 1 Makassar maka peneliti berusaha semaksimal mungkin mendapatkan data secara langsung dari sumber data yang ada di MAN 1 Makassar. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang peneliti lakukan, peran guru PAI dalam membina kegiatan keagamaan sangat penting dan sangat dibutuhkan.

61(Adinda Anil Bunga, 2020. Wawancara dengan Siswa MAN 1 Makassar, tanggal 12 februari)

62(Muhammad Ikhlas Safar, 2020. Wawancara dengan Siswa MAN 1 Makassar, tanggal 12 februari)

Adapun peneliti melakukan wawancara kepada ibu Muli, mengatakan bahwa:

Guru PAI di MAN 1 Makassar ini sangat berperan dalam membina kegiatan keagamaan, kita mengarahkan mereka dengan memberikan teladan, misalnya: pada saat shalat Jum‟at guru yang sebagai imam, dan setelah laki-laki shalat jumat, perempuannya diimami oleh guru PAI perempuan.63

Hal senada juga diungkapkan oleh Rihul Ilham Syaputra siswa Man 1 Makassar, Menyatakan bahwa:

Menurut saya peran guru PAI dalam membina kegiatan keagamaan sangat penting, karena guru harus menjadi contoh/ teladan bagi muridnya, misalnya cara dia bertutur kata dengan baik.64

Dari hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa guru sangat berperan penting dalam membina kegiatan keagamaan , guru tidak hanya menyampaikan materi pembelajaran dikelas namun juga membina mental spiritual peserta didiknya, terlebih guru bidang keagamaan dia harus mampu berperan aktif dalam membina kegiatan keagamaan dengan menjadi contoh dan teladan bagi para peserta didiknya. Contoh dan teladan dari guru memang sangat berpengaruh dalam keberhasilan untuk mendisiplinkan siswa karena mendisplinkan siswa tidak cukup dengan ucapan saja, namun haruslah disertai dengan contoh perbuatan yang nyata sehingga siswa mampu melihat, mengikuti dan kemudian menerapkannya.

Seorang peserta didik di jenjang sekolah menengah atas atau aliyah seperti ini memang sangat perlu pembinaan terlebih usia para peserta didik yang sudah bisa dikatakan remaja memang rawan sekali dalam pengaruh negatif baik yang datang dari kerabat, teman, maupun lingkungan, untuk itu penting sekali

63(Muli, 2020.Wawancara dengan Guru Al-Qur‟an hadits MAN 1 Makassar, tanggal 12 februari

64(Rihul Islam Syaputra, 2020. Wawancara dengan Siswa MAN 1 Makassar, tanggal 12 februari)

adanya pembinaan dan pengawasan dari guru selaku orang tua di sekolah. Untuk membina peserta didik biasanya memang lebih efektif jika dilakukan dengan cara memberi contoh secara langsung dan tidak hanya dengan perkataan saja, seperti yang telah dilakukan oleh para guru pendidikan agama Islam di sekolah ini yang memberikan contoh suri tauladan bagi para peserta didiknya.

Selanjutnya peneliti melakukan wawancara dengan ibu Hasni salah satu guru Pendidikan Agama Islam di MAN 1 makassar, beliau mengatakan bahwa:

Jadi yang berperan penting disini adalah Guru PAI untuk mengarahkan siswa, bagaimana supaya siswa bisa berminat untuk menjalankan kegiatan-kegiatan keagamaan yang kita program disini.Jadi disini dibutuhkan keterampilan guru PAI dengan memberikan motivasi kepada siswa.65 Hal yang sama juga diungkapkan oleh bapak Anshar selaku guru Bahasa Arab di MAN 1 Makassar ketika ditanya mengenai peran guru PAI dalam membina kegiatan keagamaan. Beliau mengatakan bahwa :

Peran kami sebagai guru PAI , tentunya mengawal terus berlangsung, dan terus memperhatikan dan mengarahkan tugas peserta didik, apakah ada kendalanya dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan ini berlangsung.66 Dari hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa peran guru bidang keagamaan atau guru pendidikan agama Islam (PAI) dalam membina kegiatan keagamaan siswa yaitu selain sebagai teladan atau contoh bagi para peserta didiknya, Guru PAI juga berperan memberikan motovasi kepada siswa agar siswa bisa semangat dalam menjalankan kegiatan keagamaan disekolah, selain itu guru PAI juga berperan mengarahkan peserta didik atau sebagai motorik atau penggerak kegiatan keagamaan siswa yang bertujuan agar dapat terlaksananya

65(Hasni, 2020. Wawancara dengan Guru Aqidah Akhlak MAN 1 Makassar, tanggal 12 februari )

66(Anshar, 2020. Wawancara dengan Guru Bahasa Arab MAN 1 Makassar, tanggal 12 februari )

dengan baik kegiatan keagamaan siswa disini, terlebih pada saat sholat, baik sholat dhuha maupun sholat wajib berjamaah, karena dengan dilatih atau adanya pembiasaan diharapkan para peserta didik dapat menerapkannya dikehidupan sehari-harinya.

Data yang akurat untuk menguatkan hasil wawancara diatas, peneliti melakukan wawancara kepada Adinda anil Bunga Saputri siswa MAN 1 Makassar, mengatakan bahwa:

Peran guru Agama menurut saya sudah aktif, contohnya pada saat waktu shalat dzuhur, kita diarahkan untuk shalat dzuhur tepat waktu.67

Hal senada juga diungkapkan oleh Aulia Wasilah siswa Man 1 Makassar, Menyatakan bahwa:

Peran guru PAI menurut saya cukup tegas, guru PAI biasa menegur siswa dan memberikan motivasi, ini dilakukan sebenarnya untuk kebaikan kita.68

Selanjutnya peneliti melakukan wawancara dengan Magfiratul Adawiyah, siswa kelas XI agama yang mengatakan bahwa:

Peran guru Agama dalam membina kegiatan keagamaan sudah berperan aktif, biasa kalau ada siswa yang lupa biasa diingatkan sama guru.69

Afriyani yang juga siswa kelas XI Agama ini juga menambahkan:

Menurut saya guru-gurunya sangat berperan aktif, karena mereka dapat mengontrol dan mampu mengarahkan murid-muridnya untuk melaksanakan ibadah shalat Dzuhur maupun shalat Dhuha70

67 (Adinda Anil Bunga, 2020. Wawancara dengan Siswa MAN 1 Makassar, tanggal 12 februari

68(Aulia Wasilah, 2020. Wawancara dengan Siswa MAN 1 Makassar, tanggal 12 februari

69(Magfiratul Adawiyah, 2020. Wawancara dengan Siswa MAN 1 Makassar, tanggal 12 februari

70( Afriyani, 2020. Wawancara dengan Siswa MAN 1 Makassar, tanggal 12 februari

Berdasarkan hasil wawancara diatas menunjukkan bahwa guru PAI di MAN 1 Makassar sudah dikatakan berperan aktif dalam membina kegiatan keagamaan yang ada disekolah. Peran Guru Pendidikan agama Islam dalam membina kegiatan keagamaan tidak hanya sebagai teladan atau contoh tetapi juga berperan sebagai motoric/penggerak kegiatan keagamaan siswa dan juga berperan memberikan motivasi kepada siswa.

3. Faktor Pendukung dan Penghambat yang dihadapi Guru Pendidikan