Menurut Bodgan & Biklen yang dikutip oleh Moleong analisis data merupakan:
Upaya yang dilakukan dengan jalan bekerja dengan data, mengorganisasi data, memilah-milahnya menjadi satuan yang dapat dikelola, mensistensisnya, mencari dan menemukan apa yang penting dan apa yang dipelajari dan memutuskan apa yang dapat diceritakan kepada orang lain.
Dalam melakukan analisis, peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Adapun maksud dari diskriptif kualitatif yaitu data yang dikumpulkan peneliti berupa kata-kata, gambar dan bukan angka. Yang nantinya hasil laporan penelitian akan berisi kutipan-kutipan data yang berasal dari observasi, naskah wawancara, catatan lapangan, foto, dan dokumen penting lainnya untuk memberi gambaran penyajian laporan tersebut.
Data yang diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi disusun dengan berkelompok dengan berkelompok sesuai dengan rumusan masalah, baru kemudian dilakukan analisis dengan pendekatan kualitatif. Analisa ini dilakukan dengan tehnik analisis induktif. Analisis induktif adalah pengambilan kesimpulan dimulai dari analisis berbagai data yang terhimpun dari suatu penelitian, kemudian bergerak kearah pembentukan kesimpulan kategoris atau ciri-ciri umum tertentu.
56 Oleh karena itu, tehnik analisis induktif ini dimulai dari pekerjaan klasifikasi data. Dalam konteks ini penulis berusaha menggali data-data dari lapangan yang selanjutnya dipaparkan dalam suatu paparan data kemudian dianalisis dengan tehnik induktif ini.
56 Burhan Bungin, 2001, Metodologi Penelitian Sosial Surabaya: Airlangga Universitas Press, h. 290
48 1. Sejarah Singkat
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Makassar, merupakan Madrasah Aliyah Negeri pertama di Makassar, yang bernama Madrasah Aliyah Negeri Ujung Pandang. Sejarah singkat MAN 1 Makassar bermula sejak dikeluarkannya SKB 3 Menteri. Menteri Agama, No. 6, Th 1975, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, No. 37/U/1975 dan Menteri Dalam Negeri No. 36. Th 1975.Tanggal 24 Maret 1975.
Sebagai pelaksana keputusan Presiden No. 4 Tahun 1972, dan Instruksi Presiden No. 15 Tahun 1974, sesuai dengan petunjuk Presiden pada siding kabinet terbatas tanggal 26 November 1974. Maka didirikan dua (2) lembaga Pendidikan, dalam dua jenjang yang berbeda, yaitu Pendidikan Pegawai Urusan Peradilan Agama (PPUPA) dalam jenjang lanjutan tingkat pertama, dengan status sebagai tempat pendidikan kader untuk pegawai dalam lingkungan Departemen Agama dan Sekolah Persiapan Institut Agama Islam Negeri (SP. IAIN) dalam jenjang tingkat menengah atasyang berstatus sebagai pengelola calon untuk melanjutkan pendidikan pada perguruan tingkat tinggi yaitu Institut Agama Islam Negeri (IAIN). Pada saat itu, lembaga Pendidikan Pegawai Urusan Peradilan Agama (PPUPA) dipimpin oleh A. Rahman A, sedangkan Sekolah Persiapan Institut Agama Islam Negeri (SP. IAIN), dipimpin oleh Drs. Mochtar Husain. Pada tahun 1978, kedua lembaga tersebut digabung menjadi satu lembaga pendidikan yang diberi nama Madrasah ALiyan Negeri Ujung Pandang.
48
Dalam perjalanannya, kota Ujung Pandang yang merupakan tempat lembaga tersebut berada, berubah nama menjadi kota Makassar dan SK Menteri Agama No. 16, tanggal 16 Maret 1978, tentang peralihan PGA 6 tahun, menjadi Madrasah Aliyah, maka PGA 6 tahun yang ada di Makassar menjadi MAN 2, dan MAN Ujung Pandang, berubah menjadi MAN 1 Makassar.
Pada awal pendiriannya, MAN Ujung Pandang, berstatus sebagai pusat rayon penyelenggara Ujian Negara dengan mewilayai beberapa Madrasah di 11 Kabupaten antara lain, kota Ujung Pandang, Kab. Gowa, Kab. Takalar, Kab.
Jeneponto, Kb. Bantaeng, Kab. Bulukumba, Kab. Sinjai, Kab. Selayar, Kab.
Maros, Kab. Pangkep, Kab. Barru dengan 4 jurusan yaitu, jurusan IPA, IPS, Bahasa dan Agama.
Dalam perkembangannya di beberapa kabupaten, beberapa Madrasah Aliyah telah terbentuk dan dapat dilaksanakan Ujian Negara sendiri, maka pada tahun ajaran 1981/1982, MAN Ujung Pandang sebagai pusat rayon penyelenggara, tinggal hanya mewilayai 6 Kabupaten yaitu, Kota Madya Ujung Pandang, Kab. Gowa, Kab. Takalar, Kab. Jeneponto, Kab. Pangkep dan Kab.Maros.
Pada tahun ajaran 1982/1983. MAN Ujung Pandang tidak lagi menjadi pusat rayon dalam penyelenggaraan ujian negara, tapi menjadi penyelenggara Ujian Negara yang mengkordinir Aliyah Swasta yang ada di Kota MadyaUjung Pandang, Kab. Gowa, Kab. Takalar, Kab. Jeneponto, Kab. Pangkep, dan Kab.Maros.
Pada tahun 1987 dibentuk Kelompok Kerja Madrasah (KKM) yang anggotanya terdiri dari MAN Ujung Pandang dan 36 Madrasah swasta yang ada dalam wilayah penyelenggaraan Ujian Negara.
Pada tahun pelajaran 1985/1986, dibuka kelas jauh di Kab, Pangkep, yang diberi nama MAN Ujung Pandang Filial Ma‟rang, dan telah berdiri sendiri pada tahun 1992 yang bernama MAN. Ma‟rang Pangkep.Pada tahun pelajaran 1987/1988 dibuka pula kelas jauh (filial) di Kab. Jeneponto dengan nama MAN Ujung Pandang Filial Jeneponto yang sudah berdiri sendiri tahun 1991.
Berdasarkan keputusan Menteri Agama no. 73 tahun 1987 tanggal 30 April 1987, dibuka Madrasah Aliyah Program Khusus Keagamaan dengan nama MAPK yang berlokasi di Asrama Haji lama Daya. Berhubung karena antusias masyarakat dalam menyekolahkan anaknya di Madrasah Aliyah, sedang jumlah siswa yang dapat diterima di MAPK, hanya 40 orang siswa yang diterima melalui seleksi yang ketat dan diatur oleh Bidang Pendidikan Perguruan Agama Islam Kantor wilayah Departemen Agama Prov. Sul-Sel. Maka pada tahun ajaran 1988/1989 dibuka MAN Ujung Pandang Filial Biringkanaya yang pada tahun 1996 telah berdiri sendiri dengan nama MAN 3. Biringkanaya. Berdasarkan SK Kanwil Depag. Sul-Sel. No. 129 tahun 2009 mengaihkan MAN Program Khusus (MA PK) ke MAN 3 Makassar.
Tabel 1 : Kepala Sekolah dari Periode ke Periode
No Nama Periode
9 Ramli Rasyid, S.Ag, M.Pd.I, 2015-2018
M.Ed 10
Luqman MD, S.Ag., S.E.,
M.M. 2018-Sekarang
2. Nama Sekolah, Lokasi Sekolah, Visi dan Misi Sekolah Nama Sekolah : MAN 1 MAKASSAR Alamat Sekolah : Jl.Tala‟Salapang No. 46
Kecamatan : Rapocini
Kota : Makassar
Provinsi : Sulawesi Selatan
NPSN : 40320479
Telepon : (0411) 868996 Status Sekolah : Negeri
Visi : Madrasah Aliyah Negeri 1 Makassar berikhtiar untuk dapat merespon perkembangan dan tantangan masa depan dalam era informasi dan globalisasi melalui filerisasi iman dan takwa serta ilmu pengetahuan dan teknologi. MAN 1 Makassar ingin mewujudkan harapan dan respon tersebut dalam misi berikut;
Misi :
1. Menjadikan MAN 1 MAKASSAR sebagai salah satu Madrasah unggulan.
2. Meningkatkan prestasi di bidang akademik,olah raga, dan seni.
3. Meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik dan pendidikan sesuai dengan perkembangan dunia pendidikan.
4. Mewujudkan pembentukan karakter Islam yang mampu menjalankan ajaran Agama yang baik.
5. Menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengaktualisasikan nilai-nilai Islam dan kehidupan masyarakat.
3. Keadaan Guru
Guru yang mengajar di MAN 1 Makassar merupakan alumni dari IKIP, IAIN, UNM, UNHAS dan UNISMUH. Dengan kualifikasi sebagian besar strata satu (S1) dan strata dua (S2). Jumlah guru di MAN 1 Makassar adalah 85 orang. Tiap-tiap guru memegang jabatan sendiri. Selain mengajar ada beberapa guru yang berperan ganda seperti bertugas atau bertanggung jawab di perpustakaan, UKS, koperasi, dan OSIS sebagai Pembina.
5 Dra. Hj. Anianti Guru Bahasa Inggris/ IV/b 6 Dra. Hj. Nur Hasia Guru Bahasa Indonesia/ IV/ b
13 Drs.Ahmad Syakir, M.Pd Guru Biologi/ IV/ a 14 Dra. Jalwiah j, S.Pd. Guru Prakarya/ IV/a 15 St.Nursiah AN, S.Ag Guru Bahasa Inggris/ IV/a 16 Dra. Hj. Hilmah Latif Guru Bahasa Arab/ IV/ a 17 Dra. NurHana Guru Prakarya/ IV/a 18 Dra. Hj. Murniati Guru Prakarya/ IV/a 19 Dra. St. Nur Fatma Guru Prakarya/ IV/a 20
Andriany Ningsih Taufieq,
S.Pd, M.M Guru Prakarya/ IV/a
21 Dra. Izzatul Mubaraqah, M.Pd Guru Fisika/ IV/a 22 Mursalin, S.Pd, M.Si Guru Prakarya/ IV/a 23 Burhanuddin, S.Pd, M.M Guru Matematika /IV /a 24 Rabaniah, S.Pd. Guru Sejarah/IV/a 25 St. Musdalifah, S.Ag., M.Pd Guru Biologi/IV/a 26
Hj. Nadhirah Kadir, S.Pd,
M.Pd Guru Bahasa Indonesia/ IV/ a
27 Marsudi, S.Ag Guru Fiqih dan Ushul Fiqih/ IV/a 28 Nurdin, S.Pd, M.Si Guru Geografi/IV/a
29 Nurawalia, S.Pd Guru Bahasa Indonesia/ IV/a 30 Andi Nuraeni, S.Ag, MM.
Guru Akidah Akhlak & ilmu Kalam/ IV/
a
31 Agussalim, S.Pd Guru Fisika/ III/d 32 Dra.Muliana
Guru Akidah Akhlak & Al-Qur'an hadist/ III/ d
33 Drs. Abdurrauf Guru Kimia/ III/d 34 Abdul Rifai, S.Ag, M.M Guru Pkn/ III/d
35 Sunarti, S.Pd, M.Pd Guru Bahasa jerman/ III/d 36 Gufran walad, S.Ag Guru Bahasa Arab/ III/ d 37 Muriati, S.Pd Guru Bahasa Indonesia/ III/d 38 Halima, S.ag, M.M Guru Ekonomi/III/d
39 Haris, S.S Guru bhs.Inggris/ III/c 40 Asnadah Amin, S,Pd Guru Matematika/ III/c 41 St.Zuhra, S.Ag
43 Mardiah, S.Pd, M.Pd Guru Matematika/III/ c 44 Nirwana Masdar S.Pd, M.Pd Guru BK/ III/c
45 Ramlan, S.Pd Guru Matematika/III/ c 46 Ahmad Bahtiar Arma S.Sos Guru Sosiologi/III/b 47 Sri Isra Yulianti, S.E Guru Ekonomi/III/b 48
Muhammad Faizal
Amiruddin, S.E Guru Tik/III/b 49 Syahruni M, SE, M.M Guru Ekonomi/III/b 50 Kaharuddin, S.Ag Guru Bahasa Arab/III/b 51 St.aminah B, S.Pd.I Guru Ekonomi/III/a 52 Dra.Sitti Hara Guru Ski/III/a 53 Darmawiah, S.Ag Guru Sejarah/III/a 54 Takdir, S.Pd Guru Tik / III/a 55
Hj.Mikyawati, S.Pd, S.Psi,
M.Psi Guru Bk/ III/a
56 Nursidin, S.Pd.I, M.Pd.
Guru Akidah Akhlak , SKI & Al-Qur'an hadist/ III/ a
57 Wisudawan Husain, S.Sos Guru Pkn& BK/III/a 58 Ahmad Risal, S.Pd Guru Sejarah/III/a 59 Ansar, S.Pd.I Guru Pkn& BK/III/a 60 Abdillah, S.Pd, Gr. Guru Matematika/III/ a 61 Zasliah, S.Pd, M.Pd. Guru Kimia/III/a 62 Ervan ramli, S.H Guru Pkn& BK/III/a 63 Nuraeni, S.Pd Guru Geografi/III/a 64 Andy, Ms, S.Pd., Gr Guru Matematika/III/a 65 Nursyamsi Irsan, S.Pd Guru Sejarah/III/a
66 Ilham, S.Pd Guru PJOK/III/a
67 Muhammad Awaluddin.J, S.S Guru Bahasa Arab/III/a
68 Irwanto, S.Ag
Guru Akidah Akhlak , SKI & Al-Qur'an hadist/ III/ a
71 Agus Dwi Antoro, S.Pd Guru Geografi/III/a
Tabel 3 : Tenaga Pendidik NON PNS
3 Musyawirah Baharuddin, S.Pd SKI
4 Muh.Yusran Rahmat, S.Pd, M.Pd PJOK
5 Fauziah Nur, S.Pd Geografi
6 Nurwahidah Hatta S.Pd Matematika
7 Kiki Rakhmayani S.Pd Sejarah
8 Muh. Nur Almansyah S.Pd Sosiologi
9 Pangeran Mahmud Arsyady S.Ag Bahasa Arab
10 Imtihana Fitria, S.Si Matematika
11 Nurhamidah Yusuf, S.Si Kimia
12 Nana Nurzulaikha, S.Pd Fiqhi & Usul Fiqhi 13 Andi Rumaisah, S.Pd.I Fiqhi & Usul Fiqhi 14
Hedy Loren Tista Mandela Lindri Sae Putri,
S.Pd Seni Budaya
4. Keadaan Siswa
Siswa MAN 1 Makassar berasal dari berbagai daerah dengan keaneka ragaman suku, bahasa, budaya daerah dan sebagainya. Tetapi dengan terdaftarnya pada MAN 1 Makassar sesuai dengan jurusan yang di pilihnya yang terdiri dariJurusan yaitu Jurusan MIA, Jurusan IIS, dan Jurusan AGAMA. Mereka dibimbing sesuai dengan program dan peraturan yang berlaku di MAN 1 Makassar sehingga dapat bergabung antara yang satu dengan yang lain, hidup
rukun, akrab dan menjadi populasi di MAN 1 sebagai objek pendidikan dan pengajaran. Berikut adalah keadaan siswa di MAN 1 Makassar :
Tabel 4 :Jumlah Siswa