• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbandingan Capaian Indikator Kualitas Tahun 2019 dan

Dalam dokumen KEMENTERIAN KESEHATAN RI (Halaman 50-57)

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

A. Capaian Kinerja

3. Perbandingan Capaian Indikator Kualitas Tahun 2019 dan

AKUNTABILITAS KINERJA

3. Perbandingan Capaian Indikator Kualitas Tahun 2019 dan Tahun 2020 dengan Standar Nasional.

Indikator kualitas yang digunakan sebagai standar nasional adalah menggunakan Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan nomor 129/MENKES/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Rumah Sakit. PMK tersebut digunakan sebagai pedoman bagi rumah sakit dalam menjamin pelaksanaan pelayanan kesehatan. SPM merupakan panduan dalam melaksanakan perencanaan pelaksanaan dan pengendalian serta pengawasan dan pertanggungjawaban penyelenggaraan pelayanan rumah sakit. Berdasarkan PMK tersebut, terdapat terdapat 21 jenis pelayanan yang minimal wajib disediakan oleh rumah sakit. Hasil konsultasi dengan Bagian Perencanaan dan Informasi Ditjen Pelayanan Kesehatan, Subdit Mutu dan Akrediatasi serta Subdit Pelayanan Medik dan Keperawatan diperoleh informasi bahwa belum ada PMK yang terbaru dan disarankan tetap menggunakan jenis pelayanan yang mengacu pada PMK tersebut namun indikator dapat disesuaikan dan standar dapat dipertajam.

AKUNTABILITAS KINERJA

TABEL 3.13

PERBANDINGAN REALISASI STANDAR PELAYANAN MINIMAL TAHUN 2020 DAN TAHUN 2019

NO JENIS PELAYANAN INDIKATOR STANDAR REALISASI TAHUN 2020 REALISASI TAHUN 2019

(1) (2) (3) (4) (5) (56

1 Gawat Darurat Kemampuan menangani Life saving anak dan dewasa

100% 100% 100%

Jam buka pelayanan gawat darurat 24 jam 24 jam 24 jam

Pemberian pelayanan kegawatdaruratan yang bersertifikat yang masih berlaku

100% 100% 100%

Waktu tanggap pelayanan dokter di gawat darurat

( Emergency Respon Time 1)

≤ 5 Menit 3,85 menit 3,175 menit

Kepuasan Pelanggan ( Gawat Darurat )

≥ 70 % 80.57% 76.45%

Tidak adanya pasien yang harus membayar uang muka

100% 100% 100%

Kematian pasien ≤ 24 jam ≤ dua per seribu (pindah ke pelayanan rawat inap setelah 8 jam)

0,16‰ 1,06‰

2 Rawat Jalan Dokter pemberi pelayanan di poliklinik spesialis

100% dokter spesialis 100% dokter spesialis 100% dokter spesialis Ketersediaan pelayanan 1. Klinik Anak

2. Klinik Penyakit Dalam 3. Klinik Kebidanan 4. Klinik Bedah

1. Klinik Anak 2. Klinik Penyakit Dalam 3. Klinik Kebidanan 4. Klinik Bedah

1. Klinik Anak 2. Klinik Penyakit Dalam 3. Klinik Kebidanan 4. Klinik Bedah Jam buka pelayanan 08.00 s/d 13.00 setiap hari

kerja kecuali Jumat 08.00 - 11.00

08.00 s/d 13.00 setiap hari kerja kecuali Jumat 08.00 - 11.00

08.00 s/d 13.00 setiap hari kerja kecuali Jumat 08.00 - 11.00

Waktu tunggu di rawat jalan ≤ 20 menit 47,65 menit 57.26 menit

Kepuasan pelanggan (rawat jalan) ≥ 90% 76.09% 78.00%

a. Rawat Jalan Anak 75.72%

-b. Rawat Jalan Kebidanan 74.70%

-TB DOTs:

a. Penegakkan diagnosis TB melalui pemeriksaan mikroskopis TB (rawat jalan)

≥ 60% 100% 100%

b.Terlaksananya kegiatan pencatatan dan pelaporan TB di rumah sakit (rawat jalan)

≥ 60% 100% 100%

AKUNTABILITAS KINERJA

NO JENIS PELAYANAN INDIKATOR STANDAR REALISASI TAHUN 2020 REALISASI TAHUN 2019

(1) (2) (3) (4) (5) (56

3 Rawat Inap Pemberi pelayanan di rawat inap 1. Dokter spesialis 2. Perawat minimal pendidikan D3

1. Dokter spesialis

2. Perawat minimal pendidikan D3

1. Dokter spesialis 2. Perawat minimal pendidikan D3 Dokter penanggung jawab pasien

rawat inap

100% 100% 100%

Ketersediaan pelayanan rawat inap 1. Anak 2. Penyakit Dalam 3. Kebidanan 4. Bedah 1. Anak 2. Penyakit Dalam 3. Kebidanan 4. Bedah 1. Anak 2. Penyakit Dalam 3. Kebidanan 4. Bedah Jam visite dokter spesialis 08.00 s/d 11.00 setiap hari

kerja

08.00 s/d 11.00 setiap hari kerja 08.00 s/d 11.00 setiap hari kerja

Kejadian infeksi pasca operasi ≤ 1,5% - 0.40%

Kejadian infeksi nosokomial ≤ 1,5% -

-Tidak adanya kejadian pasien jatuh yang berakhir kecacatan/kematian

100% 100% 99.97%

Kematian pasien ≥ 48 jam ≤ 0,24% 100% 2.04%

Kejadian pulang atas permintaan pasien

≤ 5% 100% 0.05%

Kepuasan pelanggan rawat inap ≥ 90% 76.73% 78%

Angka pasien yang dirujuk ≤ 5% 0% 0%

4 Waktu tunggu operasi elektif ≤ 2 hari 29,5 jam 33 jam

Kejadian kematian di meja operasi (Death On Table)

≤ 1% 0% 0%

Tidak adanya kejadian operasi salah sisi

100% 100% 100%

Tidak adanya kejadian operasi salah orang

100% 100% 100%

Tidak adanya kejadian salah tindakan pada operasi

100% 100% 100%

Tidak adanya kejadian tertinggalnya benda asing/lain pada tubuh pasien setelah operasi

100% 100% 100%

Komplikasi anestesi karena overdosis, reaksi anestesi, dan salah penempangan endotracheal tube

≤ 6% 6% 0%

Post Operative Death Rate ≤ 2% 0.004% 0%

Angka pembatalan operasi ≤ 2% 1.7% 2%

Emergency Response Time II ≤ 180 menit setelah pasien diputuskan operasi

67 menit 73 menit

Pertumbuhan tindakan operasi ≥ 1% 6% 1.10%

Bedah Sentral (Bedah saja)

AKUNTABILITAS KINERJA

NO JENIS PELAYANAN INDIKATOR STANDAR REALISASI TAHUN 2020 REALISASI TAHUN 2019

(1) (2) (3) (4) (5) (56

5 Kejadian kematian ibu karena

persalinan a. Pendarahan ≤ 1% b. Pre eklamsia ≤ 30% c. Sepsis ≤ 0,2% a. Pendarahan 0% b. Pre eklamsia 0 % c. Sepsis 0% a. Pendarahan 0% b. Pre eklamsia 0 % c. Sepsis 0% Pemberi pelayanan persalinan

normal a. Dokter Sp.OG b. Bidan a. Dokter Sp.OG b. Bidan a. Dokter Sp.OG b. Bidan Pemberi pelayanan dengan

persalinan penyulit

Tim PONEK yang terlatih Tim PONEK yang terlatih Tim PONEK yang terlatih

Pemberi pelayanan persalinan dengan tindakan operasi

a. Dokter Sp.OG b. Dokter Sp.A c. Dokter Sp.An a. Dokter Sp.OG b. Dokter Sp.A c. Dokter Sp.An a. Dokter Sp.OG b. Dokter Sp.A c. Dokter Sp.An Kemampuan menangani BBLR 1500 gr - 2500 gr 100% 96% 96%

Pertolongan persalinan melalui seksio casaria

≤ 20% 83% 75%

Keluarga berencana: a. Persentase KB (vasektomi & tubektomi) yang dilakukan oleh tenaga kompeten dr. Sp.OG, dr. SP.B, dr. SP.U)

100% 100% 100%

b. Persentase peserta KB mantap yang mendapatkan konseling KB mantap oleh dokter spesialis

100% 100% 100%

Angka kematian ibu di rumah sakit ≤ 1% 0.46% 0.11%

6 Intensif Rata-rata pasien yang kembali ke

perawatan intensif dengan kasus yang sama < 72 jam

≤ 3% 0.35% 0.52%

Pemberi pelayanan unit intensif a. Dokter Sp. Anestesi dan dokter spesialis sesuai dengan kasus yang ditangani

b. 100% perawat minimal D3 dengan sertifikat perawat mahir ICU/setara (D4)

a. Kasus bunda dirawat oleh Tim dr Sp. Anestesi, kasus anak dirawat oleh Sp. Anak intensivis

b. 100% perawat minimal berpendidikan D3 keperawatan ∑ Perawat: 40 (S.Kep, Ns: 19 orang= 47,5% & D.III Keperawatan 21 orang =52,5%, tersertifikasi pelatihan PICU 26 orang-(87,5%) karena pandemi covid-19 pelatihan tidak adapt dilakukan.

a. Kasus bunda dirawat oleh Tim dr Sp. Anestesi, kasus anak dirawat oleh Sp. Anak intensivis

b. 100% perawat minimal berpendidikan D3 keperawatan ∑ Perawat: 40 (S.Kep, Ns: 19 orang= 46,3% & D.III Keperawatan 21 orang =53,7%,rencana akan dilakukan pada TW I-II tahun 2020

Persalinan dan Perinatologi (Kecuali rumah sakit khusus diluar rumah sakit ibu dan anak)

AKUNTABILITAS KINERJA

NO JENIS PELAYANAN INDIKATOR STANDAR REALISASI TAHUN 2020 REALISASI TAHUN 2019

(1) (2) (3) (4) (5) (56

7 Waktu tunggu hasil pelayanan thorax foto

≤ 3 jam 74,2 menit 60.5 menit

Pelaksana ekspertisi ( Radiolog ) Dokter spesialis Radiologi Dokter spesialis Radiologi Dokter spesialis Radiologi Kejadian kegagalan pelayanan

rontgen ( angka kegagalan hasil radiologi)

Kerusakan foto ≤ 2 % 0.5% 0.6%

Kepuasan Pelanggan ( radiologi ) ≥ 80 % 86.90% Pertumbuhan pemeriksaan

radiologi

≥ 1,1% 88.10% 0.89%

8 Laboratorium Waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium

≤ 140 menit 78,315 menit 71,03 menit

Pelaksana ekspertisi (laboratorium) Dokter spesialis laboratorium klinik

100% 100%

Tidak adanya kesalahan pemberian hasil pemeriksaan laboratorium

100% 100% 100%

Kepuasan pelanggan (laboratorium)≥ 80% 71.77% Pertumbuhan pemeriksaan

laboratorium

≥ 1,1% 0.98% 0.92%

Angka pengulangan pemeriksaan laboratorium

≤ 1% 0.00010% 0.00055%

9 Rehabilitasi Medik Kejadian drop out pasien terhadap pelayanan rehabilitasi medik yang direncanakan

≤ 50% 12% 9%

Tidak adanya kejadian kesalahan tindakan rehabilitasi medik

100% 100% 100%

Kepuasan pelanggan (rehabilitasi medik)

≥ 80% 74.52%

Pertumbuhan rehabilitasi medik ≥ 1,25% 0.40% 0.99%

10 Waktu tunggu pelayanan obat jadi ≤ 15 menit 22 menit 23 menit

Waktu tunggu pelayanan obat racikan

≤ 45 menit 1 jam 8 menit 58 menit

Tidak adanya kejadian kesalahan pemberian obat

100% 0.047% 99.19%

Kepuasan pelanggan (farmasi) ≥ 80% 74.25% Penulisan resep sesuai

formularium/standarisasi obat

100% 97.65% 92.30%

11 Gizi Ketepatan waktu pemberian makanan kepada pasien

≥ 90% 100% 100%

Sisa makanan yang tidak termakan oleh pasien

≤ 20% 99.5% 7.9%

Tidak adanya kejadian kesalahan pemberian diet

100% 100% 100%

Jumlah keluhan tentang cita rasa di ruang inap a. Kebidanan < 5% b. Anak < 10% -a. Kebidanan 0.4% b. Anak 0.5% Radiologi Farmasi

AKUNTABILITAS KINERJA

NO JENIS PELAYANAN INDIKATOR STANDAR REALISASI TAHUN 2020 REALISASI TAHUN 2019

(1) (2) (3) (4) (5) (56

Kebutuhan darah bagi setiap pelayanan transfusi

100% terpenuhi 100% 100%

Kejadian reaksi transfusi ≤ 0,01% 0.0001% 0.0007%

13 Pelayanan JKN Pelayanan terhadap pasien JKN yang datang ke RS pada setiap unit pelayanan

100% terpenuhi 100% terpenuhi 100% terpenuhi

14 Rekam Medis Kelengkapan pengisian rekam medik 24 jam setelah selesai pelayanan

100% 62% 82%

Kelengkapan informed concent setelah mendapatkan informasi yang jelas

100% 32% 100%

Waktu penyediaan dokumen rekam medik pelayanan rawat jalan

≤ 10 menit 15 menit 14 menit

Waktu penyediaan dokumen rekam medik rawat inap

≤ 15 menit 21 menit 28 menit

Pengembalian rekam medik rawat inap 1x 24 jam

> 80% 3% 28%

Persentase temuan rekam medis yang ditindaklanjuti

> 80% 80% 80%

15 Pengelolaan Limbah Baku mutu limbah cair a. BOD < 30 mg/l b. COD < 80 mg/l c. TSS < 30 mg/l d. PH 6-9 a. BOD 6 mg/l b. COD 25 mg/l c. TSS 14 mg/l d. PH 7 a. BOD 6,24 mg/l b. COD 24,6 mg/l c. TSS 10 mg/l d. PH 6,1 Pengelolaan limbah padat infeksius

sesuai dengan aturan

100% 100% 100%

16 Tindak lanjut penyelesaian hasil

pertemuan direksi

100% 100% 100%

Kelengkapan laporan akuntabilitas kinerja

100% 100% 100%

Ketepatan waktu pengusulan kenaikan pangkat

100% 100% 100%

Ketepatan waktu pengurusan gaji berkala

100% 100% 100%

Karyawan yang mendapat pelatihan minimal 20 jam setahun

≥ 60% 61% 100%

Cost recovery 65% 83.10% 116.05%

Ketepatan waktu penyusunan laporan keuangan

100% 100% 100%

Kecepatan waktu pemberian informasi tentang tagihan pasien rawat inap

≤ 2 jam ≤ 2 jam ≤ 2 jam

Ketepatan waktu pemberian imbalan (insentif) sesuai kesepakatan waktu

100% 100% 100%

12 Transfusi Darah

Administrasi dan Manajemen

AKUNTABILITAS KINERJA

NO JENIS PELAYANAN INDIKATOR STANDAR REALISASI TAHUN 2020 REALISASI TAHUN 2019

(1) (2) (3) (4) (5) (56

17 Waktu pelayanan ambulance/kereta jenazah

24 jam 24 jam 24 jam

Kecepatan memberikan pelayanan ambulance/kereta jenazah di rumah sakit

≤ 30 menit 15 menit 15 menit

Response time pelayanan ambulance oleh masyarakat yang membutuhkan

Sesuai ketentuan daerah Sesuai ketentuan daerah Sesuai ketentuan daerah

18 Pemulasaraan Jenazah Waktu tanggap (response time) pelayanan pemulasaraan jenazah

≤ 2 jam ≤ 2 jam ≤ 2 jam

Kecepatan waktu menanggapi kerusakan alat

≤ 80% 80% 100%

Ketepatan waktu pemeliharaan alat 100% 100% 100%

Peralatan laboratorium dan alat ukur yang digunakan dalam pelayanan terkalibrasi tepat waktu sesuai dengan ketentuan kalibrasi

100% 100% 100%

Tidak adanya kejadian linen yang hilang

100% 100% 100%

Ketepatan waktu penyediaan linen untuk ruang rawat inap

100% 100% 100%

Adanya anggota tim PPI yang terlatih

≥ 75% 100% 100%

Tersedia APD disetiap instalasi/departement

≥ 60% 100% 95%

Kegiatan pencatatan dan pelaporan infeksi nosokomial/HAI (Healthcare Associated Infections) di rumah sakit (minimum 1 parameter)

≥ 75% 100% 100%

22 K3 dan Kesehatan

Lingkungan

Kesediaan Tim Penanggulangan Bencana

1 Tim 1 Tim 1 Tim

21 Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Ambulance/Kereta Jenazah 19 Pelayanan pemeliharaan

sarana rumah sakit

Pelayanan Laundry

AKUNTABILITAS KINERJA

B. Analisis Program/Kegiatan yang Menunjang Keberhasilan atau

Dalam dokumen KEMENTERIAN KESEHATAN RI (Halaman 50-57)