BAB VII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN & ANAK PERUSAHAAN
14. PERJANJIAN KREDIT DENGAN PIHAK BANK
Perseroan tidak memiliki perjanjian kredit dengan pihak bank namun demikian anak perusahaan memiliki, perjanjian tersebut sebagai berikut :
2014,
seluruhnya dibuat dibawah tangan dan bermaterai cukup.
Para Pihak:
1. MEB (“Shipper”), dan 2. PT Pertamina Gas
(“Transporter”)
- Perjanjian berlaku sejak Tanggal Dimulai dan berkahir pada tanggal 8 Januari 2018 atau telah terpenuhinya Reserved Capacity berdasarkan Perjanjian.
- Perjanjian diatur dan ditafsirkan berdasarkan ketentuan hukum Negara Republik Indonesia. Setiap perselisihan diantara para pihak diselesaikan terlebih dahulu melalui BPH Migas. Dalam hal perselisihan tidak dapat diselesaikan melalui BPH Migas, perselisihan tersebut akan diselesaikan melalui BANI, sesuai dengan aturan yang berlaku di BANI.
No. Perihal Uraian
1 Nama Perjanjian Akad Komitmen Limit Fasilitas Pembiayaan (Line Facility) No.46 tanggal 25 Mei 2010 yang dibuat dihadapan Efran Yuniarto, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta, sebagaimana telah diubah berturut–turut dengan:
(i) Addendum III Akad Komitmen Limit Fasilitas Pembiayaan (Line Facility) No.18 tanggal 12 Oktober 2010 yang dibuat dihadapan Efran Yuniarto, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta
(ii) Addendum IV Akad Komitmen Limit Fasilitas Pembiayaan (Line Facility) dalam bentuk Qard, Al-Murabahah dan Al Musyarakah No.6 tanggal 16 Mei 2013 yang dibuat dihadapan Badarumsyamsi, S.H., Notaris di Jakarta
(iii) Addendum V Akad Komitmen Limit Fasilitas Pembiayaan (Line Facility) dalam bentuk Qard, Al-Murabahah dan Al Musyarakah No.1 tanggal 5 Juni 2013 yang dibuat dihadapan Badarumsyamsi, S.H., Notaris di Jakarta
Para Pihak (i) PT Mitra Energi Buana (“MEB”);
(ii) PT Bank Syariah Mandiri (“Bank”).
Tujuan Fasilitas Investasi jaringan pipa gas baru ke PT Hok Tong, PT Gadjah Ruku dan PT Arwana
Syarat Pelaksanaan
MEB telah:
a. Menandatangani addendum akad pembiayaan secara notariil; b. Menyerahkan surat permohonan pencairan disertai
penandatanganan akad setiap pencairan, surat penegasan pencairan dan surat hutang atau tanda terima oleh MEB;
c. Menyerahkan dokumen kontrak jual beli/RAB/laba rugi/cashflow proyek;
d. Menyerahkan asli kontrak/memorandum of understanding atas jual beli gas dengan pelanggan gas;
e. Menyerahkan izin usaha niaga gas sementara atau izin tetap atas infrastruktur jaringan pipa gas yang dimohonkan pencairan pembiayaan; dan
f. Menyerahkan Irrevocable Standing Instruction atau statement dalam kontrak bahwa pembayaran gas oleh pelanggan gas disalurkan melalui rekening MEB di Bank.
Jumlah Line Facility : USD7,500,000 Biaya administrasi: USD20,000
Expected return bagi Bank : 7% p.a untuk 12 bulan pertama, ceiling price 9% p.a
Jaminan Agunan berupa:
(i) Hak Tanggungan atas 1 bidang tanah seluas 1.423m2 yang terletak di Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak Milik No.1868/Cipete Selatan, Gambar Situasi No.1695/1989 tanggal 26 Agustus 1989, terdaftar atas nama Dra. Ratna Yulita, dan telah dibebani dengan Hak Tanggungan Peringkat I sebesar Rp.6.090.000.000,-;
(ii) Gadai atas dana sebesar Rp5.000.000.000,- yang tersimpan di deposito Bank tercatat atas nama Dra. Ratna Yulita;
(iii) Fidusia atas jaringan pipa gas berikut perlengkapan pendukungnya, termasuk namun tidak terbatas pada jaringan pipeline ke:
a. PT Aneka Bumi Pratama; b. PT Gadjah Ruku;
c. PT Rambang Krama Jaya; d. PT Muara Kelingi 2; e. PT Hok Tong 2; f. PT Baja Baru; dan
g. PT Sri Trang Lingga Indonesia
yang seluruhnya terletak di Kota Palembang, Sumatera Selatan, senilai Rp 34.722.000.000,- dengan nilai penjaminan untuk kepentingan Bank sebesar Rp.16.203.000.000,- yang telah telah didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Kantor Wilayah Khusus Ibukota Jakarta, sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Jaminan Fidusia No.W7-043626 AH.05.01.TH2011/STD tanggal 27 September 2011.
(iv) Fidusia atas jaringan pipa gas berikut perlengkapan pendukungnya termasuk namun tidak terbatas pada jaringan pipeline:
a. Pipeline dari SKG Benuang ke PT Tanjung Enim Lestari; b. Pipeline segmen Kramasan ke PT Sunan Rubber; dan c. Pipeline segmen KM3 Plaju ke PT Hok Tong
Yang seluruhnya terletak di Muara Enim dan Palembang, Sumatera Selatan, senilai Rp.51.734.000.000,- dengan nilai penjaminan untuk kepentingan Bank sebesar Rp.20.693.000.000,- yang telah didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Fidusia Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Kantor Wilayah Khusus Ibukota Jakarta, sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Jaminan Fidusia No.W7- 043628 AH.05.01.TH2011/STD tanggal 27 September 2011. (v) Fidusia atas semua dan setiap hak, wewenang, tagihan atau
piutang dagang termasuk klaim yang sekarang ada maupun yang akan ada, diperoleh oleh MEB kepada end user gas:
a. PT Tanjung Enim Lestari; b. PT Sunan Rubber; c. PT Remco; d. PT Hok Tong;
e. PT Aneka Bumi Pratama; f. PT Gadjah Ruku;
g. PT Rambang Krama Jaya; h. PT Muara Kelingi 2;
i. PT Hok Tong 2; j. PT Badja Baru; dan
k. PT Sri Trang Lingga Indonesia
Seluruhnya berkedudukan di Kota Palembang, senilai Rp60.000.000.000,- dengan nilai penjaminan untuk kepentingan Bank sebesar Rp14.000.000.000,- yang telah didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Fidusia Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Kantor Wilayah Khusus Ibukota Jakarta, sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Jaminan Fidusia No.W7-043629 AH.05.01.TH2011/STD tanggal 27 September 2011.
(vi) Fidusia atas jaringan pipa gas berikut perlengkapan pendukungnya termasuk namun tidak terbatas pada pipeline ke PT Gadjah Ruku, PT Hok Tong 2 dan Proyek Baru senilai USD2,645,878, dengan nilai penjaminan untuk kepentingan Bank sebesar USD2,000,000, yang telah diikat dengan Akta Pemberian Jaminan Fidusia No.8 tanggal 16 Mei 2013, dibuat dihadapan Badarusyamsi S.H., M.Kn.
(vii) Personal Guarantee dari:
a. Muddai Madang, sebagaimana dimaksud dalam Akta Perjanjian dan Pernyataan Jaminan Pribadi No.49 tanggal 25 Mei 2010 yang dibuat dihadapan Efran Yuniarto, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta; dan
b. Said August Putra, sebagaimana dimaksud dalam Akta Perjanjian dan Pernyataan Jaminan Pribadi No.50 tanggal 25 Mei 2010 yang dibuat dihadapan Efran Yuniarto, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta
Atas agunan-agunan tersebut, MEB telah memberikan Letter of Undertaking yang menyatakan akan menyerahkan agunan diatas kepada Bank paling lambat 60 (enampuluh) hari kalender serta bukti kepemilikan agunan tersebut sebagaimana dimaksud dalam Akta Pernyataan No.48 tanggal 25 Mei 2010, dibuat dihadapan Efran Yuniarto, SH., M.Kn., Notaris di Jakarta.
Atas agunan tersebut diatas merupakan cross collateral dengan cross default terkait dengan fasilitas kredit lain yang diperoleh Perseroan di Bank sebagaimana dimaksud dalam Akad Komitmen Limit Fasilitas Pembiayaan (Line Facility) No.47 tanggal 25 Mei 2010 yang dibuat dihadapan Efran Yuniarto, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta, yang telah dirubah beberapa kali, terakhir dengan Addendum IV Akad Komitmen Limit Fasilitas Pembiayaan (Line Facility) Dalam Bentuk Kafalah No.7 tanggal 16 Mei 2013, yang dibuat dihadapan Badarumsyamsi, S.H., Notaris di Jakarta .
Jangka Waktu Jangka waktu pembiayaan adalah maksimal sampai dengan tanggal 30 Juni 2017.
Masa penarikan selama 24 bulan sejak tanggal 16 Mei 2013; dan Pembayaran
Lebih Awal/Early Repayment
N/A (tidak diatur dalam perjanjian)
Pembatasan/Ne gative Covenant
Selama masa berjalannya Akad ini, kecuali telah mendapatkan persetujuan tertulis dari Bank, tidak akan melakukan sebagian atau seluruhnya dari perbuatan berikut:
rumah diatas Rp1.000.000.000,-;
b. Melaksanakan RUPS dengan agenda antara lain mengubah anggaran dasar, susunan pengurus, pemegang saham dan struktur modal;
c. Melunasi hutang kepada pemegang saham dan membagikan deviden;
d. Mengeluarkan pernyataan berhutang dalam bentuk pinjaman, penyewaan dan atau garansi kepada pihak lain;
e. Memintakan pembiayaan baru atau tambahan dari Bank atau lembaga pembiayaan lain;
f. Membubarkan perusahaan, merger dengan perusahaan lain, mengakuisis perusahaan lain dan mohon dinyatakan pailit kepada instansi yang berwenang;
g. Melakukan penjualan atau mengalihkan kepemilikan sebagian atau seluruh aset perusahaan maupun anak perusahaan; dan h. Menjaminkan, menjual atau membebani dengan kewajiban
seluruh atau sebagaian aset perusahaan termasuk pendapatan yang telah dan akan diterima.
Denda Apabila MEB terlambat melakukan pembayaran kepada Bank, maka MEB wajib membayar biaya administrasi kepada Bank sebesar 0,000685 dari jumlah yang tertunggak/terhutang untuk tiap hari keterlambatan.
Pengalihan Sepihak
N/A (tidak diatur dalam perjanjian)
Pengakhiran Sepihak
N/A (tidak diatur dalam perjanjian)
Ketentuan Cross Default
Bank berhak menuntut/menagih pembayaran dari Bank atau siapapun juga yang memperoleh hak darinya, atas sebagian atau seluruh kewajiban MEB kepada Bank berdasarkan Akad ini apabila MEB dinyatakan wanprestasi oleh Bank sehubungan dengan fasilitas lainnya yang diterima MEB oleh Bank.
Kerahasiaan N/A (tidak diatur dalam perjanjian) Hukum yang
Berlaku
Indonesia
Penyelesaian Sengketa
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, tanpa mengurangi hak dan wewenang Bank untuk mengajukan tuntutan hukum terhadap Perseroan berdasarkan perjanjian dan memohon pelaksanaan di pengadilan negeri lainnya dimanapun di wilayah RI.
2 Nama Perjanjian Akad Komitmen Limit Fasilitas Pembiayaan (Line Facility) No.47 tanggal 25 Mei 2010 yang dibuat dihadapan Efran Yuniarto, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta, sebagaimana telah diubah berturut–turut dengan:
(i) Addendum III Akad Komitmen Limit Fasilitas Pembiayaan (Line Facility) No.17 tanggal 12 Oktober 2010 yang dibuat dihadapan Efran Yuniarto, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta
(ii) Addendum IV Akad Komitmen Limit Fasilitas Pembiayaan (Line Facility) dalam bentuk Qard, Al-Murabahah dan Al Musyarakah No.7 tanggal 16 Mei 2013 yang dibuat dihadapan Badarumsyamsi, S.H., Notaris di Jakarta;
(iii) Addendum V Akad Komitmen Limit Fasilitas Pembiayaan (Line Facility) dalam bentuk Kafalah No.2 tanggal 5 Juni 2013 yang dibuat dihadapan Badarumsyamsi, S.H., Notaris di Jakarta; Para Pihak (i) PT Mitra Energi Buana (“MEB”);
(ii) PT Bank Syariah Mandiri (“Bank”).
Tujuan Fasilitas Jaminan pembayaran gas ke produsen gas PT Medco E&P Indonesia Syarat
Pelaksanaan
MEB telah:
a. Menandatangani addendum akad pembiayaan secara notariil; b. Menyerahkan surat permohonan pencairan disertai
penandatanganan akad setiap pencairan, surat penegasan pencairan dan surat hutang atau tanda terima oleh MEB;
c. Mneyerahkan surat permohonan penerbitan atau perpanjangan SLBC disertai dengan penandatanganan akad dan surat penegasan penerbitan/perpanjangan;
d. Menyerahkan asli kontrak pembelian gas dengan PT Medco E&P Indonesia
Jumlah Line Facility : USD2,071,260
Biaya penerbitan sebesar 0,75% x nominal garansi x 2,6 dibayarkan secara proporsional per penerbitan.
Jaminan Agunan berupa:
(i) Hak Tanggungan atas 1 bidang tanah seluas 1.423m2 yang terletak di Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak Milik No.1868/Cipete Selatan, Gambar Situasi No.1695/1989 tanggal 26 Agustus 1989, terdaftar atas nama Dra. Ratna Yulita, dan telah dibebani dengan Hak Tanggungan Peringkat I sebesar Rp.6.090.000.000,-;
(ii) Gadai atas dana sebesar Rp5.000.000.000,- yang tersimpan di deposito Bank tercatat atas nama Dra. Ratna Yulita;
Fidusia atas jaringan pipa gas berikut perlengkapan pendukungnya, termasuk namun tidak terbatas pada jaringan pipeline ke:
a. PT Aneka Bumi Pratama; b. PT Gadjah Ruku;
c. PT Rambang Krama Jaya; d. PT Muara Kelingi 2; e. PT Hok Tong 2; f. PT Baja Baru; dan
g. PT Sri Trang Lingga Indonesia
yang seluruhnya terletak di Kota Palembang, Sumatera Selatan, senilai Rp 34.722.000.000,- dengan nilai penjaminan untuk kepentingan Bank sebesar Rp.16.203.000.000,- yang telah telah didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Kantor Wilayah Khusus Ibukota Jakarta, sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Jaminan Fidusia No.W7-043626 AH.05.01.TH2011/STD tanggal 27 September 2011
(iv) Fidusia atas jaringan pipa gas berikut perlengkapan pendukungnya termasuk namun tidak terbatas pada jaringan pipeline:
a. Pipeline dari SKG Benuang ke PT Tanjung Enim Lestari; b. Pipeline segmen Kramasan ke PT Sunan Rubber; dan c. Pipeline segmen KM3 Plaju ke PT Hok Tong
Sumatera Selatan, senilai Rp.51.734.000.000,- dengan nilai penjaminan untuk kepentingan Bank sebesar Rp.20.693.000.000,- yang telah didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Fidusia Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Kantor Wilayah Khusus Ibukota Jakarta, sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Jaminan Fidusia No.W7- 043628 AH.05.01.TH2011/STD tanggal 27 September 2011 (v) Fidusia atas semua dan setiap hak, wewenang, tagihan atau
piutang dagang termasuk klaim yang sekarang ada maupun yang akan ada, diperoleh oleh MEB kepada end user gas:
a. PT Tanjung Enim Lestari; b. PT Sunan Rubber; c. PT Remco; d. PT Hok Tong;
e. PT Aneka Bumi Pratama; f. PT Gadjah Ruku;
g. PT Rambang Krama Jaya; h. PT Muara Kelingi 2; i. PT Hok Tong 2; j. PT Badja Baru; dan
k. PT Sri Trang Lingga Indonesia
Seluruhnya berkedudukan di Kota Palembang, senilai Rp60.000.000.000,- dengan nilai penjaminan untuk kepentingan Bank sebesar Rp14.000.000.000,- yang telah didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Fidusia Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Kantor Wilayah Khusus Ibukota Jakarta, sebagaimana ternyata dalam Sertifikat Jaminan Fidusia No.W7- 043629 AH.05.01.TH2011/STD tanggal 27 September 2011.
(vi) Fidusia atas jaringan pipa gas berikut perlengkapan pendukungnya termasuk namun tidak terbatas pada pipeline ke PT Gadjah Ruku, PT Hok Tong 2 dan Proyek Baru senilai USD2,645,878, dengan nilai penjaminan untuk kepentingan Bank sebesar USD2,000,000, - yang telah diikat dengan Akta Pemberian Jaminan Fidusia No.8 tanggal 16 Mei 2013, dibuat dihadapan Badarusyamsi S.H., M.Kn.
(vii) Personal Guarantee dari:
a. Muddai Madang, sebagaimana dimaksud dalam Akta Perjanjian dan Pernyataan Jaminan Pribadi No.49 tanggal 25 Mei 2010 yang dibuat dihadapan Efran Yuniarto, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta; dan
b. Said August Putra, sebagaimana dimaksud dalam Akta Perjanjian dan Pernyataan Jaminan Pribadi No.50 tanggal 25 Mei 2010 yang dibuat dihadapan Efran Yuniarto, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta
Atas agunan-agunan tersebut, MEB telah memberikan Letter of Undertaking yang menyatakan akan menyerahkan agunan diatas kepada Bank paling lambat 60 (enampuluh) hari kalender serta bukti kepemilikan agunan tersebut sebagaimana dimaksud dalam Akta Pernyataan No.48 tanggal 25 Mei 2010, dibuat dihadapan Efran Yuniarto, SH., M.Kn., Notaris di Jakarta.
Atas agunan tersebut diatas merupakan cross collateral dengan cross default terkait dengan fasilitas kredit lain yang diperoleh Perseroan di Bank sebagaimana dimaksud dalam Akad Komitmen Limit Fasilitas Pembiayaan (Line Facility) No.47 tanggal 25 Mei 2010 yang dibuat
dihadapan Efran Yuniarto, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta, yang telah dirubah beberapa kali, terakhir dengan Addendum IV Akad Komitmen Limit Fasilitas Pembiayaan (Line Facility) Dalam Bentuk Qard, Al Murabahah dan Al Musyarakah No.6 tanggal 16 Mei 2013, yang dibuat dihadapan Badarumsyamsi, S.H., Notaris di Jakarta
Jangka Waktu Jangka waktu pembiayaan line facility adalah 12 bulan dan dapat diperpanjang.
Pembayaran Lebih Awal/Early Repayment
N/A (tidak diatur dalam perjanjian)
Pembatasan/Ne gative Covenant
Selama masa berjalannya Akad ini, kecuali telah mendapatkan persetujuan tertulis dari Bank, tidak akan melakukan sebagian atau seluruhnya dari perbuatan berikut:
a. Melakukan pembelian/penambahan aset kendaraan maupun rumah diatas Rp1.000.000.000,-;
b. Melaksanakan RUPS dengan agenda antara lain mengubah anggaran dasar, susunan pengurus, pemegang saham dan struktur modal;
c. Melunasi hutang kepada pemegang saham dan membagikan deviden;
d. Mengeluarkan pernyataan berhutang dalam bentuk pinjaman, penyewaan dan atau garansi kepada pihak lain;
e. Memintakan pembiayaan baru atau tambahan dari Bank atau lembaga pembiayaan lain;
f. Membubarkan perusahaan, merger dengan perusahaan lain, mengakuisis perusahaan lain dan mohon dinyatakan pailit kepada instansi yang berwenang;
g. Melakukan penjualan atau mengalihkan kepemilikan sebagian atau seluruh aset perusahaan maupun anak perusahaan; dan h. Menjaminkan, menjual atau membebani dengan kewajiban
seluruh atau sebagaian aset perusahaan termasuk pendapatan yang telah dan akan diterima.
Denda Apabila MEB terlambat melakukan pembayaran kepada Bank, maka MEB wajib membayar biaya administrasi kepada Bank sebesar 0,000685 dari jumlah yang tertunggak/terhutang untuk tiap hari keterlambatan.
Pengalihan Sepihak
N/A (tidak diatur dalam perjanjian)
Pengakhiran Sepihak
N/A (tidak diatur dalam perjanjian)
Ketentuan Cross Default
Bank berhak menuntut/menagih pembayaran dari Bank atau siapapun juga yang memperoleh hak darinya, atas sebagian atau seluruh kewajiban MEB kepada Bank berdasarkan Akad ini apabila MEB dinyatakan wanprestasi oleh Bank sehubungan dengan fasilitas lainnya yang diterima MEB oleh Bank.
Hukum yang Berlaku
Indonesia
Penyelesaian Sengketa
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, tanpa mengurangi hak dan wewenang Bank untuk mengajukan tuntutan hukum terhadap Perseroan berdasarkan perjanjian dan memohon pelaksanaan di pengadilan negeri lainnya dimanapun di wilayah RI.
3 Nama Perjanjian Surat Penegasan Persetujuan Pembiayaan (SP3) No.15/132- 3/SP3/CRD tanggal 19 November yang ditandangani oleh MEB dan Bank.
Para Pihak (i) PT Mitra Energi Buana (“MEB”);
(ii) PT Bank Syariah Mandiri (“Bank”).
Tujuan Fasilitas Tujuan pembiayaan adalah:
a. Investasi jaringan pipa gas baru ke PT Hok Tong 2 dan PT Gadjah Ruku sebesar USD914,800,-; dan
b. Perbaikan dan penggantian jaringan pipa gas dan metering station sebesar USD1,085,200.-
Syarat Pelaksanaan
MEB telah:
a. Menyerahkan dokumen berupa Purchase Order atau Work Order atau kontrak antara MEB dengan pihak ketiga yang akan melaksanakan penggantian/perbaikan jaringan pipa gas dan metering gas station;
b. Menyerahkan Rencana Anggaran Biaya atas pekerjaan yang akan dilaksanakan atau Laporan Laba Rugi/Cashflow proyek; dan c. Menyerahkan laporan dari konsultan independen yang melakukan penilaian kelayakan terhadap aspek keuangan dan aspek teknis dari proyek perbaikan dan penggantian jaringan pipa gas dan peralatannya;
Jumlah Line Facility : maksimal USD2,000,000
Biaya penerbitan : maksimal USD20,000 dibayar proporsional tergantung pencairan
Expected return bagi Bank : 7% p.a untuk 12 bulan pertama, ceiling price 9% p.a
Jaminan Agunan berupa:
(i) Hak Tanggungan atas 1 bidang tanah seluas 1.423m2 yang terletak di Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak Milik No.1868/Cipete Selatan, Gambar Situasi No.1695/1989 tanggal 26 Agustus 1989, terdaftar atas nama Dra. Ratna Yulita, dan telah dibebani dengan Hak Tanggungan Peringkat I sebesar Rp.6.090.000.000,-;
(ii) Fidusia atas jaringan pipa gas berikut perlengkapan pendukungnya, termasuk namun tidak terbatas pada jaringan pipeline ke:
a. PT Aneka Bumi Pratama; b. PT Gadjah Ruku;
c. PT Rambang Krama Jaya; d. PT Muara Kelingi 2; e. PT Hok Tong 2; f. PT Baja Baru; dan
g. PT Sri Trang Lingga Indonesia
yang seluruhnya terletak di Kota Palembang, Sumatera Selatan, senilai Rp 34.722.000.000,- dengan nilai penjaminan untuk
kepentingan Bank sebesar Rp.16.203.000.000,- .
(iii) Fidusia atas jaringan pipa gas berikut perlengkapan pendukungnya termasuk namun tidak terbatas pada jaringan pipeline:
a. Pipeline dari SKG Benuang ke PT Tanjung Enim Lestari; b. Pipeline segmen Kramasan ke PT Sunan Rubber; dan c. Pipeline segmen KM3 Plaju ke PT Hok Tong
Yang seluruhnya terletak di Muara Enim dan Palembang, Sumatera Selatan, senilai Rp.51.734.000.000,- dengan nilai penjaminan untuk kepentingan Bank sebesar Rp.10.000.000.000,- (iv) Fidusia atas semua dan setiap hak, wewenang, tagihan atau
piutang dagang termasuk klaim yang sekarang ada maupun yang akan ada, diperoleh oleh MEB kepada end user gas:
a. PT Tanjung Enim Lestari; b. PT Sunan Rubber; c. PT Remco; d. PT Hok Tong;
e. PT Aneka Bumi Pratama; f. PT Gadjah Ruku;
g. PT Rambang Krama Jaya; h. PT Muara Kelingi 2; i. PT Hok Tong 2; j. PT Badja Baru; dan
k. PT Sri Trang Lingga Indonesia
Seluruhnya berkedudukan di Kota Palembang, senilai Rp60.000.000.000,- dengan nilai penjaminan untuk kepentingan Bank sebesar Rp22.000.000.000,-
(v) Personal Guarantee dari:
a. Muddai Madang, sebagaimana dimaksud dalam Akta Perjanjian dan Pernyataan Jaminan Pribadi No.49 tanggal 25 Mei 2010 yang dibuat dihadapan Efran Yuniarto, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta; dan
b. Said August Putra, sebagaimana dimaksud dalam Akta Perjanjian dan Pernyataan Jaminan Pribadi No.50 tanggal 25 Mei 2010 yang dibuat dihadapan Efran Yuniarto, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta. Jangka Waktu Masa penarikan adalah 24 bulan.
Jangka waktu pembiayaan adalah maksimal sampai dengan 30 Juni 2017.
Pembayaran Lebih Awal/Early Repayment
N/A (tidak diatur dalam perjanjian)
Pembatasan/Ne gative Covenant
N/A (tidak diatur dalam perjanjian)
Denda Apabila MEB terlambat melakukan pembayaran kepada Bank, maka MEB wajib membayar biaya administrasi kepada Bank sebesar 0,000685 dari jumlah yang tertunggak/terhutang untuk tiap hari keterlambatan.
Pengalihan Sepihak
15. PERJANJIAN YANG DILAKUKAN ANTARA PERSEROAN DAN/ATAU ANAK