BAB IV : HASIL DAN PEMBAHASAN
METODE PENELITIAN
C. Persepsi Pendengar Mengenai Media Streaming Radio pada Radio Prambors Jakarta Prambors Jakarta
1. Persepsi Merek
“Merek merupakan nama, istilah, tanda, symbol/lambang, desain, warna, gerak atau kombinasi atribut-atribut produk lainya yang diharapkan dapat memberikan identitas dan diferensiasi terhadap produk pesaing.”
(Tjiptono. 2008:104). “Merek ada apabila sudah ada di dalam pikiran konsumen. Dapat dikatakan bahwa merek itu ada apabila sudah dikenal dan diketahui. Dengan sendirinya merek yang belum dikenal dapat dianggap tidak ada, meskipun pada kenyataanya produknya ada”. (Simamora, 2003:20). Menurut Kartajaya, dkk. (2005:xvi-xvii) “merek (brand) merupakan sebuah representasi dari produk dan layanan perusahaan”.
Dengan demikian saat ini merek (brand) tidak sekedar menjadi identitas produk perusahaan melainkan lebih dari itu, merek (brand) memiliki ikatan istimewa yang tercipta antara konsumen dengan produsen. Dalam persaingan aplikasi media streaming radio yang cukup ketat, pesaing dapat menawarkan produk yang mirip, namun mereka tidak mungkin menawarkan emosional yang sama.
Hasil wawancara kepada informan 1, informan 2. informan 3, informan 4, dan informan 5 yang peneliti lakukan menghasilkan bahwa radio Prambors Jakarta merupakan merek radio yang dikenal sebagai radio anak muda karena memiliki segmentasi pendengar anak muda. Berikut
penjabaran dari informan 1, informan 2, informan 3, informan 4 dan informan 5:
“Radio Prambors Jakarta adalah radio yang segmentasinya untuk anak muda dan salah satu radio papan atas kalau di Jakarta”.
(Informan 1, wawancara taggal 17 Februari 2020)
“Prambors Jakarta identic dengan radio hitsnya anak muda di Jakarta, lagian juga memang masih menjadi sentral dan acuan radio-radio komersil, seperti program dan penyiarnya yang sering dijadikan contoh.”. (Informan 2, wawancara tanggal 17 Februari 2020)
“Radio Prambors Jakarta itu kayak radio hitsnya anak muda, segmenya anak muda banget sih kalau menurut aku”. (Informan 3, wawancara tanggal 19 Februari 2020)
“Radio Prambors Jakarta itu radionya hits anak muda saat ini mbak, anak muda sekarang”. (Informan 4, wawancara tanggal 26 Februari 2020)
“Yang pasti radio Prambors Jakarta itu radio anak muda di mana emang dikonsepnya seru banget dan announcernya itu kece banget lah.
Maksudnya dari air personalitynya dan juga program-program yang ada di Prambors Jakarta itu keren-keren”. (Informan 5, wawancara tanggal 26 Februari 2020)
Dari hasil wawancara tersebut dapat disimpulkan bahwa merek radio Prambors Jakarta merupakan radio dengan segmentasi anak muda. Hal itu membuktikan bahwa hasil penelitian memiliki kesesuaian dengan dokumentasi yang dilakukan oleh peneliti terhadap segmentasi radio Prambors Jakarta yang sudah dijabarkan pada bab satu bagian latar belakang. Hasil dokumentasi yang dilakukan peneliti mengungkapkan bahwa radio Prambors Jakarta dikatakan sebagai radio anak muda karena menyasar pendengar usia 15 sampai 29 tahun dengan format musik contemporary hits radio dan konten up to date.
Selanjutnya, alasan memilih mendengarkan radio Prambors Jakarta berdasarkan wawancara yang dilakukan kepada informan 1, informan 3, informan 4 dan informan 5 menghasilkan bahwa keempat informan tersebut memilih mendengarkan radio Prambors Jakarta dengan alasan pendengar tertarik pada penyiar yang informatif namun dikemas dengan gaya santai yang sesuai dengan anak muda, selain itu penyiar radio Prambors Jakarta juga ada yang dari kalangan artis sehingga memberikan tambahan nilai daya tarik bagi pendengar. Berikut penjabaran dari informan 1, informan 3, informan 4, dan informan 5:
“Ada beberapa hal sih, selain lagu yang di play sama Prambors Jakarta tapi juga announcernya ada beberapa yang artis juga jadi itu yang membuat kita tertarik, karena kita tahu mereka itu bagaimana misalnya kalau pagi desta and gina in the morning kan mereka artis nih dan kita jadi pengen mereka nemenin kita di pagi hari, entah di jalan atau di rumah mangkanya milihnya Prambors Jakarta”. (Informan 1, wawancara tanggal 17 Februari 2020).
“Penyiarnya aja sih seru, meskipun kadang membosankan tapi juga kadang bisa mengembalikan mood jadi lebih enak aja gitu di dengerin”. (Informan 3, wawancara tanggal 19 Februari 2020).
“Penyiarnya itu seru, ada artisnya juga jadi saat mereka on air kita jadi merasa ikutan nimbrung gitu”. (Informan 4, wawancara tanggal 26 Februari 2020)
“Karena mereka itu menyampaikan informasinya informative cuma dikonsep seru, jadi kadang kita gak kayak dengerin berita tapi kayak dengerin orang lagi sharing atau ngobrol biasa aja gitu”. (Informan 5, wawancara 26 Februari 2020)
Namun informan 2 memberikan jawaban berbeda mengenai alasan memilih mendengarkan radio Prambors Jakarta. Hasil wawancara dengan informan 2 mengungkapkan bahwa program dan lagu yang di putar memberikan daya tarik untuk terus mendengarkan radio Prambors Jakarta.
“Saya lebih ke program sih karena programnya seru”. (Informan 2, wawancara tanggal 17 Februari 2020).
Sementara itu keunggulan dari radio Prambors Jakarta yang dirasakan pendengar berdasarkan hasil wawancara kepada lima informan mengungkapkan bahwa gaya penyiar, lagu yang diputar, serta program yang ditawarkan sangat sesuai dengan segmentasi anak muda dan mendukung brand image nya. Berikut penjabaran dari kelima informan:
“Mungkin pilihan lagunya sih, karena kalau radio itu kan ada yang hits maker ada yang hits player, nah kalau Prambors Jakarta ini hits player jadi yang kita dengerin udah pasti apa yang lagi hits pada saat itu dan itu yang membuat kita menjadi auto suka sedangkan radio lain ada yang high rank juga tapi mereka nge-play lagu yang gak semua orang tahu”. (Informan 1, wawancara tanggal 17 Februari 2020)
“Jelas brand image nya, karena radio lama juga kan”. (Informan 2, wawancara tanggal 17 Februari 2020)
“Dia segmenya anak muda banget sih jadi pas banget buat aku yang anak muda gini”. (Informan 3, wawancara tanggal 19 Februari 2020)
“Karena program on airanya itu sangat menarik, penyiarnya juga menarik, terus bisa dengerin di manapun pakek aplikasi jadi gak ribet susah nyari frekuensinya yang asli”. (Informan 4, wawancara tanggal 26 Februari 2020)
“Karena mungkin radio Prambors Jakarta ini udah lama ya, radio legend lah ibaratnya. Terus juga karena beberapa announcer di radio Prambors Jakarta itu artis juga, jadi kayaknya itu yang membuat radio Prambors Jakarta jauh lebih unggul dari radio-radio lain, terus juga karena usiaku 22 tahun ya masih muda lah jadi segmenya itu masih anak muda banget, pas banget gitu”. (Informan 5, wawancara tanggal 26 Februari 2020)
Hubungan pemasaran yaitu “upaya pengenalan kepada setiap pelanggan secara lebih dekat, menciptakan komunikasi dua arah dengan konsumen, dan mengelola hubungan yang baik antara pelanggan dan perusahaan”.
Chan (2003:87). Berdasarkan hasil wawancara mengenai alasan pendengar
memilih mendengarkan radio Prambors Jakarta dapat ditarik kesimpulan bahwa penyiar dari kalangan artis dengan gaya siaran yang informatif dan dikemas dengan santai seolah pendengar ikut dalam perbincangan tersebut menjadi daya tarik yang kuat bagi pendengar untuk terus mendengarkan radio Prambors Jakarta. Kesimpulan ini diperoleh berdasarkan data jenuh yang diperoleh dari kelima informan. Sementara itu keunggulan dari radio Prambors Jakarta adalah kesesuaian gaya penyiar, kesesuaian program yang ditawarkan, serta kesesuaian lagu yang diputar dengan segmentasi dan brand image yang telah dibangun oleh radio Prambors Jakarta dan diperkuat konsep dari Kartajaya mengenai merek pada paragraf satu dalam sub-bab ini yang menyatakan bahwa “merek merupakan sebuah representasi dari produk dan layanan perusahaan”.