• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Persiapan Penelitian

1. Orientasi kancah penelitian

Penelitian berjudul hubungan antara self-esteem dan impression management dengan online deception pada mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret dilakukan di Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret pada tanggal 24 Februari 2012. Sebelum melakukan penelitian, terlebih dahulu dilakukan survei awal untuk mengetahui informasi yang berkaitan dengan responden.

Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret mendapat ijin pendirian dari Direktorat Jendral Perguruan Tinggi pada tanggal 4 Agustus 2004. Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret terakreditasi B untuk periode 11 September 2009-11 September 2014. Sebagai salah satu PTN di Provinsi Jawa Tengah, Universitas Sebelas Maret mengembangkan disiplin ilmu psikologi untuk menjadi salah satu Program Studi yang didasarkan atas pemikiran bahwa dampak globalisasi telah menyebabkan perubahan yang sangat cepat dalam berbagai sektor kehidupan manusia. Perubahan yang sangat cepat menuntut manusia untuk beradaptasi dengan baik. Jika tidak mampu beradaptasi dengan baik, manusia akan mengalami beberapa krisis dalam kehidupannya, sehingga manusia memerlukan kesadaran baru, visi

baru, serta kebangkitan moral dan spiritualitas. Atas dasar itulah Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret didirikan untuk membantu manusia mencapai kesadaran dan visi baru, serta kebangkitan moral dan spiritualitas.

Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret mempunyai Himpunan Mahasiswa Psikologi (Himapsi) UNS yang merupakan wadah bagi para mahasiswa untuk mengembangkan bakat berorganisasi. Himapsi UNS terdiri atas lima komite, yaitu Komite Komunikasi dan Jaringan; Komite Pengembangan Organisasi dan Sumber Daya Manusia; Komite Sains dan Penelitian; Komite Media dan Informasi; serta Komite Kreativitas, Minat, dan Bakat. Komite yang menangani fasilitas hotspot untuk mahasiswa agar dapat mengakses informasi secara online adalah Komite Media dan Informasi. Komite ini bertanggung jawab dalam memberikan informasi yang berkaitan dengan dunia psikologi melalui berbagai media cetak, elektonik, dan online yang menunjang. Tersedianya fasilitas hotspot mempermudah mahasiswa untuk mengakses informasi mengenai dunia psikologi, memperlancar komunikasi antarteman, dan mencari hiburan melalui media online secara gratis.

Adapun pertimbangan peneliti memilih Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret untuk menjadi lokasi penelitian, yaitu: a. Penelitian mengenai hubungan antara self-esteem dan impression management

Kedokteran Universitas Sebelas Maret pada belum pernah dilakukan di universitas tersebut.

b. Sebagian besar mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret mempunyai akun facebook dan ditemukan kasus online deception pada akun-akun tersebut.

c. Adanya ijin yang diperoleh untuk mengadakan penelitian di Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret.

2. Persiapan penelitian

Persiapan penelitian perlu dilakukan agar penelitian berjalan lancar dan sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Hal-hal yang dipersiapkan adalah berkaitan dengan perijinan dan penyusunan alat ukur yang digunakan dalam penelitian. a. Persiapan administrasi

Persiapan administrasi penelitian meliputi segala urusan perijinan yang diajukan pada pihak yang terkait dengan pelaksanaan penelitian. Peneliti meminta surat ijin penelitian dari Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta yang ditujukan kepada Ketua Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta dengan nomor 1036/UN27.06.7.1/TU/2012 tertanggal 24 Februari 2012. Setelah peneliti memperoleh ijin dan berkoordinasi dengan pihak program studi, peneliti dapat melaksanakan penelitian sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

b. Persiapan alat ukur

Penelitian ini menggunakan tiga alat ukur yang merupakan skala psikologi, yaitu skala online deception, skala self-esteem, dan skala impression management.

1) Skala Online Deception

Skala Online Deception digunakan untuk mengungkap tingkat online deception. Skala Online Deception ini merupakan hasil modifikasi peneliti berdasarkan pada aspek-aspek yang diungkapkan oleh Vrij (2008) serta Toma dan Hancock (2010), yaitu perbuatan yang disengaja, pernyataan yang bersifat deseptif, dan pendiskripsian diri secara singkat.

Skala Online Deception memiliki 44 aitem yang terdiri atas 23 aitem favorable dan 21 aitem unfavorable. Blueprint Skala Online Deception sebelum uji coba dapat dilihat pada Tabel 4.

Tabel 4

Blueprint Skala Online Deception Sebelum Uji Coba

Aspek Indikator Nomor Aitem Jumlah

(Persen)

F UF

Perbuatan yang disengaja

c. Mencantumkan data diri palsu di facebook dengan sengaja 1, 9, 15, 26 13, 22, 35, 44 15 (34,09%) d. Mengunggah profile

picture bukan dengan foto diri sendiri

4, 30, 39, 41 18, 25, 40 Pernyataan yang bersifat deseptif (tidak benar) c. Membuat profil facebook tidak sesuai dengan kenyataan 8, 17, 27, 34 6, 14, 19, 36 16 (36,36%) d. Meng-update berita palsu di facebook 3, 12, 21, 38 10, 29, 32, 43 Pendiskripsian diri yang sedikit

c. Mengisi kurang dari 50% basic information (kota asal dan tempat tinggal, jenis kelamin, tanggal lahir, serta status hubungan asmara) 16, 23, 33, 42 31, 37, 28 13 (29,55%) d. Mencantumkan “About

Me” secara singkat atau tidak mencantumkan 5, 7, 20 2, 11, 24 Jumlah 23 (52,27%) 21 (47,73%) 44 (100%) 2) Skala Self-Esteem

Skala Self-Esteem digunakan untuk mengungkap tingkat self-esteem. Skala Self-Esteem merupakan hasil modifikasi peneliti berdasarkan pada aspek-aspek yang diungkapkan oleh Coopersmith (1967) dan Branden (1992), yaitu power (kekuatan), significance

(keberartian), competence (kompetensi), dan self efficacy (kepercayaan diri).

Skala Self-Esteem memiliki 62 aitem yang terdiri atas 32 aitem favorable dan 30 aitem unfavorable. Blueprint Skala Self-Esteem sebelum uji coba dapat dilihat pada Tabel 5.

Tabel 5

Blueprint Skala Self-Esteem Sebelum Uji Coba

Aspek Indikator Nomor Aitem Jumlah

(Persen)

F UF

Power

d. Diandalkan untuk memimpin

orang lain 15, 29, 55 8, 22, 47

18 (29,03%) e. Mampu mengambil

keputusan untuk orang lain 1, 54, 56

36, 59, 62 f. Mampu mengambil

keputusan untuk diri sendiri 51, 43, 57

52, 23, 60

Significance

c. Merasa diperhatikan oleh

anggota keluarga 2, 16, 30 9, 53, 37 12 (19,35%) d. Merasa diterima oleh

teman-teman 44, 49, 58

48, 50, 61

Competence

c. Mampu melaksanakan tugas-tugas yang diberikan dengan baik 3, 17, 31, 45 10, 24, 38 14 (22,58%) d. Mempunyai kemampuan

dalam bidang tertentu

4, 18, 32, 46

11, 25, 39

Self efficacy

d. Merasa mampu dalam melakukan aktivitas dan mengambil keputusan

5, 19, 33 12, 26, 40

18 (29,03%) e. Memahami apa yang

menjadi minat dan kebutuhan sendiri

6, 20, 34 13, 27, 41 f. Tidak merasa canggung bila

berhadapan dengan orang lain 7, 21, 35 14, 28, 42 Jumlah (Persen) 32 (51,61%) 30 (48,39%) 62 (100%)

3) Skala Impression Management

Skala Impression Management digunakan untuk mengungkap tingkat impression management. Skala Impression Management ini merupakan hasil modifikasi peneliti berdasarkan pada aspek-aspek yang diungkapkan oleh Baron dan Tang (2009) serta Vaast (dalam Lucid, 2009), yaitu ingratiation, self-promotion, dan meningkatkan pesona dirinya kepada orang lain.

Skala Impression Management memiliki 55 aitem yang terdiri atas 28 aitem favorable dan 27 aitem unfavorable. Blueprint Skala Impression Management sebelum uji coba dapat dilihat pada Tabel 6.

Tabel 6

Blueprint Skala Impression Management Sebelum Uji Coba

Aspek Indikator Nomor Aitem Jumlah

(Persen)

F UF

Ingratiation

c. Memberi respon positif kepada status teman facebook

1, 11, 21, 49 5, 15, 25, 35 18 (32,73%) d. Mengatakan hal-hal positif

mengenai orang lain di facebook 7, 17, 27, 37, 47 12, 18, 45, 50, 55 Self-promotion c. Memperlihatkan kemampuan atau kelebihan yang dimiliki kepada teman-teman facebook

2, 22, 32, 42, 52 6, 16, 26, 36, 46 20 (36,36%) d. Menjadikan facebook sebagai

ajang pamer diri 8, 28, 38, 41, 48 14, 24, 34, 44, 54 Meningkatkan pesona dirinya

c. Merasa bahwa orang lain tidak tahu mengenai diri offline-nya 3, 23, 33, 53 10, 20, 30, 40 17 (30,91%) d. Menunjukkan diri yang

berbeda dari dunia online untuk membuat kagum teman facebook 9, 19, 29, 31, 39 4, 13, 43, 51 Jumlah (Persen) 28 (50,91%) 27 (49,09%) 55 (100%)

Dokumen terkait