• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

2.4 Pertanyaan Penelitian

1. Bagaimanailangkah-langkahipengembangan buku panduan pembelajaranidaring dengan pendekatan STEAM menggunakan model PjBL Kelas IV SD tema 1, sub tema 1, pembelajaran 2?

2. Bagaimanaikualitas buku panduan pembelajaranidaring dengan pendekatan STEAM menggunakan model PjBL Kelas IV SD tema 1, sub tema 1, pembelajaran 2, menurut dosen IPA?

3. Bagaimanaikualitasi buku panduan pembelajaranidaring dengan pendekatan STEAM menggunakan model PjBL Kelas IV SD tema 1, sub tema 1, pembelajaran 2, menurut ahli bahasa?

4. Bagaimanaikualitasi buku panduan pembelajaranidaring dengan pendekatan STEAM menggunakan model PjBL Kelas IV SD tema 1, sub tema 1, pembelajaran 2, menurut guru kelas IV SD?

BAB III

METODE PENELITIAN

Bab III akanimembahas mengenaiimetode penelitianiyangidigunakan oleh peneliti.

Metodeipenelitian mencakup (1) jenis..penelitian, (2) setting..penelitian, (3) prosedur pengembangan, (4) teknik..pengumpulan data, (5) instrumen..penelitian, dan (6) teknik analisis data.

3.1 Jenis Penelitian

Jenisipenelitianiyangidigunakan oleh peneliti adalahi.Research..and..Development (R &

D). Penelitian.dan.pengembangan yang dilakukan dengan menggunakan model ADDIE.

Metodeipenelitianidanipengembangan Research and Development adalah penelitianiyang..untuk..menghasilkan..suatu..produkitertentu, serta mengujiikeefektifan dari produkiitu (Sugiyono, 2013: 297). Metode penelitian dan pengembangan (R & D) merupakan metode untuk merancang sebuah produk baru, menguji keefektifan produk, mengembangkan dan menciptakan produk baru (Sugiyono, 2015: 26). Berdasarkan pendapat ahli tersebut, dapat ditarik suatu garis besar bahwa Research and Development (R

& D) adalah..proses..dimana terjadi..pengembangan-pengembangan produk yang baru.

Model ADDIE memiliki lima tahapan, yaitu (Sugiyono, 2015: 38) analyze, design, develop, implement, dan evaluate.

Peneliti mengembangkan buku panduan pembelajaran daring menggunakan pendekatan STEAMi (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) ..kelasiIViSD tema..1, sub..tema..1, pembelajaran 2, yang berisi mata pelajaran PPKn tentang keberagaman budaya, matematika tentang segi banyak, dan SBdP tentang tarian daerah. Pengembangan buku panduan pembelajaran daring pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) menggunakan model PjBL (Project Based Learning) ini bertujuan supaya membantu guru dalam melakukan pembelajaran di kelas, dengan mengaplikasikan RPP daring, materi dan media, dan terdapat LKPD yang mendukung tercapainya kompetensi dasar, evaluasi yang berguna untuk mengetahui tingkat pemahaman dan ketercapaian..belajar..peserta didik dan terdapat lembar penilaian hasil belajar yang berguna untuk menganalisis perolehan hasil belajar peserta didik untuk pengambilan keputusan.

3.2 Setting Penelitian

Settingipenelitianimembahasiyang berkaitanidengan lokasi penelitian, subjek dan objek penelitian, dan waktu penelitian.

3.2.1 Subjek dan Objek Penelitian

Subjek.dalamipenelitianiadalah..sepuluh guru kelasiIV SD dari sekolah yang berbeda yaitu guru dari SDN Pandanrejo, SDN Tirtoadi, SDN Banyakan, SDN Prawirotaman, SDN Wonosari 2 Turi, SD Yos Sudarso Cibubur, SDN Antonius dari Padua, SD Kanisius Kumendaman, SD Santo Mikail Indramayu, dan SD Strada Yos Sudarso. Objekipenelitian iniiadalah..produk berupa..bukuipanduanipembelajaran daring yang berbasisiSTEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) menggunakanimodel.PjBL (Project Based Learning) kelas IV tema 1, subtema 1, pembelajaran 2. Buku panduan tersebut dikembangkan berdasarkan kebutuhan guru yang disebar dengan menggunakan angket.

3.2.2 Lokasi Penelitian

Pengambilan.dataiyangidigunakaniuntuk melakukan penelitian menggunakan angket yang sudah diberikan kepada sepuluh guru dengan rincian lima guru dari provinsi DIY, dua guru dari Tangerang Banten, satu guru dari Kuningan Jawa Barat, guru dari Indramayu, dan guru berasal dari Purworejo Provinsi Jawa.Tengah.

3.2.3 Waktu Penelitian

Penelitian..ini..dilaksanakan selama..kurang..lebih..enam..bulan. Penelitian dan pengembangan perangkat pembelajaran dimulai pada bulan Desember 2020- Mei 2021.

3.3 Prosedur Pengembangan Penelitian

Penelitianidanipengembanganiiniimenggunakan..Research and Development model ADDIE yang merupakanisingkatanidari Analyze (analisis), Design (perancangan), Develop (pengembangan), Implement (implementasi), dan Evaluate (evaluasi). Berikut ini merupakan desain limaitahapiADDIE.

Gambar 3.1 Desain Penelitian Model ADDIE

ModeliADDIE memiliki lima tahapan, yaitu (Sugiyono, 2015: 38): (1) Analyze (analisis) yaitu menganalisis kebutuhan dan permasalahan yang berupa materi yang relevan, kondisi belajar, buku atau bahan ajar; (2) Design (perancangan), yaitu membuat rancangan pengajaran, dengan merumuskan tujuan, menentukan materi atau pokok bahasan yang akan dipelajari, menyusun bahan ajar yang telah disesuaikan dengan peserta didik; (3) Develop (pengembangan) yaitu penulisan dan pengembangan materi.yang.terdapat.dalam.buku.ajar disesuaikan.dengan kebutuhan peserta didik; (4) Implement (implementasi) pada tahap ini, penggunaan produk yang berupa bahan ajar pada kegiatan pembelajaran; (5) Evaluate (evaluasi) yaitu menggunakan evaluasi formatif pada tahapan pengembangan produk berdasarkan dengan model yang digunakan.

Namun, dalam penerapannya peneliti hanya menerapkan tiga dari lima tahapan modeliADDIEiyaitu Analyze (analisis), Designi (perancangan), dan Developi (pengembangan). Berikutiini..merupakan alur danipenjelasan prosedur penelitian dan pengembangan dengan menggunakan tiga tahapan tersebut.

1

4

3

5 2

Gambar 3.2 Alur Menggunakan Model ADDIE 3.3.1 Tahap Analyze (Analisis)

Pada tahap ini, penelitiimengidentifikasiimasalah dan menganalisis kebutuhan.

Analisis permasalahan dilakukan dengan menggunakan kuesioner terbuka dan kuesioner tertutup yang dibagikan kepada guru-guru kelas IV SD yang membutuhkan RPP daring dengan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) dengan model PjBL (Project Based Learning), denganitemaiyang dipilihioleh..guru..kelasiIV SD adalah Tema 1, Subtema 1.

Tahap Analyze

Pada tahap ini menganalisis kebutuhan guru kelas.IV.SD yang sudah dibagikan melalui kuesioner terbuka dan tertutup. Mendapatkan hasil bahwa guru membutuhkan contoh RPP daring dengan pendekatan STEAM menggunakan model PjBL untuk tema 1, sub tema 1.

Tahap Design

Pada tahap ini merancang kisi-kisi buku panduan..yang.berisikan cover, kata pengantar, daftar isi, petunjuk penggunaan buku, bagian 1- 7, catatan, daftar pustaka, dan biografi penulis.

Tahap Develop

1. Mengembangkan buku panduan berdasarkan kisi-kisi.

Validasi

2. Validasi dilakukan oleh 1 dosen P. Bio, 1..Guru Bahasa..Indonesia dan 2 guru kelas..IV..SD.

Buku Panduan Final 3. Perbaikan

Produk Tahap Implement

Tahap Evaluate

Tidak di lakukan

Identifikasi masalah dilakukan peneliti dengan mengidentifikasi kebutuhan guru yanginantinyaidapatidijadikan..bahanidalamipembuataniproduk, dalam hal ini..produk yang akan..dikembangkan yaitu buku panduan yang di dalamnya terdapat RPP daring dengan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) menggunakan..model PjBL (Project Based Learning).

3.3.2 Tahap Design (Perancangan)

Pada..tahap..ini, merupakan langkah selanjutnya ketika sudah mengetahui kesenjangan yang sudah diidentifikasi. Pada langkah ini peneliti membuat solusi pembelajaran dengan beberapa strategi dan tetap mengutamakan untuk tercapainya sebuah tujuan pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis permasalahan dan analisis kebutuhan pada guru, peneliti membuat desainiproduk yang..nantinyaiakan..dikembangkan. Produk yang didesain olehipenelitiiini adalah buku panduan pembelajaran yang terdapat RPP daring, tujuannya mempermudah guru dalam melakukan pembelajaran menggunakan prosedur atau langkah-langkah yang ada di dalamnya.

Pada tahap ini, peneliti merancang kisi-kisi buku panduan, terdiri dari gambaran secara umum isi dari buku panduan mulai dari cover,.kata pengantar,.petunjuk.penggunaan buku, daftar.isi, isi.dari bagian 1 sampai bagian 7, daftar pustaka, catatan, dan biografi penulis. Selain itu, peneliti jugaimenyusunilembarivalidasiiyangiakanidigunakaniuntuk menilai..buku panduan yang peneliti..kembangkan. Lembar validasi yang..disusun..dengan memperhatikaniaspek bahasa, format penulisan, dan kelayakan isi.

3.3.3 Tahap Develop (Pengembangan) 1. Pengembangan Produk

Tahapan yang ketiga ini, peneliti melakukan kegiatan pengembangan produk.

Produk yang sudah dikembangkan kemudian di produksi. Produksi ini merupakan realisasi dari rencana pengembangan yang sudah dibuat dalam tahap kedua yaitu pembuatan desain. Pada tahap ini membuat buku panduan yang didalamnya terdapat RPP daring untuk..kelasiIV SD tema 1, subtema 1, pembelajaran 2 dengan mata pelajaran tematik yaitu PPKn, SBdP dan Matematika, berbasis pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) dengan model pembelajaran PjBL (Project Based Learning)

melalui Microsoft Word dan membuat media yang berupa PPT dan video untuk membantu membelajarkan mata pelajaran tersebut, LKPD, soal evaluasi dan lembar penilaian.

2. Hasil Validasi

Kegiatan selanjutnya yaitu mencetak produk dan mengupload video ke YouTube dan Google drive kemudian produk siap untuk di validasi. Produk berupa buku panduan dan instrumen validasi diberikan kepada validator. Produk yang dikembangkan dapat dikatakan layak apabila hasil validasi mencapai skor dengan kategori layak berdasarkan skala Likert menggunakan rentang nilai 1-4.

3. Perbaikan Produk

Setelah produk diberikan kepada validator untuk mendapatkan hasil validasi berupa skor, produk juga mendapatkan komentar dari validator. Komentar berupa saran dan masukan inilah yang menjadi acuan untuk memperbaiki produk yang dikembangkan.

3.3.4 Tahap Implement (Implementasi)

Tahap implementasi dilakukan setelah mendapatkan hasil validasi dari validator.

Ketika produk tersebut dinyatakan layak, maka dapat diujicobakan. Namun, dalam hal ini, peneliti tidak melakukan ujicoba karena sedang terjadi pandemi Covid-19. Sekolah Dasar mengikuti aturan dari pemerintah untuk membelajarkan pembelajaran secara daring.

3.3.5 Tahap Evaluate (Evaluasi)

Evaluasi dapat dilakukan apabila produk sudah diujicobakan. Namun pada tahap implementasi tidak dilakukan uji coba, maka tidak dilakukan evaluasi.

3.4 Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan..data..merupakan hal..paling..utama..dalam sebuah penelitian karena tujuan dalam sebuah penelitian itu sendiri adalah untuk memperoleh data (Sugiyono, 2015:

200). Pada pengumpulan..data sangatlah penting dikarenakan untuk..mengetahui..valid..atau tidaknya..sebuah..penelitian..yang..dilakukan. Peneliti menggunakan teknik dalam pengumpulan data yaitu non tes. ..Teknik non tes denganikuesioneriterbukaidan.kuesioner tertutup.

3.4.1 Kuesioner Terbuka dan Kuesioner Tertutup

Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data dengan cara memberikan beberapa pertanyaan atau sebuah pernyataan secara tertulis diberikan kepada responden (Sugiyono, 2009: 142). Kuesioneriyangidigunakanipeneliti adalah jenis kuesioner terbuka dan tertutup.

Kuesioner tertutup berisikan tentang pertanyaan yang berisi tentang beberapa alternatif jawaban yang sudah ada (Margono, 2010: 168). Kuesioner terbuka adalah pertanyaan yang jawabannya berasal dari responden itu sendiri berdasarkan kebebasan menjawab pertanyaan (Sugiono, 2010: 200). Kuesioner..ini..digunakaniuntukianalisis kebutuhanidan instrumenivalidasi.

3.5 Instrumen Penelitian

Penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh peneliti yaitu mengembangkan.buku panduan pembelajaran daring berbasis STEAM dengan model PjBL kelas IV SD tema 1, subtema 1, pembelajaran 2, yang..menggunakaniinstrumenipenelitian kuesioner.

3.5.1 Pedoman Kuesioner

Penelitian ini, peneliti.menggunakanikuesioneridalam analisisikebutuhan. Kuesioner analisisikebutuhan ini terdiri dari 18 pertanyaan dengan sepuluh pertanyaan kuesioner..tertutup dan delapan kuesioner..terbuka. Kuesioner..diberikan kepada sepuluh guru SD kelas IV, pada sekolah yang berbeda dengan tujuan untuk menganalisis kebutuhan, bahwa pengembangan buku panduan dengan terdapat RPP daring berbasis pendekatan STEAM dengan model pembelajaran PjBL sangat dibutuhkan dan diperlukan. Pedoman kuesioner berisikan mengenai gambaran umum mengenai pertanyaan yang akan ditanyakan dan terdapat dalam matriks berikut.

Tabel 3.1 Kuesioner Terbuka

Indikator Daftar Pertanyaan No Soal

Pembelajaran luring dan pembelajaran daring

Apabila Bapak/Ibu mengajar secara luring, kesulitan apa sajakah yang Bapak/Ibu alami?

Apabila Bapak/Ibu mengajar secara

2,3,4,5

daring, kesulitan apa sajakah yang Bapak/Ibu alami?

Upaya-upaya apa sajakah yang dilakukan Bapak/Ibu untuk mengatasi kesulitan pembelajaran secara luring?

Upaya-upaya apa sajakah yang dilakukan Bapak/Ibu untuk mengatasi kesulitan pembelajaran secara daring?

Tematik kelas IV Mengapa Bapak/Ibu memilih tema tersebut?

8

Model

pembelajaran

Tuliskan alasan Bapak/Ibu memilih model pembelajaran tersebut?

10

Pendekatan pembelajaran

Apakah alasan Bapak/Ibu memilih menggunakan pendekatan tersebut?

12

STEAM Kendala apakah yang Bapak/Ibu alami saat menggunakan pendekatan STEAM dalam pembelajaran?

18

Tabel 3.2 Kuesioner Tertutup

Indikator Daftar Pertanyaan Pernyataan

Pembelajaran luring atau pembelajaran daring

Bagaimana cara Bapak/Ibu memberikan pembelajaran selama masa pandemi?

Daring/Luring/Keduanya

Apakah Bapak/Ibu

membutuhkan RPP sederhana untuk pembelajaran luring/

daring/ keduanya?

Daring/Luring/Keduanya

Tematik kelas IV

Pilihlah salah satu tema berikut sesuai dengan kebutuhan RPP secara luring/

daring/ keduanya yang Bapak/

 Kelas 4: Tema 1, Sub-Tema 1 “Keberagaman Budaya Bangsaku”

 Kelas 4: Tema 1,

Sub-Ibu butuhkan! Tema 3 “ Bersyukur atas Keberagaman”

 Kelas 4: Tema 3, Sub-Tema 1 “Hewan dan Tumbuhan di Lingkungan Rumahku”

 Kelas 4: Tema 3, Sub-Tema 3 “Ayo, Cintai Lingkungan”

 Kelas 4: Tema 8, Sub-Tema 1 “ Lingkungan Tempat Tinggalku” pembelajaran untuk RPP yang Bapak/ibu butuhkan!

 Problem Based Learning

 Project Based Learning

 Discovery Learning Pendekatan

pembelajaran

Pendekatan apakah yang Bapak/Ibu butuhkan dalam pembuatan RPP tersebut?

Apakah Bapak/Ibu pernah menggunakan pendekatan

STEAM dalam

pembelajaran yang dilakukan?

Ya, Pernah/ Tidak

3.5.2 Pedoman Instrumen Validasi

Pada tahap ini, peneliti membuat instrumen.validasiiuntuk dapat mengetahuiikualitas produk.yang dibuat. Instrumen validasi ini dibuat dengan kuesioneritertutupidenganipilihan jawaban.berskala.Likert, dengan rentangiskala (1) sangat kurang, (2) kurang, (3) baik, (4) sangat baik. Validasi dilakukan oleh dosen Pendidikan Biologi, guruiBahasaiIndonesia, dan guruikelasiIV SD. Berikut ini adalah..aspek-aspek yang dinilaiidalamivalidasi, yang akan disajikan..dalam..tabel..berikut..ini.

Tabel 3.3 Validasi Produk Aspek yang

Diamati

Indikator Penilaian No Soal Bahasa Sesuai dengan EBI dan mudah

Kelengkapan komponen, isi buku panduan dan terdapat kepustakaan

3,4,5,6,7,8,9,10 ,11,12,13,14,15

Tabel 3.4 Validasi RPP Aspek

yang Diamati

Indikator Penilaian No

Soal

Tujuan

Pembelajaran

1. Kesesuaian tujuan dengan Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator yang akan dicapai.

2. Rumusan tujuan meliputi komponen ABCD (Audience, Behaviour, Condition, Degree), menggunakan kata kerja operasional yang tepat.

3. Rumusan tujuan

mengimplementasikan HOTS (Higher Order Thinking Skills)

1,2,3

Materi

Pembelajaran

4. Merancang materi ajar sesuai dengan KD dan indikator berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics).

4, 5

5. Merancang materi secara komprehensif

Strategi Pembelajaran

6. Merancang strategi dan model pembelajaran PjBL berbasis pendekatan STEAM

7. Merancang skenario pembelajaran inovatif dengan menggunakan pendekatan, model, metode, yang sesuai dengan materi pembelajaran.

8. Merancang skenario pembelajaran inovatif yang bermakna dan menyenangkan.

6, 7, 8

Pemilihan Media

9. Memanfaatkan TIK untuk merancang media pembelajaran.

10. Mengkombinasikan media konkrit/benda nyata dan media berbasis TI dalam pembelajaran.

11. Merancang pemanfaatan media pembelajaran untuk melatih sikap dan keterampilan.

9, 10, 11

Pemilihan Materi dan Sumber Belajar

12. Memanfaatkan sumber belajar melalui internet/sumber online

12

LKPD 13. Penerapan LKPD berdasarkan

sintaks PjBL berbasis STEAM

13 Evaluasi 14. Merancang evaluasi yang sesuai

dengan KD dan indikator pembelajaran, yang meliputi aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

15. Menentukan desain dan metode evaluasi autentik

14, 15

3.6 Teknik Analisis Data

Data yang diperoleh terdapat dua jenis, yaitu data..kualitatif dan..kuantitatif. Data kualitatif merupakan sebuah dataiyang sajikan dalamibentukikata-kata, sedangkanidata kuantitatif merupakan dataiyang disajikan dalamibentukiangka-angka.

3.6.1 Data Kualitatif

..Penelitiimengumpulkanidataidengan menggunakan kuesioner. Kuesioner yang peneliti gunakan ada dua yaitu terbuka dan tertutup. Data kualitatif dalam hasil ini berupa rangkuman jawaban hasil dari kuesioner peneliti dengan sepuluh guru untuk mengetahui permasalahan dan kebutuhan awal. Data kualitatif menjadi catatan bagi peneliti untuk memperbaiki serta menambahkan sesuatuiyangimasihikurangidari produk yang sudah dibuat. Data kualitatif..dari..hasil kuesioneriterbuka dan tertutup terhadapiguru kelas IV, dan hasil komentar atau saran dari validator yang kemudian akan dianalisis sebagai acuan untuk mengerti permasalahan yang ada dan memperbaiki produkiyang akanipeneliti kembangkan.

3.6.2 Data Kuantitatif

Dataikuantitatif yang diperoleh berasal dariihasil validasi oleh validator. Analisis data validitas menggunakaniskalaipenilaian..Likert kriteria 1-4. Dalam setiapikriteriaiterdapatipenjelasan..supaya validatoritidak mengalami kesulitan dalam melakukan penilaian. Penjelasan setiap skala adalah (1) sangat kurang, (2) kurang, (3) baik, (4) sangat baik. Setelah validatorimemberikanipenilaian, maka mencari rerataiskor..yang diperolehisebagaiiberikut:

Gambar 3.3 Perhitungan Skor Rerata Validasi

Skorryanggdiperoleh.hkemudianndikonversiimenjadiidataakualitatifddengan.ber-dasarkan..tabellkonversiiskalaa44Likert. Konversiidataakuantitatif ikedalammkualitatif nilai skalai4iLikert yangidigunakanidalamipenelitian..disajikan dalam tabel berikut..ini (Widoyoko, 2014: 144).

Pedoman penilaian akhir (x)

=𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑖𝑡𝑒𝑚

Tabel 3.5 Konversi Data Kuantitatif ke Kualitatif.

Interval Nilai Kategori 3,26 ˂ X˂̠ 4,00 Sangat baik 2,51 ˂ X˂̠ 3,25 Baik 1,76 ˂ X˂̠ 2,50 Kurang 1,00 ˂ X˂̠ 1,75 Sangat kurang

Hasil perhitungan instrumen dapat dianggap valid atau tidak dengan berdasarkan skor. Berikut ini adalah penggolongan skor.

Tabel 3.6 Penggolongan Skor Rerata Hasil Produk

Interval Nilai Kategori Kriteria

3,26˂ X˂̠4,00 Sangat baik Keseluruhan instrumen sudah layak digunakan.

2,51 ˂ X˂̠ 3,25 Baik Instrumen sudah layak digunakan namun perlu diperbaiki.

1,76 ˂ X˂̠ 2,50 Kurang Instrumen kurang layak digunakan dan perlu diperbaiki.

1,00 ˂ X˂̠ 1,75 Sangat kurang

Instrumen tidak layak digunakan.

Instrumenidikatakanivalid, apabilaimemperolehirata-rata interval nilai lebihidari 2,50. Nilai tersebut..terdapatipadairentang..skor 3..dengan..kategoriibaik, hal ini memiliki arti bahwa keseluruhaniinstrumenisudahilayakidigunakaninamunimasihiperlu diperbaiki. Namun..sebaliknya, apabila..rata-rata skoriyangidiperoleh lebih kecil dari 2,50 makaiinstrumenitersebutidapatidikatakanitidakivalid karenaitidak atau kurangilayakidigunakan.

43 BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Bab ini membahas mengenai hasil penelitian dengan berdasarkan langkah pembuatan buku panduan dengan menggunakan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate), dan pembahasan tentang produk.

4.1 HasiliPenelitian

Subbabiiniimengauraikan langkah-langkah pegembangan buku panduan dengan langkah pengembangan menggunakan model ADDIE yang dilakukan dengan tiga langkah dari lima langkah yaitu Analyze, Design, dan Develop. Selain itu juga dipaparkan mengenai kualitas produk yang diperoleh dari hasil validasi.

4.1.1 ProsesiPengembangan Buku Panduan

Prosesipengembangan buku panduan ini dilakukan denganimenggunakan langkah ADDIE.Model ADDIE yang terdiri dari tiga langkah yaitu Analyze, Design, dan Develop.

Berdasarkan penelitianidan pengembangan yang dilakukan, maka diperoleh hasil sebagai berikut:

4.1.1.1 Tahap Analyze

Tahap pertama yang dilakukan yaitu analisis kebutuhan. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan guru yang mengajar pembelajaran di masa pandemi Covid-19, dan membutuhkan contoh RPP dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Selain itu, peneliti juga mengumpulkan data terkait dengan pembelajaran tematik untuk kelas berapa, menggunakan pendekatan dan model pembelajaran apa yang sekiranya sangat dibutuhkan oleh guru.

Pengumpulan data diperoleh berdasarkan kuesioner yang sudah diberikan kepada sepuluh guru dengan rincian lima guru dari provinsi DIY, dua guru dari Tangerang Banten, satu guru dari Kuningan Jawa Barat, guru dari Indramayu, dan guru berasal dari Purworejo Provinsi Jawa Tengah. Berikut ini merupakan hasil kuesioner tertutup:

Tabel 4.1 Hasil Kuesioner Tertutup

No Daftar Pertanyaan Pernyataan Jawaban

1 berikut sesuai dengan kebutuhan RPP secara luring/ daring/ keduanya yang Bapak/ Ibu

Terhadap Daerah Tempat Tinggalku”

4

Pilihlah salah satu model pembelajaran untuk RPP

yang Bapak/ibu

Pendekatan apakah yang Bapak/Ibu butuhkan

Berdasarkan hasil kuesioner tertutup di atas, peneliti mendapat data bahwa 90% guru memberikan pembelajaran secara daring, 70% guru membutuhkan RPP daring, 40 % guru membutuhkan RPP untuk kelasiIV Tema 1, subtema 1. 70% guru yang memilih menggunakanimodelipembelajaran PjBL (Project Based Learning), dan 60% guru yang memilih menggunakan pendekataniSTEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics), dan 50% guru pernah menggunakan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics).

Dari permasalahan ini, peneliti mengembangkan RPP daring dengan menggunakan pendekataniSTEAMi (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) dengan model PjBLi (Project Based Learning) untuk kelas IV Tema 1, Sub tema 1. Berikut ini peneliti akan membahas data yang diperoleh dengan menggunakan kuesioner terbuka sebagai pendukung penelitian dan pengembangan:

Tabel 4.2 Hasil Kuesioner Terbuka

No Daftar Pertanyaan Jawaban

1

Apabila Bapak/Ibu mengajar secara luring, kesulitan apa sajakah yang Bapak/Ibu alami?

Keterbatasan waktu, fasilitas dan protokol kesehatan yang kurang memadai.

2

Apabila Bapak/Ibu mengajar secara daring, kesulitan apa sajakah yang Bapak/Ibu alami?

Keterbatasan sarana dan prasarana dari peserta didik, jaringan internet.

3

Upaya-upaya apa sajakah yang dilakukan Bapak/Ibu untuk mengatasi kesulitan pembelajaran secara luring?

Menggunakan media yang menyenangkan seperti video, dan

membuat inovasi dalam

pembelajaran.

4

Upaya-upaya apa sajakah yang dilakukan Bapak/Ibu untuk mengatasi kesulitan pembelajaran secara daring?

Menggunakan aplikasi yang mudah digunakan peserta didik, memberikan subsidi kuota, memberikan batasan waktu lebih lama dalam pengumpulan tugas.

5

Mengapa Bapak/Ibu memilih tema 1, subtema 1?

Tema konkrit dengan anak, lebih mudah diaplikasikan sesuai dengan tujuan dan untuk persiapan selanjutnya.

6

Apakah alasan Bapak/Ibu memilih menggunakan pendekatan STEAM?

Dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kreaivitas, dan kemampuan memecahkan masalah.

7

Tuliskan alasan Bapak/Ibu memilih model pembelajaran tersebut?

Supaya anak tidak bosan, berpikir kritis dan sistematis, model tersebut menarik dan mengasah keterampilan anak.

8

Kendala apakah yang Bapak/Ibu alami saat menggunakan pendekatan STEAM dalam pembelajaran?

Tidak semua materi cocok dengan pendekatan STEAM, kendala sarana dan prasarana yang kurang memadai.

Berdasarkan hasil kuesioner terbuka di atas, peneliti memperoleh informasi bahwa membelajarkan pembelajaran daring terdapat kendala pada saranaidaniprasarana yang kurangimemadai, upayaiyangidilakukan oleh guru-guru dalam membelajarkan pembelajaran secara daring dengan menggunakan aplikasi yang memadai, dan memberikan batasan waktu lebih lama dalam pengumpulan tugas. Alasan guru-guru memilih tema 1, subtema 1 untuk kelas IV SD yaitu lebih mudah untuk diterapkan, alasan memilih menggunakan model PjBL (Project Based Learning) untuk mengasah keterampilan dalam diri anak. Penggunaan pendekatan STEAMi (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) dengan tujuan supaya meningkatkan kemampuaniberpikirikritis komunikasi, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah.. Kendala yang dihadapi pada saat menggunakan pendekataniSTEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) yaitu tidak semua materi dapat diterapkan menggunakan pendekataniSTEAMi (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics).

Berdasarkan hal tersebut, peneliti akan membuat produk berupa buku panduan yang terdapat RPP daring yang menggunakan aplikasi yang mudah digunakan, untuk kelas IV, tema 1, sub tema 1, yang peneliti memfokuskan pada pembelajaran 2 dengan menggunakan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) dan model PjBL (Project Based Learning). Pada tahap yang selanjutnya peneliti juga memperhatikan beberapa kendala-kendala seperti hasil kuesioner terbuka oleh guru-guru di atas, supaya produk yangidikembangkaniiniidapat membantuiguruidalam melakukanipembelajaranidi kelas.

4.1.1.2 Tahap Design

Langkah kedua yaitu merancang produk. Buku panduan ini dirancang dengan Microsoft Word dan dicetak secara portrait dengan ukuran kertas A4. Jenis huruf yang digunakan yaitu, Times New Roman dengan ukuran 12. Untuk cover depan dan belakang menggunakan kertas Ivory 260 gr, untuk bagian isi menggunakan kertas HVS. iPeneliti membuatikisi-kisi produk terlebihidahulu. Tujuan kisi-kisi ini sebagai panduan dalam mengembangkan buku panduan pembelajaran daring. Adapun kisi-kisi buku panduan yang terdapat dalam tabel berikut ini.

Tabel 4.3 Kisi-Kisi Buku Panduan

No Isi Buku Deskripsi

1 Sampul Buku  Judul “Buku Panduan Pembelajaran Daring berbasis STEAM Dengan Model PjBL Kelas IV SD Tema 1, Sub Tema 1, Pembelajaran 2”

 Memuat cover depan dengan foto tari Manuk Dadali dan tari Tor-Tor, dan nama penulis.

2 Kata Pengantar Tujuan penulisan pengembangan buku panduan pembelajaran yang terdiri dari beberapa alinea yaitu:

 Alinea 1: tujuan penyusunan buku panduan berbasis STEAM dengan menggunakan model pembelajaran PjBL, untuk menjawab kebutuhan guru.

 Alinea 2: penjelasan langkah PjBL berbasis STEAM dalam Tema 1, Sub tema 1, pembelajaran 2 (Mata pelajaran SBdP, PPKn, dan matematika).

 Alinea 3: deskripsi singkat media pembelajaran yang digunakan.

 Alinea 4: ucapan terimakasih kepada pihak yang telah membantu menyelesaikan buku

 Alinea 4: ucapan terimakasih kepada pihak yang telah membantu menyelesaikan buku