Johanna Christy, SKM, MKM
Selamat anda sudah masuk pada tahap pembelajaran praktikum yaitu clinical pathway. Disini anda akan mempelajari tentang praktikum pembuatan clinical pathway. Selamat Belajar!
A. Pengertian
Pembuatan clinical pathwayadalah langkah-langkah yang hars dilakukan untuk menyusun clinical pathway.Clinical pathway adalah sebuah pemetaan mengenai tindakan klinis untuk diagnosis tertentu pada waktu tertentu.
Pembuatan clinical pathway yaitu dengan menentukan topik terlebih dahulu, kemudianmenunjuk koordinator (penasehat multidisiplin), menetapkan pemain kunci, kunjungan lapangan, pencarian literatur, melaksanakan customer focus group, telaah pedoman praktik klinis (PPK), analisis casemix, menetapkan desain clinical pathway, pengukuran proses dan outcome, serta sosialisasi dan edukasi.
B. Tujuan
Setelah mengikuti praktikum ini, peserta diharapkan mampu membuat clinical pathway.
C. Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang perlu dipersiapkan antara lain:
1. Modul Perkuliahan
2. Alat untuk mencatat (alat tulis) 3. Komputer/Laptop
45 4. Meja, kursi
5. Rekam medis
6. Buku referensi/ artikel jurnal
D. Persiapan
Fasilitator diharapkan mengikuti petunjuk penggunaan modul praktikum pembuatan clinical pathway, sebagai berikut:
1. Mempelajari dan memahami Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan pembuatan clinical pathway.
2. Harus konsisten menjelaskan pedoman praktikum ini sesuai urutan penyajian dalam RP dan substansi yang tercantum dalam modul.
3. Menguasai dan memahami buku/bahan referensi termasuk peraturan perundang-undangan yang terkait.
4. Diperbolehkan memberikan pengayaan dan bahan tayangan standar yang ada dalam modul, sepanjang untuk menambah wawasan peserta dan mengikuti perkembangan peraturan, referensi, data/informasi yang relevan.
E. Langkah-Langkah
No Langkah-Langkah Pembuatan Clinical Pathway 1 Mahasiswa membentuk 4 kelompok yang terdiri dari 7-8 orang
2 Setiap kelompok mahasiswa menentukan topik yang dipilih dan berkategori high volume, high cost, high risk dan problem prone.
3 Setiap kelompok mahasiswa menentukan koordinator (penasehat multidisiplin)dan tim pembuatan clinical pathway
4 Setiap kelompok diminta mengidentifikasi setiap orang yang menguasai untuk dilibatkan dalam pengobatan terhadap sekelompok pasien yang telah dipilih.
5 Setiap kelompok diminta melakukan pencarian literature untuk mencari best practice pada kasus tertentu skala nasional maupun internasional (published guideline), memilih kata kunci yg tepat, mendistribusikan, membaca, dan membuat telaah pustaka dan membuat rekomendasi untuk penyusunan clinical pathway.
46
6 Setiap kelompok diminta melaksanakan Customer Focus Group, yang dimaksudkanuntuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan dan menyesuaikan dengan kemampuan untuk memenuhi.
7 Setiap kelompok diminta menelaah pedoman praktik klinis untuk melihat komponen detail dari clinical pathway.
8 Setiap kelompok diminta melakukan analisis casemixuntuk mengumpulkan data-data aktivitas dalam pelayanan pasien untuk dikaitkan dengan DRG tertentu.
9 Setiap kelompok menetapkan desain clinical pathway sesuai dengan format dan persyaratan dalam matrik yang menempatkan setiap intervensi pada suatu sumbu dan waktu pada sumbu yang lain.
10 Setiap kelompok menetapkan item-item aktivitas untuk proses dan outcome pelayanan untuk pengumpulan data pasien.
11 Setiap kelompok melakukan sosialisasi dan edukasi terhadap clinical pathwayyang telah dikerjakan.
12 Pada akhir sesi, masing-masing kelompok menunjukan hasil kegiatan praktikumnya kepada dosen pengampu mata kuliah/fasilitator.
F. Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan 1. Keaktifan saat kerja kelompok
2. Pemahaman saat melakukan tugas praktikum 3. Mampu membangkitkan minat/motivasi peserta 4. Alokasi waktu yang tepat
5. Penggunaan bahasa yang baik dan mudah dipahami 6. Kerja sama yang baik antar sesama anggota kelompok
Ringkasan
PMIK harus dapat ikut serta dalam pembuatan clinical pathway serta aktif melaksanakan clinical pathway yang telah disepakati bersama petugas kesehatan lainnya. Adapun langkah-langkah pembuatan clinical pathway yaitu penentuan topik,menunjuk koordinator (penasehat multidisiplin), menetapkan pemain kunci, kunjungan lapangan, pencarian literatur, melaksanakan
47
customer focus group, telaah pedoman praktik klinis (PPK), analisis casemix, menetapkan desain clinical pathway, pengukuran proses dan outcome, serta sosialisasi dan edukasi.
Latihan Tes
1. Siapkan alat-alat yang diperlukan dalam pengerjaan pratikum 2. Buatlah laporan praktikum pembuatan clinical pathway.
3. Tugas disajikan dalam bentuk laporan praktikum yang dilengkapi dengan cover dengan jenis tulisan times new roman ukuran 12, spasi 1,5 menggunakan kertas HVS ukuran A4.
4. Gunakan Tool Penilaian Praktikum untuk mengetahui sejauh mana kompetensi saudara dalam menyusun laporan praktikum.
48 TEST 1
Gunakan format penilaian penampilan / checklist
SILAKAN ANDA MENGHUBUNGI FASILITATOR
Berikan tanda √ pada kolom ya jika melakukan dengan benar dan pada kolom tidak jika tidak melakukan/salah. Format penilaian sebagai berikut:
FORMAT PROSEDUR
PRAKTIKUM PEMBUATAN CLINICAL PATHWAY
Nama Kelompok :
1. ...
2. ...
3. ...
4. ...
5. ...
6. ...
7. ...
Tingkat / Program : ...
Tanggal : ...
Fasilitator : ...
NO ASPEKYANGDINILAI YA TIDAK
Persiapan Alat 1 Modul Perkuliahan
2 Alat untuk mencatat (alat tulis) 3 Komputer / Laptop
4 Meja, kursi 5 Rekam medis
6 Buku referensi/ artikel jurnal Tahap Kerja
49
1 Mahasiswa membentuk 4 kelompok yang terdiri dari 7-8 orang
2 Setiap kelompok mahasiswa menentukan topik yang dipilih dan berkategori high volume, high cost, high risk dan problem prone.
3 Setiap kelompok mahasiswa menentukan koordinator (penasehat multidisiplin) dan tim pembuatan clinical pathway
4 Setiap kelompok diminta mengidentifikasi setiap orang yang menguasai untuk dilibatkan dalam pengobatan terhadap sekelompok pasien yang telah dipilih.
5 Setiap kelompok diminta melakukan pencarian literature untuk mencari best practice pada kasus tertentu skala nasional maupun internasional (published guideline), memilih kata kunci yg tepat, mendistribusikan, membaca, dan membuat telaah pustaka dan membuat rekomendasi untuk penyusunan clinical pathway.
6 Setiap kelompok diminta melaksanakan Customer Focus Group, yang dimaksudkanuntuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan dan menyesuaikan dengan kemampuan untuk memenuhi.
7 Setiap kelompok diminta menelaah pedoman praktik klinis untuk melihat komponen detail dari clinical pathway.
8 Setiap kelompok diminta melakukan analisis casemixuntuk mengumpulkan data-data aktivitas dalam pelayanan pasien untuk dikaitkan dengan DRG tertentu.
50
9 Setiap kelompok menetapkan desain clinical pathway sesuai dengan format dan persyaratan dalam matrik yang menempatkan setiap intervensi pada suatu sumbu dan waktu pada sumbu yang lain.
10 Setiap kelompok menetapkan item-item aktivitas untuk proses dan outcome pelayanan untuk pengumpulan data pasien.
11 Setiap kelompok melakukan sosialisasi dan edukasi terhadap clinical pathwayyang telah dikerjakan.
12 Pada akhir sesi, masing-masing kelompok menunjukan hasil kegiatan praktikumnya kepada dosen pengampu mata kuliah/fasilitator.
Sikap 1 Teliti 2 Sistematis 3 Objektif
6.
Komentar :
51 sudah sesuai standart pratikum namun penggunaan
penggunaan alat sudah paham
Melakukan seluruh (12 tahap) kerja dengan baik
Tahap Kerja
Melakukan seluruh (12 tahap) kerja dengan baik
Tahap Kerja
Hanya melakukan 7-11tahap kerja dari 12 tahap yang harus dilakukan
Melakukan seluruh (12 tahap) kerja dengan baik
Tahap Kerja
Hanya melakukan 7-11tahap kerja dari 12 tahap yang harus dilakukan
Melakukan seluruh (12 tahap) kerja dengan baik
Sikap
Tidak menunjukan sikap yang baik selama pratikum berlangsung
Hanya menunjukan 1 sikap dari 3 sikap interaksi yang baik
Hanya menunjukan 2 sikap dari 3 sikap interaksi yang baik
Menunjukan seluruh sikap (3 sikap) dengan baik saat praktikum berlangsung
52 Nilai Akhir = × 100 = ……
Nilai ≥ 75 : Selamat Buat Anda
Nilai < 75 : Ulangi materi dan latihan praktikum
TandaTanganMahasiswa TandaTanganPenguji
(...) (...)
Tugas Mandiri
Melanjutkan laporan praktikum pembuatan clinical pathway berdasarkan hasil koreksi dan saran dosen pengampu mata kuliah pada saat praktikum berlangsung. Tugas disajikan dalam bentuk laporan praktikum yang dilengkapi dengan cover dengan jenis tulisan times new roman ukuran 12, spasi 1,5 menggunakan kertas HVS ukuran A4. Tugas dikumpulkan paling lambat 1 minggu setelah pertemuan dan dikirim ke email dosen pengampu mata kuliah.
53
Daftar Pustaka
1. Direktorat Pelayanan, 2014. Petunjuk Teknis Verifikasi Klaim. Jakarta:
BPJS Kesehatan.
2. Hatta, Gemala R., 2009. Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
3. Indawati, Laela., dkk, 2018. Manajemen Informasi Kesehatan V: Sistem Klaim dan Asuransi Kesehatan. Jakarta: Psdik SDM Kesehatan, Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan, Kemenkes RI.
4. Permenkes RI, 2014. Permenkes RI No. 27 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Sistem Indonesian Case Base Groups (INA-CBGs). Jakarta.
5. Permenkes RI, 2014. Permenkes RI No. 59 Tahun 2014 Tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan Dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan. Jakarta.
54 BAB VI
PRAKTIKUM PENGGUNAAN DATA KLINIS DALAMPROSES CHARGE