• Tidak ada hasil yang ditemukan

GAMBARAN UMUM TENTANG PERKAWINAN DAN PERAN ISTRI DALAM RUMAH TANGGA

GAMBARAN SINGKAT TENTANG DAERAH PENELITIAN DAN PROFIL ISTRI DALAM RUMAH TANGGA DI DUSUN WATU

B. Profil Istri dalam Rumah Tangga di Dusun Watu Agung

1. Profil Istri Yang Bekerja a Ibu SY

Ibu SY adalah istri dari bapak TB yang lahir pada 14 Mei tahun 1976. Dia menamatkan pendidikan SD. Sedangkan suami Ibu SY, bapak TB lahir pada 2 Maret tahun 1966, dan menamatkan pendidikan SMP. Ibu SY dan bapak TB menikah pada 18 Juni 1992. Saat itu dia berumur 16 tahun dan bapak TB berumur 26 tahun. (Hasil Wawancara Ibu SY, 5 April 2018)

Ibu SY bekerja di suatu yayasan sebagai pengasuh di tempat penitipan anak. Dia memiliki tiga orang anak. Ketiga anaknya memiliki pendidikan terakhir SMA lebih tinggi dibanding pendidikan orang tuanya yang lulus SMP dan SD. Anak pertama dan anak ketiganya telah bekerja, sedangkan anak kedua yang perempuan belum bekerja. (Hasil Wawancara ibu SY, 5 April 2018)

Dilihat dari kehidupannya, Dina yang merupakan anak dari ibu SY mengatakan bahwa ibu SY merupakan orang yang sabar dan legowo. Akan tetapi, ibu SY memiliki sifat yang tegas akan sesuatu hal. Dia juga merupakan ibu rumah tangga

55

yang sangat kuat dan selalu berusaha yang terbaik untuk keluarganya. Selain bekerja di luar rumah ibu SY juga tidak lupa untuk perannya sebagai ibu rumah tangga yang merupakan kewajibannya. (Hasil Wawancara Anak Ibu SY, 9 April 2018)

Dari segi agama, ibu SY merupakan orang yang pas- pasan dalam memahami agama Islam. Dia bukan orang yang pernah mondok atau tinggal di lingkungan pondok, akan tetapi dia juga aktif mengikuti kajian keagamaan di dusun. Dia juga berusaha untuk tidak tertinggal jama‟ah sholat lima waktu dimasjid karena rumahnya tidak jauh dari masjid. (Hasil Wawancara Ibu SY, 5 April 2018)

b. Ibu AL

Ibu AL lahir pada 18 Juli tahun 1965. Dia menamatkan pendidikan SLTA. Sedangkan suaminya, bapak SL lahir pada 10 November tahun 1972 dan menamatkan pendidikan SD. Ibu AL saat ini sedang bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah tetangga. Sedangkan bapak SL bekerja sebagai karyawan pabrik. (Hasil Wawancara Ibu AL, 7 April 2018)

Ibu AL dan bapak SL menikah pada tahun 1995. Mereka berdua memiliki empat orang anak. Kedua anak perempuan beliau saat ini sedang menempuh pendidikan sarjana, sedangkan anak ketiga sudah tamat SMA dan sedang mencari

56

pekerjaan, dan sementara anak yang terakhir sedang menempuh pendidikan SMA. (Hasil Wawancara Ibu AL, 7 April 2018)

Dari sisi agama, ibu AL merupakan keluarga yang masih begitu kurang dalam memahami agama Islam, karena dia berasal dari keluarga biasa-biasa saja. Akan tetapi ibu AL aktif mengikuti kegiatan keagamaan dan juga berusaha mengikuti jama‟ah sholat lima waktu di masjid.

Dari kehidupan rumah tangga, ibu AL merupakan seorang istri yang penurut dan mengikuti apa yang menjadi keputusan bapak SL. Selain bekerja sebagai asisten rumah tangga di tempat tetangga, ibu AL juga harus melakukan pekerjaan rumah tangganya dengan waktu yang dia bisa. Dengan begitu dia tidak merasa khawatir akan kewajiban yang harus dia lakukan sebagai ibu rumah tangga dalam biduk rumah tangganya. (Hasil Wawancara ibu AL, 7 April 2018)

c. Ibu ST

Ibu ST lahir pada 25 November tahun 1968 di Boyolali. Dia adalah istri dari bapak AY, yang menamatkan pendidikannya hingga jenjang SLTA. Ibu ST sendiri saat ini berusia 50 (lima puluh) tahun. Sedangkan bapak AY lahir pada 01 Januari tahun 1969. Mereka melangsungkan pernikahan pada 25 Juni tahun 2001, dari pernikahannya itu

57

mereka dikaruniai seorang anak perempuan. (Hasil Wawancara Ibu ST, 10 April 2018)

Dalam kehidupannya ibu ST merupakan seorang istri yang tegas dan gesit dalam melakukan sesuatu hal. Ibu ST juga berkata bahwa dia adalah orang yang selalu berusaha dengan keras. Dia adalah ibu yang tegas pula dalam mendidik anaknya. Ibu ST mengajarkan anak perempuannya mengenakan hijab sejak dini. Karena bagi ibu ST hal ini adalah salah satu dari rangkaiannya dalam merawat dan mendidik anak yang merupakan tugasnya sebagai ibu. (Hasil Wawancara, 10 April 2018)

Dari sisi agamanya, ibu ST mengaku masih dalam tahap belajar dalam memahami syariat-syariat yang diajarkan dalam Islam, karena dia merupakan orang yang berasal dari lulusan pesantren atau sejenisnya. Meski begitu, ibu ST selalu berusaha mempelajari dan bertanya pada pengajar dalam majelis saat dia mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan di dusunnya. (Hasil Wawancara Ibu ST, 10 April 2018)

Dalam kehidupannya, ibu ST tidak hanya menjalani tugasnya sebagai ibu rumah tangga saja. Melainkan ibu ST juga bekerja di luar rumah, yang saat ini dia bekerja sebagai asisten rumah tangga di tempat tetangga. Meskipun begitu ibu ST berusaha memenuhi kewajibannya di dalam biduk rumah

58

tangganya. Bagi ibu ST kewajibannya tersebut yang membawanya pada surgaNya Allah kelak. (Hasil Wawancara Ibu ST, 10 April 2018)

d. Ibu RA

Ibu RA merupakan istri dari bapak SP yang lahir pada 11 Oktober tahun 1974 di Kabupaten Semarang. Pada masa itu ibu RA tidak bersekolah, sehingga dia tidak memiliki tamatan di jenjang pendidikan yang setara dengan bapak SP. Saat ini ibu RA berusia 44 (empat puluh empat) tahun. Sementara bapak SP lahir pada 21 Juni tahun 1969. Ibu RA saat ini bekerja dengan usahanya yaitu, ternak ayam broiler. (Hasil Wawancara Ibu RA, 12 April 2018)

Ibu RA dan bapak SP menikah pada 2 Oktober tahun 1992. Mereka memiliki dua orang anak, yang anak pertama merupakan anak laki-laki dan anak kedua adalah perempuan. Anaknya yang pertama sudah tamat pendidikan SMA dan saat ini sudah bekerja, sementara anaknya yang kedua masih SMP. (Hasil Wawancara ibu RA, 12 April 2018)

Dalam kehidupannya ibu RA adalah seorang ibu yang pendiam dan sabar. Dia juga ibu rumah tangga yang baik. Selain menjalankan usaha ternak ayam broilernya, ibu RA juga tidak menampik kewajibannya dalam mengurus rumah tangga dan pekerjaan rumah lainnya. Itu dia lakukan setiap harinya di

59

dalam kehidupan rumah tangganya. (Hasil Wawancara anak Ibu RA, 14 April 2018)

e. Ibu NS

Ibu NS merupakan istri dari bapak AK yang lahir pada 15 Juni pada tahun 1972 di Kabupaten Semarang, dan beliau menamatkan pendidikan terakhirnya di tingkat SD. Sedangkan bapak AK lahir pada 12 Mei tahun 1974, beliau menamatkan pendidikannya di bangku SD pula. Ibu NS bekerja sebagai penjahit di suatu konveksi di daerah tingkir. (Hasil Wawancara Ibu NS, 17 April 2018)

Ibu NS serta bapak AK menikah pada 16 Mei tahun 2000. Saat itu ibu NS berumur 16 tahun, sementara bapak AK berumur 18 tahun. Dari pernikahannya, ibu NS dikaruniai satu orang anak peremuan. Saat ini putri beliau baru saja lulus sekolah tingkat SMA, dan sedang menempuh pendidikan lanjut di akademi kesehatan di Yogyakarta. (Hasil Wawancara Ibu NS, 17 April 2018)

Dilihat dari sisi agama, ibu NS ini merupakan orang yang biasa-biasa saja mengenai pemahamannya terhadap agama Islam. Alhamdulillah, ibu NS menjalankan yang menjadi kewajibannya, seperti menjalankan ibadah sholat lima waktu, puasa ramadhan, dan ibadah lainnya. Namun, masih banyak pengetahuan-pengetahuan, ajaran-ajaran, maupun aturan-

60

aturan yang diajarkan dalam Islam yang belum ibu NS ketahui. (Hasil Wawancara Ibu NS, 17 April 2018)

Dari sisi kehidupannya Desi anak dari ibu NS, mengatakan bahwa ibu NS merupakan ibu yang fleksibel dan mengikuti situasi serta kondisi yang ada terhadap hal apapun. Namun, ibu NS tetap memiliki sifat yang tegas dan bertindak cepat di dalam dirinya. Ibu NS tidak suka bertele-tele dalam memutuskan sesuatu hal. (Hasil Wawancara Anak ibu NS, 19 April 2018).

2. Profil Istri Yang Tidak Bekerja