• Tidak ada hasil yang ditemukan

GAMBARAN UMUM TENTANG PERKAWINAN DAN PERAN ISTRI DALAM RUMAH TANGGA

GAMBARAN SINGKAT TENTANG DAERAH PENELITIAN DAN PROFIL ISTRI DALAM RUMAH TANGGA DI DUSUN WATU

B. Profil Istri dalam Rumah Tangga di Dusun Watu Agung

2. Profil Istri Yang Tidak Bekerja a Ibu KM

Ibu KM adalah istri dari bapak SI yang lahir pada 29 Desember tahun 1972 di Kabupaten Semarang, dan menamatkan pendidikan terakhirnya adalah SD. Sedangkan bapak SI lahir pada 10 November tahun 1965, dan menamatkan pendidikan di tingkat SD pula. Ibu KM merupakan ibu rumah tangga murni (tidak bekerja). (Hasil Wawancara Ibu KM, 12 Juli 2018)

Ibu KM dan bapak SI menikah pada tahun 1989. Usia pernikahan mereka sudah memasuki 29 (dua puluh sembilan) tahun. Dari pernikahannya ibu KM dikaruniai dua orang anak. Kedua anaknya telah menamatkan pendidikannya di tingkat SMA dan tingkat akademi kesehatan serta sudah menikah dan

61

memiliki anak yang tinggal bersama mertuanya. (Hasil Wwawancara Ibu KM, 12 Juli 2018)

Di dalam keluarganya menurut Tantri anaknya, ibu KM merupakan orang yang sabar dan penurut. Ibu KM sebagai ibu rumah tangga yang memperlakukan anak-anaknya dengan baik. Merawat, menyayangi dan mendidik anaknya dengan sabar dan kasih sayang. (Hasil Wawancara Anak Ibu KM, 13 Juli 2018)

b. Ibu RM

Ibu RM lahir pada 18 Juli tahun 1978 di Kabupaten Semarang. Saat itu ibu RM menamatkan pendidikannya di tingkat SD. Sekarang ini ibu RM menginjak usia 40 tahun (empat puluh tahun). Dia merupakan istri dari bapak AN, yang mana mereka menikah pada 1 November tahun 1996. Dari pernikahannya dikaruniai dua orang anak. Anaknya yang pertama telah menikah dan masih tinggal bersamanya. Sedangkan anak yang kedua masih sekolah di tingkat SMP. (Hasil Wawancara Ibu RM 13 Juli 2018)

Dari sisi agama, ibu RM memang bukan termasuk orang yang paham benar mengenai ajaran-ajaran agama Islam selain yang menjadi kewajiban setiap umat muslim. Dia hanya menjalankan kewajibannya sebagai umat muslim seperti sholat fardhu, puasa ramadhan, dan ibadah lainnya. Selain itu dalam

62

kesehariannya, ibu RM merupakan seorang ibu rumah tangga. Dimana setiap hari dia disibukkan dengan pekerjaan rumah tangga yang harus dia lakukan. (Hasil Wawancara Ibu RM, 13 Juli 2018)

Bagi keluarganya, Nikmah anaknya mengatakan bahwa ibu RM merupakan orang yang menyukai kebersihan. Penataan dalam rumahnya pun terlihat rapi dan bersih. Dia juga meupakan ibu yang hangat bagi anak-anaknya. Ibu RM merupakan ibu yang sangat dekat dengan Nikmah. Sehingga Nikmah sangat tidak segan untuk menceritakan apa yang sedang ia alami dalam kehidupannya. (Hasil Wawancara Anak Ibu RM, 13 Juli 2018)

c. Ibu AM

Ibu AM adalah seorang ibu rumah tangga yang lahir pada 5 Juni pada tahun 1965. Dia menamatkan pendidikannya di tingkat SD. Sedangkan bapak RJ lahir pada 10 Agustus tahun 1963 dan menamatkan pendidikannya SD pula. Ibu AM dan bapak RJ menikah pada 12 September1985, yang saat itu berumur 20 tahun sedangkan suaminya bapak RJ berumur 22 tahun. Pernikahannya tersebut dikaruniai empat orang anak. (Hasil Wawancara Ibu AM, 14 Juli 2018)

Keempat anaknya tersebut telah lulus dan tamat pendidikan SMA. Ibu AM merupakan orang yang berasal dari

63

keluarga yang tidak berada maupun pemuka agama. Sehingga ibu AM tidak memiliki pemahaman yang luas mengenai hal- hal yang lain dalam ajaran agama Islam. Ibu AM hanya mengerjakan ibadah wajib saja yang hanya dia pahami saja. Seperti sholat fardhu lima waktu, membayar zakat, dan puasa ramadhan. (Hasil Wawancara Ibu AM, 14 Juli 2018)

Bagi anaknya, ibu AM merupakan orang yang galak. Tapi ibu AM selalu berusaha yang terbaik untuk anak-anaknya. Terutama mengenai hal pendidikan, dia berusaha keras agar anak-anaknya mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi daripada dirinya. Akan tetapi menurut Masitoh anak ibu AM, ibunya itu sedikit boros dalam pengeluaran dan membelanjakan uang yang ada. (Hasil Wawancara Anak Ibu AM, 14 Juli 2018)

d. Ibu RI

Lahir pada 6 Agustus tahun 1972 di kabupaten Semarang, ibu RI menamatkan pendidikannya di tingkat SMP. Sedangkan bapak RO lahir pada 2 September tahun 1965, dan menamatkan pendidikan di tingkat SMA. Ibu RI dan bapak RO menikah pada 3 Agustus tahun 1993. Mereka memiliki dua orang anak perempuan, yang pertama sudah menamatkan pendidikan SMA dan yang kedua masih sekolah. (Hasil Wawancara Ibu RI, 15 Juli 2018)

64

Saat mereka menikah, ibu RI berumur 21 (dua puluh satu ) tahun, sedangkan bapak RO berumur 28 (dua puluh delapan) tahun. Setelah lama tinggal di Salatiga, ibu RI dan keluarga membeli rumah di daerah Suruh, dan mereka sekeluarga pindah ke desa Suruh untuk menempati rumah tersebut. Awal tinggal di desa Suruh ibu RI belum bisa mengaji, akan tetapi dia rajin berjama‟ah di mushola terdekat dan belajar mengaji bersama Mbah Amin yang menjadi pengajar ngaji di mushola itu. Dan alhamdulillah sampai sekarang ini ibu RI sudah lancar dalam mengaji. Dia juga mengikuti kegiatan keagamaan dan sosial yang diadakan bersama masyaratkat di tempat ibu RI tinggal. (Hasil Wawancara Ibu RI, 15 Juli 2018)

Ibu RI pandai dalam membuat berbagai macam kue dan snack ringan. Seperti risol, kue bolu, dan kue kering serta snack lainnya. Terkadang dia juga mendapat pesanan untuk acara arisan atau acara perkumpulan lainnya. Ibu RI sangat terampil dalam hal ini, dan keterampilan ini sedikit ditularkan juga kepada anaknya yang pertama agar dapat membantunya jika dia kerepotan. (Hasil Wawancara Anak Ibu RI, 15 Juli 2018)

Menurut tetangga ibu MH tetangganya, ibu RI merupakan orang yang baik sesama tetangga. Dia juga sering membantu tetangga yang sedang tidak baik. Ibu RI juga tidak suka

65

berselisih paham dengan tetangga, sehingga dia berhati-hati sekali dalam bersosialisasi bersama masyarakat sekitar. Dia sangat menghindari segala perselisihan meski sekecil apapun. (Hasil Wawancara Ibu MH, 15 Juli 2018)

e. Ibu MR

Ibu MR lahir pada 13 Juni tahun 1972, dan menamatkan pendidikan SD. Dia merupakan istri dari bapat RN. Dan bapak RN sendiri lahir pada 7 Maret tahun 1968, menamatkan pendidikannya di tingkat SD pula. Mereka menikah pada 3 Agustus tahun 1998, dan memiliki dua orang anak. Yang pertama sudah menikah dan memiliki anak, sedangkan yang kedua masih SMA. (Hasil Wawancara Ibu MR, 16 Juli 2018)

Saat pernikahannya ibu MR berumur 26 (dua puluh enam) tahun, sedangkan bapak RN berumur 30 (tiga puluh) tahun. Ibu MR merupakan seorang ibu rumah tangga saja, dan mengurus pekerjaan rumah tangga. Ibu MR mengatakan bahwa dia masih kurang luas dalam memahami agama Islam. Akan tetapi alhamdulillah dia menjalankan perintah wajib seperti sholat fardhu lima waktu, puasa ramadhan dan mengaji. Karena baru itu yang ibu MR pahami. Selain itu dia juga mengikuti kegiatan rutin ibu-ibu di tempat tinggalnya seperti pengajian, Yasinan, dan kegiatan lainnya. (Hasil Wawancara Ibu MR, 16 Juli 2018)

66

Di kehidupan keluarganya, ibu MR merupakan orang yang energik, humoris dan supel. Apalagi kalau sedang diajak bicara serius, ibu MR malah banyak bercandanya atau “guyonan” dalam bahasa jawanya. Akan tetapi ibu MR juga orang yang tegas dalam menyikapi suatu masalah. Dia tidak bertele-tele dalam menentukan sikap yang seharusnya dia lakukan. Jika dia merasa benar dia tetap teguh pada pendiriannya. (Hasil Wawancara Anak Ibu MR, 16 Juli 2018)

3. Bentuk-bentuk Aktualisasi Peran Istri Dalam Rumah Tangga