• Tidak ada hasil yang ditemukan

Prosedur Pemeriksaan Tambahan Atas Satuan Kerja Badan Layanan Umum Daerah Sebagai Entitas Akuntansi

Dalam dokumen Panduan Pemeriksaan LKPD Bab 11-13 (Halaman 24-35)

Panduan Pemeriksaan LKPD Bab 12 Pemeriksaan Atas BLUD

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN

No Pemahaman SPI Ya Tidak Catatan

b. Bagaimana kelengkapan struktur organisasi yang dimiliki entitas BLUD dan kemampuannya dalam meyediakan arus informasi yang diperlukan untuk mengelola kegiatan operasional BLUD dan penyusunan LK BLUD ?

c. Apakah jajaran pimpinan entitas memiliki pengetahuan, pengalaman dan pelatihan dalam rangka proses konversi laporan keuangan BLUD ?

d. Apakah terdapat jumlah personil yang memadai baik dari segi jumlah maupun kemampuan sehubungan proses konversi Laporan keuangan BLUD ?

2. Kebijaksanaan

a. Apakah manajemen memandang penting fungsi pengolahan data, fungsi akuntansi, keandalan laporan keuangan dan perlindungan terhadap kekayaan entitas? b. Apakah fungsi akuntansi dipandang hanya sebagai unit

pencatat atau sebagai alat untuk menguji pengendalian atas berbagai aktivitas entitas?

3. Personalia

a. Apakah setiap personil Satker BLUD menyadari tanggung jawab dan ekspektasi terhadap mereka sehubungan dengan PPK-BLUD ?

b. Apakah personil baru Satker BLUD diberikan pengertian tentang tanggung jawab dan ekspektasi terhadap mereka sehubungan dengan PPK-BLUD ?

4. Prosedur

a. Mereviu pencatatan atas transaksi, dengan menguji apakah:

1) Apakah setiap transaksi BLUD telah diklasifikasi dan dicatat secara memadai guna mendukung pengendalian operasi dan pengambilan keputusan, 2) Apakah pengklasifikasian dan pencatatan tersebut

telah meliputi seluruh siklus mulai dari otorisasi, inisiasi, pemrosesan sampai dengan klasifikasi final dalam pencatatan secara keseluruhan.

Panduan Pemeriksaan LKPD Bab 12 Pemeriksaan Atas BLUD

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN

No Pemahaman SPI Ya Tidak Catatan

5. Pembukuan dan Pencatatan

Apakah setiap transaksi telah diklasifikasi dan dicatat secara memadai guna mendukung proses konversi LK BLUD ? 6. Pengawasan

a. Apakah internal auditor BLUD memiliki pengetahuan PPK-BLU yang memadai?

b. Apakah internal auditor BLUD dilibatkan dalam proses pelaksanaan Konversi Laporan Keuangan BLU?

12.5.2 Langkah-langkah Pemeriksaan Proses Konversi LK BLUD berdasarkan SAK ke LK BLUD berdasarkan SAP

1) Dapatkan Laporan Keuangan BLUD berdasarkan SAK serta standar penyusunan Laporan Keuangan BLUD tersebut dan dapatkan laporan keuangan berdasarkan SAP pada Satker BLUD.

2) Dapatkan kertas kerja Konversi Akun BLUD ke Akun SAI sebagaimana yang dianut LKPD.

3) Uji proses konversi dengan menguji akun-akun BLUD yang telah di konversi ke Akun SAI sesuai dengan ketentuan yang ada. dan telusuri pemindahan angka-angka akun BLUD berdasarkan SAK ke Akun BLUD berdasarkan SAP tersebut.

Panduan Pemeriksaan LKPD Bab 12 Pemeriksaan Atas BLUD

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN 12

Tabel 12.1

Ikhtisar Pengujian Tambahan untuk Pengendalian dan Pengujian Subtantif atas Saldo/Transaksi Satker BLUD No Akun Tujuan Pengujian Pengendalian Kunci Pengujian Pengendalian Intern Penyajian Laporan Resiko Terhadap

Keuangan

Pengujian Subtantif Tambahan atas Saldo dan Pengujian Subtantif

atas Transaksi

1 2 3 4 5 6 7

1 Kas di BLUD Mengetahui dan meyakinkan saldo kas BLUD yang tercantum pada neraca Satker BLUD berdasarkan SAP telah disajikan sesuai dengan standar yang ada (Penyajian dan Pengungkapan).

Terdapat Kebijakan akuntansi, sistem dan prosedur penyusunan konversi laporan keuangan BLUD dari SAK ke SAP.

Reviu kebijakan akuntansi terkait, juga ketentuan lain dengan penyajian dan pengungkapan saldo kas, apakah telah sesuai dengan

standar akuntansi pemerintahan. Reviu pelaksanaan penyusunan konversi laporan keuangan BLUD dan verifikasi internal untuk memastikan bahwa pengungkapan atas penyajian saldo kas telah

sesuai dengan SAP.

a. Salah saji (overstated dan understated) (Mutasi saldo kas menurut laporan keuangan BLUD didasarkan SAP didasarkan atas penerbitan SPM dan SP2D Pengesahan). b. Saldo Kas yang

disajikan tidak sesuai dengan SAP (PP24 Tahun 2005) dan Peraturan Lainnya.

Uji subtantif :

Rekonsiliasi antara saldo menurut rekening koran dengan saldo dana lancar menurut SPM dan SP2D pengesahan.

Lakukan pemeriksaan batas waktu untuk transaksi yang termuat dalam SPM dan SP2D Pengesahan pada triwulan ke-4.

2 Piutang

Panduan Pemeriksaan LKPD Bab 12 Pemeriksaan Atas BLUD

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN 13

No Akun Tujuan Pengujian Pengendalian Kunci Pengujian Pengendalian Intern Penyajian Laporan Resiko Terhadap Keuangan

Pengujian Subtantif Tambahan atas Saldo dan Pengujian Subtantif

atas Transaksi

1 2 3 4 5 6 7

Piutang BLUD yang tercantum pada neraca Satker BLUD berdasarkan SAP telah disajikan sesuai dengan standar yang ada (Penyajian dan Pengungkapan).

prosedur penyusunan konversi laporan keuangan BLUD dari SAK ke SAP.

dengan penyajian dan pengungkapan saldo Piutang, apakah telah sesuai dengan

standar akuntansi pemerintahan. Reviu pelaksanaan penyusunan konversi laporan keuangan BLUD dan verifikasi internal untuk memastikan bahwa pengungkapan atas penyajian saldo kas telah

sesuai dengan SAP.

seharusnya (Penyajian Piutang menurut SAK memperhitungkan

penyisihan sedangkan SAP

berdasarkan nilai tagihan/surat penagihan).

cermati seluruh pembayaran yang terkait dengan pembayaran piutang telah diperhitungkan sebagai

pengurang saldo piutang, penerimaan pembayaran yang mengurangi saldo piutang adalah yang telah diajukan SPM dan SP2D Pengesahan.

3 Persediaan

BLUD Persediaan telah diklasifikasikan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (Klasifikasi). Terdapat prosedur pemeriksaan fisik persediaan secara reguler dan telah direkonsiliasi dengan catatan persediaan.

a. Teliti apakah persediaan yang diperoleh dicatat dengan menggunakan identifikasi yang memadai.

b. Teliti apakah terdapat

prosedur untuk persediaan yang rusak,

kedaluarsa dan hilang dan dapatkan dokumen pencatatan atas kondisi

Persediaan yang disajikan dalam Laporan keuangan BLUD berdasarkan SAK tidak memisahkan antara persediaan yang rusak atau persediaan yang tidak diperlukan lagi dalam operasioanl kegiatan, akan tetapi mendasari pada net realize value dari persediaan. Sedangkan

Dalam pemeriksaan fisik atas persediaan akhir, inventarisir jumlah persediaan yang rusak, kadaluarsa dan hilang. Bandingkan dengan catatan persediaan yang ada.

Panduan Pemeriksaan LKPD Bab 12 Pemeriksaan Atas BLUD

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN 14

No Akun Tujuan Pengujian Pengendalian Kunci Pengujian Pengendalian Intern Penyajian Laporan Resiko Terhadap Keuangan

Pengujian Subtantif Tambahan atas Saldo dan Pengujian Subtantif

atas Transaksi

1 2 3 4 5 6 7

persediaan tersebut. Persediaan yang disajikan dalam laporan Keuangan BLUD berdasarkan SAP. memisahkan klasifikasi persediaan yang masih digunakan dengan persediaan yang tidak bisa

digunakan. Mengetahui dan

meyakinkan bahwa saldo persediaan sudah sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan (Penyajian dan Pengungkapan) Terdapat prosedur pencatatan dan pengikhtisaran atas penyajian persediaan pada saat penyusunan konversi laporan keuangan BLUD sehingga Memo Penyesuaian (MP) yang

disusun sesuai dengan standar Akuntansi Pemerintahan

Reviu kebijakan akuntansi terkait dengan penyajian saldo persediaan dan telaah kesesuaiannya dengan standar akuntansi pemerintahan. Reviu pelaksanaan penyusunan konversi laporan keuangan BLUD dan verifikasi internal untuk memastikan bahwa pengungkapan atas penyajian saldo persediaan

telah memadai

Salah saji (understated, dikarenakan dokumen sumber mutasi tambah dan kurang persediaan menurut SAK berbeda dengan menurut SAP, menurut SAP mutasi persediaan didasarkan atas penerbitan SPM dan SP2D Pengesahan.)

Uji Subtantif terhadap Saldo:

a. Reviu apakah terdapat jumlah mutasi tambah dan kurang. Jika ada telusuri lebih lanjut., minta bukti pendukung penerimaan dan pengeluaran persediaan serta telusuri data penambahan dan pengurangan berdasarkan penerbitan SPM dan SP2D

Panduan Pemeriksaan LKPD Bab 12 Pemeriksaan Atas BLUD

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN 15

No Akun Tujuan Pengujian Pengendalian Kunci Pengujian Pengendalian Intern Penyajian Laporan Resiko Terhadap Keuangan

Pengujian Subtantif Tambahan atas Saldo dan Pengujian Subtantif

atas Transaksi

1 2 3 4 5 6 7

Pengesahan.

b. Dapatkan data semua persediaan pada satker, lakukan secara berjenjang.

c. Lakukan pengujian tambah kurang atas perhitungan saldo dan cek ke buku Pendukung

d. Lakukan pemeriksaan batas waktu untuk transaksi yang termuat dalam SPM dan SP2D Pengesahan pada triwulan ke 4, apakah terdapat transaksi penambahan persediaan yang berasal tidak pada tahun yang berkenan. 4 Aset Tetap Aset tetap telah Penggunaan bagan a. Teliti apakah aset tetap Aset tetap (kecuali tanah) Dalam pemeriksaan fisik

Panduan Pemeriksaan LKPD Bab 12 Pemeriksaan Atas BLUD

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN 16

No Akun Tujuan Pengujian Pengendalian Kunci Pengujian Pengendalian Intern Penyajian Laporan Resiko Terhadap Keuangan

Pengujian Subtantif Tambahan atas Saldo dan Pengujian Subtantif

atas Transaksi 1 2 3 4 5 6 7 BLUD (Kecuali Tanah) diklasifikasikan dengan pantas (Klasifikasi).

akun yang memadai, serta telah melalui reviu dan verifikasi intern pada saat konversi laporan keuangan BLUD

sehingga Memo Penyesuaian (MP) yang

disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan.

yang diperoleh dicatat dengan menggunakan identifikasi yang memadai.

b. Teliti apakah terdapat prosedur untuk aset tetap yang rusak, kedaluarsa dan hilang dan dapatkan dokumen pencatatan atas kondisi aset tetap tersebut.

c. Teliti apakah pembuatan Memo Penyesuaian telah memperhatikan hasil klasifikasi aset tetap berdasarkan SAP.

yang disajikan dalam Laporan keuangan BLUD berdasarkan SAK tidak memisahkan antara aset tetap yang rusak atau aset tetap yang masih dimanfaatkan dalam operasional kegiatan. Sedangkan Aset tetap yang disajikan dalam laporan Keuangan BLUD

berdasarkan SAP memisahkan klasifikasi

aset tetap yang masih digunakan dengan aset tetap yang tidak bisa digunakan.

atas Aset tetap (kecuali tanah), inventarisir jumlah Aset tetap yang tidak dimanfaatkan dan aset tetap yang masih dimanfaatkan dalam kegiatan operasional dan/atau hilang, bandingkan dengan catatan aset tetap (kecuali tanah) yang ada.

Mengetahui dan meyakinkan bahwa saldo aset tetap (Kecuali tanah) sudah sesuai dengan standar akuntansi

Terdapat prosedur pencatatan dan pengikhtisaran atas penyajian Aset tetap pada saat penyusunan konversi laporan

Reviu kebijakan akuntansi terkait dengan penyajian saldo Aset tetap (kecuali tanah) dan telaah kesesuaiannya dengan standar akuntansi

Salah saji (understated, dikarenakan saldo Aset tetap (kecuali Tanah) dalam laporan keuangan BLUD berdasarkan SAK disajikan setealh dikurangi

Uji Subtantif terhadap Saldo:

Teliti apakah saldo aset tetap (kecuali tanah) yang disajikan dalam laporan

Panduan Pemeriksaan LKPD Bab 12 Pemeriksaan Atas BLUD

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN 17

No Akun Tujuan Pengujian Pengendalian Kunci Pengujian Pengendalian Intern Penyajian Laporan Resiko Terhadap Keuangan

Pengujian Subtantif Tambahan atas Saldo dan Pengujian Subtantif

atas Transaksi 1 2 3 4 5 6 7 pemerintahan (Penyajian dan pengungkapan). keuangan BLUD, sehingga Memo Penyesuaian (MP) yang

disusun sesuai dengan standar Akuntansi Pemerintahan.

pemerintahan. Reviu pelaksanaan penyusunan konversi laporan keuangan BLUD dan verifikasi internal untuk memastikan bahwa pengungkapan atas penyajian saldo Aset tetap

(kecuali tanah) telah memadai.

dengan nilai penyusutan, sedangkan saldo aset tetap (kecuali tanah) disajikan tanpa dikurangi dengan penyusutan.

berdasarkan SAP tanpa dikurangi penyusutan atas aset tetap tersebut.

5 Pendapatan Badan Layanan Umum Pendapatan yang disajikan sudah sesuai dengan periode berkenan. Terdapat prosedur pencatatan dan pengendalian atas realisasi pendapatan pada saat konversi laporan keuangan BLUD.

Teliti apakah terdapat verifikasi intern terhadap transaksi pendapatan BLUD pada saat pengajuan SPM dan SP2D Pengesahan.

Pendapatan yang disajikan overstated (Dalam mengajukan SPM dan SP2D Pengesahan, Satker BLUD diberikan waktu paling lambat 10 hari setelah triwulan berakhir).

Lakukan pengujian pisah batas atas transaksi penerimaan yang diajukan dalam SPM dan SP2D pengesahan pada triwulan ke-4 dengan bukti-bukti pendukungnya. Seluruh Pendapatan

BLUD berdasarkan SAP telah disajikan.

Terdapat prosedur pencatatan dan pengendalian atas realisasi pendapatan pada saat konversi laporan keuangan BLUD dan penyusunan SPM

Teliti apakah terdapat verifikasi intern terhadap transaksi pendapatan BLUD pada saat pengajuan SPM dan SP2D Pengesahan.

Pendapatan yang disajikan undersatated, karena terdapat pendapatan yang belum dimasukkan dalam SPM dan SP2D Pengesahan.

Lakukan pengujian atas SPM dan SP2D Pengesahan berserta dokumen-dokumen

pendukungnya telusuri ke buku-buku catatan yang ada.

Panduan Pemeriksaan LKPD Bab 12 Pemeriksaan Atas BLUD

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN 18

No Akun Tujuan Pengujian Pengendalian Kunci Pengujian Pengendalian Intern Penyajian Laporan Resiko Terhadap Keuangan

Pengujian Subtantif Tambahan atas Saldo dan Pengujian Subtantif

atas Transaksi

1 2 3 4 5 6 7

dan SP2D Pengesahan. Pendapatan yang

disajikan tidak sesuai dengan klasifikasinya (dalam BLUD penerimaan BLUD dibedakan antara penerimaan

operasional dan non operasional, khusus untuk BLUD bertahap terdapat kewajiban untuk menyetorkan sebagian penerimaannya sebagai pendapatan PNBP). Penggunaan bagan akun yang memadai, serta telah melalui reviu dan verifikasi intern pada saat konversi laporan keuangan BLUD.

Teliti apakah terdapat verifikasi intern terhadap proses pengikhtisaran serta klasifikasi atas transaksi pendapatan BLUD pada saat pengajuan penyusunan Konversi laporan Keuangan BLUD.

Klasifikasi pendapatan yanga disajikan tidak sesuai dengan ketentuan yang ada (Penerimaan BLUD dari operasional layanan, diklasifikasikan sebagai pendapatan layanan). Telusuri klasifikasi Pendapatan BLUD berdasarkan SAP ke dokumen sumber penerimaan BLUD berdasarkan SAP (SPM dan SP2D Pengesahan) berikut bukti-bukti pendukungnya. 6 Belanja Badan Layanan Umum

Belanja BLUD yang disajikan sudah sesuai dengan periode berkenan. Terdapat prosedur pencatatan dan pengendalian atas realisasi Belanja pada saat konversi laporan keuangan BLUD dan

Teliti apakah terdapat verifikasi intern terhadap transaksi Belanja BLUD pada saat pengajuan SPM dan SP2D Pengesahan.

Belanja yang disajikan overstated (Dalam mengajukan SPM dan SP2D Pengesahan, Satker BLUD diberikan waktu paling lambat 10 hari

Lakukan pengujian pisah batas atas transaksi penerimaan yang diajukan dalam SPM dan SP2D pengesahan pada triwulan ke 4 beserta

bukti-Panduan Pemeriksaan LKPD Bab 12 Pemeriksaan Atas BLUD

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN 19

No Akun Tujuan Pengujian Pengendalian Kunci Pengujian Pengendalian Intern Penyajian Laporan Resiko Terhadap Keuangan

Pengujian Subtantif Tambahan atas Saldo dan Pengujian Subtantif

atas Transaksi

1 2 3 4 5 6 7

penyusunan SPM dan

SP2D Pengesahan. setelah triwulan berakhir). bukti pendukungnya.

Seluruh Belanja BLUD berdasarkan SAP telah disajikan

Terdapat prosedur pencatatan dan pengendalian atas realisasi Belanja pada saat konversi laporan keuangan BLUD dan penyusunan SPM dan SP2D Pengesahan.

Teliti apakah terdapat verifikasi intern terhadap transaksi belanja BLUD pada saat pengajuan SPM dan SP2D Pengesahan.

Belanja yang disajikan undersatated, karena terdapat belanja yang belum dimasukkan dalam SPM dan SP2D Pengesahan.

Lakukan pengujian atas SPM dan SP2D Pengesahan berserta dokumen-dokumen

pendukungnya telusuri ke buku-buku catatan yang ada.

Panduan Pemeriksaan LKPD Bab 13 Frequently Asked Questions (FAQ)

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN 1

BAB 13

Dalam dokumen Panduan Pemeriksaan LKPD Bab 11-13 (Halaman 24-35)

Dokumen terkait