• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

C. Prosedur Penelitian

Prosedur penelitian dimaksudkan agar penelitian dapat memberikan hasil

maksimal dengan langkah-langkah yang benar serta menepis kekeliruan

seminimal mungkin. Di samping itu untuk menetapkan data yang memiliki

validitas dan reliabilitas yang tinggi. Prosedur penelitian secara bertahap meliputi

persiapan yaitu merumuskan latar belakang masalah, perumusan masalah sampai

hipotesis penelitian. Dilanjutkan dengan tinjauan kepustakaan, menyusun kisi-kisi

dan instrumen, mengumpulkan data, mengolah, menganalisis dan mensintesiskan

dan mengambil kesimpulan dan temuan-temuan serta implikasi dan rekomendasi.

Secara grafis prosedur penelitian sebagaimana 3.1.

1. Persiapan

Tahapan ini merupakan pengumpulan data pendahuluan yang maksudnya

adalah untuk mengetahui garis besar keadaan lapangan, menyaring masalah

penelitian dan menemukan kesulitan yang akan dihadapi pada saat penelitian.

memperlihatkan implikasi perilaku keberagamaan terhadap pendidikan agama

Islam.

2. Penyusunan Kisi-Kisi Instrumen Pengungkap Data

Kisi-kisi instrumen dikembangkan berdasarkan konsep yang relevan

terhadap setiap variabel penelitian. Kisi-kisi ini meliputi kisi-kisi hubungan

manusia dengan Allah yang terdiri dari variabel kedisiplinan siswa dalam

menjalankan ibadah sesuai ajaran Islam, hubungan dengan sesama manusia

yang terdiri dari variabel hubungan siswa dengan orang tua, hubungan siswa

dengan guru, hubungan siswa dengan saudara, hubungan siswa dengan

teman, hubungan siswa dengan orang lain yang lebih tua usianya tidak

dikenal, hubungan siswa dengan yang lebih muda usianya dikenal, hubungan

siswa dengan orang yang lebih muda usianya tak dikenal, hubungan siswa

dengan yang berbeda agama, hubungan siswa dengan yang berbeda suku,

hubungan siswa dengan yang berbeda ras, dan hubungan manusia dengan

lingkungan yang terdiri dari variabel hubungan siswa dengan lingkungan

fisik.

a. Hubungan manusia dengan Allah

Kisi-kisi instrumen penelitian pengungkap data hubungan manusia dengan

Allah sebagaimana tabel 3.4 di bawah ini.

TABELl 3.4

KISI-KISI INSTRUMEN PENGUNGKAP DATA HUBUNGAN MANUSIA DENGAN ALLAH

Variabel Aspek Indikator Pernyataan nomor Skala

Kedisiplinan menjalankan ibadah sesuai ajaran Islam 1.Hubungan dengan Allah (ibadah makhdah

1.Ketaatan dalam menjalankan : menjalankan shalat wajib(jamak qashar, puasa ramadhan, zakat, membaca Al Qur’an, berdoa dan ucapan dengan menyebut asma Allah 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,1 2,13,14,15,16,17,18,19, 20,21,22,23,24,25,26,27 ,28,29,30,31,32,33 1 s/d 5 2.Partisipasi keagamaan

2. ketaatan dalam partisipasi kegiatan keagamaan

b. Hubungan dengan sesama manusia

Kisi-kisi instrumen untuk mengungkap data hubungan dengan sesama

manusia dijabarkan dari aspek hubungan siswa dengan orang tua, hubungan

siswa dengan guru, hubungan siswa dengan saudara, hubungan siswa dengan

teman, hubungan siswa dengan orang lain yang lebih tua usianya tidak

dikenal, hubungan siswa dengan yang lebih muda usianya dikenal, hubungan

siswa dengan orang yang lebih muda usianya tak dikenal, hubungan siswa

dengan yang berbeda agama, hubungan siswa dengan yang berbeda suku, dan

hubungan siswa dengan yang berbeda ras. Secara rinci kisi-kisi tersebut

sebagaimana tabel 3.5 di bawah ini

TABEL 3.5

KISI-KISI INSTRUMEN PENGUNGKAP DATA HUBUNGAN DENGAN SESAMA MANUSIA

Variabel Aspek Indikator Pernyataan nomor skala

Hubungan baik dengan sesama manusia 1. Hubungan siswa dengan orang tua

1. Ketaatan dalam menghormati orang tua denngan cara memberi salam lebih dulu, memulyakan, mendoakan, mentaati, terbuka/jujur, sopan-santun, dan menghindari murka orang tua

1,2,3,4,5,6,7,8,9,10, 11 12,13,14,15,16, 17 1 s.d 5 2. Hubungan siswa dengan guru

2. Ketaatan dalam menghormati guru melalui memberi salam, taat/patuh, memulyakan, menolong ,sopan santun, menerima nasihat.

1,2,3,4,5,6,7,8,9, 10,11,12,13,14 1 s.d 5 3. Hubungan siswa dengan saudara

3 Berlaku ramah terhadap saudara dengan cara mengucapkan salam, tolong menolong, saling menasehati, pemaaf, mencintai

1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12 ,13,14,15,16, 17

1 s.d 5

4. Hubungan dengan teman

4.Bersahabat dengan teman memberi ucapan selamat, saling menghormati, bersabar, tolong menolong, saling berbagi

1,2,3,4,5,6,7,8,9, 10,11,12,13,14 1 s/d 5 5. Hubungan siswa dg orang lain yg lebih tua usianya dan tdk dikenal

5.Pnghormatan terhadap orang yang lebih tua usianya menyapa dengan spaan yang baik, memulyakan, pemaafkan, menolong, menghormati 1,2,,4,5,6,7,8,9,10 1 s.d 5 6. Hubungan siswa dg yg lebih muda dikenal

6.Perasaan simpati terhadap orang yg lebih muda dikenal memberi salam bila bertemu, bersabar, menerima dan memberi nasihat, melindungi 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11, 12 1 s.d 5 7. Hubungan siswa dg orang yg lebih muda tdk dikenal

7.Perasaan simpati thdap orang yang lebih muda tdk dikenal, memberi bantuan, menghormati, rukun, bersahabat

1,2,,4,5,6,7,8,9,10,11 1 s.d 5

8. Hubungan siswa dg yg berbeda agama

8.Bersahabat meskibun berbeda agama, kasih sayang, toleransi, saling menghormati

1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11 1 s.d 5

9. Hubungan siswa dg yg berbeda suku

9.Pershabatan dilakukan dengan damai, hormat menghormati, merasa bangga, penolong, tidak merasa lebih tinggi

1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11, 12,13 1 s.d 5 10. Hubungan siswa dengan yang berbeda ras (berbeda keturunan)

10.Berteman, damai, bersahabat, tolong menolong

1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11, 12,13

c. Hubungan manusia dengan lingkungan

Kisi-kisi instrumen penelitian untuk mengungkap data hubungan manusia

dengan lingkungan sebagaimana tabel 3.3 berikut

TABEL 3.6

KISI-KISI INSTRUME PENGUMPUL DATA HUBUNGAN MANUSIA DENGAN LINGKUNGAN

Variabel Aspek Indikator Pernyataan nomor skala

Hubungan siswa dengan lingkungan fisik 1.Kecenderunga n siswa merawat lingkungan 1. Pemeliharaan lingkungan dilakukan menjaga kebersihan dan keindahan, membuang sampah pada tempatnya, merawat tanaman, kesucian mushala

1,2,3,4,5,6,7,8,9,10, 11,12,13,14,15,16

3. Penyusunan Instrumen Penelitian

Untuk mengumpulkan berbagai informasi dan data yang lengkap tentang

implikasi perilaku keberagamaan siswa terhadap pendidikan agama Islam

menggunakan metode survey. Sedangkan data yang diperlukan adalah data primer

dan data sekunder. Untuk mengungkap data digunakan kuesioner dan dilengkapi

dengan wawancara, dan observasi. Sementara itu, teknik wawancara digunakan

untuk validasi dan cross check yang diperoleh melalui kuesioner.

Instrumen penelitian ini adalah berupa angket (questionnaires), yaitu daftar pernyataan yang berisikan pernyataan mengenai suatu masalah atau bidang

yang akan diteliti. Menurut Sekaran (2003:82) angket/kuesioner merupakan suatu

mekanisme pengumpulan data yang efisien jika peneliti mengetahui dengan tepat

apa yang diperlukan dan bagaimana mengukur variabel penelitian. Penyusunan

instrumen penelitian pada penelitian ini dilakukan dengan mempertimbangkan

faktor-faktor yang merupakan spesifikasi dari setiap variabel atau indikator

atau indikator variabel yang secara lengkap dapat dilihat pada kisis-kisi Instrumen

penelitian pada Tabel 3.

Sehubungan dengan hal itu maka dalam penelitian ini dikembangkan

seperangkat kuesioner yang terdiri atas tiga komponen. Masing-masing kuesioner

tersebut mengungkap hubungan manusia dengan Allah yang meliputi kedisiplinan

siswa dalam menjalankan ibadah sesuai ajaran Islam, hubungan dengan sesama

manusia yang meliputi hubungan siswa dengan orang tua, hubungan siswa

dengan guru, hubungan siswa dengan saudara, hubungan siswa dengan teman,

hubungan siswa dengan orang lain yang lebih tua usianya tidak dikenal, hubungan

siswa dengan yang lebih muda usianya dikenal, hubungan siswa dengan orang

yang lebih muda usianya tak dikenal, hubungan siswa dengan yang berbeda

agama, hubungan siswa dengan yang berbeda suku, dan hubungan siswa dengan

yang berbeda ras, hubungan manusia dengan lingkungan meliputi hubungan siswa

dengan lingkungan fisik. Kuesioner yang adalah kuesioner model Likert dengan

lima alternatif jawaban.

Dalam penelitian ini, kelima alternatif jawaban responden pada setiap butir

pernyataan merentang mulai dari perbuatan yang “selalu dilakukan “ sampai tidak

pernah dilakukan”. rentang jawaban itu menunjukkan intensitas kesesuaian isi

yang terkandung dalam setiap butir pernyataan kuesioner dengan kondisi objektif

yang dialami, dirasakan, diamati, atau dipersepsi oleh respoden.

Sesuai dengan model kuesioner yang telah diungkapkan dalam uraian

sebelumnya, untuk mengungkap data hubungan manusia dengan Allah,

dikembangkan sebuah instrumen yang terdiri atas 38 butir pernyataan. Untuk

dikembangkan sebuah instrumen yang terdiri atas 182 butir pernyataan dengan

rincian 17 butir pernyataan untuk mengungkap data hubungan siswa dengan orang

tua, 14 butir pernyataan untuk mengungkap data hubungan siswa dengan guru, 17

butir pernyataan untuk mengungkap data hubungan siswa dengan saudara, 14

butir pernyataan untuk mengungkap data hubungan siswa dengan orang lain yang

lebih tua usianya dan tidak dikenal, 12 butir pernyataan untuk mengungkap data

hubungan siswa dengan yang lebih muda dikenal, 11 butir pernyataan untuk

mengungkap data hubungan siswa dengan orang yang lebih muda tidak dikenal,

11 butir pernyataan untuk mengungkap data hubungan siswa dengan yang berbeda

agama, dan 13 butir pernyataan untuk mengungkap data hubungan siswa dengan

yang berbeda suku. Untuk mengungkap atau mengumpulkan data hubungan

manusia dengan lingkungan dikembangkan sebuah instrumen yang terdiri atas 16

butir pernyataan. Pernyataan-pernyataan tersebut, dijabarkan dari variabel,

dimensi, serta indikator-indikator definisi operasional variabel-variabel hubungan

manusia dengan Allah, hubungan dengan sesama manusia, hubungan manusia

dengan lingkungan, secara lengkap instrumen tersebut disajikan pada lampiran 1.

Sementara itu, untuk wawancara dikembangkan pertanyaan-pertanyaan

terbuka yang sesuai dengan kebutuhan. Wawancara ini dilakukan untuk

memvalidasi data yang diperoleh melalui kuesioner. Dalam proses analisis data

yang diperoleh melalui ketiga model instrumen tersebut digabungkan sehingga

saling melengkapi.

4. Deskripsi Instrumen Pengungkap Data

Deskripsi instrumen penelitian atau alat pengumpul data yang digunakan

a. Kuesioner dalam bentuk pernyataan tertututp yang disusun untuk mengungkap

variabel hubungan manusia dengan Allah, hubungan dengan sesama manusia,

hubungan manusia dengan lingkungan. Skala pengukuran yang digunakan

adalah 1 sampai dengan 5, dengan menggunakan format Likert, yaitu format

penulisan item yang paling sering digunakan untuk skala sikap dan kepribadian

dimana dengan format penulisan seperti ini responden diminta untuk

menunjukkan derajat selalu melakukan atau tidak pernah melakukan terhadap

pertanyaan-pertanyaan tertentu.

b. Wawancara, paduan wawancara diarahkan kepada responden sebagai subyek

penelitian yang meliputi Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) di MTs Negeri

dan SMP Negeri. Paduan ini berisi pokok-pokok persoalan yang menjadi fokus

pertanyaan yang akan diajukan dalam wawancara, dengan maksud melengkapi

dan memperdalam pengkajian masalah. Pokok-pokok wawancara sebagai inti

permasalah tersebut dikembangkan sesuai kisi-kisi seperti ditampilkan pada

tabel berikut ini.

TABEL 3.7

KISI-KISI PADUAN WAWANCARA

Peubah Fokus Nomor Fokus

Wawancara 1. Kedisiplinan siswa

menjalankan ibadah makhdah (ritual)

2. Hubungan baik dengan orang tua 3. Hubungan baik

dengan guru

4. Hubungan baik dengan saudara, dan

1.1 Ketaatan menjalankan shalat lima waktu

1.2 Ketatan menjalankan puasa wajib

1.3 Ketaatan belajar Al-Quran 1.4 Partisipasi terhadap kegiatan

keagamaan

1.5 Kebiasaan mengucapkan nama Allah

1.6 Mentaati perintah orang tua

1.7 Berlaku sopan santun kepada guru 1,2,3,4,5,6 7, 10,11 12,13,14 8,9 18 17,18 19,21

teman

5. Hubungan baik dengan orang lain yg lebih tua usianya dan tdk dikenal, dengan orang yg lebih muda dikenal, dengan orang yg lebih muda tdk dikenal,

6. Hubungan baik dengan yg berbeda agama

7. Hubungan baik dengan yang berbeda suku, dan berbeda ras 8. Hubungan baik

dengan lingkungan fisik

1.8 Menghormati saudara dan teman

1.9 Menghormati dan memulyakan orang-orang yang lebih orang tua dan muda muda

1.10 Toleransi beragama

1.11 Saling menghargai dengan yang berbeda suku, dan ras 1.12 Merawat lingkungan sekolah,

dan tempat ibadah/mushala

20,21

22, 23, 24 25,26,27,28,29,30,3

1

Melalui wawancara peneliti dapat mengungkap pelaksanaan kurikulum

dan pembinaan terhadap perilaku keberagamaan siswa. Wawancara dengan

responden menggunakan daftar pertanyaan yang telah disediakan. Subjek

wawancara adalah guru-guru Pendidikan Agama Islam. Wawancara juga

dilakukan untuk memvalidasi data yang diperoleh melalui kuesioner.

Dokumen terkait