BAB IV METODE PENELITIAN
4.9. Rancangan Pengembangan Sistem Electronic Parking
Dalam pengembangan sistem parkir akan dilakukan rencana pelaksanaan dari sistem electronic parking (e-parking) yang akan diterapkan di Bandara El Tari Kupang.
Perencanaan operasional dari e-parking akan menggambarkan cara-cara untuk mencapai pengelolaan parkir yang baik dan tertib serta menjelaskan bagaimana rencana strategis ini akan dimasukkan ke dalam operasi. Rencana pelaksanaan dari awal proses masuk sampai keluar tempat parkir. Adapun rancangan operasional atau pelaksanaan dari sistem e-parking ini adalah meliputi rencana kebijakan parkir, tata cara parkir, pengawasan parkir, fasilitas penunjang parkir.
47
BAB V
HASIL DAN PEMBAHASAN
5.1.Gambaran Wilayah Penelitian
Nusa Tengara Timur (NTT) merupakan wilayah kepulauan dengan jumlah pulau sebanyak 1.192 pulau yang 44 pulau di antaranya berpenghuni sedangkan sisanya belum berpenghuni. pulau besar yang berpenghuni biasa disebut dengan Flobamorata yakni Flores, Sumba, Timor, Alor dan Lembata. Luas wilayah daratan NTT adalah 47.391,54 km2 dan secara astronomis NTT terletak di bagian selatan Indonesia lebih tepatnya pada posisi 8o ± 12o Lintang Selatan dan 118o ± 125o Bujur Timur.
Provinsi NTT terdiri dari 21 Kabupaten dan 1 Kota yang terletak di 3 pulau besar dan beberapa pulau-pulau kecil, antara lain : Pulau Timor ( Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, dan Malaka; Pulau Sumba (Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat daya (SBD) ); Pulau Flores ( Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, dan Flores Timur);
Pulau²Pulau Kecil (Alor, Lembata, Rote Ndao, dan Sabu Raijua).
NTT dengan luas wilayah sekitar 47.931,54 km2 dan didiami oleh 5.203.514 jiwa (tahun 2016) berarti memiliki tingkat kepadatan setiap kilometer persegi berkisar 108 jiwa.
Jika ditinjau berdasarkan Kabupaten/Kota, terlihat bahwa penyebaran penduduk di NTT belum merata. Kota Kupang merupakan daerah yang memiliki tingkat kepadatan paling tinggi yaitu mencapai 2.232 jiwa/km2. Sedangkan Kabupaten Sumba Timur merupakan daerah yang memiliki tingkat kepadatan penduduk paling rendah. Tingginya kepadatan penduduk di Kota Kupang dikarenakan Kota Kupang merupakan pusat pemerintahan kota dan provinsi NTT, sedangkan Kabupaten Sumba Timur memiliki kepadatan penduduk paling rendah Karena merupakan gudang ternak di NTT yang wilayahnya cukup luas.
Karena NTT merupakan wilayah kepulauan, akses dari kabupaten/kota menuju ibukota provinsi NTT dapat ditempuh melalaui beberapa jalur. Jalur darat dapat ditempuh dar Kabupaten/Kota yang terletak di daratan pulau Timor (Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, dan Kota Kupang) sedangkan untuk Kabupaten lain di luar pulau Timor dapat ditempuh dengan menggunakan jalur laut dan udara.
48
Untuk transportasi darat, berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Timur dalam Nusa Tenggara Timur Dalam Angka 2016, jumlah kendaraan bermotor di provinsi NTT pada tahun 2015 mencapai 573.936 unit. Sepeda Motor menjadi jenis kendaraan yang memunyai jumlah terbanyak yaitu mencapai 507.454 unit. Untuk transportasi udara, dari 22 kabupaten/kota, sudah tersedia 14 Bandar Udara dengan 200.000 penerbangan tiap tahunnya, sedangkan untuk transportasi laut tersedia ferry dengan 36 lintasan penyebrangan komersil dan 26 lintasan perintis.
5.2.Bandar Udara El Tari Kupang
Kajian kapasitas, kebutuhan dan efektivitas parkir kendaraan ini dilakukan di Bandar Udara El Tari Kupang. Bandara ini berada di dalam kawasan pangkalan militer TNI AU El Tari yang tepatnya berada di jalan Adi Sucipto, Terminal B Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bandar Udara El Tari Kupang merupakan salah satu bandara yang menjadi pintu masuk ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bandara El Tari Kupang dikelola oleh PT Angkasa Pura I (Persero) ini memiliki peranan yang cukup strategis dalam pembangunan di wilayah NTT, posisinya yang berada di ibukota provinsi NTT menjadikannya menjadi bandara yang paling sibuk di antara 13 bandara lainnya di NTT. Bandar Udara El Tari saat ini melayani jalur penerbangan nasional maupun jalur penerbangan regional. Jalur penerbangan nasional ini melayani beberapa kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Makasar sedangkan jalur penerbangan regional yaitu kabupaten dan pulau-pulau kecil di provinsi NTT. Untuk penerbangan internasional sendiri, Bandar Udara El Tari Kupang sudah mendapatkan sertifikat ISO 9001 untuk sistem manajemen mutu yang sesuai dengan standar undang-undang dan peraturan yang berlaku, artinya layanan Bandar Udara El Tari Kupang sudah berstandar internasional, namun saat ini Bandar Udara El Tari Kupang masih hanya menerima carter flight karena belum ada maskapai yang menyampaikan untuk membuka penerbangan internasional.
Bidang usaha PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandar Udara El Tari Kupang adalah jasa kebandarudaraan (Airport Services) yang terbagi atas 2 bagian besar yaitu jasa aeronautika dan jasa non-aeronautika. Jasa Aeronautika adalah layanan yang diberikan kepada perusahaan penerbangan dan penumpang yang terdiri dari Aircraft Parking dan Passenger Processing. Sedangkan jasa non-aeronautika adalah jasa layanan pendukung kebutuhan perusahaan penerbangan dan penumpang dengan bekerja sama dengan berbagai
49 pihak yang terdiri dari Food and Beverages, Retail, Advertising, Property, Parkir Kendaraan dan Cargo Service. Dalam kajian ini fasilitas yang dikaji adalah parkir kendaraan yang merupakan bagian dari fasilitas pada jasa non-aeronautika. Parkir kendaraan pada bandara El Tari kupang ini dikelola secara bersama antara PT. Angkasa Pura I (Persero) cabang Bandar Udara El Tari Kupang dengan Primer Koperasi Angkatan Udara (PRIMKOPAU) Lanud El Tari Kupang.
Parkir kendaraan pada Bandar Udara El Tari Kupang memiliki luas sebesar 9240 m2 dengan 238 petak untuk parkir mobil dan 520 petak untuk parkir sepeda motor. Adapun lokasi kajian di Bandar Udara El Tari Kupang adalah parkir kendaraan yang lokasinya ditampilkan pada gambar 5.1 dan 5.2. Pola parkir yang diterapkan adalah pola parkir 90o kecuali pada area parkir Mobil 3 pada gambar 5.2 yang menerapkan pola parkir 60o.
Gambar 5.1 Lokasi parkir kendaraan di Bandara El Tari Kupang
50
Gambar 5.2 Kawasan parkir di Bandara El Tari Kupang
51 Fasilitas parkir kendaraan yang ada di Bandara El Tari Kupang adalah fasilitas parkir kendaraan yang dibuat khusus berupa taman parkir. Terdapat berbagai macam fasilitas yang disediakan demi memberikan pelayanan yang optimal kepada para pengunjung Bandara El Tari Kupang, yaitu :
1. Pintu Masuk
Pintu masuk kawasan Bandar Udara El Tari Kupang ini dilengkapi dengan palang pintu otomatis, dispenser tiket parkir, dan pos petugas. Ada 3 dispenser yang ditempatkan pada pintu masuk, yaitu 2 untuk mobil dan 1 untuk sepeda motor. Di sini pengemudi baik itu karyawan maupun pengunjung wajib mengambil tiket masuk parkir.
Gambar 5.3 Pintu masuk 2. Pintu Keluar
Pintu keluar kawasan Bandar Udara El Tari Kupang ini dilengkapi dengan palang pintu otomatis, kamera cctv, dan loket pembayaran parkir. Di pintu keluar ini terdapat 3 loket pembayaran, 2 untuk mobil dan 1 untuk sepeda motor. Semua pengendara yang ingin keluar kawasan Bandar Udara El Tari Kupang wajib menunjukkan tiket parkir yang diambil di pintu masuk.
52
Gambar 5.4 Pintu keluar 3. Lahan Parkir Sepeda Motor
Lahan parkir sepeda motor di kawasan Bandar Udara El Tari Kupang memiliki kapasitas 520 petak. Tarif parkir sepeda motor untuk 1 jam pertama di Bandar Udara EL Tari Kupang adalah Rp. 2.000 dan akan dikenai tarif progresif Rp.1000/jam
Gambar 5.5 Area parkir sepeda motor 4. Lahan Parkir Mobil
Lahan parkir mobil di kawasan Bandar Udara El Tari Kupang memiliki kapasitas 238 petak. Tarif parkir untuk 1 jam pertama di Bandar Udara EL Tari Kupang adalah Rp. 3.000 untuk mobil, Rp.6000 untuk mobil box/truck, Rp.11.000 untuk angkot/minibus dan akan dikenai tarif progresif Rp.1000/jam
53 Gambar 5.6 Lahan parkir mobil
5. Lampu Penerangan
Tersedia lampu penerang yang tersebar di kawasan parkir Bandar Udara El Tari Kupang agar mempermudah pengunjung maupun pengguna parkir dapat melihat lebih jelas jalan/medan yang akan dilalui serta area parkir yang akan ditempati sehingga terciptanya keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung maupun pengguna parkir.
Gambar 5.7 Lampu penerangan
6. Jalur Sirkulasi
Jalur sirkulasi merupakan elemen yang penting untuk pergerakan kendaraan masuk dan keluar dari tempat parkir. Semua jalur sirkulasi parkir di Bandar Udara El Tari diatur dengan pergerakan satu arah baik untuk mobil dan sepeda motor dengan lebar yang bervariasi antara 6 sampai 9 meter.
54
Gambar 5.8 Jalur sirkulasi 7. Jalur Gang
Jalur gang merupakan jalur antar dua deret ruang parkir yang berdekatan sehingga jalur gang ini sangat penting bagi pengguna parkir khususnya mobil dalam melakukan manuver baik itu saat akan masuk maupun keluar dari petak parkir.
Gambar 5.9 Jalur gang 8. Petugas Parkir
Petugas parkir dengan seragam resmi ditempatkan di pintu masuk dan tersebar di kawasan parkir Bandar Udara El Tari. Petugas parkir memiliki tugas mengatur kendaraan masuk dan keluar, membantu pengemudi yang menghadapi kesulitan saat masuk kawasan Bandar Udara El Tari dan juga mengumpulkan tiket dan biaya parkir.
55 Gambar 5.10 Petugas parkir
9. Rambu Lalu Lintas
Rabu berguna untuk memberikan peringatan, larangan, perintah, dan petunjuk bagi pengemudi kendaraan yang masuk kawasan parkir Bandar Udara El Tari Kupang.
Gambar 5.11 Rambu petunjuk
5.3.Hasil Survei Pergerakan Penumpang dan Pesawat Eksisting 5.3.1. Pergerakan Harian
Pergerakan penumpang dan pesawat berdasarkan jadwal penerbangan di Bandara El Tari Kupang periode Januari 2017.
56
Gambar 5.12 Rata-rata pergerakan penumpang harian
Gambar 5. 12 menunjukkan rata-rata pergerakan penumpang pesawat harian paling tinggi di Bandar Udara El Tari Kupang terjadi pada hari Selasa dengan rata-rata pergerakan sebanyak 5231,6 penumpang kemudian diikuti dengan hari Rabu, Jumat, Senin, Kamis, Sabtu, dan Minggu dengan rata-rata pergerakan penumpang secara berturut-turut adalah sebanyak 4934 penumpang, 4880,75 penumpang, 4860,8 penumpang, 4810,75 penumpang, 4614 penumpang, dan 4401,8 penumpang.
Gambar 5.13 Rata-rata pergerakan pesawat harian
Gambar 5.13 menunjukkan rata-rata pergerakan pesawat harian paling tinggi di Bandar Udara El Tari Kupang terjadi pada hari Selasa dengan rata-rata pergerakan sebanyak 70 pesawat kemudian diikuti dengan hari Rabu, Jumat, Senin, Kamis, Sabtu, dan Minggu
4860.8
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
JUMLAH PENUMPANG
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
JUMLAHPESAWAT
HARI
57 dengan rata-rata pergerakan pesawat secara berturut-turut adalah sebanyak 69,75 pesawat, 67 pesawat, 67,2 pesawat, 66,5 pesawat, 64,75 pesawat, dan 63 pesawat.
5.3.2. Pergerakan Bulanan
Pergerakan penumpang dan pesawat bulanan berdasarkan jadwal penerbangan di Bandara El Tari Kupang periode tahun 2016
Gambar 5.14 Pergerakan penumpang tahun 2016
Gambar 5. 14 menunjukkan jumlah pergerakan penumpang tiap bulan yang terjadi selama tahun 2016, di mana pergerakan penumpang paling tinggi terjadi pada bulan Desember dengan total pergerakan sebanyak 196.056 penumpang sedangkan pergerakan paling rendah terjadi pada bulan Februari dengan total pergerakan sebanyak 118.598 penumpang.
129,340 118,598
146,536 147,352
168,233 166,041 189,507
179,324
162,657169,213 169,079 196,056
0 50000 100000 150000 200000 250000
JUMLAH PENUMPANG
BULAN
58
Gambar 5.15 Pergerakan pesawat tahun 2016
Gambar 5. 15 menunjukkan jumlah pergerakan pesawat di Bandar Udara El Tari tiap bulan yang terjadi selama tahun 2016, di mana pergerakan pesawat paling tinggi terjadi pada bulan Desember dengan total pergerakan sebanyak 2.455 pesawat, sedangkan total pergerakan pesawat yang paling rendah terjadi pada bulan Februari dengan total pergerakan sebanyak 1.605 pesawat.
5.3.3. Pergerakan Tahunan
Pergerakan penumpang dan pesawat tahunan berdasarkan jadwal penerbangan di Bandara El Tari Kupang dalam periode tahun 2010 sampai tahun 2016.
1,827 1,605
2,008 1,830
2,048 2,069 2,190 2,217 2,159 2,238 2,168 2,455
0 500 1000 1500 2000 2500 3000
JUMLAH PESAWAT
BULAN
59 Gambar 5.16Pergerakan penumpang tahun 2010-2016
Gambar 5.16 menunjukkan relatif setiap tahun terjadi peningkatan jumlah penumpang di Bandar Udara El Tari. Hanya pada tahun 2014 yang terjadi penurunan jumlah penumpang bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu tahun 2013. Selain dari pada itu semuanya mengalami peningkatan jumlah penumpang
Gambar 5.17 Pergerakan pesawat tahun 2010-2016
Gambar 5.17 menunjukkan relatif setiap tahun terjadi peningkatan jumlah pergerakan pesawat di Bandar Udara El Tari. Hanya pada tahun 2014 yang terjadi penurunan jumlah penumpang bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu tahun 2013. Selain dari pada itu semuanya mengalami peningkatan jumlah penumpang
952,641
2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
JUMLAH PENUMPANG
2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
JUMLAH PENUMPANG
TAHUN
60
5.4.Analisis Deskriptif Pengguna Parkir
Dalam penelitian ini, pengujung Bandar Udara El Tari Kupang adalah responden sebagai sumber data survei tingkat kepuasan dan kepentingan pelayanan parkir kendaraan Bandara El Tari Kupang. Karakteristik responden adalah sebagai berikut :
5.4.1. Jenis Kelamin
Pada gambar 5.18 menunjukkan umumnya responden berjenis kelamin laki-laki dengan persentase sebesar 73,75%. Karena sasaran responden adalah para pengguna parkir, rata-rata dari mereka memiliki tujuan ke Bandar Udara El Tari adalah untuk menjemput atau mengantar penumpang, yang mayoritas menjemput maupun mengantarkan penumpang ke bandara adalah yang berjenis kelamin laki-laki.
Gambar 5.18 Persentase jenis kelamin responden
5.4.2. Usia
Dari gambar 5.19 menunjukkan mayoritas responden berusia 17-25 tahun dengan persentase sebesar 40,25%, sedangkan yang paling sedikit adalah responden yang berusia kurang dari 17 tahun yaitu dengan persentase sebesar 25%. Ini terjadi karena rata-rata responden adalah pengguna parkir yang memiliki tujuan perjalanan ke Bandar Udara El Tari Kupang adalah untuk menjemput atau mengantar penumpang.
74.00%
26.00%
0.00%
10.00%
20.00%
30.00%
40.00%
50.00%
60.00%
70.00%
80.00%
Laki-Laki Perempuan
PERSENTASE
JENIS KELAMIN
61 Gambar 5.19 persentase usia responden
5.4.3. Pendidikan Terakhir
Dari gambar 5.20 menunjukkan mayoritas responden memiliki latar belakang pendidikan SMA dengan persentase sebesar 50,75%, sedangkan yang paling kecil adalah responden dengan latar belakang pendidikan SMP yaitu dengan persentase 2,00%. Hal ini memperlihatkan bahwa para pengguna parkir yang ke bandara dengan tujuan mengantar maupun menjemput penumpang mayoritasnya adalah mahasiswa yang tentu pendidikan terakhirnya adalah SMA .
Gambar 5.20 Persentase pendidikan terakhir responden 0.25%
SMP SMA Diploma Sarjana Pasca
Sarjana (S2/S3)
PERSENTASE
PENDIDIKAN
62
5.4.4. Pekerjaan
Pada gambar 5.21 menunjukkan pekerjaan mayoritas responden adalah Pelajar/Mahasiswa dengan persentase sebesar 31,50% sedangkan yang paling sedikit adalah responden yang bekerja sebagai TNI/Polri yaitu dengan persentase sebesar 1,75%. Hal ini sejalan dengan mayoritas responden adalah pengguna parkir yang berusia antara 17-25 tahun yang adalah usia pelajar dan mahasiswa yang memiliki tujuan perjalanan ke Bandar Udara El Tari adalah untuk menjemput ataupun mengantar penumpang.
Gambar 5.21 Persentase pekerjaan responden 5.4.5. Pendapatan
Dari gambar 5.22 dapat dilihat bahwa mayoritas responden memiliki penghasilan/bulan sebesar Rp. 1.425.000 ± Rp. 3.000.000 dengan persentase mencapai 41%, sedangkan yang persentase paling sedikit adalah responden dengan penghasilan lebih dari Rp. 7.000.000 dengan persentase sebesar 3,00%. Ini dikarenakan karena banyaknya responden yang masih mahasiswa yang adalah pengguna parkir. Mereka ke bandara dengan tujuan mengantar atau menjemput penumpang yang pada umumnya adalah sanak saudara mereka.
31.50%
1.50%
8.00%
22.00%
15.75%
5.50%
15.75%
0.00%
5.00%
10.00%
15.00%
20.00%
25.00%
30.00%
35.00%
PERSENTASE
PEKERJAAN
63 Gambar 5.22 Persentase pendapatan responden
5.4.6. Frekuensi Kunjungan Bandara dalam Setahun
Dari gambar 5.23 menunjukkan mayoritas responden mengunjungi bandara dalam setahun lebih dari 6 kali yaitu dengan persentase sebesar 51,25%, sedangkan sisa lainnya mengunjungi bandara 4-6 kali dengan persentase 27,25% dan 1-3 kali dengan persentase sebesar 21,50%. Ini memperlihatkan bahwa para responden yang adalah para pengguna parkir mayoritas sudah sering mengunjungi Bandar Udara El Tari Kupang.
Gambar 5.23 Persentase frekuensi kunjungan bandara 38.50%
64
5.5.Analisis Survei Kendaraan Parkir
Dalam analisis karakteristik parkir, data parkir yang dianalisis dalam kondisi hari sibuk (peak), yang dilihat berdasarkan jumlah pergerakan penumpang dan pesawat yang paling tinggi. Berdasarkan pengumpulan data pergerakan penumpang dan pesawat pada bulan Januari 2017 yang dikumpulkan dari PT. Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara El Tari Kupang menunjukkan bahwa hari Selasa dengan rata-rata pergerakan penumpang dan pesawat adalah 4553,8 penumpang dan 61,8 pesawat, hari Rabu dengan rata-rata pergerakan adalah 4236,75 penumpang dan 60,75 pesawat, hari Jumat dengan rata-rata pergerakan adalah 4225,5 penumpang dan 29,5 pesawat, serta hari Senin dengan rata-rata pergerakan 4168,8 penumpang dan 59,2 pesawat adalah hari di mana pergerakan penumpang paling tinggi, sehingga dilakukan pengambilan data parkir pada hari Senin, 30 Januari 2017, Selasa, 31 Januari 2017, Rabu, 1 Februari 2017 dan Jumat, 3 Februari 2017.
5.5.1. Akumulasi Parkir
Salah satu karakteristik yang menentukan dalam menganalisis perparkiran di Bandar Udara El Tari Kupang adalah akumulasi parkir. Dari menganalisis akumulasi parkir, dapat diketahui berapa banyak jumlah kendaraan yang menggunakan area parkir Bandara El Tari Kupang dalam rentang waktu tiap jam dalam sehari.
Gambar 5.24 Akumulasi parkir mobil
Akumulasi parkir mobil maksimum di Bandar Udara El Tari Kupang terjadi pada hari Selasa dengan jumlah kendaraan maksimum yang parkir berada pada rentang pukul
0 50 100 150 200 250 300
Jumlah Kendaraan
Jam
Akumulasi Parkir Mobil Senin Akumulasi Parkir Mobil Selasa Akumulasi Parkir Mobil Rabu Akumulasi Parkir Mobil Jumat Jumlah Petak Parkir
65 12.00-13.00 yaitu sebanyak 281 unit. Sedangkan akumulasi parkir mobil pada hari Senin, Rabu dan Jumat di Bandar Udara El Tari Kupang akumulasi parkir maksimum terjadi pada rentang pukul 12.00-13.00 secara berturut-turut adalah sebanyak 250, 204, dan 234 unit. Hal ini terjadi karena pada rentang waktu pukul 10.00-15.00 banyak aktivitas penerbangan nasional yang dilakukan oleh pesawat-pesawat besar seperti Boeing 737-800 (738) dan Airbus A320 (320) yang jumlahnya mencapai 12-14 pesawat baik itu kedatangan maupun keberangkatan di Bandar Udara El Tari Kupang.
Gambar 5.25 Akumulasi parkir sepeda motor
Akumulasi parkir sepeda motor maksimum di Bandar Udara El Tari Kupang terjadi pada hari Selasa dengan jumlah kendaraan maksimum yang parkir berada pada rentang pukul 13.00-14.00 yaitu sebanyak 294 kendaraan. Sedangkan akumulasi maksimum parkir sepeda motor pada hari Senin, Rabu, dan Jumat secara berturut turut adalah 240 kendaraan pukul 14:00-15:00, 122 kendaraan pukul 08:00-09:00, dan 173 kendaraan pukul 12:00-13:00.
Akumulasi parkir maksimum untuk sepeda motor juga umumnya terjadi pada pukul 12.00 sampai 15.00 dikarenakan banyaknya pergerakan pesawat dengan jalur penerbangan nasional seperti tipe Boeing 737-800 (738) dan Airbus A320 (320) pada rentang waktu tersebut. Namun pada hari Rabu akumulasi parkir maksimum terjadi pada pukul 08.00 ± 09.00 dan cenderung datar hingga pukul 15.00, hal ini dikarenakan pada saat itu terjadi hujan
0 100 200 300 400 500 600
Jumlah Kendaraan
Jam
Akumulasi Parkir Sepeda Motor Senin Akumulasi Parkir Sepeda Motor Selasa Akumulasi Parkir Sepeda Motor Rabu Akumulasi Parkir Sepeda Motor Jumay Kapasitas Parkir Sepeda Motor
66
sehingga para penumpang lebih memilih menggunakan mobil untuk keluar maupun masuk ke bandara.
Dari data terlihat bahwa selalu ada data awal dan data akhir dari kendaraan yang diparkir. Data awal ini menunjukkan bahwa ada kendaraan yang masuk sebelum hari pengamatan (sebelum pukul 00:00). Data akhir menunjukkan bahwa masih ada kendaraan yang masih berada di area parkir sampai berakhirnya hari pengamatan (pukul 24:00).
5.5.2. Volume Parkir Kendaraan
Volume parkir kendaraan merupakan jumlah kendaraan yang telah menggunakan ruang parkir pada area parkir bandara El Tari Kupang. Volume parkir dihitung dengan menjumlahkan semua kendaraan baik itu mobil maupun sepeda motor yang masuk pada area parkir yang mengindikasikan total kendaraan yang parkir dalam sehari, yaitu pada hari Selasa dan Rabu.
Gambar 5.26 Volume parkir mobil
Volume parkir mobil paling banyak terjadi pada hari Selasa dengan jumlah mobil yang masuk sebanyak 2779 unit, sedangkan jumlah mobil yang masuk pada hari Senin, Rabu dan Jumat secara berturut-turut adalah 2236 unit, 2143 unit, dan 1915 unit.
0 500 1000 1500 2000 2500 3000
Jumlah Kendaraan
Jam
Volume Parkir Mobil Senin Volume Parkir Mobil Selasa Volume Parkir Mobil Rabu Volume Parkir Mobil Jumat
67 Gambar 5.27 Volume parkir sepeda motor
Volume parkir sepeda motor paling banyak terjadi pada hari Selasa dengan jumlah sepeda motor yang masuk sebanyak 2098 unit, sedangkan jumlah sepeda motor yang masuk pada hari Senin, Rabu dan Jumat secara berturut-turut adalah 1631 unit, 843 unit, dan 1196 unit.
Volume kendaraan yang paling banyak telah menggunakan ruang parkir terjadi pada hari Selasa dengan jumlah mobil sebanyak 2779 unit dan sepeda motor sebanyak 2098 unit. Ini terjadi karena jumlah pergerakan penumpang Bandar udara El Tari Kupang pada hari Selasa juga yang lebih tinggi dari hari lainnya.
5.5.3. Durasi Parkir
Durasi parkir menggambarkan lamanya waktu suatu kendaraan dalam menggunakan area parkir. Durasi parkir dalam kajian ini dibagi menjadi 3,yaitu :
a. Parkir Jangka Pendek (Short Term)
Menggambarkan lamanya kendaraan yang parkir mulai dari 0-2 jam b. Parkir Jangka Menengah (Medium Term)
Menggambarkan lamanya kendaraan yang parkir mulai dari 2-5 jam c. Parkir Jangka Panjang (Long Term)
Menggambarkan lamanya kendaraan yang parkir lebih dari 5 jam
0 500 1000 1500 2000 2500
Jumlah Kendaraan
Jam
Volume Parkir Sepeda Motor Senin Volume Parkir Sepeda Motor Selasa Volume Parkir Sepeda Motor Rabu Volume Parkir Sepeda Motor Jumat
68
Gambar 5.28 Penggolongan durasi parkir kendaraan
Pada hari Senin, kendaraan yang masuk dalam parkir jangka pendek, menengah dan panjang secara berturut-turut sebanyak 84,87%, 8,87%, dan 6,26% untuk mobil sedangkan untuk sepeda motor sebanyak 80,98%, 13,02%, dan 6,01%.
Pada hari Selasa, kendaraan yang masuk dalam parkir jangka pendek, menengah dan panjang secara berturut-turut sebanyak 89,65%, 5,98%, dan 4,37% untuk mobil sedangkan untuk sepeda motor sebanyak 82,75%, 10,04%, dan 7,21%.
Pada hari Rabu, kendaraan yang masuk dalam parkir jangka pendek, menengah dan panjang secara berturut-turut sebanyak 87,88%, 7,59%, dan 4,53% untuk mobil sedangkan untuk sepeda motor sebanyak 75,41%, 15,31%, dan 9,28%.
Pada hari Jumat, kendaraan yang masuk dalam parkir jangka pendek, menengah dan panjang secara berturut-turut sebanyak 85,19%, 9,38%, dan 5,43% untuk mobil sedangkan untuk sepeda motor sebanyak 80,07%, 13,37%, dan 6,56%.
Dari gambar di atas menggambarkan bahwa kendaraan yang termasuk dalam parkir jangka pendek mendominasi bila dibandingkan dengan parkir jangka menengah dan jangka panjang. Ini menggambarkan bahwa tingkat pergantian parkir kendaraan di Bandar Udara El Tari cukup tinggi. Dalam kenyataan kendaraan yang menggunakan area parkir melewati 1 jam akan dikenai penambahan tarif secara progresif Rp.1000,- untuk setiap jam.
84.87
Senin Selasa Rabu Jumat
JUMLAH KENDARAAN (%)
HARI
Jangka Pendek Jangka Menengah Jangka Panjang
69 Gambar 5.29 Durasi parkir rata-rata kendaraan
Durasi parkir rata-rata untuk mobil lebih rendah jika dibandingkan dengan durasi
Durasi parkir rata-rata untuk mobil lebih rendah jika dibandingkan dengan durasi