• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

5.9. Kebijakan Parkir Elektronik

5.9.1. Skema Operasional

Rekomendasi skema operasional parkir elektronik yang diterapkan adalah sebagai berikut :

1. Dilakukan booking online melalui website kemudian dimasukkan berapa lama pengguna kendaraan akan parkir, dengan memasukkan waktu masuk dan waktu keluar.

Ada dua metode parkir electronic yang bisa dilakukan, yaitu :

a. Jika menggunakan metode transfer, setelah menyelesaikan transaksi pembayaran.

pengguna kendaraan akan menerima email konfirmasi berupa QR Code.

b. Jika menggunakan metode kartu kredit cukup memasukkan 3 digit terakhir kartu kredit di web.

Adapun tarif parkir sesuai dengan yang berlaku saat ini yaitu untuk satu jam pertama parkir motor Rp. 2000, mobil Rp. 3000, Mobil Box/Truck Rp. 6000, dan angkot/mini bus Rp. 11.000 dengan biaya tambahan Rp. 1000 untuk tambahan waktu parkir per jamnya.

2. Saat akan masuk bandara, untuk transaksi transfer menggunakan QR Code yang sudah dikirim dengan cara scan pada dispenser parkir di gerbang masuk bandara, kemudian pintu otomatis akan terbuka, sedangkan untuk kartu kredit, cukup memasukkan kartu kredit pada dispenser dan QR Code akan dicetak kemudian pintu otomatis akan dibuka.

Pintu gerbang dilengkapi dengan VR Sensor yang kemudian akan secara otomatis akan mengambil pelat nomor kendaraan yang masuk untuk memastikan keamanan kendaraan.

104

Gambar 5.55 Dispenser parkir

a. Pengguna yang melakukan transaksi dengan metode transfer mendapatkan QR Code yang dikirim melalui email, saat berada di gerbang masuk bandara melakukan scan QR Code tersebut pada dispenser parkir, dan kemudian akan mendapatkan tiket parkir.

Gambar 5.56 Scan QR Code

105 b. Pengguna yang melakukan transaksi dengan metode kartu kredit memasukkan kartu

kredit pada dispenser parkir, dan kemudian akan mendapatkan tiket parkir

Gambar 5.57 Masuk dengan kartu kredit

c. Ketika proses scan QR Code maupun transaksi kartu kredit selesai, maka tiket parkir langsung keluar dari dispenser parkir. Dengan tiket parkir ini juga akan memberikan informasi area parkir yang kosong.

Gambar 5.58 Mendapatkan QR code untuk masuk

Secara otomatis pintu parkir masuk akan terbuka, dan pengguna dipersilahkan masuk ke lokasi parkir.

Gambar 5.59 Pintu otomatis terbuka

106

d. Saat akan keluar, cukup dilakukan scan QR Code dari dispenser parkir.

Gambar 5.60 Scan QR Code untuk keluar kemudian secara otomatis pintu parkir keluar otomatis akan terbuka.

Gambar 5.61 Pintu otomatis terbuka

e. Untuk kenyamanan dan keamanan pengguna kendaraan, menggunakan VR Sensor, kendaraan yang masuk dan keluar akan dicatat nomor kendaraannya.

Gambar 5. 62 VR Sensor untuk deteksi pelat nomor kendaraan

107 5.9.2. Sistem Data

Untuk mendukung perencanaan kebijakan parkir elektronik ini, maka diperlukan sistem data sebagai fasilitas penyedia informasi perparkiran yang lebih efektif. Secara garis besar system data parkir ditunjukkan pada gambar 5.63.

Gambar 5. 63 Diagram sistem data electronic parking

Rancangan laporan parkir ini akan menyediakan informasi parkir sesuai dengan urutan kronologisnya yang difilter menurut tanggal dan jam masuk kendaraan dengan menampilkan tanggal parkir , nomor pelat kendaraan, jam masuk kendaraan, operator parkir, dan biaya parkir yang dikenakan untuk setiap kendaraan.

Data Operator

Jam Keluar

Laporan Sisa Kendaraan SISTEM KEAMANAN

PARKIR No. Pelat Kendaraan

Total Biaya Parkir Tiket Parkir

QR Code Jam Masuk Informasi Tempar Parkir

OPERATOR

PENGELOLA

Laporan Jumlah Kendaraan Parkir Laporan Penerimaan

Parkir Biaya Parkir

PENGEMUDI

108

Halaman ini sengaja dikosongkan

109

BAB VI PENUTUP

6.1. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Karakteristik layanan parkir di Bandar Udara El Tari.

a. Akumulasi parkir maksimum mobil terjadi pada hari Selasa yang ada pada rentang pukul 12.00-13.00 yaitu sebanyak 281 unit, sedangkan akumulasi parkir maksimum sepeda motor terjadi pada hari Selasa dengan jumlah kendaraan maksimum yang parkir berada pada rentang pukul 13.00-14.00 yaitu sebanyak 294 kendaraan. Hal ini menunjukkan bahwa pergerakan pesawat dengan jalur penerbangan nasional sangat berpengaruh pada akumulasi parkir di Bandar Udara El Tari Kupang.

b. Volume parkir mobil paling banyak terjadi pada hari Selasa dengan jumlah mobil yang menggunakan fasilitas parkir sebanyak 2779 unit sedangkan volume parkir sepeda motor paling banyak terjadi pada hari Selasa dengan jumlah sepeda motor yang menggunakan fasilitas parkir sebanyak 2098 unit. Hal ini sejalan dengan jumlah pergerakan penumpang pada hari Selasa yang paling besar dari antara hari lainnya sehingga menunjukkan bahwa pergerakan penumpang sangat mempengaruhi volume parkir kendaraan di Bandar Udara El Tari Kupang.

c. Rata-rata durasi parkir untuk mobil paling lama terjadi pada hari Rabu yaitu 1,068 jam/kendaraan sedangkan untuk sepeda motor yaitu 1,519 jam/kendaraan. Hal ini menunjukkan bahwa durasi kendaraan yang parkir termasuk dalam kategori parkir jangka pendek (short therm). Yang berarti penerapan tarif parkir progresif oleh pihak pengelola berhasil dalam hal pengendalian parkir di Bandar Udara El Tari Kupang

d. Kapasitas parkir maksimum selama satu jam pelayanan terjadi pada hari Selasa yaitu 263,973 kend/jam untuk mobil dan 395,78 kend/jam untuk sepeda motor, dengan model kapasitas untuk mobil adalah y= 0,698x ± 2847,9 sedangkan untuk sepeda motor adalah y= 0,9883x ± 4001,3

110

e. Tingkat pergantian parkir paling tinggi terjadi pada hari Selasa untuk parkir mobil yaitu dengan 11,676. Artinya pada hari Selasa, satu petak parkir mobil akan ditempati oleh 11,525 unit mobil. Sedangkan untuk sepeda motor tingkat pergantian paling tinggi terjadi pada hari Selasa dengan 4,035, yang artinya pada hari Selasa, satu petak parkir sepeda motor akan ditempati 4,035 unit sepeda motor. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah pergerakan penumpang yang tinggi akan mempengaruhi tingkat pergantian parkir yang tinggi

f. Indeks parkir maksimum terjadi pada hari Selasa yaitu dengan indeks parkir sebesar 112,19% pada pukul 12:00-13:00 untuk sepeda motor dan mencapai 56,54% pada pukul 13:00-14:00. Hal ini menunjukkan bahwa kapasitas parkir mobil sudah tidak memenuhi kebutuhan parkir pada saat meningkatnya jumlah pergerakan penumpang pesawat, sedangkan untuk sepeda motor area parkir yang ada masih bisa memenuhi kebutuhan parkir.

2. Kinerja pelayanan parkir yang ada di Bandar Udara El Tari :

a. Atribut pelayanan parkir yang harus mendapatkan perhatian utama dalam hal perbaikan dari pihak pengelola adalah kemampuan petugas parkir mengarahkan tata acara memarkirkan kendaraan (x19), kemampuan petugas parkir mengatur lalu lintas di kawasan parkir (x18), kemampuan petugas parkir memandu pengemudi masuk dan keluar tempat parkir (x17), pengawasan parkir terhadap pelanggaran parkir (x15), perilaku petugas parkir dalam menghadapi pemarkir (x20), pelataran parkir diatur sirkulasi dan posisi parkir kendaraan yang dinyatakan dengan rambu lalu lintas atau marka jalan (x6), dan pola parkir yang teratur (x13).

b. Atribut pelayanan parkir yang patut dipertahankan kinerjanya karena memiliki tingkat kepuasan tinggi dan sangat penting bagi pengguna parkir adalah keamanan kendaraan beserta perlengkapan yang diparkir (x16), kebersihan pelataran parkir (x8), pintu elektronik (x25), pos petugas (x21), pembatasan lokasi parkir dengan larangan parkir (x2), pintu keluar dan masuk (x23), lampu penerangan (x22), penetapan sistem karcis (x4).

c. Atribut pelayanan parkir yang diperlukan penanganan namun belum mendesak adalah jalur sirkulasi, gang dan modul yang lancar (x14), kondisi perkerasan parkir (x9), kapasitas parkir yang sesuai standar (x10), kemudahan dijangkau oleh pengguna jasa (x5).

d. Atribut pelayanan yang dirasakan berlebihan oleh para pengguna parkir adalah penetapan tarif progresif sesuai dengan durasi parkir (x3), kemudahan bagi pengguna

111 jasa untuk menemukan kendaraannya (x7), penetapan tarif dasar parkir yang optimal (x1), luas lahan parkir sesuai standar (x11), ruang bebas kendaraan yang cukup (x12), alat pencatat waktu elektronik (x24).

3. Kebutuhan lahan parkir pada Bandar Udara El Tari 10 tahun mendatang adalah 942 SRP untuk mobil dan 985 SRP untuk sepeda motor dengan model hubungan kebutuhan ruang parkir dan jumlah penumpang adalah y = 1,463x- 6203,6 dengan R2 = 0,9881 untuk mobil dan y = 3,3449x ± 14565 dengan R2 = 0,9454 untuk sepeda motor.

6.2. Rekomendasi

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan, maka diberikan beberapa rekomendasi sebagai berikut :

1. Berdasarkan analisis QFD variabel pelayanan yang perlu penanganan ditentukan berdasarkan nilai Normalized Constribution tertinggi sampai yang terendah adalah sebagai berikut :

1) Memberikan pelatihan kepada para petugas parkir agar memiliki kemampuan a) Mengatur lalu lintas di kawasan parkir (3.414)

b) Memandu pengemudi masuk dan keluar tempat parkir (3.342), c) Mengarahkan tata cara memarkirkan kendaraan yang baik (3.043)

2) Melakukan studi banding ke tempat lain yang memiliki sistem parkir yang baik (2.276),

3) Menambah personil petugas parkir (1.951)

4) Perbaikan desain sirkulasi dan lahan parkir (1.853) 5) Melengkapi rambu dan marka jalan (1.737)

6) Memberikan arahan yang lebih kepada para petugas untuk mengedepankan pelayanan kepada pengguna parkir (1.717)

7) Melakukan briefing kepada petugas parkir agar lebih tegas terhadap pelanggar parkir (1.699)

8) Melakukan perawatan rambu dan marka (1.604)

9) Memberlakukan sanksi berupa denda terhadap pelanggar parkir (1.544)

2. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan ruang parkir 10 tahun mendatang maka perlu dilakukan penambahan area parkir dengan membangun gedung parkir dan taman parkir yang baru pada lahan kosong yang belum dipergunakan agar nantinya dapat menampung kebutuhan parkir pada kondisi 10 tahun mendatang.

3. Kebijakan parkir elektronik dengan rencana operasional adalah sebagai berikut :

112

a. Melakukan booking online lewat website dengan memasukkan rencana durasi parkir.

b. Dilanjutkan dengan metode pembayaran dengan transfer atau dengan kartu kredit.

c. Saat memasuki lokasi parkir cukup dengan melakukan scan barcode yang sudah didapat atau dengan memasukkan kartu kredit pada dispenser parkir.

d. Saat keluar cukup melakukan scan barcode dan palang pintu otomatis akan terbuka 6.3. Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diberikan saran sebagai berikut :

1. Bagi pengelola parkir Bandar Udara El Tari, untuk perbaikan kinerja jangka pendek yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah disiplin dan etos kerja dari petugas parkir agar meningkatnya pelayanan yang diberikan oleh petugas parkir dalam mengatur lalu lintas di kawasan parkir, memandu pengemudi masuk dan keluar tempat parkir, mengarahkan tata cara memarkirkan kendaraan yang baik. Hal ini dikarenakan berdasarkan hasil penelitian, hal-hal tersebut sangat mempengaruhi kinerja pelayanan parkir di Bandar Udara El Tari Kupang dan untuk perbaikan jangka panjang, perlu diperhatikan ketersediaan lahan parkir di masa yang akan datang, baik itu dengan pembangunan gedung parkir alternatif maupun dengan pengadaan lokasi yang baru untuk lahan parkir.

2. Bagi peneliti selanjutnya, bisa ditambahkan analisis tentang potensi jumlah penumpang angkutan umum yang melayani rute Bandar El Tari Kupang.

113 DAFTAR PUSTAKA

Abubakar, I. 2011. Parkir : Pengantar Perencanaan dan Penyelenggaraan Fasilitas Parkir.

Jakarta: Transindo Gastama Media.

Aziz, R., & Asrul. 2014. Pengantar Sistem dan Perencanaan Transportasi. Yogyakarta:

Deepublish.

Badan Pusat Statistik. 2016. Statistik Angkutan Udara Nusa Tenggara Timur Tahun 2015.

Kupang: BPS Nusa Tenggara Timur.

Birka, A., Admaja, I. A., Djakfar , L., & Suharyanto , A. 2014. Evaluasi Fasilitas Parkir Di Stasiun Kota Baru Malang. Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil.

Budd, L., Ison, S., & Budd, T. 2013. An Empirical Examination Of The Growing Phenomenon Of Off-Site Residential Car Parking Provision: The Situation At Uk Airports. Transportation Research Part A: Policy and Practice, 26±34.

Chronika, L., Mangunsong, L., & Narsih. 2009. Analisis kepuasan Konsumen terhadap Kualitas Pelayanan Parkir di Mega Mall A. Yani Pontianak. Jurnal Aplikasi Manajemen, 1018-1026.

Dayana, E. 2012. Analisis Kebutuhan Parkir Kendaraan Di Bandara Husein Sastranegara . Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik dan Lingkungan. Institut Teknologi Bandung.

Direktorat Jendral Perhubungan Darat. 1998. Pedoman Perencanaan dan Pengoperasian Fasilitas Parkir. Jakarta: Direktorat Jendral Perhubungan Darat.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat. 1996. Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat No. 72/hk.105/drjd/96 Tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Fasilitas Parkir. Jakarta: Direktur Jenderal Perhubungan Darat.

Frans, J. H., Sulistio, H., & Wicaksono, A. 2014. Kajian Kapasitas, Pelayanan dan Strategi Pengembangan Bandar Udara El Tari Kupang. Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari, 44-53.

Hirtanto, T., Ismiyati, & Prabandiyani, S. 2006. Analisis Kebutuhan Parkir Pada Rumah Sakit Umum Kelas B Di Kota Semarang. PILAR, 51-59.

Hobs, F. 1995. Perencanaan dan Teknik Lalu Lintas. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Irawan, B., Edison, B., & Lumba, P. 2014. Analisis Karakteristik Parkir Pada Universitas Pasir Pengaraian. Jurnal Mahasiswa Teknik, 1-10.

Kementrian Perhubungan. 1993. Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 66 Tahun 1993 tentang Fasilitas Parkir untuk Umum. Jakarta: Kementrian Perhubungan.

Kementrian Perhubungan. 2012. Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 49 Tahun 2012 tentang Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga berjadwal dalam Negeri. Jakarta: Kementrian Perhubungan.

114

Li, J., Tay, R., & de Barros, A. 2008. Quantitative Analysis of Automobile Parking at Airports. Calgari: University of Calgary.

0DKHQGUD ' $  0XWD¶DOL  /  6WXGL 3HPDQIDDWDQ 5XDQJ 3XEOLN 8QWXN /DKDQ

Parkir Di Kota Blitar. Jurnal Bumi Indonesia, 198-205.

Maulita, D., Buana, C., & Istiar. 2013. Analisis Parkir Kendaraan Mobil Di Ruas Jalan Walikota Mustajab Surabaya. Jurnal Teknik POMITS, 1-5.

Mukhsalmina. 2013. Analisa Tingkat pelayanan Bus dengan Metode Importance Performance Analysis (Studi Kasus : Bus Kurnia, dan Bus PMTOH). Medan:

Departemen Teknik Sipil, Universitas Sumatera Utara.

Nourinejad, M., & Roorda, M. J. 2017. Impact of hourly parking pricing on travel demand.

Transportation Research Part A, 28-45.

Obata, T., Ono, H., Miyazaki, Y., & Ando, M. 2003. Electronic Parking System for Singapore. Mitsubishi Heavy Industries, Ltd. Technical.

Qin, H. 2017. Nested Logit Model Formation To Analyze Airport Parking Behavior Based On Stated Preference Survey Studies. Journal of Air Transport Management, 164±

175.

Romadhona, P. J., & Ramadhan, M. R. 2017. Karakteristik Dan Kebutuhan Parkir Mobil Di Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia. AJIE - Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship, 58-69.

Rye, T. 2011. Manajemen Parkir : Sebuah Kontribusi Menuju Kota yang Layak Huni.

Eschborn: Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit.

Satria, M. R., & Alwinda, Y. 2014. Analisa Karakteristik Perjalanan Penumpang Angkutan Udara dan Analisa Kebutuhan Parkir di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Riau.

Sumina, S. 2010. Analisis Kapasitas Dan Karakteristik Parkir Kendaraan Di Lokasi Perbelanjaan (Studi Kasus Surakarta Grand Mall Surakarta). Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur, 76-87.

Susatyo, I., & Munggaran , B. 2008. Perencanaan Pelataran Parkir Bandara Internasional Jawa Barat. Bandung: Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Institut Teknologi Bandung.

Sutapa, I., Suthanaya, P. A., & Suweda, I. 2008. Analisis Karakteristik dan Pemodelan Kebutuhan Parkir Pada Pusat Perbelanjaan di Kota Denpasar. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 165-186.

Tamin, O. Z. 2003. Perencanaan dan Pemodelan Transportasi : contoh soal dan aplikasi.

Bandung: Penerbit ITB.

Warpani, S. 1980. Analisis Kota dan Daerah. Bandung: Penerbit ITB.

115 Wicaksono, A., Kurniadi, A., & Rahmawati, I. 2012. Studi Alternatif Perencanaan Fasilitas Sisi Udara Bandar Udara Blimbingsari di Kebupaten Banyuwangi. Jurnal Rekayasa Sipil, 29-36.

Wikrama, A. A. 2010. Analisis Karakteristik Dan Kebutuhan Parkir Di Pasar Kreneng.

Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 156-170.