• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rasio guru/murid per kelas rata-rata:-SLTP

Dalam dokumen LAKIP LKJ KOTA DUMAI lkj dumai (Halaman 116-121)

Sasaran Strategis 12

4. Rasio guru/murid per kelas rata-rata:-SLTP

Target dari indikator sasaran ini yaitu terpenuhinya kebutuhan guru/murid perkelaspada jenjang SMP/MTs dengan target akhir RPJM yaitu 1:16 dan pada tahun 2016 terealisasi 1:17,5 dan pencapaian terhadap target RPJM yaitu >100%. Keberhasilan dari beberapa indikator kinerja diatas disebabkan adanya dukungan dan kerjasama yang baik oleh berbagai pihak baik dari Dinas Pendidikan Kota Dumai dan Sekolah serta koordinasi yang baik dengan instansi terkait, dan indikator kinerja yang belum tercapai yaitu Angka Partisipasi Murni (APM) SD dan Angka Partisipasi Murni(APM) SMP disebabkan oleh banyaknya penduduk yang bersekolah pada jenjang SD memiliki usia >7 tahun dan banyaknya penduduk yang melanjutkan sekolah diluar daerah.

Tabel 3.34 Perbandingan Pencapaian Indikator Kinerja Sasaran Tahun 2016 dengan RPJMD Kota Dumai Tahun 2016-2021

No Indikator Kinerja Sasaran Satuan Eksisting 2015 Realisasi Capaian 2016 Target RPJMD 2016-2021 % Capaian RPJMD 1 Rasio ketersediaan sekolah/penduduk usia

sekolah: -SD/MI (per 1000 siswa) 0,277 0,320 0,277 115,52 -SMP/MTs (per 1000 0,370 0,293 0,370 79,19

Bab 3. Akuntabilitas Kinerja LKj IP Kota Dumai Tahun 2016 113

siswa) 2 Rasio guru/murid per kelas rata-rata:

-SD/MI (per

siswa) 1:17 1:17,9 1:32

83,86

-SLTP (per

siswa) 1:16 1:17,5 1:34 82

Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja :

a. Rasio ketersediaan sekolah/penduduk usia sekolah: -SD/MI

Target dari indikator sasaran ini adalah tercukupinya kebutuhan sekolah dengan penduduk usia 7-12 tahun yang bersekolah di jenjang SD/MI dengan target akhir RPJM yaitu 0,277 dan pada tahun 2016 terealisasi 0,320 dan pencapaian terhadap target RPJM yaitu 115,52%.

-SMP/MTs

Target dari indikator sasaran ini adalah yaitu tercukupinya kebutuhan sekolah terhadap penduduk usia 13-15 tahun yang bersekolah di jenjang SMP/MTs dengan target akhir RPJM yaitu 0,370 dan pada tahun 2016 terealisasi 0,293 dan pencapaian terhadap target RPJM yaitu 79,19% .

b. Rasio guru/murid per kelas rata-rata: -SD/MI

Target dari indikator sasaran ini terpenuhinya kebutuhan guru/murid perkelas pada jenjang SD/MI dengan target akhir RPJM yaitu 1:32 dan pada tahun 2016 terealisasi 1:17,9 dan pencapaian terhadap target RPJM yaitu 83,86%.

-SLTP

Target dari indikator sasaran ini adalah terpenuhinya kebutuhan guru/murid perkelas pada jenjang SMP/MTs dengan target akhir RPJM yaitu 1:34 dan pada tahun 2016 terealisasi 1:17,5 dan pencapaian terhadap target RPJM yaitu 82%.

Meningkatnya pemberdayaan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak

Sasaran strategis 13 ini merupakan salah satu upaya untuk mencapai tujuan “Meningkatkan perlindungan dan

kesejahteraan Sosial masyarakat”. Sasaran ini didukung SKPD secara terpadu yaitu Dinas Badan KB, Pemb

Sasaran Strategis 13

Bab 3. Akuntabilitas Kinerja LKj IP Kota Dumai Tahun 2016 114

Perempuan dan Perlindungan Anak. Untuk mengukur sasaran misi kedua ini terdapat 6 (enam) indikator sasaran.

Berikut ditampilkan capaian kinerja sasaran yang tersaji pada tabel 3.35 berikut di bawah ini :

Tabel 3.35. Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis 13

No Indikator Kinerja Sasaran Satuan

Tahun 2016

Target Realisasi % Capaian 1 Penyelesaian pengaduan

perlindungan perempuan dan anak dari tindakan kekerasan

% 70% 70 100

2 Rasio KDRT Rasio 1:4 1:7 57

3 Persentase partisipasi perempuan di

lembaga legislatif % 16.66 16.66 60

4 Partisipasi angkatan kerja

perempuan % 14 20.7 68

5 Kota Layak Anak Status Pratama Pratama 100 6 Persentase jumlah tenaga kerja

dibawah umur % 5 5 100

Rata-rata Capaian Kinerja 100

Terlihat dari tabel 3.35 di atas pada sasaran misi kedua ini dengan 6 indikator sasaran tersebut dapat dijelaskan tingkat pencapaian kinerja sebagai berikut :

a) Penyelesaian Pengaduan perlindungan perempuan dan anak dari tindakan kekerasan

Target awal dari indikator sasaran ini dalam renstra badan keluarga berencana, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yaitu kegiatan pendampingan penyelesaian kasus pengaduan perlindungan perempuan dan anak dari tindakan kekerasan. Keberhasilan/ tercapainya pencapaian indikator kinerja tersebut disebabkan oleh terlaksananya fasilitasi pendampingan kasus bagi anak dan perempuan di kota Dumai sebanyak 88 kasus dengan realisasi target pencapaian 100% oleh tim pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A) dan terkelolanya P2TP2A kota dumai.

b) Rasio Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Target dari indikator sasaran ini yaitu terlaksananya kegiatan fasilitasi upaya perlindungan perempuan terhadap tindak kekerasan di kota dumai, dimana

Bab 3. Akuntabilitas Kinerja LKj IP Kota Dumai Tahun 2016 115

kegiatan ini berupa pelatihan tenaga kesehatan dan tenaga pendamping kekerasan pada perempuan dan anak sebanyak 30 orang peserta.

c) Persentase partisipasi perempuan di lembaga legislatif

Target dari indikator sasaran ini yaitu terlaksananya kegiatan dalam organisasi wanita dan tetap memotivasi perempuan dapat berhasil dalam dunia politik dan meningkatkan peran perempuan kota dumai dalam pembangunan, dimana kegiatan ini dilaksanakan melibatkan organisasi Wanita se-kota dumai yang berjumlah sebanyak 35 organisasi wanita. Terlaksananya kegiatan ini berupa terselenggaranya pembinaan UP2K di tingkat kecamatan dan kelurahan se- kota dumai dengan realisasi dengan pembinaan di 10 kelurahan sehingga dapat meningkatkan pendapatan hasil usaha produkstif perempuan guna meningkatkan keluarga sejahtera.

d) Partisipasi angkatan kerja perempuan

Target dari indikator sasaran ini yaitu tercapainya capaian indikator kinerja tersebut didukung oleh kesadaran/ antusias perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarganya dan terselenggaranya pembinaan UP2K di tingkat kecamatan dan kelurahan se- kota dumai dengan pembinaan sebanyak 137 kelompok di kota dumai yang diharapkan dapat meningkatnya keluarga sehat dan sejahtera guna mendukung ekonomi keluarga di kota dumai.

e) Kota layak anak

Taregt dari indikator sasaran ini yaitu terlaksananya kegiatan pendampingan pengembangan sekolah ramah anak sebanyak 6 sekolah, bimbingan teknis konveksi hak anak sebanyak 40 orang tenaga pendidik, bimbingan teknis pengasuhan keluarga sebanyak 30 orang, bimbingan teknis pelopor dan pelapor forum anak sebanyak 30 orang anak dan penyusunan rencana aksi daerah kota layak anak serta penyusunan profil anak tahun 2015 sebanyak 1 dokumen. Keberhasilan/ tercapainya pencapaian indikator kinerja tersebut disebabkan oleh meningkatnya kapasitas dan jaringan forum anak dumai dan provinsi riau melalui pembinaan dan pertemuan forum anak dalam mewujudkan dumai menjadi kota layak anak serta riau menjadi provinsi layak anak. Dalam hal ini tercapainya penguatan kelembagaan forum anak kota dumai dan pembentukan forum anak kecamatan.

Bab 3. Akuntabilitas Kinerja LKj IP Kota Dumai Tahun 2016 116

f) Persentase jumlah tenaga kerja dibawah umur

Target dari indikator sasaran ini yaitu terlaksananya kegiatan lokakarya penyusunan kebijakan perlindungan anak pada 6 sekolah tingkat dasar, 2 sekolah menengah pertama dan 2 sekolah mengah atas.

Tabel 3.36 Perbandingan Pencapaian Indikator Kinerja Sasaran Tahun 2016 dengan RPJMD Kota Dumai Tahun 2016-2021

No Indikator Kinerja Sasaran Satuan Eksisting 2015 Realisasi Capaian 2016 Target RPJMD 2016-2021 % Capaian RPJMD 1 Penyelesaian pengaduan perlindungan perempuan dan anak dari tindakan kekerasan

% 70 70 80 88 2 Rasio KDRT Rasio 1:6353 1:7 1:6103 100 3 Persentase partisipasi perempuan di lembaga legislatif % 16.66 16.66 30 56

4 Partisipasi angkatan kerja

perempuan % 14 20.7 24 86

5 Kota Layak Anak Status pratama Pratama nindya 100 6 Persentase jumlah tenaga

kerja dibawah umur % 5 5 0 95

Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja :

a. Penyelesaian pengaduan perlindungan perempuan dan anak dari tindakan kekerasan

Target dari indikator sasaran ini adalah fasilitasi pendampingan kasus bagi anak dan perempuan di kota Dumai dengan target akhir RPJM yaitu 80% dan pada tahun 2016 terealisasi 70% dan pencapaian terhadap target RPJM yaitu 88%.

b. Rasio KDRT

Target dari indikator sasaran ini adalah berupa pelatihan tenaga kesehatan dan tenaga pendamping kekerasan pada perempuan dan anak dengan target akhir RPJM yaitu 1:6103 dan pada tahun 2016 terealisasi 1:7 dan pencapaian terhadap target RPJM yaitu 100%.

c. Persentase partisipasi perempuan di lembaga legislatif

Target dari indikator sasaran ini adalah memotivasi perempuan dapat berhasil dalam dunia politik dan meningkatkan peran perempuan kota dumai dalam pembangunan dengan target akhir RPJM yaitu 30% dan pada tahun 2016 terealisasi16.66% dan pencapaian terhadap target RPJM yaitu 56%.

Bab 3. Akuntabilitas Kinerja LKj IP Kota Dumai Tahun 2016 117

Target dari indikator sasaran ini adalah meningkatnya keluarga sehat dan sejahtera guna mendukung ekonomi keluarga di kota dumai dengan target akhir RPJM yaitu 24% dan pada tahun 2016 terealisasi20.7% dan pencapaian terhadap target RPJM yaitu86%.

e. Kota Layak Anak

Target dari indikator sasaran ini adalah penguatan kelembagaan forum anak kota dumai dan pembentukan forum anak kecamatan dengan target akhir RPJM yaitu status nindya dan pada tahun 2016 terealisasi status pratama dan pencapaian terhadap target RPJM yaitu 90%.

f. Persentase jumlah tenaga kerja dibawah umur

Target dari indikator sasaran ini adalah lokakarya penyusunan kebijakan perlindungan anak pada 6 sekolah tingkat dasar, 2 sekolah menengah pertama dan 2 sekolah mengah atas dengan target akhir RPJM yaitu 0% dan pada tahun 2016 terealisasi 5% dan pencapaian terhadap target RPJM yaitu 95%.

Meningkatnya pelayanan keluarga berencana dan Keluarga Sejahtera

Dalam dokumen LAKIP LKJ KOTA DUMAI lkj dumai (Halaman 116-121)