• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tabel 2.8. Distribusi Pengeluaran Penduduk Per Kapita dan Gini Ratio di Provinsi Bengkulu September 2018 – September 2019

40% 40% 20%

Berpengeluaran

Rendah Berpengeluaran Menengah Berpengeluaran Tinggi

September 2018 17 36,48 46,51 0,388 Maret 2019 17,12 38,85 44,03 0,376 September 2019 18,17 37 44,83 0,37 September 2018 21,34 38,01 40,64 0,316 Maret 2019 22,8 39,2 38 0,286 September 2019 23 39,52 37,48 0,279 Perkotaan September 2018 19,37 36,72 43,9 0,355 dan Maret 2019 20,08 37,19 42,73 0,34 Perdesaan September 2019 20,71 37,37 41,91 0,329 Perdesaan Daerah Susenas Kelompok Penduduk Gini Ratio Perkotaan

Sumber : BPS Provinsi Bengkulu

2.2.4. Kondisi Ketenagakerjaan

2.4.1 Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK)

TPAK merupakan persentase antara jumlah penduduk tergolong angkatan kerja terhadap penduduk usia kerja (15 tahun ke atas). Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) TPAK di Provinsi Bengkulu

pada bulan Agustus 2019 sebesar 69,30 persen yang berarti dari 100 penduduk yang berusia ≥ 15 tahun sebanyak 69 orang adalah angkatan kerja. Angka ini menurun sebesar 0,80 persen jika dibandingkan keadaan pada Agustus 2018 yang mencapai 70,10 persen. Angka tersebut juga masih berada diatas angka TPAK Nasional. Struktur lapangan pekerjaan kondisi Agustus 2019 tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya, dimana sector Pertanian masih menjadi penyumbang terbesar penyerapan tenaga kerja di Provinsi Bengkulu. Sektor Pertanian menyerap tenaga kerja sebesar 43,78 persen, sektor perdagangan besar dan eceran menyerap tenaga kerja sebesar 16,31 persen dan sektor kesehatan dan jasa lainnya sebesar 6,97 persen.

2.4.2 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) merupakan perbandingan antara jumlah penganggur terbuka dengan jumlah angkatan kerja. TPT dapat digunakan untuk memantau dan mengevaluasi perkembangan angka pengangguran, karena TPT

73,24 70,70 73,59 72,70 74,58 69,30 73,12 70,10 72,24 69,30 60 65 70 75 80

Feb Agst Feb Agst Feb Agst Feb Agst Feb Agst

2015 2016 2017 2018 2019

SUMBER : BPS PROV. BENGKULU

Grafik 2.16

Perkembangan TPAK Prov. Bengkulu Periode Agustus 2015 s.d Agustus 2019

mencerminkan bagian dari angkatan kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja. Selama kurun waktu 2015-2019, TPT Provinsi Bengkulu selalu lebih rendah dari TPT Nasional, dimana pada periode Agustus 2019 ini tercatat sebesar 3,39 persen. Ini artinya dari 100 angkatan kerja terdapat sekitar 3 orang pengangguran. Angka ini menurun sebesar 0,11 persen jika dibandingkan TPT Agustus tahun 2018. Capaian sebesar 3,39 persen ini berada diatas target tingkat pengangguran yang ditetapkan dalam KUA Provinsi Bengkulu 2019 yang sebesar 3,21 persen. Penyerapan tenaga kerja hingga Agustus 2019 masih didominasi penduduk bekerja berpendidikan rendah yakni tamat SD kebawah sebanyak 37,46 persen dan tamat SMP sebanyak 17,77 persen, sedangkan yeng berpendidikan tinggi hanya sebanyak 14,30 persen.

Angka pengangguran biasanya diikuti dengan dampak sosial, misalnya angka kriminalitas. Di tahun 2019, total angka kriminalitas di Provinsi Bengkulu tercatat 3.427 kasus menurun cukup signifikan dari sebelumnya 3.901 kasus pada tahun lalu.3.

2.3 EFEKTIVITAS KEBIJAKAN MAKRO EKONOMI DAN PEMBANGUNAN REGIONAL

Efektifitas Kebijakan Makro Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Bengkulu dapat diketahui dengan membandingkan target-target setiap variabel makro ekonomi dan pembangunan yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan capaian tahun 2019. Target variabel tersebut sebagaimana telah ditetapkan dalam Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bengkulu Nomor 050/575/BAPPEDA/2019 dan 20/KPTS/DPRD.I/2019 tentang Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 sebagaimana tertera pada tabel berikut :

3http://rri.co.id/bengkulu/post/berita/764935/daerah/tahun_2019_kasus_kriminal_di_bengkulu_turun diakses tanggal 11 Februari 2020 3,21 4,90 3,84 3,30 2,81 3,70 2,70 3,50 2,50 3,39 5,81 6,18 5,50 5,61 5,33 5,50 5,13 5,34 5,01 5,28 0 1 2 3 4 5 6 7 Feb Agst Feb Agst Feb Agst Feb Agst Feb Agst 20 15 20 16 20 17 20 18 20 19 Grafik 2.17

Perkembangan TPT Prov. Bengkulu dan Nasional Periode 2015-2019

Nasional Prov. Bengkulu

Tingkat Pengangguran Terbuka Provinsi Bengkulu pada Agustus 2019 3,39 persen menurun 0,11 persen dibandingkan Agustus 2018

TPT

Tabel 2.9 Realisasi Indikator Makro Provinsi Bengkulu dan Nasional Tahun 2019

Sumber : KUA Prov. Bengkulu 2019, BPS Provinsi Bengkulu, BPS RI

Berdasarkan indikator kinerja capaian tersebut dengan mencerminkan target dalam Kebijakan Umum Anggaran Provinsi Bengkulu Tahun 2019 indikator laju inflasi dan tingkat kemiskinan Provinsi Bengkulu dapat ditekan serta mencapai target yang ditetapkan. Sedangkan angka Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Masyarakat dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) masih berada dibawah target yang ditetapkan. Pemerintah Provinsi Bengkulu perlu melakukan evaluasi atas capaian dimaksud dengan fokus pada penyebab ketidak tercapainya indikator tersebut.

Pembangunan Ekonomi perlu lebih diarahkan pada sektor yang memiliki peran/share yang besar pada perekonomian yaitu sektor pertanian dan sektor perdagangan besar dan eceran. Oleh sebab itu perlu penguatan kebijakan pembangunan yang mengakselerasi pertumbuhan sektor pertanian dan sektor perdagangan. Selain itu terkait pemanfaatan transfer DAK Fisik dan Dana Desa diperlukan juga kebijakan dari Kepala Daerah yang bersifat mampu menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat dengan berbagai inovasi daerah memanfaatkan potensi daerah setempat. Peran serta pemerintah daerah dapat pula focus dalam pembinaan kelembagaan petani, salah satunya melalui optimalisasi BUMDes sebagai pusat produksi dan distribusi pangan di daerah Provinsi Bengkulu.

No Indikator (KUA Prov. Bengkulu TA 2019) Target Prov. Bengkulu Realisasi Realisasi Nasional

1 Pertumbuhan Ekonomi 5,20% 4,96 % 5,02% 2 Inflasi 4,36% 2,91% 2,72% 3 Indeks Pembangunan Manusia 71,32% 70,64% 71,39% 4 Kemiskinan 15,10% 14,91 % 9,22% 5 Pengangguran (TPT) 3,21 % 3,39% 5,28%

3.1 APBN TINGKAT PROVINSI BENGKULU 2019

Pada tahun 2019 Provinsi Bengkulu mendapat alokasi dana APBN sebesar Rp15.805,54 miliar, terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat Rp4.883,06 miliar dan Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp10.922,48 miliar. Apabila dibandingkan dengan Tahun 2018, Alokasi dana APBN Tahun 2019 di Provinsi Bengkulu naik 8,75 persen dari Rp14.533,81 miliar menjadi Rp15.805,55 miliar.

Tabel 3.1 Pendapatan dan Belanja Negara di Provinsi Bengkulu Tahun 2018 s.d. 2019 (dalam miliar)

Pagu Realisasi % Pagu Realisasi % A. PENDAPATAN NEGARA 2.545,17 2.200,05 86,4% 2.578,71 2.226,36 86,3% B. BELANJA NEGARA 14.533,81 14.168,47 97,5% 15.805,55 15.197,69 96,2%

I. BELANJA PEMERINTAH PUSAT 4.733,08 4.467,15 94,4% 4.883,06 4.576,96 93,7%

II. TRANSFER KE DAERAH DAN

DANA DESA 9.800,73 9.701,31 99,0% 10.922,49 10.620,72 97,2%

C. SURPLUS DEFISIT -11.988,63 -11.968,41 99,8% -13.226,84 (12.971,33) 98,1%

Uraian Tahun 2018 Tahun 2019

Dari sisi penerimaan, alokasi pendapatan negara Tahun 2019 ditetapkan sebesar Rp2.578,71 miliar naik tipis sebesar 1,31 persen dari Tahun 2018 sebesar Rp2.545,17 miliar. Sedangkan realisasi

penerimaan selama tahun 2019 mencapai Rp2.226,36 miliar meningkat tipis dari tahun 2018 dengan realisasi sebesar Rp2.200,05 miliar. Berdasarkan data grafik 3.1, dapat terlihat bahwa peningkatan penerimaan di Provinsi Bengkulu tidak

sebanding dengan peningkatan belanja. Peningkatan belanja di Provinsi Bengkulu