Dari hasil penelitian ini, untuk dapat meningkatkan integrasi program ke dalam fungsi kesehatan dijelaskan pada rekomendasi berikut ini :
1. Disusunnya regulasi secara spesifik dan jelas yang mengatur regulasi program yang mencakup semua alur proses dalam program ART di DKI Jakarta oleh dinas kesehatan.
2. Memulai inisiasi perencanaan penganggaran daerah untuk pemenuhan kebutuhan ART secara parsial untuk memastikan kesiapan daerah jika suatu saat pembiayaan ART harus melibatkan pendanaan daerah, termasuk didalamnya penyediaan farmasi dan alkes terkait program ART oleh Bappeda dan dinkes dengan mulai melakukan perencanaan penganggaran.
3. Memenuhi kebutuhan SDM sesuai jumlah yang dibutuhkan dengan menggunakan rasio beban kerja. Mempersiapkan SDM yang kompeten dalam pelayanan HIV dalam setting layanan kesehatan sesuai dengan jenjang pelayanan serta menetapkan standar kompetensi khusus bagi tenaga profesional dan non pofesional yang terlibat dalam pelayanan HIV, sehingga ada penjaminan kualitas SDM. Memberikan pelatihan HIV dan IMS sebagai pelatihan dasar SDM dengan tujuan menurangi stigma dikalangan petugas kesehatan dan petugas lain yang dilakukan oleh unit kerja yang dikoordinir oleh dinkes.
4. Adanya perencanaan peningkatan kompetensi secara berkesinambungan bagi tenaga profesional dan non pofesional yang terlibat dalam pelayanan HIV di unit kerja dan program terstadar dari dinkes
5. Sistem infomasi yang telah berjalan ditingkatkan lagi baik dari segi sistem dan juga user yaitu SDM yang terlibat serta kepastian koneksi jaringan sehingga sistem informasi akan lebih menunjang efisiensi kinerja program dengan cara meningkatkan kemudahan akses informasi terkait program HIV dan AIDS agar pemanfaatan data dapat ditingkatkan.
6. Meningkatan keterlibatan masyarakat dalam menunjang program, yaitu memalui sosialisasi aktif, mengusahakan keterlibatan masyarakat dan mempeluas/menambah WPA di seluruh wilayah DKI Jakarta yang dikoordninir oleh masing – masing pemerintah kota.
7. Sistem informasi yang telah berjalan agar ditingkatkan kualitasnya baik dari segi muatan informasi dan juga integrasi dengan sistem yang telah ada karena akan memberikan manfaat bagi pihat terkait Misalnya bagi unit kerja yang memberikan pelayanan HIV sebagai bahan evaluasi program maupun untuk perencanaan.
8. Adanya penelitian lanjut yang lebih berfokus kepada dampak lanjut dari program ART.
Daftar Pustaka
Atun, R. 2012. Commentary Health Systems, Systems Thinking and Innovation, Health
Policy and Planning, Oxford University Press in Association with The London, of
Hygiene and Tropical Medicine,27:iv4-iv8
Cash-Gibson L, Rosenmoller M. 2014.Project INTEGRATE - a common methodological approach to understand integrated health care in Europe. International Journal
of Integrated Care, Oct–Dec; URN:NBN:NL:UI:10-1-114802.
Coker R et al. 2010. Conceptual and Analytical Approach to Comparative Analysis of Country Case Studies: HIV and TB Control Programmes and Health Systems Integration.Oxford University Press in Association with the London School of Hygiene and Tropical Medicine.Health Policy and Planning.2010:25:i21-i-31 Fairall, L.R.,et al. 2007. Effectiveness of Antiretroviral Treatment in a South African
Program A Cohort Study. Arch Intern Med. 2008;168(1):86-93. doi:10.1001/archinternmed.2007.10.
http://archinte.jamanetwork.com/icle.aspx?icleid=413692
Grassly, N.C., Garnett, G.P., Schwlander, B., Gregson, S., and Anderson R.M., 2001.The Effectiveness of HIV Prevention and the Epidemiological Context.Bulletin of the
World Health Organization, 79 (12), pp. 1121 – 1135.
Grepin KA, Reich MR. 2008. Conceptualizing Integration: A Framework for Analysis Applied to Neglected Tropical Disease Control Pnerships.Neglected Tropical
Disease, 2 (4):e174.
Hanvoravongchai, P., Warakamin, B., Coker, R. 2010. Critical Interactions between Global Fund-Supported Programmes and Health Systems: a Case Study in Thailand. Health Policy and Planning, 25:i53-57.
Homan, R., van Damme, K., Behets, S.M.T., McClamroch, K., Rasamilalao, D., Rasolofomanana, J.R., Rasamindrakotroka, A., and van Dam, J. 2002. Estimating the Cost and Effectiveness of Different STI Management Strategies for Sex Workers in Madagascar.Population Council.
Kawonga M, Blaauw D, Fonn S. 2012. Aligning Vertical Interventions to Health Systems: a Case Study of the HIV Monitoring and Evaluation System in South Africa.
Health Research Policy and Systems, 10:2.
Kawonga M, Fonn S, Blaauw D. 2013. Administrative Integration of Vertical HIV Monitoring and Evaluation into Health Systems: a Case Study from South Africa.
Global Health Action, 6:19252 http://dx.doi.org/10.3402/gha.v6i0.19252.
KPAP DKI Jakarta, Laporan Tahunan 2013 – 2015.
Keshavejee, S., Seung, K. Satti, H., et al. 2008.Building Capacity for Multidrug-Resistant Tuberculosis Treatment: Health Systems Strengthening in Lesotho.Innovations, fall 2008: 87-106.
Maher, D. 2010. Re-thinking Global Health Sector Efforts for HIV and Tuberculosis Epidemic Control: Promoting Integration of Program Activities within Strengthened Health System. BMC Public Health, 10:394.
Massie, Kebijakan kesehatan : proses, implementasi, analisis dan penelitian. Buletin penelitian sistem kesehatan – Vol 12; 409 – 417. , 2009.
Paltiel, D.A.; Weinstein,M.C. , Kimmel, A.D.; Seage, G. R. ; , Losina, E.; Zhang, H.; Freedberg, K.A.;., and Walensky, R.P. 2005. Expanded Screening for HIV in the United States — An Analysis of Cost-Effectiveness. N Engl J Med 2005; 352:586-595February 10, 2005DOI: 10.1056/NEJMsa042088 http://www.nejm.org/doi/full/10.1056/nejmsa042088
Samsuridjal, Desember 2014, Renungan Akhir Tahun 2014: Penanggulangan Infeksi HIV & Hepatitis
Shigayeva A, Atun R, Mc Kee M, and Coker, R. 2010.Health Systems, Communicable Diseases and Integration, Health Policy and Planning, 25: i4-i20.
Siti N.T, 2014, Kebijakan Pengendalian HIV-AIDS dengan Penggunaan Strategis ART Song, Dahye L. and Altice, Frederick L. and Copenhaver, Michael M. and Long, Elisa F.
2015.Cost-effectiveness analysis of brief and expanded evidence-based risk reduction interventions for HIV-infected people who inject drugs in the United
States.PLoS One, Num. 2, Volume 10.
http://dx.doi.org/10.1371/journal.pone.0116694
Walensky, R. P., Freedberg, K. A., Weinstein,M.C., and Paltie, D.A. 2006. Cost-Effectiveness of HIV Testing and Treatment in the United States. Oxford Journals Medicine & Health Clinical Infectious Diseases.Volume 45, Issue
Supplement 4Pp.
Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada
Gedung IKM Baru Sayap Utara Jl. Farmako Sekip Utara Yogyakarta 5528 email: [email protected] Telp/Fax (hunting) (+62274) 549425
http://kebijakanaidsindonesia.net Kebijakan AIDS Indonesia