Nama Sekolah : SMK NEGERI 1 BUAY PEMUK BANGSA RAJA Bidang Keahlian : TEKNOLGI DAN REKAYASA
Program Keahlian : TEKNIK OTOMOTIF
Kompetensi Keahlian : TEKNIK BISNIS SEPEDA MOTOR
Mata Pelajaran : KIMIA
Kelas : X (Sepuluh)
Durasi (Waktu) : 108 JP 9 (2 Semester) Tahun Pelajaran : 2018/2019
A. KompetensiInti *) 3. Pengetahuan
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kajian kimia teknologi rekayasa pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
7. Keterampilan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kajian kimia teknologi rekayasa
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
B. KompetensiDasar *) 5. KD pada KI pengetahuan
3.10. Menganalisis proses teknik pemisahan fraksi fraksi minyak bumi serta kegunaannya
6. KD pada KI keterampilan
4.10.Mempresentasikan Proses teknik pemisahan fraksi- fraksi minyak bumi serta kegunaannya
C. IndikatorPencapaianKompetensi 5. Indikator KD pada KI pengetahuan
3.10.1. Menjelaskan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi
3.10.2. Mengklasifikasikan minyak bumi berdasarkan fraksi-fraksi minyak bumi
3.10.3. Menganalisis penggunaan fraksi-fraksi minyak bumi dalam kehidupan sehari- hari
6. Indikator KD pada KI keterampilan
4.10.1.Mengidentifikasi fraksi- fraksi minyak bumi
4.10.2.Mempresentasikan Proses teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi serta kegunaannya.
D. TujuanPembelajaran Pertemuan 1
Pengetahuan
Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan dapat :
3.10.1.1.Peserta didik dapat menyebutkan fraksi-fraksi minyak bumi dengan tepat dan bertanggungjawab
3.10.1.2.Peserta didik dapat menjelaskan teknik pemisahan minyak bumi dengan tepat secara mandiri
3.10.2.1.Peserta didik dapat menyebutkan contoh-contoh minyak bumi dengan tepat dan rasa tanggung jawab.
3.10.2.2.Peserta didik dapat mengklasifikasikan minyak bumi berdasarkan fraksi-fraksi minyak bumi dengant tepat dan penuh tanggung jawab Keterampilan
Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan dapat :
4.10.1.1.Setelah Mempresentasikan peserta didik dapat membuat kolom distilasi fraksi- fraksi minyak bumi serta kegunaannya dengan tepat dan mandiri
4.10.1.2.Setelah Mempresentasikan peserta didik dapat menunjukkan fraksi- fraksi minyak bumi dalam kolom distilasi serta kegunaannya dengan tepat dengan mandiri.
Pertemuan 2 Pengetahuan
Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan dapat :
3.10.3.1.Peserta didik dapat memberi contoh penggunaan fraksi-fraksi minyak bumi dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat dan kreatif.
Keterampilan
Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan dapat :
4.10.2.1.Setelah Mempresentasikan peserta didik dapat kembali membuat kolom distilasi fraksi- fraksi minyak bumi serta kegunaannya dengan tepat dan mandiri
E. MateriPembelajaran
1. Fraksi-fraksi minyak bumi
Minyak mentah merupakan campuran yang kompleks dengan komponen utama alkana dan sebagian kecil alkena, alkuna, siklo-alkana, aromatik, dan senyawa anorganik. Meskipun kompleks, untungnya terdapat cara mudah untuk memisahkan komponen-komponennya, yakni berdasarkan perbedaan nilai titik didihnya. Proses ini disebut distilasi bertingkat. Untuk mendapatkan produk akhir sesuai dengan yang diinginkan, maka sebagian hasil dari distilasi bertingkat perlu diolah lebih lanjut melalui proses konversi, pemisahan pengotor dalam fraksi, dan pencampuran fraksi.
Distilasi bertingkat
Dalam proses distilasi bertingkat, minyak mentah tidak dipisahkan menjadi komponen-komponen murni, melainkan ke dalam fraksi-fraksi, yakni kelompok-kelompok yang mempunyai kisaran titik didih tertentu. Hal ini dikarenakan jenis komponen hidrokarbon
begitu banyak dan isomer-isomerhidrokarbon mempunyai titik didih yang berdekatan. Proses distilasi bertingkat ini dapat dijelaskan sebagai berikut:
Minyak mentah dipanaskan dalam boiler menggunakan uap air bertekanan tinggi sampai suhu ~600oC. Uap minyak mentah yang dihasilkan kemudian dialirkan ke bagian bawah menara/tanur distilasi
Dalam menara distilasi, uap minyak mentah bergerak ke atas melewati pelat-pelat (tray). Setiap pelat memiliki banyak lubang yang dilengkapi dengan tutup gelembung (bubble cap) yang memungkinkan uap lewat.
Dalam pergerakannya, uap minyak mentah akan menjadi dingin. Sebagian uap akan mencapai ketinggian di mana uap tersebut akan terkondensasi membentuk zat cair.
Zat cair yang diperoleh dalam suatu kisaran suhu tertentu ini disebut fraksi
Fraksi yang mengandung senyawa-senyawa dengan titik didih tinggi akan
terkondensasi di bagian bawah menara distilasi. Sedangkan fraksi senyawa-senyawa dengan titik didih rendah akan terkondensasi di bagian atas menara.
Sebagian fraksi dari menara distilasi selanjutnya dialirkan ke bagian kilang minyak lainnya
untuk proses konversi.
2.Penggunaan Fraksi- fraksi minyak bumi
Fraksi-fraksi minyak bumi digunakan dalam kehidupan sehari-hari,antara lain : a. Bensin
Adalah salah satu jenis bahan bakar minyak yang dimaksudkan untuk kendaraan bermotor roda dua,tiga dan empat
b. Gas alam
Terutama digunakan sebagai bahan bakar, baik sebagai bahan bakar industri, bahan bakar rumah tangga, maupun pemanas ruangan waktu musim dingin.
F. Model dan Metode Pendekatan saintifik
Model pembelajaran inquiry terbimbing
Metode pembelajaran Ceramah, diskusi, eksperimen G. KegiatanPembelajaran
Pertemuan : Ke-1 5. Kegiatan awal:
Apersepsi
Guru mengajak siswa melakukan kilas balik materi pada semester sebelumnya, dan keterkaitannya dengan materi yang akan dipelajari
Pemberian motivasi
Guru menyampaikan hikmah dan manfaat mempelajari fraksi-fraksi minyak bumi dan kegunaanyan dalam kehidupan sehari-hari
Penyampaian tujuan pembelajaran
Guru menyampaian garis besar kegiatan dan penilaian yang akan dilakukan
17 menit
1. Kegiatan inti
2. ORIENTASI MASALAH (Mengamati)
Guru meminta peserta didik untuk memperhatikan gambar kolom fraksi distilasi minyak bumi.
Guru menyuruh peserta didik untuk menggali informasi tentang fraksi-fraksi minyak bumi
105 menit
Peserta didik Menggali informasi dengan cara
membaca/mendengar/menyimak tentang fraksi minyak bumi.