BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Revisi Perangkat Pembelajaran
Berdasarkan pada tujuan penelitian, peneliti melakukan tahapan-tahapan penelitian, yaitu mempelajari produk perangkat pembelajaran geometri yang telah ada (penelitian sebelumnya), merevisi perangkat pembelajaran geometri, melakukan validasi kepada dua dosen ahli matematika dan satu guru matematika kelas IV di Sekolah Dasar (SD), melakukan uji keterbacaan kepada beberapa siswa kelas IV di SD Krekah, dan melakukan implementasi perangkat pembelajaran geometri kepada siswa kelas IV B di SD Krekah.
Tahap awal yang dilakukan oleh penulis adalah mempelajari terlebih dahulu perangkat pembelajaran geometri. Dari hasil mempelajari perangkat
tersebut, ditemukan beberapa bagian yang masih perlu dilakukan perbaikan atau revisi. Adapun revisi yang dilakukan pada setiap bagian-bagian yang terdapat di dalam perangkat pembelajaran geometri:
40 1. Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Pada silabus dan RPP penulis melakukan beberapa perbaikan diantaranya:
a. Mengubah kata siswa menjadi peserta didik karena jika siswa itu menunjuk kepada laki-laki tetapi jika peserta didik itu secara keseluruhan yang menunjuk siswa dan siswi.
b. Menambah nilai karakter yang diharapkan pada RPP. Revisi ini dilakukan oleh peneliti karena sekolah yang digunakan untuk penelitian menggunakan RPP berkarakter sehingga siswa diharapkan mampu mempunyai karakter yang dibentuk melalui kegiatan belajar. Karakter diharapkan dapat memperbaiki karakter peserta didik dalam kehidupan sehari-harinya.
c. Menambah kolom keterangan pada kegiatan pembelajaran supaya lebih mudah untuk meneliti kemunculan karakteristik-karakteristik PMRI.
d. Pada penelitian sebelumnya hari/tanggal/pertemuan ke- dijadikan satu, pada penelitian sekarang direvisi dengan diubah menjadi hari/tanggal dan pertemuan ke-, revisi ini dilakukan karena pada pertemuan sebelumnya tidak ada pengisian pada hari/tanggal sehingga dipisah untuk mengetahui kapan pelaksanaan pembelajarannya dilaksanakan.
41 e. Pada bagian tujuan pembelajaran tidak mengacu pada penulisan tujuan pembelajaran yang baik dengan menggunakan
Audience, Behavior, Condition, Degree (ABCD), sehingga pada penelitian ini diperbaiki dengan mengacu pada penulisan
tujuan pembelajaran yang baik.
f. Beberapa revisi dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel 4.2. Revisi Identitas RPP
Bagian Pertemuan Penelitian Sebelumnya Revisi Alasan
Alokasi waktu
3 2 x 35 menit 1 x 35 menit Revisi yang dilakukan oleh peneliti yaitu dengan mengurangi alokasi waktu selama 35 menit. Revisi ini dilakukan karena jika 2 x 35 menit waktu akan tersisa banyak pada saat proses pembelajaran berlangsung.
4 dan 5 2 x 35 menit 3 x 35 menit Revisi yang dilakukan oleh peneliti yaitu dengan menambahkan waktu selama 1 jam pelajaran (35 menit). Revisi ini dilakukan karena pada pertemuan ini banyak kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik pada saat proses pembelajaran berlangsung sehingga membutuhkan waktu yang banyak dan peneliti menambah waktu selama 35 menit.
Tabel 4.3. Revisi Indikator Pembelajaran pada RPP dan Silabus
Bagian Pertemuan Penelitian Sebelumnya Revisi Alasan
Indikator Pembelajaran
1 Afektif
8.1.3. Menyampaikan
pendapatnya mengenai hasil identifikasi balok
Afektif
8.1.3.Menampilkan sikap percaya diri dalam menyampaikan pendapatnya mengenai hasil
Peneliti merevisi indikator ini dengan mengubah formula struktur kalimat sehingga kalimat lebih efektif. Selain
42
Bagian Pertemuan Penelitian Sebelumnya Revisi Alasan
Indikator Pembelajaran
dengan percaya diri. identifikasi balok. ….” menggambarkan aspek psikomotorik, sedangkan percaya diri menggambarkan behavior sehingga diubah pada indikator ini yang menjadi kompetensi yang akan diukur guru
adalah sikap “percaya diri” dari siswa.
Psikomotorik
8.1.4. Terampil menggunakan media balok dalam mengidentifikasi sifat- sifatnya.
Psikomotorik
8.1.4. Menggunakan media balok dalam mengidentifikasi sifat-sifatnya dengan terampil.
Peneliti merevisi indikator ini dengan mengubah formula struktur kalimat sehingga kalimat lebih efektif. Selain
itu, kata “terampil” diawal kalimat pada
indikator psikomotorik bertujuan untuk lebih memperlihatkan bahwa indikator tersebut adalah indikator dari aspek psikomotorik.
2 Afektif
8.1.3. Menyampaikan
pendapatnya mengenai hasil identifikasi kubus dengan percaya diri.
Afektif
8.1.3. Menampilkan sikap percaya diri dalam menyampaikan pendapatnya mengenai hasil identifikasi kubus.
Peneliti merevisi indikator ini dengan mengubah formula struktur kalimat sehingga kalimat lebih efektif. Selain itu, kata “menyampaikan pendapatnya
….” menggambarkan aspek
psikomotorik, sedangkan percaya diri menggambarkan behavior sehingga diubah pada indikator ini yang menjadi kompetensi yang akan diukur guru
adalah sikap “percaya diri” dari siswa.
Psikomotorik
8.1.4. Terampil menggunakan media kubus dalam mengidentifikasi sifat- sifatnya.
Psikomotorik
8.1.5. Menggunakan media kubus dalam mengidentifikasi sifat-sifatnya dengan terampil.
Peneliti merevisi indikator ini dengan mengubah formula struktur kalimat sehingga kalimat lebih efektif. . Selain
itu, kata “terampil” diawal kalimat pada
43
Bagian Pertemuan Penelitian Sebelumnya Revisi Alasan
Indikator Pembelajaran
lebih memperlihatkan bahwa indikator tersebut adalah indikator dari aspek psikomotorik.
3 8.1.1. Menentukan sifat-sifat balok dan kubus.
8.1.2. Menyebutkan sifat-sifat balok dan kubus.
8.1.3. Menyelesaikan evaluasi sifat-sifat balok dan kubus dengan jujur. 8.1.4. Menggambarkan balok
dan kubus dengan tepat.
Kognitif
8.1.1. Menyelesaikan soal evaluasi sifat-sifat balok.
8.1.2. Menyelesaikan soal evaluasi sifat-sifat kubus.
Afektif
8.1.3. Menampilkan sikap jujur dalam menyelesaikan evaluasi sifat-sifat balok dan kubus.
Psikomotorik
8.1.4. Menggambarkan balok dan kubus dengan tepat.
Menambah keterangan aspek pada indikator, aspek tersebut antara lain: aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ditambahkan oleh peneliti supaya lebih mudah untuk mengetahui indikator-indikator itu termasuk indikator aspek kognitif, afektif, atau psikomotorik. Selain itu, peneliti juga menyesuaikan dengan RPP yang disusun oleh sekolah yang digunakan untuk penelitian. Merevisi indikator dengan mengganti dan menambah indikator yang telah ada pada RPP, karena indikator yang ada pada RPP yang belum direvisi kurang sesuai dengan kegiatan yang ada di RPP. Pada kegiatan proses pembelajaran nampak tetapi pada indikator tidak tampak, sehingga peneliti menambahkan indikator yang belum ada pada RPP tetapi nampak pada kegiatan belajar.
4 Kognitif 8.1.5. Menjelaskan pengertian jaring-jaring bangun ruang. Kognitif 8.2.1. Menjelaskan pengertian jaring-jaring bangun ruang. 8.2.2. Menjelaskan pengertian
Revisi yang dilakukan oleh peneliti pada aspek kognitif yaitu dengan menambah satu indikator pada aspek kognitif, karena pada kegiatan proses
44
Bagian Pertemuan Penelitian Sebelumnya Revisi Alasan
Indikator Pembelajaran 8.1.6. Mengidentifikasi jaring-jaring kubus. jaring-jaring kubus. 8.2.3. Mengidentifikasi jaring-jaring kubus.
pembelajaran muncul tetapi pada indikator tidak ada. Sehingga peneliti menambah satu aspek indikator kognitif yang nampak pada proses kegiatan belajar. Indikator ini ditambahkan supaya siswa mampu menjelaskan pengertian jaring-jaring kubus, tidak hanya pengertian jaring-jaring kubus saja. Psikomotorik 8.2.5. Menggambarkan jaring-jaring kubus. 8.2.6. Membuat jaring-jaring kubus. Psikomotorik 8.2.6. Menjiplak jaring-jaring kubus menggunakan media. 8.2.7. Menggambarkan
jaring-jaring kubus.
8.2.8. Membuat jaring-jaring kubus.
Revisi yang dilakukan oleh peneliti pada aspek psikomotorik yaitu dengan menambah satu indikator pada aspek psikomotorik, karena pada kegiatan proses pembelajaran muncul tetapi pada indikator tidak ada. Sehingga peneliti menambah satu aspek indikator psikomotorik yang nampak pada proses kegiatan belajar. 5 Kognitif 8.2.1. Mengidentifikasi jaring-jaring balok. Kognitif 8.2.1. Menjelaskan pengertian jaring-jaring balok 8.2.2. Mengidentifikasi jaring-jaring balok.
Revisi yang dilakukan oleh peneliti pada aspek kognitif yaitu dengan menambah satu indikator pada aspek kognitif, karena pada kegiatan proses pembelajaran muncul tetapi pada indikator tidak ada. Sehingga peneliti menambah satu aspek indikator kognitif yang nampak pada proses kegiatan belajar. Pada pertemuan ini siswa mempelajari jaring-jaring balok sehingga indikator ditambahkan agar
45
Bagian Pertemuan Penelitian Sebelumnya Revisi Alasan
Indikator Pembelajaran
siswa mampu menjelaskan pengertian balok, tidak hanya pengertian jaring-jaring bangun ruang saja.
Psikomotorik 8.2.4. Menggambarkan jaring-jaring balok. 8.2.5. Membuat jaring-jaring balok. Psikomotorik
8.2.5. Menjiplak jaring-jaring balok menggunakan media
8.2.6. Menggambarkan jaring-jaring balok.
8.2.7. Membuat jaring-jaring balok.
Revisi yang dilakukan oleh peneliti pada aspek psikomotorik yaitu dengan menambah satu indikator pada aspek psikomotorik, karena pada kegiatan proses pembelajaran muncul tetapi pada indikator tidak ada. Sehingga peneliti menambah satu aspek indikator psikomotorik yang nampak pada proses kegiatan belajar.
6 8.1.5. Mengidentifikasi jaring-jaring kubus dan balok. 8.1.6. Menyelesaikan evaluasi
jaring-jaring kubus dan balok dengan jujur.
8.1.7. Menggambarkan jaring-jaring balok dan kubus.
Kognitif
8.2.1. Menyebutkan ciri-ciri jaring-jaring kubus
8.2.2. Menyebutkan ciri-ciri jaring-jaring balok
8.2.3. Menyebutkan perbedaan jaring-jaring kubus dan balok.
Afektif
8.1.8. Menampilkan sikap jujur dalam menyelesaikan soal evaluasi jaring-jaring kubus dan balok. Psikomotorik 8.1.9. Menggambarkan jaring-jaring kubus. 8.1.10.Menggambarkan jaring-jaring balok.
Menambah keterangan aspek pada indikator, aspek tersebut antara lain: aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ditambahkan oleh peneliti supaya lebih mudah untuk mengetahui indikator-indikator itu termasuk indikator aspek kognitif, afektif, atau psikomotorik. Selain itu, peneliti juga menyesuaikan dengan RPP yang disusun oleh sekolah yang digunakan untuk penelitian.
Merevisi indikator dengan mengganti indikator yang telah ada pada RPP, karena indikator yang ada pada RPP yang belum direvisi kurang sesuai dengan kegiatan yang ada di RPP.
46 Tabel 4.4. Revisi Kegiatan Belajar pada RPP dan Silabus
Bagian Pertemuan Penelitian Sebelumnya Revisi Alasan
Kegiatan belajar
1 Salah satu siswa memimpin doa kemudian guru melakukan presensi
Guru melakukan absensi untuk mengecek kehadiran peserta didik.
Kegiatan ini saya revisi karena jika presensi siswa dipanggil satu persatu tetapi jika absensi guru hanya menanyakan apakah hari ini ada yang tidak masuk sekolah dan lebih menghemat waktu.
1 Tidak ada motivasi (yell) Guru mengajak peserta didik untuk mengucapkan yell
Kegiatan ini mengalami penambahan karena yell dapat digunakan untuk memotivasi dan memberikan semangat kepada siswa sebelum proses pembelajaran dimulai.
1 Tidak ada Seluruh peserta didik mendapat foto benda berbentuk balok yang dibagikan oleh guru. Kemudian peserta didik berkumpul dengan teman lain yang mempunyai foto sama, kemudian membentuk kelompok dengan anggota masing-masing 3 orang.
Kegiatan ini mengalami penambahan karena guru membagi kelompok dengan cara membagikan foto benda yang berbentuk balok.
1 Tidak ada Peserta didik menggambar benda yang diperoleh dalam LKS.
Kegiatan ini ditambahkan karena pada penelitian tahun yang lalu tidak dituliskan kegiatan ini padahal dirumuskan indikator kegiatan ini. 1 Tidak ada Peserta didik merangkum kegiatan
pembelajaran
Kegiatan ini ditambahkan karena setiap proses pembelajaran harus ada kegiatan merangkum supaya siswa mengetahui yang telah dipelajari
47
Bagian Pertemuan Penelitian Sebelumnya Revisi Alasan
Kegiatan belajar
pada hari ini. 1 Guru memberikan tindak lanjut
berupa tugas membaca materi bangun ruang yang telah dipelajari
Guru meminta peserta didik untuk menggambar balok sebagai pekerjaan rumah.
Kegiatan ini direvisi karena kegiatan tindak lanjut dari kegiatan proses pembelajaran pada pertemuan 1. Jika tindak lanjut hanya diminta untuk membaca siswa belum tentu membacanya, tetapi jika siswa diminta untuk menggambar siswa pasti mengerjakannya.
2 Tidak ada Guru mengucapkan salam pembuka
kepada peserta didik dan salah satu peserta didik memimpin doa untuk mengawali kegiatan pembelajaran.
Kegiatan ini ditambahkan karena digunakan sebagai apersepsi.
2 Tidak ada Guru melakukan presensi untuk mengecek kehadiran peserta didik
Kegiatan ini ditambahkan untuk mengecek jumlah kehadiran siswa dan mengecek kehadiran siswa. 2 Tidak ada Guru menyiapkan kondisi peserta
didik dan kelas (kesiapan peserta didik mengikuti pelajaran, buku pelajaran, dan kebersihan kelas).
Kegiatan ini ditambahkan untuk mengetahui kondisi kesiapan siswa saat akan mengikuti pelajaran.
2 Tidak ada Guru mengingatkan kembali
peraturan yang telah disepakati sebelumnya
Kegiatan ini ditambahkan karena digunakan oleh guru untuk mengingatkan kembali mengenai kesepakatan awal pada proses pembelajaran.
2 Tidak ada Peserta didik diajar guru untuk mengucapkan yell
Revisi ini dilakukan supaya siswa lebih termotivasi sebelum mengikuti proses pembelajaran berlangsung.
48
Bagian Pertemuan Penelitian Sebelumnya Revisi Alasan
Kegiatan belajar
2 Tidak ada Peserta didik menyanyikan lagu
“Sifat Balok” (terlampir).
Kegiatan ini ditambahkan karena guru menggunakan lagu sebagai apersepsi dan lagu diharapkan memudahkan siswa dalam memahami suatu materi.
2 Siswa mencari kubus di lingkungan kelas bersama kelompoknya
Salah satu perwakilan masing-masing kelompok mengambil
benda dari “Kotak Paijo”.
Kegiatan ini mengalami revisi karena sesuai dengan proses pembelajaran pada pertemuan sebelumnya yang menggunakan sebuah cerita Paijo dan Kotak Ajaib, sehingga untuk mengaitkan cerita pada pertemuan sebelumnya siswa mengambil media dari kotak ajaib.
2 Tidak ada Peserta didik menggambar benda yang diperoleh ke dalam LKS.
Kegiatan ini ditambahkan karena pada penelitian tahun yang lalu tidak dituliskan kegiatan ini padahal dirumuskan indikator kegiatan ini. 2 Siswa mempresentasikan hasil
identifikasi kubus
Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok di hadapan guru dan teman lain.
Kegiatan ini mengalami revisi karena jika semua peserta didik maju mempresentasikan hasil diskusinya akan menghabiskan waktu dan membutuhkan waktu yang lama.
2 Tidak ada Guru memberikan penegasan
materi sifat-sifat kubus dari hasil presentasi masing-masing kelompok.
Kegiatan ini ditambahkan supaya jika ada siswa yang salah konsep dan belum pemahaman siswa dapat memahami konsep yang benar dan siswa lebih paham terhadap materi.
2 Tidak ada Peserta didik bersama guru
merangkum materi yang telah
Kegiatan ini ditambahkan karena setiap proses pembelajaran harus ada
49
Bagian Pertemuan Penelitian Sebelumnya Revisi Alasan
Kegiatan belajar
dipelajari hari ini. kegiatan merangkum supaya siswa mengetahui yang telah dipelajari pada hari ini.
2 Guru memberikan tindak lanjut berupa tugas membaca materi bangun ruang yang telah dipelajari
Guru meminta peserta didik untuk menggambar kubus sebagai pekerjaan rumah.
Kegiatan ini direvisi karena kegiatan tindak lanjut dari kegiatan proses pembelajaran pada pertemuan 2. Jika tindak lanjut hanya diminta untuk membaca siswa belum tentu membacanya, tetapi jika siswa diminta untuk menggambar siswa pasti mengerjakannya.
2 Tidak ada Guru mengucapkan salam kepada peserta didik.
Kegiatan ini ditambahkan karena untuk menutup proses pembelajaran guru menutupnya dengan salam penutup. Guru tidak menutup pelajaran karena pada pertemuan yang ke dua ini tidak pada jam terakhir proses pembelajarannya.
3 Tidak ada Guru mengucapkan salam
pembuka. Salah satu peserta didik memimpin doa untuk mengawali kegiatan pembelajaran.
Kegiatan ini ditambahkan karena kegiatan ini merupakan kegiatan yang digunakan oleh guru untuk memulai dan membuka proses pembelajaran.
3 Tidak ada Guru melakukan absensi untuk mengecek kehadiran peserta didik.
Kegiatan ini ditambahkan supaya guru mengetahui peserta didik yang tidak hadir pada pertemuan ini. 3 Tidak ada Guru menyiapkan kondisi peserta
didik dan kelas (kesiapan peserta didik mengikuti pelajaran, buku
Kegiatan ini ditambahkan untuk mengecek kondisi dan tingkat kesiapan peserta didik saat akan
50
Bagian Pertemuan Penelitian Sebelumnya Revisi Alasan
Kegiatan belajar
pelajaran, dan kebersihan kelas). mengikuti proses pembelajaran. 3 Tidak ada Peserta didik dan guru membuat
kesepakatan mengenai peraturan selama proses evaluasi berlangsung.
Kegiatan ini ditambahkan untuk supaya siswa mengetahui peraturan selama proses pembelajaran dan mengingatkan siswa jika pada saat proses pembelajaran berlangsung ada peraturan-peraturan yang telah disepakatinya.
3 Guru mengingatkan kembali materi mengenai sifat-sifat balok dan kubus.
Peserta didik menyanyikan
permainan “Tirukan Aku”. Kegiatan ini mengalami revisi supaya siswa lebih semangat untuk mengikuti proses pembelajaran pada hari ini dan guru menggunakan kegiatan ini sebagai apersepsi. 3 Tidak ada Guru memberikan pengarahan atau
penjelasan tentang pengerjaan evaluasi.
Kegiatan ini ditambahkan supaya siswa memahami cara menyelesaikan soal evaluasi dan supaya saat mengerjakan peserta didik tidak kebingungan dan bertanya kepada guru.
3 Tidak ada Peserta didik menyiapkan alat tulis untuk mengerjakan soal evaluasi.
Kegiatan ini ditambahkan supaya peserta didik menyiapkan segala kebutuhan dan keperluan yang akan digunakan untuk mengerjakan soal evaluasi tersebut dan saat mengerjakan soal siswa tidak ribut serta saling meminjam alat-alat tulis yang digunakan untuk mengerjakan soal evaluasi.
51
Bagian Pertemuan Penelitian Sebelumnya Revisi Alasan
Kegiatan belajar
3 Tidak ada Tindak lanjut: guru meminta
peserta didik membuat rangkuman tentang materi sifat-sifat kubus dan balok.
Revisi ini dilakukan dengan menambahkan kegiatan yang menunjukkan tindak lanjut peserta didik setelah mempelajari materi sifat-sifat kubus dan balok.
3 Tidak ada Guru mengucapkan salam kepada peserta didik untuk menutup kegiatan pembelajaran.
Revisi ini dilakukan dengan menambah kegiatan pemberian salam kepada peserta didik untuk menutup kegiatan proses belajar mengajar pada hari ini.
4 Tidak ada Guru mengucapkan salam kepada peserta didik. Salah satu peserta didik memimpin doa untuk mengawali kegiatan pembelajaran
Revisi ini dilakukan dengan menambah kegiatan ini karena kegiatan ini merupakan kegiatan yang digunakan oleh guru untuk memulai dan membuka proses pembelajaran.
4 Tidak ada Guru melakukan absensi untuk mengecek kehadiran peserta didik.
Revisi ini dilakukan dengan menambahkan kegiatan ini supaya guru mengetahui peserta didik yang masuk dan tidak masuk.
4 Tidak ada Guru menyiapkan kondisi peserta didik dan kelas (kesiapan peserta didik mengikuti pelajaran, buku pelajaran, dan kebersihan kelas).
Revisi ini dilakukan dengan menambah kegiatan untuk mengecek kondisi dan tingkat kesiapan peserta didik saat akan mengikuti proses pembelajaran.
4 Tidak ada Guru dan pendidik membuat
kesepakatan mengenai peraturan selama proses pembelajaran
Revisi ini dilakukan dengan menambah kegiatan supaya siswa mengetahui peraturan selama proses
52
Bagian Pertemuan Penelitian Sebelumnya Revisi Alasan
Kegiatan belajar
berlangsung. pembelajaran dan mengingatkan siswa jika pada saat proses pembelajaran berlangsung ada peraturan-peraturan yang telah disepakatinya.
4 Siswa masuk kembali ke dalam kelompok yang telah di bagi pada pertemuan sebelumnya
Peserta didik mendapatkan potongan kertas yang berisi perintah. Kemudian peserta didik membentuk kelompok dengan anggota 3 orang, dengan cara mencari teman yang sesuai dengan perintah yang tertulis pada kertas yang didapatkan.
Revisi ini dilakukan dengan mengganti cara pembagian kelompok karena jika kelompok sama dengan pertemuan sebelumnya siswa merasakan jenuh.
4 Tidak ada Perwakilan masing-masing
kelompok mengambil media kubus
Revisi ini dilakukan dengan menambah kegiatan pengambilan kubus yang diambil oleh perwakilan masing-masing kelompok.
4 Tidak ada Perwakilan dari masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok di hadapan guru dan teman lain.
Revisi ini dilakukan dengan menambah kegiatan presentasi hasil kegiatan diskusi kelompok, suapaya masing-masing kelompok mengetahui hasil diskusi kelompok yang lain.
4 Tidak ada Guru memberikan penegasan
mengenai materi jaring-jaring kubus.
Revisi ini dilakukan dengan menambahkan kegiatan penegasan supaya jika ada siswa yang salah konsep dan belum pemahaman siswa dapat memahami konsep yang benar
53
Bagian Pertemuan Penelitian Sebelumnya Revisi Alasan
Kegiatan belajar
dan siswa lebih paham terhadap materi.
4 Tidak ada Peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya apabila terdapat hal-hal yang belum dimengerti mengenai jaring-jaring kubus.
Revisi ini dilakukan dengan menambahkan kegiatan supaya siswa yang belum memahami dan mengetahui terhadap materi yang diajarkan dapat bertanya kepada guru melalui kesempatan ini.
4 Guru memberikan tindak lanjut berupa tugas membaca materi bangun ruang yang telah dipelajari.
Guru memberikan tindak lanjut berupa tugas membuat macam-macam jaring-jaring kubus yang telah dipelajari bersama teman sekelompok.
Kegiatan ini direvisi karena kegiatan tindak lanjut dari kegiatan proses pembelajaran pada pertemuan 4. Jika tindak lanjut hanya diminta untuk membaca materi siswa belum tentu membacanya, tetapi jika siswa diminta untuk menggambar siswa pasti mengerjakannya dan dengan menggambar akan membuat siswa lebih memahami jaring-jaring kubus. 4 Tidak ada Guru mengucapkan salam penutup
kepada peserta didik.
Revisi ini dilakukan dengan menambah kegiatan karena kegiatan pada tahun yang lalu tidak ada dan ditambahkan karena salam penutup digunakan oleh guru untuk menutup proses pelajaran pada hari ini.
5 Tidak ada Guru mengucapkan salam kepada peserta didik. Peserta didik bersama dengan guru membuka pelajaran dengan doa
Kegiatan ini ditambahkan karena kegiatan ini merupakan kegiatan yang digunakan oleh guru untuk menyapa peserta didik, memulai, dan
54
Bagian Pertemuan Penelitian Sebelumnya Revisi Alasan
Kegiatan belajar
membuka proses pembelajaran. 5 Tidak ada Guru mengecek kehadiran peserta
didik dengan melakukan absensi
Revisi ini dilakukan dengan menambahkan kegiatan ini supaya guru mengetahui peserta didik yang masuk dan tidak masuk.
5 Tidak ada Guru menyiapkan kondisi peserta didik dan kelas (kesiapan peserta didik mengikuti pelajaran, buku pelajaran, dan kebersihan kelas).
Revisi ini dilakukan dengan menambah kegiatan untuk mengecek kondisi dan tingkat kesiapan peserta didik saat akan mengikuti proses pembelajaran.
5 Tidak ada Guru mengingatkan kembali
peraturan yang telah disepakati pada pertemuan sebelumnya kepada peserta didik.
Revisi ini dilakukan dengan menambah kegiatan supaya siswa mengetahui peraturan selama proses pembelajaran dan mengingatkan siswa jika pada saat proses pembelajaran berlangsung ada peraturan-peraturan yang telah disepakatinya.
5 Tidak ada Perwakilan tiap-tiap kelompok mengambil media balok
Revisi ini dilakukan dengan menambah kegiatan pengambilan kubus yang diambil oleh perwakilan masing-masing kelompok.
5 Tidak ada Peserta didik menyebutkan
pengertian jaring-jaring menggunakan media yang telah tersedia
Revisi ini dilakukan dengan menambah kegiatan karena kegiatan ini dirumuskan pada indikator sehingga pada kegiatan pembelajaran harus dimunculkan indikator tersebut.
55
Bagian Pertemuan Penelitian Sebelumnya Revisi Alasan
Kegiatan belajar
5 Tidak ada Perwakilan dari tiap-tiap kelompok