• Tidak ada hasil yang ditemukan

Berdasarkan hasil pembahasan dan kesimpulan analisis Break Event Point (BEP) usaha ternak ayam petelur di Desa Tambangan Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba dapat diajukan saran atau rekomendasi yaitu sebagai berikut:

1. Pemerintah perlu memberikan dukungan terhadap pelaku usaha ternak ayam petelur karena peluang bisnis ini sangat besar yang dimana permintaan pasar lebih dominan terhadap hasil produksi ayam petelur.

2. Pelaku usaha ternak perlu lebih melihat lagi kondisi pasar karena mampu mendukung dalam proses penentuan harga dengan kesepakatan yang dilakukan dengan pedagang.

3. Mahasiswa perlu melakukan pengkajian lebih tentang tatacara melakukan budidaya ayam petlur dengan baik, agar mampu memberikan masukannya teori ataupun ilmu yang dimiliki kepada pelaku usaha dan dapat pula membuka peluang usaha ternak dikarenakan peluang bisnisnya sangatlah besar.

DAFTAR PUSTAKA

Haerani, Nurul, 2017. Analisis Daya Saing Usaha Ternak Ayam Petelur Kabupaten Sidenreng Rappang di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah, Makassar.

Himawati, D. 2006. Analisa resiko finansial usaha peternakan ayam pedaging pada peternakan plasma kemitraan KUD Sari Bumi di Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, Malang.

Isapoultry. 2006. Layer Management Guide. http:// www.isapoultry.com. Dalam skripsi Mokhamad Sefulah.

Kartasudjana,. R & F .Suprijatna. 2010. Manajemen Ternak Unggas. Penebar Swadaya, Jakarta.

Kasmir, 2016. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada Mariyah. 2010. Analisis Finansial Budidaya Ayam Petelur Di Kalimantan Timur

.Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman, Samarinda

Menteri Pertanian Republik Indonesia.,2011. Peraturan Menteri Pertanian No.40/

Permentan/ OT.140/7/2011 Tahun 2011 Tentang Pedoman Pembibitan Ayam Ras Yang Baik. Jakarta.

Mulyantini, N.G.A. 2010. Ilmu Manajemen Ternak Unggas. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta

Nurlela, H. 2000. Pengantar Bisnis. Jakarta: Gramedia.

Primaditya,. 2015. Analisis Pendapatan dan Produktivitas Ayam Petelur Sistem

“Closed House” dengan Penggunaan Mesin Pakan Otomatis dan Manual di Kuwik Farm, Kecamatan Badas, Pare. Agroveteriner.

Rahayu, Imam, Titi Sudaryani, Hari Sentosa., 2011. Panduan Lengkap Ayam.

Penebar Swadaya. Jakarta.

Rasyaf, M. 2007. Beternak Ayam Broiler. Jakarta: Penebar Swadaya.

……….., 2009. Panduan Beternak Ayam Pedaging. Edisi ke-2. Penebar Swadaya, Jakarta

Saragih, Bungaran. 2010. Agribisnis Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi Berbasis Pertanian. Bogor: IPB Press. 289 hal

Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian. 2015. Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia. https://pusvetma.ditjennak.pertanian.go.id. Diakses tanggal 31 Agustus 2016.

St Aisyah, R., & Arwati, S. (2021). Break Even Point (BEP) Usaha Ternak Ayam Petelur Mandiri di Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang. JURNAL PETERNAKAN LOKAL, 3(1), 23-28.

Suratiyah, Ken. 2015. Ilmu Usahatan edisi revisi. Jakarta : Penebar Swadaya.

Suriyadi. 2016. Analisis Break Even Point sebagai dasar untuk mengoptimalkan profitabilitas usaha ternak ayam petelur di Desa Raman Aji. Lampung.

Ramang Aji.

Soekartawi. 2005. Agroindustri: Dalam Perspektif Sosial Ekonomi. Jakarta : PT RajaGrafindo Persada.

LAMPIRAN

Lampiran 1. Kuesioner Penelitian

4. Pendidikan Terakhir : TT SD/SMP/SMA/Diploma/ Sarjana/S2 5. Jumlah Tanggungan Keluarga : /Orang

6. Pekerjaan Pokok : 7. Pekerjaan Sampingan : 8. Pengalaman Berternak :

9. Jumlah Ternak :

10. Luas Lahan :

B. Produksi Usaha Ternak Ayam Petelur

No. Uraian Satuan

4

1. Jenis usaha ternak ayam petelur seperti apa yang bapak/ibu usahakan?

a. Mandiri b. Mitra

2. Dimana saja bapak/ibu jual hasil ternak ayam petelur?

a. Perusahaan Mitra b. Pasar

c. Supermarket

3. Apa saja kendala yang bapak/ibu alami selama beternak ayam petelur?

...

4. Apakah kebijakan pemerintah yang ada saat ini sudah sesuai dengan kebutuhan peternak?

...

Lampiran 2. Peta lokasi penelitian

Gambar 3. Peta Desa Tambangan

Lampiran 3. Nama Responden di Desa Tambangan Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba

Lampiran 4. Biaya Variabel

Nomer DOC (Ekor) Obat-Obatan dan Vaksin (OVK)

Responden Populasi Harga (Rp) Jumlah (Rp) Tetra-c

(gr) Harga (Rp) Jumlah (Rp) Stimula (gr) Harga

Nomer Obat-Obatan dan Vaksin (OVK) Responden Stepmis (gr) Harga

(Rp)

Nomer Obat-Obatan dan Vaksin (OVK) Pakan (kg)

Nomer Tenaga Kerja (Hari Orang Kerja) Listrik Total Biaya Variabel (Rp) Responden TKDL TKLK Harga (Rp) jumlah (Rp) KwH Harga (Rp)

1 2 67.000 134.000 900 200.000 173.609.000

2 1 50.000 50.000 900 100.000 107.464.750

3 2 65.000 130.000 900 100.000 177.671.000

4 2 50.000 100.000 900 100.000 94.400.600

5 2 35.000 70.000 900 100.000 71.406.750

6 1 35.000 35.000 900 100.000 71.251.000

7 1 35.000 35.000 900 85.000 58.291.350

8 1 45.000 45.000 450 30.000 106.245.000

9 1 50.000 50.000 900 78.000 137.407.500

10 1 45.000 45.000 900 85.000 129.155.000

11 1 50.000 50.000 900 200.000 101.674.350

12 1 67.000 67.000 450 35.000 107.377.000

13 1 67.000 67.000 900 200.000 163.280.000

14 3 55.000 165.000 450 42.000 71.323.000

15 2 55.000 110.000 900 100.000 169.192.500

16 2 45.000 90.000 900 250.000 108.125.500

17 1 45.000 45.000 900 50.000 118.766.250

JUMLAH 17 8 861.000 1.288.000 13.950 1.855.000 1.966.640.550

RATA-RATA 1 2 50.647 75.765 821 109.118 115.684.738

Lampiran 5. Biaya Tetap (Pipa PVC 6’’)

Lampiran 5. Biaya Tetap (Pipa PVC ¾)

Lampiran 5. Biaya Tetap (Penampungan Air) Responden Jumlah

Penampungan Air Harga Awal (Rp) Harga Akhir (Rp)

Lampiran 5. Biaya Tetap ( Keran Air)

Responden Jumlah Keran Air Harga Awal (Rp)

Lampiran 5. Biaya Tetap (Selang)

Responden Jumlah Selang Harga Awal (Rp)

Lampiran 5. Biaya Tetap (Mesin Air)

Lampiran 5. Biaya Tetap (Bohlam)

Lampiran 5. Biaya Tetap (Kandang)

JUMLAH 19 449.500.000 226.500.000 17 199.000.000

RATA-RATA 1 26.441.176 13.323.529 1 11.705.882

72 Lampiran 5. Biaya Tetap PBB

Responden PBB

Lampiran 6. Total Penerimaan, Total Biaya dan Pendapatan dari Usaha Ternak Ayam Petelur di Desa Tambangan Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba

128100000 113.495.491 14.604.509

110660000 83.930.650 26.729.350

140020000 85.272.733 54.747.267

113620000 74.436.950 39.183.050

143600000 140.330.130 3.269.870

215100000 190.765.800 24.334.200

165390000 118.909.650 46.480.350

138670000 125.239.550 13.430.450

153650000 148.660.300 4.989.700

143600000 140.330.130 3.269.870

112720000 110.843.534 1.876.466

204220000 181.787.200 22.432.800

174260000 85.573.100 88.686.900

152980000 120.996.567 31.983.433

162500000 133.407.775 29.092.225

3.000-4.000

261120000 185.324.800 75.795.200

294060000 174.712.033 119.347.967

JUMLAH 2.835.170.000 2.221.490.492 600253607

RATA-RATA 166.774.706 130.675.911 35309035,71

74 Lampiran 7. Perhitungan Break Even Point (BEP)

Responden BEP Produksi (Rp) BEP Jumlah Telur (Rp) BEP Harga (Rp)

1 0,09882437 380,4551139 17156799,19

2 0,106499108 285,4727343 11444899,35

3 0,043078499 190,664581 7653799,32

4 0,202275102 476,635346 19094890,26

5 0,175388181 312,4522194 12523899,35

6 0,196793491 350,034462 14021732,49

7 0,276981062 403,1269622 16145599,49

8 0,178780649 421,3349396 18994549,23

9 0,081893638 280,425711 11252799,11

10 0,086524951 278,4788419 11175129,1

11 0,160856204 408,2556688 16354949,38

12 0,032283767 85,71075064 3466533,047

13 0,113346399 461,8804701 18507199,2

14 0,1997967 355,8432093 14250099,59

15 0,032622799 122,0809216 5519532,425

16 0,119038219 321,06988 12871066,29

17 0,123280183 365,3072558 14641524,27

Jumlah 2,228263319 5499,229068 225075001,1

Rata-Rata 0,131074313 323,4840628 13239705,95

BEP jumlah telur (Rak)

Lampiran 8. Dokumentasi

Gambar 4. Foto bersama dengan staf desa

Gambar 5. Foto bersama dengan responden 1

Gambar 6. Foto bersama dengan responden 2

Gambar 7. Foto bersama dengan responden 3

Gambar 8. Mobil pengangkut telur

Gambar 10. Penjual Pakan dan Obat-Obatan, Sekaligus Memiliki Kandang

Gambar 11. Rak telur

Gambar 12. Obat-obat yang digunakan

Gambar 13. Salah Satu Alat yang Digunakan

Gambar 14. Timbah dan Sendok untuk Pemberian Pakan

Gambar 15. Kandang dengan Populasi 800 ekor

Gambar 16. Kadang dengan Populasi 2.000

Gambar 17. Ternak Ayam dengan Populasi 3.000

Gambar 18. Kandang Ayam Populasi 4.000 ekor

Lampiran 9. Surat izin penelitian

RIWAYAT HIDUP

Sri Ariyani lahir di Kalimpooro Desa Tambangan Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba pada tanggal 14 September 1999 dari pasangan ayah Abd Rahman dan ibu Kasmiati. Penulis merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.

Mulai mengikuti pendidikan formal pada tahun 2004 di SDN 176 Tambangan dan lulus pada tahun 2010. Tahun 2010 melanjutkan pendidikan di SMPN 20 Bulukumba dan lulus pada tahun 2013. Tahun 2013 melanjutkan pendidikan di SMAN 5 Bulukumba dan lulus pada tahun 2016. Pada tahun 2016 penulis melanjut pendidikan penerbangan di Surabaya dan kursus Bahasa Inggris di Brilliant English Course selama 6 bulan. Tahun 2017 penulis melanjutkan jenjang pendidikan di Perguruan Tinggi Swasta yaitu Universitas Muhammadiyah Makassar dan diterima di Fakultas Pertanian Program Studi Agribisnis dengan jenjang Strata Satu (S1). Pengalama organisasi yang telah diikuti penulis yaitu aktif sebagai Pengurus Himpunan Mahasiswa Agribisnis di Bidang Keperempuanan periode 2019/2020 dan organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Bidang Hikmah (Advokasi) periode 2018/2019. Tugas akhir dalam pendidikan di perguruan tinggi diselesaikan dengan menulis skripsi yang berjudul “Analisis Break Even Point Usaha Ternak Ayam Petelur di Desa Tambangan Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba”.

Dokumen terkait