1. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan memperbanyak jumlah sampel berdasarkan usia, suku, jenis pekerjaan, dan gaji dengan lebih merata.
2. Melakukan peninjauan kembali apakah Skala Syukur – Versi Dewasa dapat menggambarkan mahasiswa yang bekerja paruh waktu.
3. Melakukan pengembangan alat ukur lain untuk penelitian selanjutnya.
DAFTAR PUSTAKA
Adler, M. G., & Fagley, N. S. (2005). Appreciations : individual deferencess in finding value and meaning as a unique predictore of subjective well-being. Journal of Personality, 73, 79-114.
Aniyatussaidah, Ilfana, A., & Suaib, S. (2021). Gratitude pada Masa Pandemi Covid-19 di Usia Produktif. Journal Syntax Transformation.
Anoraga. (1992). Psikologi Kerja. Jakarta: Renaka Cipta.
Azwar, S. (1986). Validitas dan Reliabilitas. Jakarta: Rineka Cipta.
Azwar, S. (2012). Reliabiltas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Badan Pusat Statistik. (2021). Kota Batam dalam Angka 2021. Batam: Badan Pusat Statistik Kota Batam.
BBC, I. (2015, Agustus 10). Mahasiswa yang Bekerja Sambil Kuliah Meningkat. Dipetik
Maret 16, 2021, dari BBC News Indonesia:
https://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/08/150810_majalah_pendidikan_mahas iswa
Browning, M. H., Larson, L. R., Sharaievska, I., Rigolon, A., McAnirlin, O., Lauren, M., et al. (2021). Psychological impacts from COVID-19 among university students: Risk factors across seven states in the United States.
Chambel, M. J., & Curral, L. (2005). Stress in academic life: Work characteristics as predictors or student well-being and performance. Applied Psychology, 54(1), 135-147.
Das, P. P., & Sahoo, R. (2012). Stress and depression among post-graduate students.
International Journal of Scientific and Research Publication, 2(7), 1-5.
Deneura, F. (2012, Maret 30). Scholae. Dipetik Maret 16, 2021, dari https://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/08/150810_majalah_pendidikan_mahas iswa
Dudija, N. (2011). Perbedaan Motivasi Menyelesaikan Skripsi Antara Mahasiswa yang Bekerja dengan Mahasiswa Yang Tidak Bekerja. Jurnal Humanitas, VIII.
Emmons, R. A. (2007). Thanks! How the new science of gratitude can make you happier.
New York: Houghton Mifflin Company.
Flippo, E. (1997). Manajemen Personalia. Jakarta: Erlangga.
Fredrickson, B. (2009). Positivity: Groundbreaking research reveals how to embrace the hidden strength of positive emotions, overcome negativity, and thrive. New York:
Crown Publisher.
Hadi, S. (2000). Metodologi Research. Fakultas Psikologi UGM.
Harbaugh, C. N., & Vasey, M. W. (2014). When do people benefit from gratitude practice?
Journal of Positive Psychology, 535-546.
Ilham, F., Rusmana, N., & Budiman, N. (2019). Profil Gratitude Mahasiswa. Journal of Innovative Counseling : Theory, Practice & Research, 3 (2), 59-64.
Kartono. (1985). Menyiapkan dan Memandu Karier. Jakarta: Erlangga.
Kim-Prieto, C. (2014). Religion and Spirituality Across Cultures. New York: Barnes &
Noble.
Kompas. (2009, April 29). Kompas.com. Dipetik Maret 16, 2021, dari Kompas Edukasi:
https://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/08/150810_majalah_pendidikan_mahas iswa
Krisyantono, R. (2014). Aplikasi Penelitian dan Praktik. Jakarta: Kencana.
Laksana, S. A. (2017). Gambaran Gratitude pada Masyarakat Aceh. Skripsi Universitas Sumatera Utara.
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1976). Pattern of Adjustment (Third ed.). New York: McGraw Hill.
Makhdlori, M. (2007). Bersyukur Maka Engkau Akan Kaya. Diva Press.
Mardelina, E., & Muhson, A. (2017). Mahasiswa Bekerja dan Dampaknya pada Aktivitas Belajar dan Prestasi Akademik. Jurnal Ekonomia.
Margono. (2004). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Martoyo, S. (2007). Manajemen Sumberdaya Manusia. Yogyakarta: BPFE.
McCullough, M. E., Tsang, J. A., & Emmons, R. A. (2004). Gratitude in Intermediate Affective Terrain: Links of Grateful Moods to Individual Differences and Daily Emotional Experience. Journal of Personality and Social Psychology, 86 (2), 295-309.
McCullough, Tsang, & Emmons. (2002). The Grateful Disposition : A Conceptual and Empirical Topography. Journal Pers Social Psychology, 82(1), 112-127.
Metriyana, M. (2014). “Studi Komparatif Pengaruh Motivasi, PerilakuBelajar, Self-Efficacy dan Status Kerja terhadap Prestasi Akademik antara Mahasiswa Bekerja dan Mahasiswa Tidak Bekerja. Skripsi.
Morgan, C. T. (1986). Introduction to Psychology. New York: Mc. Graw-Hill.
Muniarsih, F. (2013). Pengaruh Kecerdasan Emosi Dan Rasa Syukur Terhadap Psychological Well Being Mahasiswa Yang Kuliah Sambil Bekerja. Skripsi Fakultas Psikologi Universitas Negeri Syarif Hidayatullah.
Mutia, E., Subandi, & Mulyati, R. (2010). Terapi Kognitif Perilaku Bersyukur untuk Menurunkan Depresi pada Remaja. 53-68.
Nazir, M. (2011). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Peterson, C., & Seligman, M. (2004). Character Strength and Virtues: A Handbook &
Classification. New York: Oxford University Press.
Putri, O. F. (2016). Hubungan antara Gratitude dengan Psychological Well-Being pada Mahasiswa. Skripsi Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Rafidah, K., Azizah, A., Norzaidi, M. D., Chong, S. C., Salwani, M. I., & Noraini, I. (2009).
Stress and academic performance: Empirical evidence from university students.
Academy of Educational Leadership Journal, 13 (1), 37-51.
Rina, A. E., & Fadillah. (2013). Stres Dan Motivasi Belajar Pada Mahasiswa Psikologi Universitas Mulawarman Yang Sedang Menyusun Skripsi. E-Journal Psikologi, 1 (3).
Rosenberg, E. L. (1998). Levels of analysis and the organization of affect. Review of General Psychology, 2.
Sansone, R. A., & Sansone, L. A. (2010). Gratitude and well being: The benefits of appreciation. Psychiatry, 18-21.
Santoso, S., & Tjiptono, F. (2001). Riset Pemasaran Konsep dan Aplikasi dengan SPSS.
Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Santrock, J. W. (2011). Life – Span Development : Perkembangan Masa Hidup (13 ed.).
Jakarta: Erlangga.
Sitinjak, T. J., & Sugiarto. (2006). LISREL. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Statistik, B. P. (2021, Mei 5). Booklet Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Februari 2021 (Vol. 37). Jakarta.
Sudjana, N., & Ibrahim. (2004). Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: PT. Raja Grafindo Persaja.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susantoro. (2003). Sejarah Pers Mahasiswa Indonesia. Diambil kembali dari http://www.persmahawana.fanspace.com/
Sutisna, A. R. (2011). Gambaran Gratitude pada Tunanetra. Skripsi Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.
Talib, N., & Zia-Ur-Rehman, M. (2012). Academic performance and perceived stress among university students. Educational Research and Reviews, 7(5), 127-132.
Waqas, A., Khan, S., Sharif, W., Khalid, U., & Ali, A. (2014). Association of academic stress withsleeping difficulties in medical studentsof a Pakistani medical school: a crosssectional survey. PeerJ, 2-11.
Watkins, P. C. (2014). Gratitude and The Good Life: Toward A Psychology of Appreciation.
USA: Springer.
Watkins, W, S., & Kolts. (2003). Gratitude and Happines: Development of a Measure of Gratitude and Relationships With Subjective Well-Being. Journal of Social Behavior and Personality, 31 (5), 431-452.
Wood, A. M., Maltby, J., Gillett, R., Linley, P. A., & Joseph, S. (2008). The role of gratitude in the development of social support, stress, and depression: Two longitudinal studies.
Journal of Research in Psychology, 42 (4), 854-871.
LAMPIRAN
LAMPIRAN 1 SKALA PENELITIAN
Selamat Pagi/Siang/Sore/Malam,
Salam sejahtera bagi Saudara/Saudari sekalian.
Perkenalkan, saya Sylvia Angelin Sinaga mahasiswa Fakultas Psikologi USU.
Saat ini saya sedang melaksanakan penelitian untuk memenuhi tugas akhir dalam pendidikan sarjana Psikologi.
Sehubungan dengan hal tersebut, saya memohon bantuan Anda untuk meluangkan waktu dan berkenan mengisi skala ini sebagai responden dalam penelitian ini.
Adapun kriteria responden yang mengisi skala penelitian ini adalah 1. Mahasiswa yang bekerja dan tidak terikat kontrak
2. Mahasiswa aktif (terdaftar secara akademik) 4. Gaji < Rp4.000.000,00
5. Bersedia menjadi subjek penelitian ini.
Dalam penelitian ini, data diri yang Anda berikan akan terjamin kerahasiaannya dan segala yang Anda isi hanya digunakan untuk kepentingan dan tujuan penelitian.
Atas perhatian dan kesediaan Anda, saya mengucapkan terima kasih.
Apabila terdapat hal yang perlu dipertanyakan lebih lanjut, Anda dapat menghubungi saya secara langsung pada kontak berikut ini:
No. Telepon : 082171856241
IDENTITAS DIRI
Nama/Insial : Usia :
Jenis Kelamin : Status :
Pendidikan Terakhir : Agama :
Suku :
Apakah Anda bersedia menjadi responden dalam penelitian ini?
Ya Tidak
INSTRUKSI PENGISIAN SKALA
Dalam skala ini terdapat sejumlah pernyataan, bacalah dan pahamilah dengan baik
setiap pernyataan tersebut. Anda diminta untuk mengemukakan apakah pernyataan- pernyataan tersebut sesuai dengan perasaan, pikiran, dan perilaku Anda, dengan
cara memilih salah satu pilihan jawaban pada kolom yang tersedia.
Skala ini terdiri atas lima pilihan jawaban, yaitu : 1 = Sangat Tidak Setuju (STS)
2 = Tidak Setuju (TS) 3 = Netral (N)
4 = Setuju (S)
5 = Sangat Setuju (S)
Tidak ada jawaban yang dianggap benar atau salah dalam skala ini maka pilihlah
jawaban yang paling menggambarkan diri Anda.
NO Pernyataan STS TS N S SS
1. Kesehatan adalah rezeki dari Tuhan.
2. Keluarga adalah pemberian Tuhan yang dapat menggantikan harta yang paling mahal sekalipun.
3. Sepertinya tidak ada hal yang secara khusus diberikan Tuhan kepada saya.
4. Tidak ada teman yang perlu saya apresiasi.
5. Saya bisa bersekolah karena lingkungan saya mendukung.
6. Semua yang saya miliki hari ini adalah kebaikan Tuhan.
7. Kondisi perekonomian keluarga adalah anugerah dari Tuhan.
8. Semua hal yang saya dapatkan semata-mata karena kerja keras.
9. bekerja dengan baik sudah cukup mendatangkan kehidupan yang baik.
10. Orang tua yang kaya dengan jabatan yang bagus adalah kunci kesuksesan.
11. Ibadah rutin yang saya lakukan adalah bentuk terima kasih kepada Tuhan.
12. Saya percaya Tuhan menjaga saya setiap kali saya keluar rumah.
13. Saya yakin dengan selalu mengucapkan kata pujian kepada Tuhan, semua urusan saya akan lancar.
14. Ibadah rutin tidak perlu, yang paling penting adalah percaya pada Tuhan.
15. Saya tetap sejahtera, meskipun sering melupakan ibadah.
16. Ketika saya mendapatkan sesuatu yang saya inginkan saya akan berusaha mensyukurinya.
17. Ketika uang saya dicuri, saya akan berpikir bahwa saya kurang sedekah.
18. Ketika saya tertimpa bencana, saya akan bersyuur masih diberi keselamatan.
19. Saya senang dengan gadget yang saya miliki walaupun ketinggalan zaman.
20. Ketika rumah saya kebanjiran saya akan mengutuk hujan.
21. Saya akan mensyukuri apapun yang terjadi kepada saya.
22. Ketika saya mengalami kejadian buruk saya akan mencoba mengikhlaskannya.
23. Ketika hal buruk menimpa saya, saya akan menanamkan di benak saya bahwa semua akan berlalu.
24. Saya beranggapan segala sesuatunya terjadi karena kehendak saya sendiri.
25. Ketika kejadian buruk menimpa saya, saya akan terpuruk dan mengutuk diri saya sendiri.
26. Saya mengingat beberapa kejadian yang membuat saya patut bersyukur.
27. Ketika saya melihat orang yang lebih sulit
hidupnya, saya berpikir Tuhan sangat baik kepada saya.
28. Setiap kejadian baik yang saya alami, membuat saya semakin bersyukur.
29. Saya bersyukur setiap kali saya mengingat kejadian baik ataupun buruk yang pernah terjadi pada saya.
30. Saya tidak suka membandingkan kejadian yang saya alami untuk disyukuri.
31. Apa yang saya dapat hari ini, harus saya syukuri.
32. Saya menikmati aktivitas keseharian saya walau terkadang sulit.
33. Kehidupan yang saya jalani saat ini merupakan hadiah terbaik dari Tuhan.
34. Saya mengeluhkan apa yang telah Tuhan berikan dalam kehidupan saya.
35. Terkadang saya merasa sia-sia dalam bekerja karena keinginan saya tidak diberikan Tuhan.
36. Saya bangga pada hasil yang sudah saya capai.
37. Saya bersyukur masih diberikan oksigen sampai saat ini.
38. Saya mencintai pekerjaan yang sedang saya kerjakan.
39. Ketika saya dihadapkan pada situasi yang rumit saya selalu tenang menghadapinya.
40. Saya senang membantu orang di sekitar saya.
41. Saya percaya segala sesuatu yang sudah ditakdirkan untuk saya itu yang terbaik.
42. Saya merasakan hikmah Tuhan dalam setiap kegagalan yang terjadi.
43. Saya menikmati setiap kejadian yang terjadi dalam hidup saya.
44. Saya kurang menghargai hal yang terjadi dalam hidup saya.
45. Saya meremehkan perbuatan baik dari orang yang menolong saya.
46. Saya merasa senang melakukan aktivitas yang sama setiap hari.
47. Saya menghargai pekerjaan yang diberikan kepada saya.
48. Saya harus bertanggung jawab penuh dalam mengerjakan pekerjaan saya.
sama setiap harinya.
50. Saya meremehkan hasil pekerjaan saya yang kurang memuaskan.
51. Saya selalu semangat dalam mengerjakan tiap hal yang saya lakukan.
52. Saya tidak jenuh dalam mengerjakan aktivitas saya.
53. Saya tidak berlarut-larut dalam perasaan bersalah yang saya alami.
54. Saya bersikap sombong ketika mendapat pencapaian yang bagus.
55. Saya memperhatikan kekurangan diri dibandingkan kemampuan diri.
56. Saya sering meluangkan waktu untuk berdoa kepada Tuhan sebelum menjalankan aktivitas sehari-hari.
57. Saya bekerja sebaik-baiknya karena pekerjaan sangat berharga.
58. Sebelum menyantap makanan, saya akan berdoa terlebih dahulu.
59. Saya sering menghujat Tuhan saat keinginan saya terpenuhi.
60. Saya hanya berdoa kepada Tuhan saat keinginan saya terpenuhi.
61. Ketika saya mendapatkan rezeki, saya akan beramal kepada orang yang kurang mampu.
62. Saya akan menolong orang lain karena saya pernah menerima bantuan.
63. Saya membantu orang lain dengan sepenuh hati tanpa mengharapkan imbalan.
64. Rezeki yang saya terima adalah hasil kerja keras saya dan kayak dinikmati sendiri.
65. Saya sering mengeluh ketika saya mengalami
kesulitan.
66. Ketika ada waktu luang saya lebih suka membantu orang lain daripada berdiam diri.
67. Saya memilih belajar daripada bermain game untuk meningkatkan pengetahuan saya.
68. Ketika saya sedang stress saya memilih istirahat daripada menggunakan obat-obatan.
69. Ketika ada waktu luang saya lebih suka berdiam diri daripada membantu orang lain.
70. Saya memilih bermain game daripada belajar.
71. Saya mengucapkan terima kasih ketika menerima pertolongan dari orang lain.
72. Saya senang ketika bisa membantu orang lain.
73. Ketika mendapatkan kebaikan saya bersyukur kepada Tuhan.
74. Saya menjaga sesuatu yang diberikan kepada saya.
75. Saya merasa pertolongan yang saya dapatkan merupakan hal yang biasa saja.
LAMPIRAN 2 HASIL VALIDITAS
LAMPIRAN 3 HASIL RELIABILITAS