BAB IV HASIL PENELITIAN PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN 59
C. Saran
Berdasarkan keterbatasan pengembangan produk yang dilakukan oleh peneliti, maka diperlukan beberapa saran yang dapat membangun untuk kegiatan penelitian pengembangan berikutnya yang akan dipaparkan sebagai berikut:
1. Kegiatan analisis kebutuhan melalui wawancara dan observasi guru Kelas I sebaiknya dilakukan lebih dari 3 (tiga) Sekolah Dasar.
2. Instrumen validasi produk dan lembar observasi untuk uji coba produk sebaiknya divalidasi oleh lebih banyak pihak sehingga dapat diketahui instrumen yang akan digunakan valid atau tidak.
3. Kegiatan validasi produk sebaiknya dilakukan oleh lebih dari 2 (dua) pelaksana Kurikulum 2013 yang sudah berpengalaman atau pakar Kurikulum 2013.
4. Pelaksanaan uji coba produk sebaiknya dilakukan selama 6 (enam) hari (enam kali) dan mengujicobakan 6 (enam)/ seluruh RPP.
107
DAFTAR PUSTAKA
Abidin, Yunus. (2014). Desain Sistem Pembelajaran dalam Konteks Kurikulum 2013. Bandung: PT Refika Aditama.
Akbar, Sa’dun. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Akbar, dkk. (2016). Implementasi Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Al-Tabany, Trianto Ibnu. (2014). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif,
Progresif, dan Kontekstual. Jakarta: Prenadamedia Group.
Alwi, Majid. (2013). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Inovatif Berbasis Kontekstual pada Mata Pelajaran IPA Kelas V Sekolah Dasar. Educatio, Vol 8 (2): 69-80.
Amri, Sofan. (2013). Pengembangan & Model Pembelajaran dalam Kurikulum 2013. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Anderson, Lorin W & David R. Krathwol. (2014). Kerangka Landasan untuk
Pembelajaran, Pengajaran, dan Asesmen. (2014). Yogyakarta: Pustaka
Pelajar.
Arifin, Zainal. (2011). Konsep dan Model Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Darmawan, Deni & Dinn Wahyudin. (2018). Model Pembelajaran di Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Daryanto. (2014). Pembelajaran Tematik, Terpadu, Terintegrasi (Kurikulum
2013). Yogyakarta: Gava Media.
________. (2014). Pendekatan Pembelajaran Saintifik. Yogyakarta: Gava Media. Fadillah, M. (2014). Implementasi Kurikulum 2013 dalam Pembelajaran SD/MI,
SMP/MTS, & SMA/MA. Yogyakarta: Ar-ruzz Media.
Fogarty, Robin. (2009). How To Integrate The Curricula. California: Corwin. Hidayatullah, Furqon M. (2010). Pendidikan Karakter: Membangun Peradaban
108
Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran
Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.
Idi, Abdullah. (2016). Pengembangan Kurikulum Teori & Praktik. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Kadir & Hanun Asrohah. (2014). Pembelajaran Tematik. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Kesuma, Dharma. (2011). Pendidikan Karakter. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Kosasih, E. (2014). Strategi Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Yrama Widya. Kunandar. (2014). Penilaian Autentik (Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik
Berdasarkan Kurikulum 2013). Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.
Kurniasih, Imas & Berlin Sani. (2014). Implementasi Kurikulum 2013 Konsep &
Penerapan. Surabaya: Kata Pena.
Kurniawan, Deni. (2014). Pembelajaran Terpadu Tematik (Teori, Paktik, dan
Penilaian). Bandung: Alfabeta.
Majid, Abdul. (2014). Implementasi Kurikulum 2013 Kajian Teoritis dan Praktis. Bandung: Interes Media.
Majid, Abdul & Charul Rochman. (2014). Pendekatan Ilmiah dalam
Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mawarni, Anita Diah, dkk. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Akuntansi Materi Jurnal Penyesuaian Menggunakan Software Exe Sebagai Sarana Siswa Belajar Mandiri Kelas XI IPS SMA Negeri 7 Surakarta Tahun Ajaran 2014/2015. Tata Arta, V0l 1 (2):171 – 178.
Mudlofir, Ali & Evi Fatimur Rusydiyah. (2016). Desain Pembelajaran Inovatif
dari Teori ke Praktik. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Mulyasa. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bangdung: Rosda.
Mulyasa, dkk. (2016). Revolusi dan Inovasi Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Ningsih, Ratna, dkk. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kinerja dalam Menyusun
109
Laporan Siswa SMA. Teori, Penelitian, dan Pengembangan. Vol 1(11): 2172-2177.
Panduan Penilaian untuk Sekolah Dasar (SD) Tahun 2016.
Permendikbud No. 20 Tahun 2016
Permendikbud No. 22 Tahun 2016
Permendikbud No. 23 Tahun 2016 Permendikbud No. 24 Tahun 2016
Permendikbud No. 65 Tahun 2013
Pratiwi, Hayu Widya. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPS dengan Pendekatan Kontekstual pada Materi Perkembangan Teknologi Kelas IV SD [Tesis].Semarang: Universitas Negeri Semarang .
Prastowo, Andi. (2014). Pengembangan Bahan Ajar Tematik Tinjauan Teoritis
dan Praktik. Jakarta: Kencana.
Putra, Nusa. (2015). Research & Development. Jakarta: RajaGrafindo Persada. Rusman. (2014). Model-model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme
Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
_______. (2017). Belajar dan Pembelajaran Berorientasi Standar Proses
Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Semiawan, Conny R. (2007). Catatan Kecil tentang Penelitian dan
Pengembangan Ilmu Pengetahuan. Jakarta: Kencana.
Shoimin, Aris. (2014). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-ruzz Media.
Sudaryono, dkk. (2013). Pengembangan Instrumen Penelitian Pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sugiyanto. (2010). Model-model Pembelajaran Inovatif. Surakarta: Yuma Pustaka.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian & Pengembangan Research and
110
_________. (2017). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,
Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryani, Nunuk, dkk. (2018). Media Pembelajaran Inovatif dan
Pengembangannya. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.
Suyatno. (2009). Menjelajah Pembelajaran Inovatif. Sidoarjo: Masmedia Buana Pustaka.
Suyono & Hariyanto. (2012). Belajar dan Pembelajaran Teori dan Konsep
Dasar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.
Trianto. (2009). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif. Jakarta: Kencana.
______. (2010). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Widoyoko, S. Eko Putro. (2012). Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Yani, Ahmad. (2014). Mindset Kurikulum 2013. Bandung: Alfabeta.
Yani Ahmad & Mamat Ruhimat. (2018). Teori dan Implementasi Pembelajaran
111
112 Lampiran 1. Kisi-kisi Pedoman Wawancara
No. Indikator Pertanyaan No.
Item 1. Pemahaman Apakah bapak/ibu pernah mengikuti pelatihan
Kurikulum SD 2013?
2
Sejauh mana pemahaman bapak/ibu terhadap Kurikulum SD 2013?
3
Apakah bapak/ibu sudah mengetahui karakteristik kurikulum SD 2013?
4
Sejauh mana pemahaman bapak/ibu terkait dengan pendekatan saintifik dalam pembelajaran?
5
Apakah ibu mengetahui keterampilan yang harus dikuasai sesuai pada abad 21 seperti (berpikir kritis, kreatif, kolaborasi, komunikasi)?
10
Apakah bapak/ibu mengetahui pembelajaran inovatif?
14
Apakah bapak/ibu sudah mengetahui jenis belajar taksonomi bloom yang sudah direvisi?
22
2. Penerapan Sejak kapan SD ini menerapkan Kurikulum 2013? 1 Bagaimana cara bapak/ibu menumbuhkembangkan pendidikan karakter dalam pembelajaran?
7
Apakah pembelajaran dengan ceramah masih mendominasi di kelas ?
12
Pernahkah bapak/ibu menggunakan model pembelajaran inovatif yang lain? Apakah modelnya itu?
13
Apakah siswa pernah merasa bosan ketika guru menerapkan pembelajaran inovatif di kelas?
19
113 perangkat
pembelajaran inovatif
dan tujuan pembelajaran sesuai dengan kemampuan siswa?
Apakah bapak/ibu setiap pembelajaran menggunakan RPP dengan model pembelajaran yang berbeda?
8
Apakah tujuan pembelajaran yang bapak/ibu kembangkan sudah mengupayakan tercapainya pendidikan karakter?
9
Apakah dalam pembuatan RPP bapak/ibu sudah merumuskan indikator dan tujuan pembelajaran terkait dengan keterampilan tersebut (berpikir kritis, kretif, kolaboratif, komunikasi)?
11
Kesulitan apa saja yang bapak/ibu alami dalam pembuatan model pembelajaran inovatif?
15
Bagaimana cara mengatasi kesulitan yang dialami? 16 Apakah contoh perangkat pembelajaran inovatif yang sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013 sudah tersedia di sekolah ibu?
17
Apakah bapak/ibu masih perlu bentuk contoh untuk perangkat pembelajaran inovatif yang mengacu Kurikulum 2013 (model PBL, model inquiri, dan model pembelajaran kooperatif, model kuantum, dsb)?
18
Apakah bapak/ibu mempunyai rencana untuk mengembangkan pembelajaran inovatif agar ke depannya mampu meningkatkan prestasi belajar siswa ?
20
Menurut bapak/ibu apakah perangkat pembelajaran inovatif penting jika diterapkan dalam proses pembelajaran dewasa ini?
114 Lampiran 2. Pedoman Wawancara
PEDOMAN WAWANCARA
No. Daftar Pertanyaan
1. Sejak kapan SD ini menerapkan kurikulum 2013?
2. Apakah ibu pernah mengikuti pelatihan Kurikulum SD 2013? 3. Sejauh mana pemahaman ibu terhadap kurikulum SD 2013? 4. Apakah ibu sudah mengetahui karakteristik kurikulum SD 2013?
5. Sejauh mana pemahaman ibu terkait dengan pendekatan saintifik dalam pembelajaran?
6. Bagaimana cara ibu merumuskan indikator dan tujuan pembelajaran sesuai dengan kemampuan siswa?
7. Bagaimana cara ibu menumbuh kembangkan pendidikan karakter dalam pembelajaran?
8. Apakah ibu setiap pembelajaran menggunakan RPP dengan model pembelajaran yang berbeda?
9. Apakah tujuan pembelajaran yang ibu kembangkan sudah mengupayakan tercapainya pendidikan karakter?
10. Apakah ibu mengetahui keterampilan yang harus dikuasai sesuai pada abad 21 seperti (berpikir kritis, kreatif, kolaborasi, komunikasi)?
11. Apakah dalam pembuatan RPP ibu sudah merumuskan indikator dan tujuan pembelajaran terkait dengan keterampilan tersebut (berpikir kritis, kretif, kolaboratif, komunikasi)?
12. Apakah pembelajaran dengan ceramah masih mendominasi di kelas ? 13. Pernahkah ibu menggunakan model pembelajaran inovatif yang lain?
Apakah modelnya itu?
14. Apakah ibu mengetahui pembelajaran inovatif?
15. Kesulitan apa saja yang ibu alami dalam pembuatan model pembelajaran inovatif?
115
16. Bagaimana cara mengatasi kesulitan yang dialami?
17. Apakah contoh perangkat pembelajaran inovatif yang sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013 sudah tersedia di sekolah ibu?
18. Apakah ibu masih perlu bentuk contoh untuk perangkat pembelajaran inovatif yang mengacu Kurikulum 2013 (model PBL, model inquiri, dan model pembelajaran kooperatif, model kuantum, dsb)?
19. Apakah siswa pernah merasa bosan ketika guru menerapkan pembelajaran inovatif di kelas?
20. Apakah ibu mempunyai rencana untuk mengembangkan pembelajaran inovatif agar kedepannya mampu meningkatkan prestasi belajar siswa ? 21. Menurut ibu apakah perangkat pembelajaran inovatif penting jika
diterapkan dalam proses pembelajaran dewasa ini?
22. Apakah ibu sudah mengetahui jenis belajar taksonomi bloom yang sudah di revisi?
116 Lampiran 3. Rangkuman Hasil Wawancara
RANGKUMAN HASIL WAWANCARA SURVEI KEBUTUHAN
1. SD Kanisius Condongcatur Nama Guru: Ch. Elsa Dwi A., S.Pd.
No. Daftar Pertanyaan Jawaban Pertanyaan 1. Sejak kapan SD ini menerapkan
kurikulum 2013?
Juli 2014 Semester 1 (kelas 1 & 4)
Juli 2017 – 2018 semester 1 dan 2 ( kelas 1 & 4)
Juli 2018 (kelas 1, 2, 4, & 5) 2. Apakah ibu pernah mengikuti pelatihan
Kurikulum SD 2013?
Pernah. Tahun 2014 dan 2017
3. Sejauh mana pemahaman ibu terhadap kurikulum SD 2013?
Pembelajaran yang menekankan 3 aspek yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Pembelajaran berbasis karakter dan kompetensi.
4. Apakah ibu sudah mengetahui karakteristik kurikulum SD 2013?
Sedikit. Yaitu mengembangkan sikap, pengetahuan, dan
keterampilan serta
menerapkannya dalam berbagai situasi di rumah, sekolah, dan masyarakat.
5. Sejauh mana pemahaman ibu terkait dengan pendekatan saintifik dalam pembelajaran? Pendekatan pembelajaran 5 M (mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan)
117 6. Bagaimana cara ibu merumuskan
indikator dan tujuan pembelajaran sesuai dengan kemampuan siswa?
Menganalisis SK-KD melalui kata kerja operasional
Menganalisis karakteristik mata pelajaran, peserta didik, dan sekolah.
7. Bagaimana cara ibu menumbuh kembangkan pendidikan karakter dalam pembelajaran?
Dalam pembiasaan di kelas, sekolah, rumah, masyarakat. Misal: membatu teman, guru, dan orang tua. dll
8. Apakah ibu setiap pembelajaran menggunakan RPP dengan model pembelajaran yang berbeda?
Tidak.
9. Apakah tujuan pembelajaran yang ibu kembangkan sudah mengupayakan tercapainya pendidikan karakter?
Ya.
10. Apakah ibu mengetahui keterampilan yang harus dikuasai sesuai pada abad 21 seperti (berpikir kritis, kreatif, kolaborasi, komunikasi)?
Ya. Berpikir kritis misal: memproses informasi melalui pengamatan, penalaran, dan komunikasi dan mencari tahu tentang apa yang belum diketahui.
11. Apakah dalam pembuatan RPP ibu sudah merumuskan indikator dan tujuan pembelajaran terkait dengan keterampilan tersebut (berpikir kritis, kretif, kolaboratif, komunikasi)?
Tidak.
12. Apakah pembelajaran dengan ceramah masih mendominasi di kelas ?
Ya.
13. Pernahkah ibu menggunakan model pembelajaran inovatif yang lain?
118 Apakah modelnya itu?
14. Apakah ibu mengetahui pembelajaran inovatif?
Proses pembelajaran yang menubuhkan keaktifan siswa dan berpusat pada siswa.
15. Kesulitan apa saja yang ibu alami dalam pembuatan model pembelajaran inovatif?
waktu, tenaga, dan pikiran. Pekerjaan di luar jam mengajar yang menjadi hambatan untuk membuat pembelajaran
menggunakan model
pembelajaran yang berbeda. 16. Bagaimana cara mengatasi kesulitan
yang dialami?
Memanajemen waktu.
17. Apakah contoh perangkat pembelajaran inovatif yang sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013 sudah tersedia di sekolah ibu?
Ada, tetapi masih minim penyusunannya.
18. Apakah ibu masih perlu bentuk contoh untuk perangkat pembelajaran inovatif yang mengacu Kurikulum 2013 (model PBL, model inquiri, dan model pembelajaran kooperatif, model kuantum, dsb)?
Perlu sebagai contoh khususnya kelas bawah.
19. Apakah siswa pernah merasa bosan ketika guru menerapkan pembelajaran inovatif di kelas?
Kadang-kadang.
20. Apakah ibu mempunyai rencana untuk mengembangkan pembelajaran inovatif agar kedepannya mampu meningkatkan prestasi belajar siswa ?
Ya.
119 pembelajaran inovatif penting jika diterapakan dalam proses pembelajaaran dewasa ini?
pembelajaran di kurikulum 2013 sangat banyak terutama di kelas I masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan membaca dan menulis.
22. Apakah ibu sudah mengetahui jenis belajar taksonomi bloom yang sudah di revisi?
Sudah.
2. SD Negeri Ngabean
Nama Guru: Suwansih, S.Pd.
No. Daftar Pertanyaan Jawaban Pertanyaan 1. Sejak kapan SD ini menerapkan
kurikulum 2013?
Sejak pertama kali kurikulum 2013 dikeluarkan.
2. Apakah ibu pernah mengikuti pelatihan Kurikulum SD 2013?
Pernah, sebelum dan sesudah kurikulum diterapkan.
3. Sejauh mana pemahaman ibu terhadap kurikulum SD 2013?
Mata pelajaran disajikan secara tematik sehingga perpindahan tidak diketahui siswa. Penilaiannya lebih banyak karena penilaian dibuat perkompetensi dasar. Serta menekankan pada pendidikan karakter misalnya: jujur, mandiri, percaya diri, disiplin, dan peduli.
4. Apakah ibu sudah mengetahui karakteristik kurikulum SD 2013?
Kurikulum 2013 bersifat tematik, mata pelajaran tidak terpisah-pisah, penilaian lebih rinci sehingga membutuhkan
120
waktu yang lebih lama. 5. Sejauh mana pemahaman ibu terkait
dengan pendekatan saintifik dalam pembelajaran?
Menggunakan beragam model, metode misalnya tanya jawab, ceramah, dan diskusi.
6. Bagaimana cara ibu merumuskan indikator dan tujuan pembelajaran sesuai dengan kemampuan siswa?
Dari buku sesuai kreativitas guru.
7. Bagaimana cara ibu menumbuh kembangkan pendidikan karakter dalam pembelajaran?
Dengan diselipkan di setiap pembelajaran. misalnya: jujur, mandiri, percaya diri, disiplin, dan peduli.
8. Apakah ibu setiap pembelajaran menggunakan RPP dengan model pembelajaran yang berbeda?
Hanya mengambil kompetensi dasar (KD) dan tujuan.
9. Apakah tujuan pembelajaran yang ibu kembangkan sudah mengupayakan tercapainya pendidikan karakter?
Ya.
10. Apakah ibu mengetahui keterampilan yang harus dikuasai sesuai pada abad 21 seperti (berpikir kritis, kreatif, kolaborasi, komunikasi)?
Tidak.
11. Apakah dalam pembuatan RPP ibu sudah merumuskan indikator dan tujuan pembelajaran terkait dengan keterampilan tersebut (berpikir kritis, kretif, kolaboratif, komunikasi)?
Belum.
12. Apakah pembelajaran dengan ceramah masih mendominasi di kelas ?
Ya. Masih karena saya perlu mengarahkan dan menekankan sikap disiplin kepada anak. Mereka belum bisa untuk dibuat
121
kerja dalam kelompok. 13. Pernahkah ibu menggunakan model
pembelajaran inovatif yang lain? Apakah modelnya itu?
Picture and picture, cooperative learning, STAD, example non example.
14. Apakah ibu mengetahui pembelajaran inovatif?
Sedikit. Sulit untuk memahami karena masih bingung. Yang saya tahu pembelajaran inovatif mengajarkan pada siswa dari yang tidak bisa menjadi bias. 15. Kesulitan apa saja yang ibu alami dalam
pembuatan model pembelajaran inovatif?
Dalam penyusunan
membutuhkan waktu yang lebih lama karena harus mengaitkan antara langkah dengan kegitatan dalam buku.
16. Bagaimana cara mengatasi kesulitan yang dialami?
Melihat contoh RPP yang
menggunakan model
pembelajaran yang sama. 17. Apakah contoh perangkat pembelajaran
inovatif yang sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013 sudah tersedia di sekolah ibu?
Ada tetapi belum lengkap.
18. Apakah ibu masih perlu bentuk contoh untuk perangkat pembelajaran inovatif yang mengacu Kurikulum 2013 (model PBL, model inquiri, dan model pembelajaran kooperatif, model kuantum, dsb)?
Ya.
19. Apakah siswa pernah merasa bosan ketika guru menerapkan pembelajaran inovatif di kelas?
Ya, terutama ketika sudah siang, mereka mengantuk.
122 20. Apakah ibu mempunyai rencana untuk
mengembangkan pembelajaran inovatif agar kedepannya mampu meningkatkan prestasi belajar siswa ?
Ya.
21. Menurut ibu apakah perangkat pembelajaran inovatif penting jika diterapkan dalam proses pembelajaran dewasa ini?
Ya untuk mempersingkat waktu dan hasil makasimal.
22. Apakah ibu sudah mengetahui jenis belajar taksonomi bloom yang sudah di revisi?
Belum.
3. SD Negeri Deresan
Nama Guru: Suyatmi, S.Pd.
No. Daftar Pertanyaan Jawaban Pertanyaan 1. Sejak kapan SD ini menerapkan
kurikulum 2013?
SDN Deresan menggunakan K13 pada tahun ajaran 2014/2015, hanya berjalan 1 semester dan kembali ke KTSP selama 1 ½ semester, kemudian kembali lagi ke K13 hingga sekarang.
2. Apakah ibu pernah mengikuti pelatihan Kurikulum SD 2013?
Pernah.
3. Sejauh mana pemahaman ibu terhadap kurikulum SD 2013?
Sebagian cukup memahami saat mengikuti pelatihan namun masih mengalami kebingungan pada bagian penilain.
4. Apakah ibu sudah mengetahui karakteristik kurikulum SD 2013?
Karakteristik yang diketahui dari K13 yaitu menggunakan
123
saintifik dalam
pembelajarannya. 5. Sejauh mana pemahaman ibu terkait
dengan pendekatan saintifik dalam pembelajaran?
Ketika mengikuti pelatihan beliau mengingat apa saja yang termuat dalam saintifik yang harus dilakukan dalam pembelajaran. Tetapi ketika saya wawancarai beliau lupa karena tidak semua yang terdapat dalam saintifik itu diterapkan saat mengajar.
6. Bagaimana cara ibu merumuskan indikator dan tujuan pembelajaran sesuai dengan kemampuan siswa?
Guru hanya menyesuaikan dalam artian beliau tidak membuat indikator tetapi melaksanakan sesuai indikator yang tertera di buku paket K13 yang digunakan.
7. Bagaimana cara ibu menumbuh kembangkan pendidikan karakter dalam pembelajaran?
Dengan mengaitkan
pembelajaran dengan pengalaman sehari-hari, misal ada sebuah teks bacaan lalu membahas teks bacaan dan mengaitkan dengan keadaan sehari-hari.
8. Apakah ibu setiap pembelajaran menggunakan RPP dengan model pembelajaran yang berbeda?
Iya seperti PBL (Problem Based
Leaning) dan Problem Solving.
9. Apakah tujuan pembelajaran yang ibu kembangkan sudah mengupayakan tercapainya pendidikan karakter?
Belum sempurna, menurut beliau guru mengusahakan untuk tercapainya pendidikan
124
karakter tetapi dari pihak siswa (SDA) yang kurang mendukung dengan melihat tingkat pemahaman yang ada di tiap siswa, “mungkin dapat terwujud untuk mencapai pendidikan karakter sesuai dengan teori tetapi dengan siswa-siswa yang berprestasi tinggi”.
10. Apakah ibu mengetahui keterampilan yang harus dikuasai sesuai pada abad 21 seperti (berpikir kritis, kreatif, kolaborasi, komunikasi)?
Hanya komunikasi saja.
11. Apakah dalam pembuatan RPP ibu sudah merumuskan indikator dan tujuan pembelajaran terkait dengan keterampilan tersebut (berpikir kritis, kretif, kolaboratif, komunikasi)?
Belum.
12. Apakah pembelajaran dengan ceramah masih mendominasi di kelas ?
Masih, dan sering digunakan karena untuk siswa kelas 1 tentu perlu guru yang banyak berbicara, karena sampai saat ini juga masih ada sebagian siswa yang belum lancar membaca dan mengenal huruf.
13. Pernahkah ibu menggunakan model pembelajaran inovatif yang lain? Apakah modelnya itu?
PBL dan problem solving saja, itu pun masih belum sesuai dengan sintaks yang ada.
14. Apakah ibu mengetahui pembelajaran inovatif?
Memacu dan memfasilitasi siswa supaya dapat mengasah
125
kreativitas siswa dan siswa dapat belajar dengan lebih mandiri.
15. Kesulitan apa saja yang ibu alami dalam pembuatan model pembelajaran inovatif?
Kesulitannya anak-anak masih susah mengemukakan masalah-masalah, pemahaman siswa juga masih terbatas karena masih belum bisa membaca.
16. Bagaimana cara mengatasi kesulitan yang dialami?
Dengan membiasakan dan sebetulnya perlu jam-jam belajar tambahan untuk siswa dapat membaca dahulu.
17. Apakah contoh perangkat pembelajaran inovatif yang sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013 sudah tersedia di sekolah ibu?
Beliau menjawab dengan tersedianya fasilitas yang diberikan oleh sekolah.
18. Apakah ibu masih perlu bentuk contoh untuk perangkat pembelajaran inovatif yang mengacu Kurikulum 2013 (model PBL, model inquiri, dan model pembelajaran kooperatif, model kuantum, dsb)?
Masih perlu, karena untuk contoh supaya beliau lebih terbantu.
19. Apakah siswa pernah merasa bosan ketika guru menerapkan pembelajaran inovatif di kelas?
Iya karena anak-anak masih belum paham apa yang sebenarnya guru inginkan.
Kadang guru sudah
mempersiapkan untuk pembelajaran besok tetapi dari siswa sendiri yang kurang mendukung.
126 20. Apakah ibu mempunyai rencana untuk
mengembangkan pembelajaran inovatif agar kedepannya mampu meningkatkan prestasi belajar siswa ?
Rencana itu ada, tetapi menerapkannya yang belum mampu.
21. Menurut ibu apakah perangkat pembelajaran inovatif penting jika diterapakan dalam proses pembelajaaran dewasa ini?
Sangat penting harusnya apalagi SDA-nya juga dapat mendukung.
22. Apakah ibu sudah mengetahui jenis belajar taksonomi bloom yang sudah di revisi?
Dulu pernah tahu, tetapi lupa karena tidak diterapkan.
127 Lampiran 4. Kisi-kisi Pedoman Observasi
No. Indikator Pernyataan No.
Item Guru
1. Kegiatan Awal (Pendahuluan)
Guru membuka pembelajaran dengan berdoa. 1 Guru melakukan presensi kepada siswa. 2 Guru menggunakan apersepsi untuk menuju materi yang akan diajarkan sebagai pengantar memulai pelajaran.
3
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. 4
Guru memberikan motivasi. 5
2. Kegiatan Inti Guru menyampaikan cakupan materi dan menjelaskan uraian kegiatan.
6
Guru melibatkan siswa dalam mencari informasi tentang materi yang akan dipelajari.
7
Guru menggunakan media pembelajaran dan sumber pembelajaran dengan tepat.
8
Guru menggunakan metode yang sesuai dengan materi dan karakteristik siswa.
9
Guru menggunakan model yang sesuai dengan materi dan karakteristik siswa.
10
Guru menerapkan 5M pada siswa. 11
Guru menggunakan bahasa baku yang baik. 12 Guru menggunakan artikulasi dan volume yang jelas.
13
Guru menggunakan pakaian yang rapi dan berwibawa.
14
Guru memusatkan perhatian siswa saat proses pembelajaran dengan cara verbal dan non verbal.
128
Guru tidak berpaku pada satu tempat. 16 Guru memberikan contoh pada siswa pada kehidupan sehari-hari.
17
Guru memberikan apresiasi kepada siswa. 18 Guru menggunakan sumber pembelajaran berbasis teknologi pada pembelajaran.
19
Guru dapat mengomunikasikan kelas dengan baik.
20
Guru menekankan pendidikan karakter pada siswa.
21
Guru membuat suasana pembelajaran menjadi menyenangkan dan menarik.
22
Guru sebagai fasilitator pada proses pembelajaran.
23
3. Kegiatan Penutup
Guru membuat ringkasan secara lisan. 24 Guru membuat ringkasan secara tertulis. 25
Guru menunjukkan sumber lain. 26
Guru melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan.
27
Guru memberikan motivasi kepada siswa yang belum berpartisipasi aktif.
28
Guru memberikan evaluasi kepada siswa. 29 Guru memberikan tindak lanjut mengenai pembelajaran yang disampaikan.
30
Siswa
1. Kegiatan Awal Siswa memberikan umpan balik apersepsi dari guru.
2
2. Kegiatan Inti Siswa berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.
1
129 materi.
Siswa mengajukan pertanyaan. 4
Siswa mampu bekerjasama pada saat kegiatan berkelompok.
5
Siswa mampu mengomunikasikan hasil diskusi. 6 Siswa antusias dalam mengikuti proses pembelajaran.
7
3. Kegiatan Penutup
Siswa memahami penjelasan yang telah disampaikan guru.
8
Siswa dibantu guru membuat rangkuman