• Tidak ada hasil yang ditemukan

Saran

Dalam dokumen SKRIPSI. Oleh SAINAL (Halaman 83-165)

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka penulis mengajukan beberapa saran berikut ini:

1. Pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation diharapkan dapat diterapkan oleh guru pada materi pembelajaran kebudayaan

70

Model pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation hendaknya dikembangkan lebih dalam oleh peneliti berikutnya untuk mengetahui pengaruh penerapannya pada materi pokok yang lain.

2. Kepada guru yang hendak melakukan proses pembelajaran melalui model pembelajaran kooperatif sesuai dengan materi ajar agar tujuan pembelajaran tercapai dengan efektif.

Aunurrahman, 2009. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Bungin Burhan, 2006. Sosiologi Komunikasi. Jakarta: Kencana.

Dimyati & Mudjiono, 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta Dwi Narwoko-Bagong Suyatno 2010 . Sosiologi Teks Pengantar dan Terapan

edisi ketiga. Jakarta: Kencana.

Goodman J. Douglas, dan Ritzer George, 2009. Teori Sosiologi. Yogyakarta: Kreasi Wacana

Manners A. Robert, dan Kaplan David, 2002. Teori Budaya.Yogyakarta: Pustaka Pelajar Mulyasa, 2009. Praktek Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Erlangga

Sanjaya, Wina, 2006. Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi.

Surabaya: Kencana

Soekanto, Soerjono, 1993. Kamus Sosiologi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Soekanto, Soerjono, 2007. Sosiologi suatu pengantar: Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Slameto, 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar.

Jakarta: Rineka Cipta

Sahabuddin. 2007. Mengajar dan Belajar. Makassar. Universitas Negeri Makassar, Gunung Sari

Suherman, dkk. 2003. Strategi Pembelajarn Matematika Kontemporer. Jurusan Pendidikan Sosiologi FMIPA Universitas Pendidikan Indonesia. JICA.

Trianto. 2011. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta:

Kencana Prenada Media Group.

Tilaar. H. A. R. 2000, Pendidikan Kebudayaan dan Masyarakat Madani di Indonesia.

Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Wahyunin, Dkk, 2004. Manusia dan Masyarakat. Jakarta: Ganesa Exact.

Huda, Miftahul. 2011. Cooperative Learning, Metode, Teknik,Struktur dan Model Penerapan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Sharan, Yael dan Shlomo Sharan. 1989. “Group Investigation Expands Cooperative Learning”. Educational Leadership

Radiyanti, Siti, dkk. 2012. “Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Dalam Peningkatan Hasil Belajar IPS Di Kelas IV SD”. Online,

dapat diakses pada laman:

http://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/pgsdkebumen/article/download/285/165.

diakses pada tanggal 15 Juli 2013

Rahmawati, Endah Dwi. 2012. “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Dan Hasil Belajar Mata Pelajaran Sosiologi Pada Siswa Kelas X 3 SMA Negeri Colomadu Tahun Pelajaran 2011/2012”. Jurnal Sosialitas Vol.2 No. 1

Riyanto, Yatim. 2009. Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta: Kencana.

No Aktivitas siswa selama PBM Pertemuan Rata-rata

Persentase (%) I II III IV

1 Jumlah siswa yang hadir pada saat kegiatan pembelajaran

17 18 17 20 18 90

2 Jumlah siswa yang tidak memperhatikan apersepsi

10 8 7 7 8 40

3 Jumlah siswa yang melakukan aktivitas negatif selama proses pembelajaran (main- main, ribut, dll)

8 6 7 7 7 35

4 Jumlah siawa yang tidak memperhatikan penjelasan materi dari guru

4 4 4 4 20

5 Jumlah siswa yang bertanya kepada guru tentang materi yang tidak dipahami

1 2 3 2 10

6 Jumlah siswa/kelompok yang tidak aktif diskusi

4 4 3 4 20

7 Jumlah siswa yang bertanya pada saat diskusi kelompok

1 2 2 10

8 Jumlah siswa yang menjawab pada saat diskusi kelompok

2 2 2 10

9 Jumlah siswa yang pasif (diam) 14 15 9 13 65

10 Jumlah siswa yang siap mengajukan pertanyaan pada saat persentase kelompok

1 5 3 15

11 Jumlah siswa yang bertanya relevan dengan materi

2 1 4 3 15

12 Jumlah siswa dalam kelompok yang menjawab pertanyaan peserta

1 2 2 10

13 Jumlah siswa dalam kelompok persentase yang menjawab pertanyaan dengan benar

1 2 2 10

NO ASPEK YANG DIAMATI SKOR

I PRA PEMBELAJARAN

1 Siswa menempati tempat duduknya masing-masing 1 2 (3) 4

2 Kesiapan menerima pelajaran (1) 2 3 4

II KEGIATAN AWAL PEMBELAJARAN

1 Mampu menjelaskan kembali isi materi, terdahulu. 1 (2) 3 4

2 Menyimak apersepsi yang disampaikan guru 1 (2) 3 4

III KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN A Penjelasan Materi Pelajaran

1 Memperhatikan dengan serius ketika materi pelajaran di kelas 1 (2) 3 4 2 Aktif bertanya saat proses penjelasan materi (1) 2 3 4 3 Adanya interaksi positif diantara siswa 1 (2) 3 4 4 Siswa memiliki pemahaman yang sama tentang materi (1) 2 3 4 5 Siswa dapat bekerja sama dengan teman kelompoknya 1 (2) 3 4 6 Tercipta suasana kondusif selama proses pembelajaran

berlangsung (1) 2 3 4

7 Adanya kemempuan siswa dalam membantu teman 1 (2) 3 4

8 Lahirnya sikap kreativitas pada siswa 1 (2) 3 4

9 Siswa mampu berfikir kritis (1) 2 3 4

10 Terbangun interaksi antara siswa dengan guru 1 (2) 3 4

B Pendekatan/ Strategi Pembelajaran

1 Siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran 1 (2) 3 4 2 Siswa memberikan pendapatnya ketika diberi kesempatan 1 (2) 3 4 3 Aktif mencatat berbagai penjelasan yang diberikan 1 2 (3) 4

6 Siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dengan santai dan

tidak penuh tekanan 1 2 (3) 4

7 Siswa merasa senang ketika berbagai strategi pembelajaran

dilakukan dalam pembelajaran. 1 (2) 3 4

C Pemanfaatan Media Pembelajaran/Sumber Belajar

1 Adanya interaksi positif saat media pembelajaran disajikan 1 (2) 3 4 2 Ketertarikan siswa terhadap materi yang disajikan meningkat

saat media pembelajaran disajikan 1 2 (3) 4

3 Siswa semakin jelas dan konkrit saat penjelasan materi

disajikan 1 2 (3) 4

4 Adanya interaksi positif diantara siswa 1 (2) 3 4

D Penilaian Proses Hasil Belajar

1 Siswa merasa terbimbing 1 2 (3) 4

2 Mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan peneliti dengan

benar 1 (2) 3 4

E Penggunaan Bahasa

1 Penjelasan dapat dengan mudah dimengerti oleh siswa 1 2 (3) 4 2 Pemahaman ketika dijelaskan materi pembelajaran (1) 2 3 4

IV KEGIATAN AKHIR PEMBELAJARAN

1 Siswa secara aktif memberi rangkuman 1 (2) 3 4 2 Siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran secara runtun 1 (2) 3 4

lebih dari 50% seluruh siswa.

3. Skor 3 jika pernyataan tersebut dilakukan oleh tidak kurang dari 50% dan tidak lebih dari 75% seluruh siswa.

4. Skor 4 jika pernyataan tersebut dilakukan oleh tidak kurang dari 75% dan tidak lebih dari 100% seluruh siswa.

No Aktivitas siswa selama PBM Pertemuan Rata-rata

Persentase (%) I II III IV

1 Jumlah siswa yang hadir pada saat kegiatan pembelajaran

20 18 20 20 19 95

2 Jumlah siswa yang tidak memperhatikan apersepsi

4 3 4 1 3 15

3 Jumlah siswa yang melakukan aktivitas negatif selama proses pembelajaran (main- main, ribut, dll)

5 4 5 3 5 25

4 Jumlah siswa yang tidak memperhatikan penjelasan materi dari guru

4 3 2 3 15

5 Jumlah siswa yang bertanya kepada guru tentang materi yang tidak dipahami

4 3 3 3 15

5 Jumlah siswa/kelompok yang tidak aktif diskusi

2 0 1 1 5

6 Jumlah siswa yang bertanya pada saat diskusi kelompok

5 5 5 25

7 Jumlah siswa yang menjawab pada saat diskusi kelompok

3 3 3 15

8 Jumlah siswa yang pasif (diam) 8 5 5 6 30

9 Jumlah siswa yang siap mengajukan pertanyaan pada saat persentase kelompok

5 5 5 25

10 Jumlah siswa yang bertanya relevan dengan materi

4 4 5 5 25

11 Jumlah siswa dalam kelompok yang menjawab pertanyaan peserta

2 4 3 15

12 Jumlah siswa dalam kelompok persentase yang menjawab pertanyaan dengan benar

2 4 3 15

NO ASPEK YANG DIAMATAI SKOR

I PRA PEMBELAJARAN

1 Siswa menempati tempat duduknya masing-masing 1 2 (3) 4

2 Kesiapan menerima pelajaran 1 2 (3) 4

II KEGIATAN AWAL PEMBELAJARAN

1 Mampu menjelaskan kembali isi materi, terdahulu. 1 2 (3) 4 2 Menyimak apersepsi yang disampaikan guru 1 2 (3) 4

III KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN A Penjelasan Materi Pelajaran

1 Memperhatikan dengan serius ketika materi pelajaran di kelas 1 2 (3) 4 2 Aktif bertanya saat proses penjelasan materi 1 (2) 3 4 3 Adanya interaksi positif diantara siswa 1 2 (3) 4 4 Siswa memiliki pemahaman yang sama tentang materi 1 2 (3) 4 5 Siswa dapat bekerja sama dengan teman kelompoknya 1 2 3 (4) 6 Tercipta suasana kondusif selama proses pembelajaran

berlangsung 1 2 (3) 4

1 Siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran 1 2 (3) 4 2 Siswa memberikan pendapatnya ketika diberi kesempatan 1 (2) 3 4 3 Aktif mencatat berbagai penjelasan yang diberikan 1 2 (3) 4

6 Siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dengan santai dan

tidak penuh tekanan 1 2 (3) 4

7 Siswa merasa senang ketika berbagai strategi pembelajaran

dilakukan dalam pembelajaran. 1 2 (3) 4

C Pemanfaatan Media Pembelajaran/Sumber Belajar

1 Adanya interaksi positif saat media pembelajaran disajikan 1 2 (3) 4 2 Ketertarikan siswa terhadap materi yang disajikan meningkat

saat media pembelajaran disajikan 1 2 (3) 4

3 Siswa semakin jelas dan konkrit saat penjelasan materi

disajikan 1 2 (3) 4

4 Adanya interaksi positif diantara siswa 1 2 (3) 4

D Penilaian Proses Hasil Belajar

1 Siswa merasa terbimbing 1 2 3 (4)

2 Mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan peneliti denganbenar 1 2 (3) 4 E Penggunaan Bahasa

1 Penjelasan dapat dengan mudah dimengerti oleh siswa 1 2 3 (4) 2 Pemahaman ketika dijelaskan materi pembelajaran 1 2 (3) 4

IV KEGIATAN AKHIR PEMBELAJARAN

1 Siswa secara aktif memberi rangkuman 1 2 (3) 4 2 Siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran secara runtun 1 2 (3) 4 KETERANGAN :

1. Skor 1 jika pernyataan tersebut dilakukan oleh kurang dari 25% seluruh siswa.

2. Skor 2 jika pernyataan tersebut dilakukan oleh tidak kurang dari 25% dan tidak lebih dari 50% seluruh siswa.

3. Skor 3 jika pernyataan tersebut dilakukan oleh tidak kurang dari 50% dan tidak lebih dari 75% seluruh siswa.

4. Skor 4 jika pernyataan tersebut dilakukan oleh tidak kurang dari 75% dan tidak lebih dari 100% seluruh siswa.

1 Memulai pelajaran (salam, do’a, apersepsi) Ya

2 Membuat RPP Tidak

3 Antusias dalam kegiatan mengajar Ya

4 Menggunakan model pembelajaran kooperatif Tidak

5 Memberikan pertanyaan Ya

6 Memberikan penguatan Ya

7 Menjelaskan materi dengan sistematis Ya

8 Menggunakan media pembelajaran Tidak

9 Bahasa yang digunakan mudah dan jelas Ya

10 Mengelola pembelajaran dengan diskusi Tidak

11 Adanya variasi/gaya guru Tidak

12 Menulis di papan tulis bagian yang dijelaskan Ya

13 Memberikan kesempatan siswa untuk bertanya Tidak

14 Mengadakan kesimpulan Ya

15 Melaksanakan penilaian Ya

Kelas : X SMA Muhammadiyah Lempangang Bidang Studi : Sosiologi

Pokok Bahasan : Kebudayaan

Soal Evaluasi

1) Jelaskan pengertian kebudayaan!

2) Tuliskan jenis-jenis kebudayaan!

3) Uraikan pembagian kebudayaan menurut parah ahli!

4) Uraikan apa pungsi kebudayaan dalam masyarakat !

Bidang Studi : Sosiologi Pokok Bahasan :Kebudayaanl Soal Evaluasi

1) Uraikan hubungan adat dan kebudayaan

2) Tuliskan masing-masing 2 contoh kebudayan yang ada pada lingkungan masyarakat anda!

3) Apa yang terjadi jika anggota masyarakat tidak mengindahkan kebudayaan yang berlaku dalam komunitasnya? Jelaskan dengan FAKTA!

4) Apa yang terjadi jika sebuah masyarakat tidak memiliki kebudayaan?

No Nama siswa Skor

perolehan Nilai

Tuntas Tidak tuntas

1 Ayu Karmila 32.50 92.86 √

2 Muh. Edwin Saleh 10.00 28.57 √

3 Muh. Muhaimin 34.00 97.14 √

4 Syahril Gunawan 26.00 74.29 √

5 Ayyub S. 28.00 80.00 √

6 Sabania 14.00 40.00 √

7 St. Amyrah A 27.50 78.57 √

8 Hariati 29.00 82.86 √

9 Hardianti 18.00 51.42 √

10 Veni Rose 14.00 40.00 √

11 Muh. Anwar 12.00 34.29 √

12 Fitriani J. 19.00 54.29 √

13 Husnaeni 23.50 67.14 √

14 Awaliyah 32.00 91.43 √

15 Hermansyah 20.00 57.14 √

16 Muh. Arfah 16.00 45.71 √

17 Muh. Syarif 20.00 57.14 √

18 Arham Jamaluddin 15.50 44.29 √

19 Haerul Rijal 30.00 85.71 √

20 Fitri Wahyuni 26.00 74.29 √

Jumlah 1277.14

Rata-rata 63.86

Persentase ketuntasan (%) 40 Simpangan Standar (SD) 21.23

Tabel 7.2 Kategori Nilai Siswa Materi Kebudayaan pada Siklus I

No Nilai Kategori Jumlah Siswa

1 0 - 39 Sangat rendah 2

2 40 -59 Rendah 8

3 60 -69 Sedang 1

4 70 – 89 Tinggi 6

5 90 – 100 Sangat tinggi 3

No Interval Skor Kategori Frekuensi Persentase

Grafik 7.1 Nilai Hasil Belajar Sosiologi pada Siklus I

0

Rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat Tinggi

Persentasi

Kategori Hasil Belajar

10.00 28.57 -35.29 1245.17 -1.66 0.0485 0.05 0.0015

12.00 34.29 -29.57 874.21 -1.39 0.0823 0.10 0.0177

14.00 40.00 -23.86 569.16 -1.12 0.1314 0.20 0.0686

14.00 40.00 -23.86 569.16 -1.12 0.1314 0.20 0.0686

15.50 44.29 -19.57 382.87 -0.92 0.1788 0.25 0.0712

16.00 45.71 -18.15 329.31 -0.85 0.1977 0.30 0.1023

18.00 51.42 -12.44 154.68 -0.59 0.2776 0.35 0.0724

19.00 54.29 -9.57 91.53 -0.45 0.3264 0.40 0.0736

20.00 57.14 -6.72 45.12 -0.32 0.3745 0.50 0.1255

20.00 57.14 -6.72 45.12 -0.32 0.3745 0.50 0.1255

23.50 67.14 3.28 10.78 0.15 0.5596 0.55 0.0096

26.00 74.29 10.43 108.85 0.49 0.6879 0.65 0.0379

26.00 74.29 10.43 108.85 0.49 0.6879 0.65 0.0379

27.50 78.57 14.71 216.47 0.69 0.7549 0.70 0.0549

28.00 80.00 16.14 260.60 0.76 0.7764 0.75 0.0264

29.00 82.86 19.00 361.11 0.90 0.8159 0.80 0.0159

30.00 85.71 21.85 477.55 1.03 0.8485 0.85 0.0015

32.00 91.43 27.57 760.27 1.30 0.9032 0.90 0.0032

32.50 92.86 29.00 841.17 1.37 0.9147 0.95 0.0353

34.00 97.14 33.28 1107.76 1.57 0.9518 1.00 0.0482

JUMLAH 1277.14 00.00 8559.73

3. Uji Normalitas Data (Uji Kormogorov-Sminorv) Z = (Hasil dapat dilihat pada tabel diatas)

kurva sampai dengan titik Z, tabel Z dapat dilihat pada Lampiran IX) fs= probabilitas kumulatif empiris

Signifikansi:

a. Signifikansi uji, nilai terbesar | Ft - Fs | dibandingkan dengan nilai tabel Kolmogorov-Smirnov. Jika nilai | Ft - Fs | terbesar kurang dari nilai tabel Smirnov, maka data berdistribusi normal. Tabel Kolmogorov-Smirnov pada lampiran X

b. Nilai terbesar | Ft - Fs | pada tabel diatas adalah 0.1255, nilai pada tabel Kolmogorov-Sminorv untuk 20 sampel dengan signifikansi 0.05 adalah 2.94, sehingga, | Ft - Fs | < Dtabel, data berdistribusi normal

No Nama D: Kemampuan berdiskusi sesuai protokol E: Kemampuan menyimpulkan

Sangat Baik 0 0

Baik 2 10

Cukup 3 15

Buruk 7 35

Sangat Buruk 8 40

Total 20 100

Grafik 7.2 Kategori Penilaian Afektif Siswa Kelas X SMA Muhammadiyah Lempangang pada Siklus I

0 5 10 15 20 25 30 35 40 45

Sangat Baik Baik Cukup Buruk Sangat Buruk

Persentasi

Kategori

No Nama siswa Skor

perolehan Nilai

Tuntas Tidak tuntas

1 Ayu Karmila 33.00 94.29 √

2 Muh. Edwin Saleh 25.50 72.86 √

3 Muh. Muhaimin 32.50 92.86 √

4 Syahril Gunawan 28.00 80.00 √

5 Ayyub S. 18.00 51.43 √

6 Sabania 20.00 57.14 √

7 St. Amyrah A 29.00 82.86 √

8 Hariati 29.00 82.86 √

9 Hardianti 26.00 74.29 √

10 Veni Rose 25.00 71.43 √

11 Muh. Anwar 17.50 50.00 √

12 Fitriani J. 23.50 67.14 √

13 Husnaeni 26.00 74.29 √

14 Awaliyah 34.00 97.14 √

15 Hermansyah 26.50 75.71 √

16 Muh. Arfah 28.00 80.00 √

17 Muh. Syarif 28.50 81.43 √

18 Arham Jamaluddin 27.00 77.14 √

19 Haerul Rijal 25.00 71.43 √

20 Fitri Wahyuni 30.00 85.71 √

Jumlah 1520.00

Rata-rata 76.00

Presentase ketuntasan (%) 80 Standar deviasi 12.75

Tabel 8.2 Nilai Siswa Pokok Bahasan Interaksi Sosial pada Siklus II

No Nilai Kategori Jumlah Siswa

1 0 - 39 Sangat rendah 0

2 40 -59 Rendah 3

3 60 -69 Sedang 1

4 70 – 89 Tinggi 13

5 90 – 100 Sangat tinggi 3

No Interval Skor Kategori Frekuensi Persentase (%)

1 0 - 39 Sangat Rendah 0 0

2 40 -59 Rendah 3 15

3 60 -69 Sedang 1 5

4 70 – 89 Tinggi 13 65

5 90 – 100 Sangat Tinggi 3 15

Jumlah 100%

Grafik 8.1 Nilai Hasil Belajar Sosiologi pada Siklus II

0 10 20 30 40 50 60 70

Sangat Rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat Tinggi

Persentasi

Kategori Nilai

17.50 50.00 -26.00 676.03 -2.04 0.0207 0.05 0.0293

18.00 51.43 -24.57 603.71 -1.93 0.0268 0.10 0.0732

20.00 57.14 -18.86 355.72 -1.48 0.0694 0.15 0.0806

23.50 67.14 -8.86 78.51 -0.69 0.2451 0.20 0.0451

25.00 71.43 -4.57 20.89 -0.36 0.3594 0.30 0.0594

25.00 71.43 -4.57 20.89 -0.36 0.3594 0.30 0.0594

25.50 72.86 -3.14 9.89 -0.25 0.4013 0.35 0.0513

26.00 74.29 -1.71 2.93 -0.13 0.4483 0.45 0.0017

26.00 74.29 -1.71 2.93 -0.13 0.4483 0.45 0.0017

26.50 75.71 -0.29 0.08 -0.02 0.4920 0.50 0.0080

27.00 77.14 1.14 1.30 0.09 0.9395 0.55 0.0141

28.00 80.00 4.00 16.00 0.31 0.6217 0.65 0.0283

28.00 80.00 4.00 16.00 0.31 0.6217 0.65 0.0283

28.50 81.43 5.43 29.48 0.43 0.6664 0.70 0.0336

29.00 82.86 6.86 47.05 0.54 0.7054 0.80 0.0946

29.00 82.86 6.86 47.05 0.54 0.7054 0.80 0.0946

30.00 85.71 9.71 94.27 0.76 0.7764 0.85 0.0736

32.50 92.86 16.86 248.24 1.32 0.9066 0.90 0.0066

33.00 94.29 18.29 334.51 1.43 0.9236 0.95 0.0264

34.00 97.14 21.14 446.88 1.66 0.9515 1.00 0.0485

JUMLAH 1520.00 3088.32

3. Uji Normalitas Data (Uji Kormogorov-Sminorv) Z = (Hasil dapat dilihat pada tabel diatas)

kurva sampai dengan titik Z, tabel Z dapat dilihat pada lampiran IX) fs= probabilitas kumulatif empiris

4. Signifikansi:

a. Signifikansi uji, nilai terbesar | Ft - Fs | dibandingkan dengan nilai tabel Kolmogorov-Smirnov. Jika nilai | Ft - Fs | terbesar kurang dari nilai tabel Kolmogorov-Smirnov, maka data berdistribusi normal. Tabel Kolmogorov-Smirnov pada lampiran X

b. Nilai terbesar | Ft - Fs | pada tabel diatas adalah 0.0946, nilai pada tabel Kolmogorov-Sminorv untuk 20 sampel dengan signifikansi 0.05 adalah 2.94, sehingga, | Ft - Fs | < Dtabel, data berdistribusi normal

No Nama D: Kemampuan berdiskusi sesuai protokol E: Kemampuan menyimpulkan

Sangat Baik 1 5

Baik 2 10

Cukup 7 35

Buruk 8 40

Sangat Buruk 2 10

Total 20 100

Grafik 8.2 Kategori Penilaian Afektif Siswa Kelas X SMA Muhammadiyah Lempangang pada Siklus II

0 5 10 15 20 25 30 35 40 45

Sangat Baik Baik Cukup Buruk Sangat Buruk

Persentasi

Kategori

1 Ayu Karmila 92.86 94.29

2 Muh. Edwin Saleh 28.57 72.86

3 Muh. Muhaimin 97.14 92.86

4 Syahril Gumawan 74.29 80.00

5 Ayyub S 80.00 51.43

6 Sabania 40.00 57.14

7 St. Amyrah A 78.57 82.86

8 Hariati 82.86 82.86

9 Hardianti 51.42 74.29

10 Veni Rose 40.00 71.43

11 Muh. Anwar 34.29 50.00

12 Fitriani J 54.29 67.14

13 Husnaeni 67.14 74.29

14 Awaliyah 91.43 97.14

15 Hermansyah 57.14 75.71

16 Muh. Arfah 45.71 80.00

17 Muh. Syarif 57.14 81.43

18 Arham Jamaluddin 44.29 77.14

19 Haerul Rijal 85.71 71.43

20 Fitri Wahyiuni 74.29 85.71

Jumlah 1277.14 1520.00

Rata-rata 63.86 76.00

Simpangan Standar 21.25 12.75

Persentase ketuntasan (%) 40 80

Tabel 9.2 Frekuensi dan Persentase Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Muhammadiyah Lempangang pada Siklus I dan Siklus II

No Interval Skor Kategori Frekuensi Persentase (%) Siklus I Siklus II Siklus I Siklus II

1 0 - 39 Sangat Rendah 2 0 10 0

2 40 -59 Rendah 8 3 40 15

3 60 -69 Sedang 1 1 5 5

4 70 – 89 Tinggi 6 13 30 65

5 90 – 100 Sangat Tinggi 3 3 15 15

Tabel 9.3 Perbandingan Penilaian Afektif Pada Siklus I dan Siklus II No Kategori Frekuensi Persentase (%)

Siklus I Siklus II Siklus I Siklus II

1 Sangat Baik 0 1 0 5

Rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat Tinggi

Persentasi

Kategori Hasil Belajar

Persentase (%) Siklus I Persentase (%) Siklus II

0 5 10 15 20 25 30 35 40

Sangat

Baik Baik Cukup Buruk Sangat Buruk

Persentasi

Kategori

Persentase (%) Siklus I Persentase (%) Siklus II

Ayu Karmila 92.86 94.29 1.43 2.04

Muh. Edwin Saleh 28.57 72.86 44.29 1961.22

Muh. Muhaimin 97.14 92.86 -4.29 18.37

Syahril Gunawan 74.29 80.00 5.71 32.65

Ayyub S. 80.00 51.43 -28.57 816.33

Sabania 40.00 57.14 17.14 293.88

St. Amyrah A 78.57 82.86 4.29 18.37

Hariati 82.86 82.86 0.00 0.00

Hardianti 51.43 74.29 22.86 522.45

Veni Rose 40.00 71.43 31.43 987.76

Muh. Anwar 34.29 50.00 15.71 246.94

Fitriani J. 54.29 67.14 12.86 165.31

Husnaeni 67.14 74.29 7.14 51.02

Awaliyah 91.43 97.14 5.71 32.65

Hermansyah 57.14 75.71 18.57 344.90

Muh. Arfah 45.71 80.00 34.29 1175.51

Muh. Syarif 57.14 81.43 24.29 589.80

Arham Jamaluddin 44.29 77.14 32.86 1079.59

Haerul Rijal 85.71 71.43 -14.29 204.08

Fitri Wahyuni 74.29 85.71 11.43 130.61

Jumlah 242.86 8673.47

Signifikansi 0.05, maka ttabel= 1.729, jadi

3.129 > 1.729 maka terdapat perbedaan signifikan antara siklus I dan II, sehingga H1Diterima

df EKOR

(Sumber: Subana, Rahadi dan Sudrajat. 2000)

1 0,900 0,950 0,975 0,990 0,995

26 0,204 0,233 0,259 0,290 0,311 27 0,200 0,229 0,254 0,284 0,305 28 0,197 0,225 0,250 0,279 0,300 29 0,193 0,221 0,246 0,275 0,295 30 0,190 0,218 0,242 0,270 0,290 35 0,177 0,202 0,224 0,251 0,269 40 0,165 0,189 0,210 0,235 0,252 45 0,156 0,179 0,198 0,222 0,238 50 0,148 0,170 0,188 0,211 0,226 55 0,142 0,162 0,180 0,201 0,216 60 0,136 0,155 0,172 0,193 0,207 65 0,131 0,149 0,166 0,185 0,199 70 0,126 0,144 0,160 0,179 0,192 75 0,122 0,139 0,154 0,173 0,185 80 0,118 0,135 0,150 0,167 0,179 85 0,114 0,131 0,145 0,162 0,174 90 0,111 0,127 0,141 0,158 0,169

(sumber:www.rumus-hitung.com)

Keterangan :

Jumlah Siswa = 20 Orang Laki-laki = 10 Orang Perempuan = 10 Orang

Keterangan kehadiran siswa kelas X SMA Muhammadiyah Lempangang Panciro Kabupaten Gowa

Oleh

SAINAL

JURUSAN PENDIDKAN SOSIOLOGI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR

Latar Belakang sosiologi kelas X hanya mencapai 63,68 dengan jumlah siswa sebayak

20 orang. Dengan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) 70, hanya 8 orang siswa (40%) yang mencapai

KKM sedangkan 12 lainnya (60%) masih dibawah KKM

Siswa menganggap sosiologi itu sulit, membosankan, tidak menarik

Cara guru dalam menyampaikan materi pelajaran sosiologi dengan metode

pembelajaran yang digunakan belum optimal.

Siswa menganggap sosiologi itu sulit, membosankan, tidak menarik

Cara guru dalam menyampaikan materi pelajaran sosiologi dengan metode

pembelajaran yang digunakan belum

optimal.

Rumusan Masalah, Tujuan, dan Manfaat Penelitian

MANFAAT PENELITIAN TUJUAN

PENELITIAN RUMUSAN

MASALAH

next

back

model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dapat

meningkatkan hasil belajar sosiologi dari skor rata-rata 63,68

menjadi skor minimal 70 pada pokok bahasan kebudayaan (Nomadisme Pastoralis) siswa

kelas X SMA Muhammadiyah Lempangang ?

model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dapat

meningkatkan hasil belajar sosiologi dari skor rata-rata 63,68

menjadi skor minimal 70 pada pokok bahasan kebudayaan (Nomadisme Pastoralis) siswa

kelas X SMA Muhammadiyah

Lempangang ?

back

belajar sosiologi siswa dari skor rata-rata 63,68 menjadi minimal

70 pada kelas X SMA

Muhammadiyah Lempangang Pokok Bahasan kebudayaan (Nomadisme Pastoralis) melalui

Model Pembelajaran Kooperatif

tipe group investigation

Secara umum, hasil penelitian ini diharapkan seara teoritis dapat memberikan sumbangan kepada

pembelajaran sosiologi, utamanya pada peningkatan hasil belajar siswa dalam sosiologi.

Manfaat Praktis

Bagi guru sosiologi pendekatan cooperative learning dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) sosiologi. Bagi siswa, proses pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil

belajar siswa dalam bidang sosiologi

back

Tinjauan Pustaka

Hakikat Pembelajaran Sosiologi Hasil Belajar

Model Pembelajaran Kooperatif

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Invesigation

Materi Pembelajaran:

Kebudayaan

Sekilas Tentang (Nomadisme Pastoralis) Kerangka Pikir dan Hipotesis

next

Hakikat Pembelajaran Sosiologi

 Menurut Gagne, belajar adalah suatu proses dimana suatu organisasi berubah perilakunya sebagai akibat dari pengalaman.

 pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar

 pembelajaran sosiologi tidak lain untuk

mempersiapkan peserta didik dalam menghadapi dinamika kehidupan bermasyarakat; mengajarkan

bagaimana seseorang harus bersikap dalam kelompok kemasyarakatannya

back

Hasil Belajar

Gagne mengemukakan lima macam hasil belajar, yaitu keterampilan intelektual, strategi kognitif, sikap, informasi verbal, dan keterampilan motorik

back

Hasil belajar sesorang dipengaruhi baik oleh

faktor external maupun faktor

internal Hasil belajar merupakan

buah dari upaya belajar yang

dilakukan seseorang yang

ditentukan melalui proses

evaluasi

Model Pembelajaran Kooperatif

Cooperative learning atau pembelajaran kooperatif adalah model pembelajaran dengan menggunakan sistem

pengelompokan/ tim kecil, antara empat sampai enam orang yang mempunyai latar belakang kemampuan akademik,

jenis kelamin, ras atau suku yang heterogen.

back

Pembelajaran kooperatif berakar dari teori ketergantungan sosial, perkembangan kognitif, dan teori belajar perilaku

Pembelajaran kooperatif berakar

dari teori ketergantungan sosial,

perkembangan kognitif, dan teori

belajar perilaku

Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI)

Dikembangkan oleh Sharan

& Sharan pada tahun 1976

memberikan kebebasan pada siswa untuk menentukan

topik apa yang akan mereka

pelajari dan investigasi

Langkah-langkah Pembelajaran

Mengidentifikasi masalah dan membagi siswa

kedalam kelompok investigasi

Merencanakan investigasi kelompok

Melakukan investigasi

hasil investigasi

Mempresentasekan hasil investigasi di depan

kelas

Evaluasi individual

Kelebihan Pembelajaran Kooperatif Tipe GI

Group Investigation merupakan media efektif untuk mendorong dan

membimbing siswa terlibat dalam kegiatan pembelajaran

 Siswa dapat berkomunikasi dan

bekerjasama untuk merencanakan dan melaksanakan suatu topik tertentu

dalam pembelajaran, dengan demikian diharapkan mereka memperoleh hasil belajar yang labih baik dari belajar secara individual.

back

Nilai dan Norma Sosial

 Nilai merupakan konsepsi abstrak dalam diri manusia mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang

dianggap buruk.

 Norma adalah peraturan sosial yang menyangkut perilaku-perilaku yang pantas dilakukan dalam menjalani interaksi sosialnya. Keberadaan norma dalam masyarakat bersifat memaksa individu atau suatu kelompok agar bertindak sesuai dengan aturan sosial yang telah berbentuk sejak lama.

back

Nomadisme Pastoralis

Pastoralisme (atau nomadilisme pastoralis) mulai muncul kira-kira 3000 sampai 3500 tahun yang lalu

sebagai adaptasi susitensi yang sangat terpesilisasi

terhadap lingkungan kering atau semi kering.

Kerangka Pikir

SIKLUS I dan SIKLUS II Pemberian materi tentang kebudayaan.

TINDAKAN

KONDISI AKHIR

Hasil belajar sosiologi meningkat dari skor rata-rata 63,68 menjadi minimal

70

Hasil belajar sosiologi meningkat dari skor rata-rata 63,68 menjadi minimal

70

HIPOTESIS

Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dapat

meningkatkan hasil belajar sosiologi pada pokok bahasan Kebudayaan (Nomadisme

Pastoralis) siswa kelas x SMA Muhammadiyah Lempangang.

back

Metodologi penelitian

Click here

Jenis

Penelitian Lokasi dan Subjek

Penelitian Aspek yang diteliti

Click here

Prosedur

Penelitian

Click

here

Teknik

Pengumpulan data

Teknik analisis data

Indikator Keberhasilan

next

Penelitian tindakan kelas (classroom actionresearch)

Lokasi dan Subjek Penelitian

SMA Muhammadiyah Lempangang dengan subjek penelitian siswa kelas X tahun pelajaran 2014-2014;

Direncancanakan akan dilaksanakan pada bulan April 2014 sampai bulan Juni 2014

Aspek yang diteliti Faktor proses

faktor hasil

back

Data mengenai perubahan sikap siswa dan guru

dikumpulkan berdasarkan format observasi langsung Data tingkat penguasaan siswa terhadap materi

pembelajaran dikumpulkan dengan menggunakan tes tertuli

Analisis Data

Data yang diperoleh akan dianalisis dengan

menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif

Indikator Keberhasilan

Bila skor rata-rata hasil belajar siswa dapat mencapai skor rata-rata minimal 70,00

back

Prosedur

Prosedur Penelitian Penelitian

SIKLUS I

SIKLUS II

22

PERENCANAAN

PELAKSANAAN REFLEKSI

PENGAMATAN PERENCANAAN

PELAKSANAAN REFLEKSI

PENGAMATAN

back

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Hasil penelitian.

Penelitian ini dilihat dari hasil analisis kuantitatif dan analisis kualitatif, hasil belajar siswa pada siklus I dan

siklus II dianalisis secara kuantitatif dengan ststistik non – parametrik yaitu uji normalitas data dengan uji

kolmogorov-sminorv dan uji hipotesis dengan uji T satu kelompok. Hasil analisis kualitatif adalah rumusan

penelitian dan bentuk observasi yang didasarkan pada data yang diperoleh dari hasil pengamatan selama kegiatan

pembelajaran berlangsung seperti keaktifan siswa dalam

proses belajar, sikap, dan aktifitas lainnya yang dianggap

penting.

Tahap Perencanaan

Tahap Pelaksanaan Tindakan

Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa

Tahap Refleksi

PEMBAHASAN

Ada 3 aspek yang menjadi pembahasan yaitu : 1. Aktifitas belajar siswa

Berdasarkan hasil observasi siswa cenderung rendah. Jumlah siswa yang hadir pada siklus I hanya mencapai 90% pada

setiap pertemuan.

2. Kemampuan kognitif siswa

Kemampuan kognitif siswa pada siklus I cenderung rendah.

Jumlah siswa yang termasuk kategori “rendah” memilki persentase yang lebih besar dibanding kategori “sedang”,

“tinggi”, dan “sangat tinggi”. Kategori “sangat rendah” memiliki persentase terendah namun sangat mempengaruhi persentase ketuntasan. Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan karena ketikdak-siapan siswa dengan perubahan model pembelajaran, dan siswa belum terbiasa dengan model pembelajaran yang

baru.

baik siklus I. Rentang antara nilai tertinggi dan terendah hanya sebesar 46.14 poin, lebih rendah dibandingkan rentang pada siklus I yang mencapai 68.57 poin. Persentase ketuntasan mencapai 80%, dengan kata lain meningkat dua kali lipat

dibandingkan persentase ketuntasan pada siklus I.

Persentase kategori hasil belajar “sangat rendah” dan

“rendah” juga cenderung menurun jika dibandingkan

pada siklus I.

Penilaian afektif

Penilaian afektif siswa selama siklus I mencakup penilaian pada 6 item, yaitu antusiasme selama

pembelajaran, kemampuan bertanya, kemampuan

mengemukakan pendapat, kemampuan berdiskusi

sesuai protokol, kemampuan menyimpulkan, dan

kemampuan bekerjasama.

Pembimbung I Dra. Hj. Syahribulan K, m.pd Pembimbing II Usman,D. M S.pd M. pd Dekan FKIP Unismuh Makassar Dr. A. Sukri Syamsuri, M.Hum Ketua Jurusan Pend. Sosiologi Dr. H. Nursalam, M.Si Sekertaris Jurusan Pend. Sosiologi Muh. Akhir, S.pd., M.Pd.

Designed by:

Myttah^.^

Siklus I

Sekolah : SMA Muhammadiyah Lempangang

Mata Pelajaran : Sosiologi Kelas/Semester : X/I

Alokasi Waktu : 8× 45 menit (4 kali pertemuan)

I. Standar Kompetensi

1. Memahami keteraturan hidup sesuai dengan kebudayaan yang berlaku di masyarakat

II. Kompetensi Dasar

1.1 Mendeskripsikan pengertian, ciri-ciri, fungsi, dan jenis-jenis kebudayaan yang berlaku dalam masyarakat

III. Indikator

1.1.1 Menjabarkan pengertian kebudayaan 1.1.2 Mendeskripsikan ciri-ciri kebudayaan 1.1.3 Mendeskripsikan fungsi kebudayaan 1.1.4 Mengetahui macam-macam kebudayaan . 1.1.5 Menjelaskan macam-macam kebudayaan 1.1.6 Mengetahui ciri-ciri kebudayaan

1.1.1 Menjabarkan pengertian kebudayaan 1.1.2 Mendeskripsikan ciri-ciri kebudayaan 1.1.3 Mendeskripsikan fungsi kebudayaan 1.1.4 Mengetahui macam-macam kebudayaan . 1.1.5 Menjelaskan macam-macam kebudayaan 1.1.6 Mengetahui ciri-ciri kebudayaan

Dalam dokumen SKRIPSI. Oleh SAINAL (Halaman 83-165)

Dokumen terkait