• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian tentang aksesibilitas program pembelajaran luar sekolah di KRKB Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilakukan, terdapat beberapa saran yang peneliti akan ajukan yaitu:

1. Gencarkan sosialiasai program, salah satunya dengan perluas relasi terutama dengan media massa agar informasi mengenai program PLS GL zoo dapat tersebar lebih luas dan merata.

111

2. Pengembangan terhadap konten program agar dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan peserta yang berasal dari usia dasar hingga tingkat menengah atas bahkan mahasiswa.

3. Bentuk tim inti yang professional agar dapat menjadi role model bagi pemandu-pemandu yang lain dan penjamin keberlanjutan program.

112

DAFTAR PUSTAKA

Abdullah. (2010). Kajian Pemanfaatan Kebun Binatang Mini Jantho sebagai Penunjang Pembelajaran Biologi. Jurnal Biologi Edukasi Online. Diakses http://www.jurnal.unsyiah.a.id/JBE/article/view/437/597 pada hari Jumat tanggal 14 April 2017 pukul 10.17 WIB.

Abdul Majid. (2008). Perencanaan Pembelajaran (Mengembangkan Standar Kompetensi Guru). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Adityo Gari P. (2015). Pendampingan Pembelajaran Luar Sekolah Berbasis Wisata Pada Anak SD di Gembira Loka Zoo Tahun 2012/2013. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta. Agus Suprijono. (2016). Model-model Pembelajaran Emansipatoris. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar.

Bambang Susantono. (2004). Langkah Kecil yang Kita Lakukan Menuju Transportasi yang Berkelanjutan. Jakarta: Majalah Transportasi Indonesia. Derek Halden. (2004). Accessibility Planning: Developing and Piloting

Approaches. London: Tidak diterbitkan. Versi terjemahan.

Djamaludin Ancok. (2007). Outbound Managenet Training. Yogyakarta: UII Press. Djuju Sudjana. (2004). Pendidikan Non Formal. Bandung: Fallah Production. Eko Putro Widyoko. (2009). Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar.

Fidel Miro. (2009). Perencanaan Transportasi bagi Mahasiswa, Perencana dan Praktisi. Jakarta: Erlangga.

H. Daryanto. (2005). Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

H.A.R. Tilaar. (2002). Membenahi Pendidikan Nasional. Jakarta: Rineka Cipta. Hamzah B. Uno (2006). Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: Prenada Media Grup. Hanif Nurcholis (2007). Teori dan Praktek Pemerintahan dan Otonomi Daerah.

Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Husamah. (2013). Pembelajaran Luar Kelas (Outdoor Learning). Jakarta: Pustaka Karya.

113

Istiningsih. (2008). Model Pendampingan Berbasis Among dalam Penyuluhan Pertanian Padi Organik di Sleman Yogyakarta. Jurnal Penelitian UNY. Yogyakrta: UPT-UNY.

Lai, C. (2012). A Study of Informal Science Learning at Taipei Zoo. The Jounal of Human Resource and Adult Learning, 8(2), 91-97. Retrieved from http://search.proquest.com/docview/1318922292?accountid=31324.

Lexy J. Moleong. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

M. Djamal. (2015). Paradigma Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Maya Sofie Rokhmah. (2012). Pelaksanaan Pendampingan Bagi Anak Korban Kekerasan di Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal FIP hal 1-13.

McQuail. (2005). Mass Communication Theory 6th Edition. London: SAGE Publications Ltd. Versi terjemahan.

Moeslichatoen, R. (2007). Metode Pengajaran di Taman Kanak-kanak. Jakarta: Rineka Cipta.

Muchsin (2013). Pengaruh Penggunaan Metode Karyawisata Terhadap Prestasi Belajar Kognitif IPS Kelas IV Sekolah Dasar. Artikel Jurnal PGSD UNY. Hlm. 1-11.

Muchlisin Asti Badiatul. (2009). Fun Outbound: Merancang Kegiatan Outbound yang Efektif. Yogyakarta: Diva Press.

Mustofa Kamil. (2011). Pendidikan Non Formal (Pengembangan melalui PKBM di Indonesia). Bandung: Alfabeta.

Nurul Zuriah. (2007). Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.31/Menhut-II/2012 tahun 2012 tentang lembaga konservasi.

Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1991 tentang Pendidikan Luar Sekolah. Rachmat Kriyantono. (2006). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Prenada

Media Group.

114

Saleh Marzuki. (2010). Pendidikan Non Formal (Dimensi dalam Keaksaraan Fungsional, Pelatihan, dan Andragogi). Bandung: ROSDA.

Sihombing Umberto. (2001). Pendidikan Luar Sekolah (Masalah, Tantangan dan Peluang). Jakarta: Wirakarsa.

Siti Septyany Dewi, dkk. (2012). Peran Parenting Education Berbasis Budaya Jawa Dalam Meningkatkan Kualitas Orang Tua Untuk Mendidik Anak. Makalah disajikan dalam Seminar Penelitian Latihan Mahasiswa, pada tahun 2012 di Universitas Negeri Yogyakarta.

Sudaryono. (2012). Dasar-dasar Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Graha Ilmu. Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Suharsimi Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Yogyakarta: Rineka Cipta.

Sujarwo. (2013). Pembelajaran Orang Dewasa (Metode dan Teknik). Yogyakarta: Venus Gold Press.

Sujarwo, S., Samsi, I., & Wibawa, L. (2017). Desain model wisata belajar di Kebun Binatang Gembiraloka Yogyakarta sebagai Laboratorium Luar Kampus. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 90-100. doi:http://dx.doi.org/10.21831/jppm.v4i1.12535.

Sukada, Sonny dkk. (2007). Membumikan Bisnis Berkelanjutan. Jakarta: Indonesia Business Links.

Sumiati & Asra. (2009). Metode Pembelajaran. Bandung: CV Wacana Prima. Suryaningsih. (2012). Penerapan Metode Karyawisata dalam Upaya Meningkatkan

Prestasi Belajar IPS di Kelas V SDN Nanggulan Maguwoharjo. Artikel Jurnal PGSD Hal 1-15.

Syaiful Sagala. (2007). Manajemen Stratejik dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

. (2011). Konsep dan Makna Pembelajaran Untuk Membantu Memecahkan Problematika Belajar dan Mengajar. Bandung: Alfabeta. Tirtodiprojo, dkk. (2008). Panduan satwa. Yogyakarta: Kebun Raya dan Kebun

115

Trianto. (2010). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Unang Mulkhan dkk. (2011). Peran Pemerintah dalam Kebijakan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam Upaya Mendorong Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development). Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan, Vol.2 No.1. Halaman 274-281.

Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Undang-undang Perseroan Terbatas (PT) No. 40 Tahun 2007 ayat 74 tentang

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.

Wijilestari, Tutik Sih. (2013). Pengembangan Kemampuan Kecerdasan Naturalis Melalui Metode Pembelajaran Outing Class Pada Anak Kelompok B 1 Tk Mta 1 Kebakkramat Tahun 2012/2013. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Wina Sanjaya. (2008). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Prenada Media

Grup.

Wirawan. (2011). Evaluasi Teori, Model, Aplikasi, dan Profesi. Jakarta: Rajawali Press.

Yusuf Wibisono. (2007). Membedah Konsep dan Aplikasi CSR (Corporate Social Responsibility). Gresik: Fascho Publishing.

116 Lampiran 1. Pedoman Observasi

PEDOMAN OBSERVASI

No Aspek Deskripsi

1 Identifikasi Lembaga: a. Letak Geografis b. Sejarah Berdiri c. Visi dan Misi d. Struktur Organisasi 2 Fasilitas:

a. Sarana b. Prasarana

3 Pelaksanaan Program PLS GL zoo: a. Pelaksanaan Program

b. Konten Program

4 Aksesibilitas Program PLS GL zoo:

a. Pihak yang memiliki akses dan peranannya;

b. Penerapan Kebijakan

c. Upaya perluasan aksesibilitas 5 Faktor Pendukung dan Penghambat

117 Lampiran 2. Pedoman Dokumentasi

PEDOMAN DOKUMENTASI

1. Berupa Catatan/Arsip Tertulis

a. Profil KRKB Gembira Loka

b. Struktur Pengelolaan Program PLS GL zoo

c. Dokumen Reservasi Kegiatan PLS GL zoo selama Satu bulan d. Buku informasi Program edukasi di KRKB Gembira Loka e. Surat rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dan

Departemen Agama 2. Foto

a. Gedung atau fisik KRKB Gembira Loka

b. Sarana dan prasarana yang dimiliki KRKB Gembira Loka c. Pelaksanaan kegiatan program pembelajaran luar sekolah

118

PEDOMAN DOKUMENTASI

SARANA DAN PRASARANA KRKB GEMBIRA LOKA

No

Objek

Keterangan

Keterangan Ada Tidak

1 Gedung Kantor

Baik

2 Kamar Mandi

Memadai

3 Mushola

Baik

4 Fasilitas Cuci Tangan

Memadai

5 Ruang informasi

Baik

6 Pengeras Suara

Baik

7 Halaman

Memadai

8 Museum Flora dan Fauna

Baik

9 Kantin

Memadai

10 Papan Pengumuman

Baik

11 Pos keamanan

Baik

119

13 Alat Transportasi

Memadai

120 Lampiran 3. Pedoman Wawancara

PEDOMAN WAWANCARA

Untuk Pengelola Program Pembelajaran Luar Sekolah di KRKB Gembira Loka Hari, tanggal : Waktu : Tempat : I. IDENTITAS DIRI 1. Nama : 2. Jenis Kelamin : 3. Usia : 4. Pendidikan Terakhir : 5. Pekerjaan : 6. Alamat : II. PERTANYAAN

1. Apa latarbelakang penyelenggaraan program PLS GL zoo di KRKB Gembira Loka Yogyakarta?

2. Pihak-pihak mana saja yang memiliki akses terhadap penyelenggaraan Program PLS GL zoo?

121

4. Apa harapan yang ingin dicapai setelah adanya koordinasi dan komunikasi yang intens dengan pihak Dinas Pendidikan Kota Jogja?

5. Siapa saja yang berperan dalam pengambilan kebijakan terkait Program PLS GL zoo?

6. Strategi dan kebijakan apa saja yang telah diterapkan guna meningkatkan aksesibilitas program PLS GL zoo?

7. Apa dampak yang ditimbulkan dari penerapan kebijakan tersebut?

8. Apa rencana kebijakan jangka panjang yang mungkin diambil pihak KRKB Gembira Loka terkait program PLS GL zoo?

9. Selama ini, pihak sekolah mana saja yang sudah mengikuti program? 10. Apa harapan pihak sekolah setelah mengikuti program PLS GL zoo? 11. Apa upaya untuk memperluas aksesibilitas Program PLS GL zoo yang

akan dilakukan oleh KRKB Gembira Loka?

12. Apa saja faktor pendukung aksesibilitas program PLS GL zoo? 13. Apa saja faktor penghambat aksesibilitas program PLS GL zoo?

122 Pedoman Wawancara

PEDOMAN WAWANCARA

Untuk Mahasiswa yang Tergabung dalam Tim Inti Program Pembelajaran Luar Sekolah di KRKB Gembira Loka

Hari, tanggal : Waktu : Tempat : I. IDENTITAS DIRI 1. Nama : 2. Jenis Kelamin : 3. Usia : 4. Pendidikan Terakhir : 5. Pekerjaan : 6. Alamat : II. PERTANYAAN

1. Berapa jumlah mahasiswa yang tergabung dalam tim kepemanduan Program PLS GL zoo?

2. Bagaimana sistem rekruitmen yang diterapkan dalam tim kepemanduan Program PLS GL zoo?

3. Bagaimana pembagian tugas yang ada dalam tim kepemanduan Program PLS GL zoo?

123

5. Pihak-pihak mana saja yang memiliki akses terhadap penyelenggaraan Program PLS GL zoo?

6. Apa peranan dari masing-masing pihak tersebut?

7. Dari pihak-pihak tersebut, mana saja yang ikut berpartisipasi dalam mengembangkan kualitas tim kepemanduan Program PLS GL zoo? 8. Strategi dan kebijakan apa saja yang telah diterapkan guna meningkatkan

aksesibilitas program PLS GL zoo?

9. Apa latar belakang pihak sekolah mengikuti program PLS GL zoo? 10. Apakah penyelenggaraan program PLS GL zoo sudah sesuai dengan

harapan pihak sekolah selaku peserta program?

11. Apa saja faktor pendukung aksesibilitas program PLS GL zoo? 12. Apa saja faktor penghambat aksesibilitas program PLS GL zoo?

124 Pedoman Wawancara

PEDOMAN WAWANCARA

Untuk Guru atau Pendamping Sekolah Peserta Program Pembelajaran Luar Sekolah di KRKB Gembira Loka

Hari, tanggal : Waktu : Tempat : I. IDENTITAS DIRI 1. Nama : 2. Jenis Kelamin : 3. Usia : 4. Pendidikan Terakhir : 5. Pekerjaan : 6. Alamat : II. PERTANYAAN

1. Darimana pihak sekolah mengetahui tentang program PLS GL zoo? 2. Apakah informasi yang disebarkan sudah cukup efektif untuk

mempromosikan Program PLS GL zoo ke lembaga sekolah yang ada di Kota Jogja?

3. Apa yang melatarbelakangi pihak sekolah mengikuti Program PLS GL zoo?

125

5. Sudah berapa kali sekolah mengikuti Program PLS GL zoo? 6. Apa kelebihan dari Program PLS GL zoo?

7. Apa harapan pihak sekolah setelah mengikuti program PLS GL zoo? 8. Apakah penyelenggaraan program PLS GL zoo sudah sesuai dengan

harapan pihak sekolah selaku peserta program?

9. Apakah Anda berminat untuk mengikuti kembali Program PLS GL zoo? 10. Apa saja faktor pendukung aksesibilitas program PLS GL zoo?

126 Lampiran 4. Catatan Lapangan

Catatan Lapangan

Nomor : 01

Tanggal : 05 Oktober 2016 Waktu : 09.00 – 13.00 WIB Tempat : KRKB Gembira Loka Kegiatan : Observasi Awal Deskripsi

Rabu, 05 Oktober 2016 pukul 09.00 WIB peneliti bergabung bersama tujuh pemandu menjadi pendamping dalam program PLS GL zoo. Langkah awal ini peneliti tempuh guna melihat dan mengamati langsung proses pelaksanaan program PLS GL zoo yang nantinya akan dijadikan bahan penelitian. Dari mengikuti kegiatan tersebut, peneliti sedikit banyak sudah mengerti tahap-tahap dalam pelaksanaan program PLS GL zoo. Setelah melakukan pendampingan selama kurang lebih 2 jam, selanjutnya peneliti mulai bertanya-tanya terkait program PLS GL zoo kepada salah satu pemandu yang bertugas pada hari itu yaitu RA. RA lalu mulai bercerita mengenai bagaimana awal mula program ini dapat terselenggara dan bagaimana dia bisa tergabung dalam tim pemandu PLS GL zoo. RA juga menceritakan beberapa pengalamannya ketika menjadi pemandu dalam program PLS GL zoo ini.

127

Peneliti kemudian menemui pak YH di ruangan marketing setelah sebelumnya sudah membuat janji melalui pesan singkat. Bapak YH merupakan bagian marketing KRKB Gembira Loka yang juga ditunjuk untuk mengembangkan program PLS GL zoo. Setelah bertemu dengan Bapak YH, peneliti kemudian memperkenalkan diri. Selesai peneliti memperkenalkan diri, kemudian pak YH juga sedikit memperkenalkan diri dan mulai bercerita tentang masa kuliahnya dulu. Percapakan dilanjutkan dengan pertanyaan-pertanyaan dari peneliti mengenai sejarah dan latar belakang terselenggaranya program PLS GL zoo, pihah-pihak yang terlibat didalamnya, dan harapan kedepan terhadap program tersebut.

Setelah dirasa cukup dengan penjelasan dan informasi yang diperoleh terkait program PLS GL zoo, peneliti kemudian berterimakasih dan pamit pulang kepada Bapak YH. Diakhir percakapan Bapak YH menyampaikan bahwa peneliti diperbolehkan untuk menemui beliau kembali jika data yang diperoleh dirasa kurang atau masih ada yang harus dilengkapi.

128

Catatan Lapangan

Nomor : 02

Tanggal : 12 Oktober 2016 Waktu : 09.00 – 11.00 WIB Tempat : KRKB Gembira Loka Kegiatan : Observasi Lanjutan Deskripsi

Rabu, 12 Oktober 2016 peneliti kembali melakukan observasi lanjutan untuk menanyakan beberapa hal hasil observasi awal yang menurut peneliti masih dapat dijadikan fokus permasalahan untuk diteliti. Peneliti bertemu dengan Bapak YH setelah sebelumnya telah membuat janji lewat pesan singkat. Obrolan dimulai dengan bahasan-bahasan santai agar terkesan tidak kaku dan lebih hangat. Kepada Bapak YH, peneliti mulai bertanya mengenai hal-hal yang sebelumnya telah dipersiapkan dalam catatan kecil mulai dari sekolah mana saja yang pernah terlibat dalam program PLS GL zoo, tanggapan beliau tentang program tersebut, dan kebijakan-kebijakan yang ada didalamnya.

Dari informasi-informasi yang didapatkan, kemudian peneliti mulai menyimpulkan permasalahan-permasalahan yang ada dalam penyelenggaraan program PLS GL zoo. Permasalahan-permasalahan tersebut kemudian peneliti kembali tanyakan kepada bapak MS yang merupakan bagian pendidikan di KRKB Gembira Loka. Bapak MS ditemui langsung oleh peneliti diruangan berbeda setelah

129

selesai melakukan observasi dengan bapak YH. Hasil dari wawancara dengan bapak MS menunjukkan bahwa permasalahan-permasalahan tersebut memang terjadi selama ini dan sudah ada yang diupayakan penyelesaiannya serta ada pula yang belum. Setelah berpamitan dengan bapak MS, ditempat lain peneliti kemudian membuat mapping permasalahan yang dihadapai dan mengkerucutkannya. Hasil dari mapping masalah tersebut,ditemukan satu permasalahan pokok dan dirasa peneliti cukup sesuai untuk dijadikan fokus penelitian yang akan dilakukan peneliti kemudian.

130

Catatan Lapangan

Nomor : 03

Tanggal : 03 Januari 2017 Waktu : 08.00 – 10.00 WIB

Tempat : Ruang Bagian Marketing KRKB Gembira Loka Kegiatan : Izin Penelitian Secara Lisan

Deskripsi

Pada selasa, 03 Januari 2017 peneliti datang ke KRKB Gembira Loka pada pukul 08.00 WIB untuk bertemu dengan Bapak MS setelah sebelumnya telah membuat janji melalui pesan singkat. Tujuan utama peneliti pada hari tersebut yaitu menyampaikan permohonan izin secara lisan dan mecari informasi mengenai prosedur untuk melakukan penelitian di KRKB Gembira Loka. Setelah bertemu dengan Bapak MS diruangannya, kemudian peneliti mulai menyampaikan tujuannya tersebut. Bapak MS kemudian menyambut baik maksud dari peneliti untuk mengadakan penelitian di KRKB Gembira Loka khususnya di dalam Program Pembelajaran Luar Sekolah (PLS GL zoo).

Dari Bapak MS kemudian peneliti diarahkan untukbertemu dengan Bapak YH selaku bidang humas untuk mencari informasi mengenai prosedur dalam melakukan penelitian di KRKB Gembira Loka. Sesampainya diruangan Bapak YH, peneliti langsung menyampaikan maksud dan tujuannya. Obrolan dilanjutkan dengan penjelasan dari Bapak YH mengenai prosedur dan syarat administrative

131

yang harus dipenuhi peneliti jika ingin melakukan penelitian di KRKB Gembira Loka. Setelah merasa cukup jelas dengan informasi yang disampaikan oleh Bapak YH, kemudian peneliti berpamitan untuk pulang.

132

Catatan Lapangan

Nomor : 04

Tanggal : 05 Januari 2017 Waktu : 09.00 – 10.00 WIB

Tempat : Ruang Bagian Marketing KRKB Gembira Loka Kegiatan : Menyerahkan Surat Izin Penelitian

Deskripsi

Pada hari kamis, 05 Januari 2017 peneliti kembali datang ke KRKB Gembira Loka. peneliti sampai di lokasi pada pukul 09.00 WIB dan langsung menuju ruang administrasi guna menyerahkan surat izin observasi. Setelah menyerahkan surat tersebut, peneliti kemudian mengisi beberapa formulir dan mengumpulkan berkas yang telah dibawa guna dilampirkan bersama formulir tersebut untuk kelengkapan administrasi. Setelah selesai mengurus surat izin penelitian tersebut, peneliti kemudian menuju ruang bagian marketing KRKB Gembira Loka guna menemui Bapak MS dan YH.

Peneliti menemui Bapak MS dan YH pada kesempatan itu bermaksud untuk memohon izin guna kesedian beliau menjadi narasumber dalam penelitian yang dilakukan peneliti. Pertemuan tersebut juga digunakan peneliti untuk membuat janji lebih lanjut guna pelaksanaan wawancara kepada kedua calon narasumber tersebut. Kedua calon naraumber tersebut menanggapi positif dan bersedia menjadi narasumber dalam penelitian yang dilakukan peneliti. Setelah mendapat kejelasan

133

mengenai jadwal pertemuan guna melakukan wawancara, kemudian peneliti berpamitan dan tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada kedua narasumber tersebut.

134

Catatan Lapangan

Nomor : 05

Tanggal : 16 Januari 2017 Waktu : 07.30 – 12.00 WIB Tempat : KRKB Gembira Loka

Kegiatan : Wawancara dengan Pemandu Program PLS GL zoo Deskripsi

Pada hari Senin, 16 Januari 2017 peneliti tiba di KRKB Gembira Loka pukul 07.30 WIB untuk mengikuti kepemanduan dengan salah satu sekolah dasar dari Kota Yogyakarta. Peneliti melakukan kepemanduan dengan 7 pemandu lainya. Peneliti bertemu dengan koordinator pemandu RA. Dengan janji yang telah disepakati hari sebelumnya peneliti melakukan wawancara dengan RA dan HKA terkait fokus penelitian yang diambil peneliti. Peneliti melakukan wawancara setelah kegiatan kepemanduan. Peneliti melakukan wawancara di rest area depan. Peneliti memulai obrolan dengan bahasan-bahasan ringan guna mengakrabkan suasana mengingat narasumber memiliki umur yang tidak terpaut jauh dengan peneliti.

Peneliti kemudian menanyakan seputar aksesibilitas program PLS GL zoo yang berkaitan dengan pemandu program. Setelah dirasa cukup peneliti mengucapkan terimakasih dan berpamitan untuk selanjutnya menuju HKA selaku narasumber wawancara berikutnya. Peneliti kemudian kembali menanyakan

135

pertanyaan yang sama guna memperoleh data yang valid.setelah dirasa cukup, peneliti kemudian mengucapkan terimakasih dan berpamitan. Pada hari itu, peneliti juga melaksanakan observasi lapangan guna mengamati peserta program PLS GL zoo dan kepamanduan yang dilakukan pemandu pada hari itu. Dari hasil observasi yang dilakukan peneliti mendapati fakta bahwa status pemandu yang masih mahasiswa merupakan salah satu faktor penghambat aksesibilitas program. Hasil observasi yang dilakukan juga menunjukkan bahwa kebanyakan sekolah peserta program berasal dari TK dan SD,sangat jarangdari SMP atau SMA. Terakhir hasil observasi yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa kebanyakan sekolah mengikuti program PLS GL zoo yaitu karena untuk melaksanakan kegiatan field trip dan outing class.

136

Catatan Lapangan

Nomor : 06

Tanggal : 31 Januari 2017 Waktu : 09.00 – 13.00 WIB Tempat : KRKB Gembira Loka

Kegiatan : Wawancara dengan Bagian Marketing KRKB Gembira Loka Deskripsi

Pada hari Selasa, 31 Januari 2017 peneliti tiba di KRKB Gembira Loka pukul 09.00 untuk melakukan wawancara dengan pihak pengelola, peneliti telah membuat janji dengan 2 pengelola KRKB dari Bagian Marketing yaitu bidang pendidikan, dan Humas. Peneliti memulai wawancara pada pukul 9.10 WIB dengan Bapak MS selaku bidang pendidikan KRKB Gembira Loka di ruang bagian marketing. Dalam hal ini peneliti memfokuskan pertanyaan seputar aksesibilitas program PLS GL zoo mulai dari kebijakan yang ada hingga rencana jangka panjangnya. Setelah selesai melakukan wawancara peneliti mengucapkan terimakasih dan berpamitan. Selanjutnya peneliti melakukan wawancara dari bidang humas yaitu Bapak YH, wawancara dimulai pukul 9.30 WIB dengan fokus penelitian terkait reservasi program PLS GL zoo dan upaya yang dilakukan dalam memperluas aksesibilitasnya. Sesekali wawancara juga diselingi dengan obrolan-obrolan ringan guna mecairkan suasana. Setelah selesai melakukan wawancara, peneliti mengucapkan terimakasih dan berpamitan.

137

Pada kesempatan itu, peneliti juga melakukan observasi langsung dilapangan dikarenakan pada saat itu juga terdapat sekolah yang sedang mengikuti program PLS GL zoo. Observasi pada kesempatan itu difokuskan pada pihak-pihak yang memiliki akses terhadap program dan peranannya terhadap penyelenggaraan program. Kegiatan ini dilakukan guna mendukung data yang telah diperoleh dari wawancara yang telah dilaksanakan. Hasil observasi yang dilakukan menunjukkan bahwa banyak pihak-pihak yang memiliki akses ke dalam program PLS GL zoo dan masing-masing pihak tersebut telah memiliki peranannya masing-masing.

138

Catatan Lapangan

Nomor : 07

Tanggal : 07 Februari 2017 Waktu : 09.00 – 12.00 WIB Tempat : KRKB Gembira Loka

Kegiatan : Wawancara dengan Guru Pendamping Kegiatan dari sekolah peserta Program PLS GLzoo

Deskripsi

Pada tanggal 07 Februari 2017 peneliti melakukan wawancara dengan pendamping atau guru pembimbing peserta program pembelajaran luar sekolah di kebun binatang gembira loka. Wawancara dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan program pembelajaran luar sekolah. Peneliti memperkenalkan diri serta menyampaikan maksud dan tujuannya menemui Ibu SM dan Ibu SM pun bersedia memberikan informasi sepanjang pengetahuannya mengenai program pembelajaran luar sekolah. Peneliti kemudian mengajukan pertanyaan seputar aksesibilitas program PLS GL zoo meliputi, latar belakang sekolah mengikuti program, tanggapan terhadap pelaksaaan program, darimana mengetahui tentang program ini, dan lain-lain.

Peneliti dan narasumber berbincang-bincang sekaligus mengamati kegiatan yang sedang berlangsung yaitu pojok kreatif. Setelah selesai melakukan wawancara, peneliti berpamitan kepada narasumber dan mempersilahkan

139

narasumber melanjutkan pendampingan kepada peserta didik. Narasumber meminta maaf jika informasi yang disampaikan kurang lengkap dan peneliti pun berterimakasih atas informasi yang disampaikan. Pada kesempatan itu, peneliti juga melakukan observasi langsung guna mengamati konten dan pelaksanaan program PLS GL zoo. Hasil yang didapat dari kegiatan observasi ini yaitu konten dan pelaksanaan program PLS GL zoo sudah baik, namun perlu adanya penambahan dan pengembangan agar dapat memperluas aksesibilitas yang dimiliki.

140

Catatan Lapangan

Nomor : 08

Tanggal : 13 Februari 2017 Waktu : 13.00 – 17.00 WIB Tempat : KRKB Gembira Loka

Kegiatan : Mengikuti kegiatan sosialisasi di Dinas Pendidikan Kulon Progo

Dokumen terkait