• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

1. Bagi Sekolah

a.Para pengajar memberikan penjelasan arti bullying, bentuk-bentuknya serta akibatnya bagi pelaku maupun korban kepada siswa-siswinya,

sehingga siswa-siswi SMP PIRI 1 Yogyakarta mengerti tentang perilaku

bullying

b.Lebih mengawasi tempat-tempat di lingkungan sekolah yang sering

menjadi tempat terjadinya bullying baik yang berada dalam pengawasan pihak sekolah seperti kelas bahkan sampai tempat yang kurang mendapat

pengawasan pihak sekolah seperti depan kelas, kantin, toilet, lorong

c.Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan positif yang dapat membangun

rasa kebersamaan antara siswa-siswi SMP PIRI 1 Yogyakarta, misalnya

pengajian bersama dan ekstrakulikuler yang lain

2. Bagi Orang Tua

a.Untuk orang tua korban, berusaha untuk mengenali bentuk-bentuk

bullying yang sering terjadi serta akibat yang dialami korban sehingga ketika anak mereka menjadi korban dapat segera ditangani, misalnya

dengan membangun rasa percaya diri remaja korban bullying

b.Untuk orang tua pelaku, mengenali perilaku anak yang terlihat agresif

karena bisa saja anak merupakan pelaku bullying. Kemudian berusaha untuk tidak menyalahkan anak ketika ia melakukan bullying tapi usahakan untuk berkomunikasi dengan menjelaskan arti bullying dan akibat yang ditimbulkan, sehingga anak akan mengerti dengan

kesalahannya.

3. Bagi peneliti selanjutnya

a. Lebih menggali ciri-ciri pelaku maupun korban bullying

b. Cobalah untuk meneliti dengan menggunakan subyek yang lebih banyak

DAFTAR PUSTAKA

Azwar, Saifuddin, MA. (2004). Reliabilitas & Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Azwar, Saifuddin, MA. (2005). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Arikunto, Suharsimi. (1991). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta

Bangu, Alfa Edison, S.Fil. (2007, Mei 10). Waspadai Fenomena Bullying di

sekolah. Dipungut 2 februari 2008, dari

Bukasko. (2007). Child and Adolescent Development. USA: Houghton Mifflin Com

Chapell, Mark S.et al. (2006). Bullying in elementary school, high school, and

college. Dipungut 13 November 2007, dari

Coloroso Barbara. (2003). Stop Bullying. Jakarta: PT. Ikrar Mandiriabadi

Febriane Sarie (2007, November 16). Cermin Masyarakat Yang Frustasi. Kompas, h. 13.

Hurlock, E. B. (1994). Psikologi Perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Penerbit Erlangga

Hurlock, E. B. (1999). Psikologi Perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Ed. Ke-5. Jakarta: Penerbit Erlangga

Juliana Raskauskas & Ann D. Stoltz. (2007). “Involvement in traditional and electronic bullying among adolescent”. Journal of Developmental psychology, 43, 564-575.

Kountour, R. (2003), Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis. Jakarta: Penerbit PPM.

Kriyantono, R. (2006). Teknik Praktis: Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Mappiare, Andi. (1982). Psikologi Remaja. Surabaya: Usaha Nasional

Narbuko Cholid & Achmadi Abu. (2007). Metodologi Penelitian. Jakarta: PT Bumi Aksara

Nawawi,H. Hadari. (2005). Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Riauskina, Djuwita, dan Soesetio. (2005). School Bullying. Dipungut 4 November

2007, dari

Rigby, K. (2003). Consequences of bullying in schools. Dipungut 13 November

2007 dari

Sarwono, Jonathan. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif & Kualitatif. Yogyakarta: PT. Graha Ilmu

Sarwono, Sarlito Wirawan. (1989). Psikologi Remaja. Jakarta: Penerbit Rajawali Pers

SEJIWA. (2008). Bullying (Mengatasi Kekerasan di Sekolah dan Lingkungan Sekitar Anak). Jakarta: PT Grasindo

Singarimbun, Masri & Effendi, Sofian. (1989). Metode Penelitian Survei. Jakarta: LP3ES

Supratiknya, A. (2007). Kiat Merujuk Sumber Acuan dalam Penulisan Karya Ilmiah. Yogyakarta: Penerbit Universitas Sanata Dharma

Olweus, D. (1993). Bullying at school: What we know and what we can do. Cambridge. MA: Blackwell

Ormod, J. E. (2005). Educational Psychology. USA: Prentice Hall New Jersey Tattum, D & Tattum, E. (1992). Social Education and Personal Development.

London: David Fulton.

Wasito, Hermawan. (1992). Pengantar Metodologi Penelitian. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama

LAMPIRAN A HASIL WAWANCARA 1. Subyek 1 (Vivid) Keterangan: P = Peneliti S = Subyek

P: Hallo nama kamu sapa? S: ViVid….

P: Saya, indri, gini mbak indri cuma mau ngobrol-ngobrol aja tentang pola pergaulan adek dengan teman-teman di sekolah, ntar kamu jawabnya apa adanya aja ya, gak usah takut jawabnya soale gak ada pertanyaan yang salah dan bener dan juga gak bakal di laporin ke pihak sekolah, okeh?? S: oke….

P: Apakah kamu pernah menjadi korban dari perbuatan iseng dari teman-teman di sekolah kamu?

S: Pernah mbak

P: Kalo kamu pernah menjadi korban, bentuk-bentuk perbuatan tidak menyenangkan apa saja yang pernah kamu alami? Sebutkan!

S: ya dipalakin, diancam, diejek dan disiulin mbak

P: Sejak kapan kamu diperlakukan dengan tidak menyenangkan oleh teman-temanmu? (apakah hingga kini)

S: Dari kelas 1 pertengahan mbak, yo sampai sekarang P: oh, awal-awal kelas 1 gak pernah diisengin teman?

S: awal kelas 1 sich belum, tapi setelah pertengahan kelas 1 baru mulai digangguin teman.

P: Berapa kali kamu diperlakukan dengan tidak menyenangkan oleh teman-temanmu, ya misalnya dalam 1 minggu?

S: ya sering, tapi kira-kira 3-4 kali kalau diejek, kalau dipalakin cuma kelas 1 saja

P: Apa yang kamu rasakan ketika menjadi korban dari perbuatan tidak menyenangkan teman-temanmu?

S: Rasanya sakit, jengkel, marah, pengen ngaduin sech tapi takut nanti urusannya jadi tambah panjang

P: Hehe…malas ya memperpanjang masalah…trus, menurut kamu, apa sich yang membuat kamu menjadi korban perbuatan tidak menyenangkan dari teman-temanmu?

S: mungkin ada teman yang sebel ma aku makanya diejekin akunya

P: Dimana tempat terjadinya perbuatan tidak menyenangkan teman-temanmu dalam lingkungan sekolah yang sering kamu alami?

S: Biasanya tempatnya di luar kelas

P: Siapa yang melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap kamu selama ini? Teman sejenis atau lawan jenis, atau keduanya?

P: Dampak apa saja yang kamu alami sesudah kamu menjadi korban dari perbuatan tidak menyenangkan teman-temanmu?

S: dampaknya jadi gak konsentrasi belajar

P: Sebagai korban apakah kamu pernah melaporkan perbuatan jahil teman-teman kamu? Kalo iya, kepada siapa kamu melaporkan perbuatan tidak menyenangkan yang kamu alami?

S: Iya, dilaporin ke guru

P: Apakah kamu pernah menjadi pelaku perbuatan tidak menyenangkan terhadap teman-temanmu? Kalo iya, bentuknya apa saja?

S: jahil pernah, tapi kadang2,bentuk2nya cubit, ngejek

P: Sejak kapan? Berapa kali dalam 1 minggu kamu isengin temanmu? S: sejak klas 1, biasanya 2 kali seminggulah

P: Sama teman cewek or cowok? S: isengnya sama cewek

P: Alasan kamu isengin teman-temanmu apa? S: alasannya cuma pengen canda/iseng

P: dimana biasanya kamu isengin teman kamu? S: tempatnya di luar kelas, di halaman

P: dampak apa yang kamu rasakan sesudah melakukan perbuatan iseng? S: ya, kadang-kadang ada teman yang marah

2. Subyek 2 (Rudi)

P: Hallo nama kamu sapa? S: Rudi mbak….

P: Saya, indri, gini mbak indri cuma mau ngobrol-ngobrol aja tentang pola pergaulan adek dengan teman-teman di sekolah, ntar kamu jawabnya apa adanya aja ya, gak usah takut jawabnya cos gak ada pertanyaan yang salah dan bener dan juga gak bakal di laporin kok ke pihak sekolah, okeh??

S: Iya mbak…

P: Apakah kamu pernah menjadi korban dari perbuatan iseng dari teman-teman di sekolah kamu?

S: Pernah mbak

P: Kalo kamu pernah menjadi korban, bentuk-bentuk perbuatan tidak menyenangkan apa saja yang pernah kamu alami? Sebutkan!

S: diejek, julukan pemulung didepan umum, dipukul, dijegal sering

P: Sejak kapan kamu diperlakukan dengan tidak menyenangkan oleh teman-temanmu? (apakah hingga kini)

S: kelas 1 pertengahan mbak sampai sekarang

P: Berapa kali kamu diperlakukan dengan tidak menyenangkan oleh teman-temanmu, ya misalnya dalam 1 minggu?

S: ya sering

P: Apa yang kamu rasakan ketika menjadi korban dari perbuatan tidak menyenangkan teman-temanmu?

P: oh, sedih ya…trus, menurut kamu, apa sich yang membuat kamu menjadi korban perbuatan tidak menyenangkan dari teman-temanmu?

S: gak tau mungkin karena saya juga sering gangguan

P: Dimana tempat terjadinya perbuatan tidak menyenangkan teman-temanmu dalam lingkungan sekolah yang sering kamu alami?

S: di kelas, dipukul dilapangan upacara, dilorong

P: Siapa yang melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap kamu selama ini? Teman sejenis atau lawan jenis, atau keduanya?

S: kalo dipukul ma cowok, tapi cewek yang sering ngejek

P: Dampak apa saja yang kamu alami sesudah kamu menjadi korban dari perbuatan tidak menyenangkan teman-temanmu?

S: dampaknya jadi gak percaya diri

P: Sebagai korban apakah kamu pernah melaporkan perbuatan jahil teman-teman kamu? Kalo iya, kepada siapa kamu melaporkan perbuatan tidak menyenangkan yang kamu alami?

S: gak pernah laporin

P: Apakah kamu pernah menjadi pelaku perbuatan tidak menyenangkan terhadap teman-temanmu? Kalo iya, bentuknya apa saja?

S: iya pernah, yo balas mukul, ngejek sering banget P: Biasanya ngejek apaan?

S: ngejein nama orang tua

P: Sejak kapan? Berapa kali dalam 1 minggu kamu isengin temanmu? S: sejak klas 1, sering, biasanya 2 kali seminggu ada kali ya…

P: Sama teman cewek or cowok? S: isengnya sama teman cewek

P: Alasan kamu isengin teman-temanmu apa? S: alasannya cuma pengen isengin ajah..

P: dimana biasanya kamu isengin teman kamu? S: tempatnya di kelas

P: dampak apa yang kamu rasakan sesudah melakukan perbuatan iseng? S: teman-teman jadi membalas kalau saya ganggu..

3. Subyek 3 (Afri)

P: Hallo nama kamu sapa? S: Afri….

P: Saya, indri, gini saya cuma mau ngobrol-ngobrol tentang pola pergaulan adek dengan teman-teman di sekolah, ntar kamu jawabnya apa adanya aja ya, gak usah takut jawabnya soale gak ada pertanyaan yang salah dan bener dan juga gak bakal di laporin ke pihak sekolah, okeh??

S: yukk.….

P: Apakah kamu pernah menjadi korban dari perbuatan iseng dari teman-teman di sekolah kamu?

S: Pernah

P: Kalo kamu pernah menjadi korban, bentuk-bentuk perbuatan tidak menyenangkan apa saja yang pernah kamu alami? Sebutkan!

S: dicoret bajunya karena waktu ulangan gak dicontekin, digosipin, dijambak kerudung, dijegal cowok, dikucilkan, dipandang sinis, diejek nama orangtua, disiul-siul sama cowok, diganggui cowok gara-gara bajunya dikecilin, diomongin jorok ma anak-anak cowok.

P: Sejak kapan kamu diperlakukan dengan tidak menyenangkan oleh teman-temanmu? (apakah hingga kini)

S: Dari kelas 1 pertengahan mbak, sampai sekarang, tapi paling sering diejek P: oh, awal-awal kelas 1 gak pernah diisengin teman?

S: belum

P: Berapa kali kamu diperlakukan dengan tidak menyenangkan oleh teman-temanmu, ya misalnya dalam 1 minggu?

S: sering kalau diejek 3- 4 kali, tarik kerudung cuma kadang-kadang

P: Apa yang kamu rasakan ketika menjadi korban dari perbuatan tidak menyenangkan teman-temanmu?

S: marah, emosi

P: menurut kamu, apa sich yang membuat kamu menjadi korban perbuatan tidak menyenangkan dari teman-temanmu?

S: sebel gara-gara gak dikasih contekan

P: Dimana tempat terjadinya perbuatan tidak menyenangkan teman-temanmu dalam lingkungan sekolah yang sering kamu alami?

S: kelas, depan kelas, dan halaman sekolah

P: Siapa yang melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap kamu selama ini? Teman sejenis atau lawan jenis, atau keduanya?

S: keduanya, kalau cowok, kebanyakan jegal, ngejek, disiulin

P: Dampak apa saja yang kamu alami sesudah kamu menjadi korban dari perbuatan tidak menyenangkan teman-temanmu?

S: dampaknya jadi gak PD, cemas, konsentrasi belajar menurun

P: Sebagai korban apakah kamu pernah melaporkan perbuatan jahil teman-teman kamu? Kalo iya, kepada siapa kamu melaporkan perbuatan tidak menyenangkan yang kamu alami?

S: Iya, ke teman dan kakak

P: Apakah kamu pernah menjadi pelaku perbuatan tidak menyenangkan terhadap teman-temanmu? Kalo iya, bentuknya apa saja?

S: coret baju dan jilbab, jambak jilbab, ngejek

P: Sejak kapan? Berapa kali dalam 1 minggu kamu isengin temanmu? S: sejak klas 1, biasanya jarang

P: Sama teman cewek or cowok?

S: teman cowok aku sering ngejek, cewek juga P: Alasan kamu isengin teman-temanmu apa? S: alasannya bales dendam karena risih aja P: dimana biasanya kamu isengin teman kamu? S: tempatnya di kelas

P: dampak apa yang kamu rasakan sesudah melakukan perbuatan iseng? S: hubungan dengan teman yang dijaili ya jadi gak enak

P: Hallo nama kamu sapa? S: wawan….

P: Saya, indri, gini saya cuma mau ngobrol-ngobrol tentang pola pergaulan adek dengan teman-teman di sekolah, ntar kamu jawabnya apa adanya aja ya, gak usah takut jawabnya cos gak ada pertanyaan yang salah dan bener dan juga gak bakal di laporin ke pihak sekolah, okeh??

S: iya

P: Kamu anak ke berapa ya? S: anak ke 3 dari 3 bersaudara

P: Apakah kamu pernah menjadi korban dari perbuatan iseng dari teman-teman di sekolah kamu?

S: Pernah

P: Kalo kamu pernah menjadi korban, bentuk-bentuk perbuatan tidak menyenangkan apa saja yang pernah kamu alami? Sebutkan!

S: diejek, diumpetin barang

P: Sejak kapan kamu diperlakukan dengan tidak menyenangkan oleh teman-temanmu? (apakah hingga kini)

S: sejak kelas 1 P: Sampai sekarang? S: Iya, sampai skarang

P: oh, awal-awal kelas 1 gak pernah diisengin teman? S: gak

P: Berapa kali kamu diperlakukan dengan tidak menyenangkan oleh teman-temanmu, ya misalnya dalam 1 minggu?

S: jarang

P: Apa yang kamu rasakan ketika menjadi korban dari perbuatan tidak menyenangkan teman-temanmu?

S: sebel

P: menurut kamu, apa sich yang membuat kamu menjadi korban perbuatan tidak menyenangkan dari teman-temanmu?

S: alasannya karena aku jahil duluan

P: Dimana tempat terjadinya perbuatan tidak menyenangkan teman-temanmu dalam lingkungan sekolah yang sering kamu alami?

S: kelas sama kantin

P: Siapa yang melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap kamu selama ini? Teman sejenis atau lawan jenis, atau keduanya?

S: keduanya, cowok cewek

P: Dampak apa saja yang kamu alami sesudah kamu menjadi korban dari perbuatan tidak menyenangkan teman-temanmu?

S: gak konsen belajar

P: Sebagai korban apakah kamu pernah melaporkan perbuatan jahil teman-teman kamu? Kalo iya, kepada siapa kamu melaporkan perbuatan tidak menyenangkan yang kamu alami?

S: gak laporin

P: Apakah kamu pernah menjadi pelaku perbuatan tidak menyenangkan terhadap teman-temanmu? Kalo iya, bentuknya apa saja?

S: pernah, ngejek sama umpatin barang

P: Sejak kapan? Berapa kali dalam 1 minggu kamu isengin temanmu? S: sejak klas 1, sering 3-4 kali kayake

P: Sama teman cewek or cowok? S: teman cowok cewek

P: Alasan kamu isengin teman-temanmu apa? S: alasannya iseng ajah

P: dimana biasanya kamu isengin teman kamu? S: tempatnya di kelas dan halaman

P: dampak apa yang kamu rasakan sesudah melakukan perbuatan iseng? S: kayaknya gak ada cos iseng aja, tapi kalaupun ada, paling marahan

5. Subyek 5 (Riani)

P: Hai, nama kamu sapa? S: Riani….

P: Saya, indri, gini saya cuma mau ngobrol-ngobrol tentang pola pergaulan adek dengan teman-teman di sekolah, ntar kamu jawabnya apa adanya aja ya, gak usah takut jawabnya cos gak ada pertanyaan yang salah dan bener dan juga gak bakal di laporin ke pihak sekolah, okeh??

S: iya mbak

P: Apakah kamu pernah menjadi korban dari perbuatan iseng dari teman-teman di sekolah kamu?

S: Pernah

P: Kalo kamu pernah menjadi korban, bentuk-bentuk perbuatan tidak menyenangkan apa saja yang pernah kamu alami? Sebutkan!

S: diejek nama orangtua, jambak, digosipin, disiul, dipalak

P: Sejak kapan kamu diperlakukan dengan tidak menyenangkan oleh teman-temanmu? (apakah hingga kini)

S: sejak kelas 1 P: Sampai sekarang? S: Iya, sampai skarang

P: oh, awal-awal kelas 1 gak pernah diisengin teman? S: gak mbak kan baru masuk baru beradaptasi gitu

P: Berapa kali kamu diperlakukan dengan tidak menyenangkan oleh teman-temanmu, ya misalnya dalam 1 minggu?

S: kadang-kadang, paling 1 kali seminggu

P: Apa yang kamu rasakan ketika menjadi korban dari perbuatan tidak menyenangkan teman-temanmu?

S: sakit hati

P: menurut kamu, apa sich yang membuat kamu menjadi korban perbuatan tidak menyenangkan dari teman-temanmu?

S: palin ieseng aja teman-teman

P: Dimana tempat terjadinya perbuatan tidak menyenangkan teman-temanmu dalam lingkungan sekolah yang sering kamu alami?

P: Siapa yang melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap kamu selama ini? Teman sejenis atau lawan jenis, atau keduanya?

S: cowok

P: Dampak apa saja yang kamu alami sesudah kamu menjadi korban dari perbuatan tidak menyenangkan teman-temanmu?

S: gak percaya diri

P: Sebagai korban apakah kamu pernah melaporkan perbuatan jahil teman-teman kamu? Kalo iya, kepada siapa kamu melaporkan perbuatan tidak menyenangkan yang kamu alami?

S: gak laporin

P: Apakah kamu pernah menjadi pelaku perbuatan tidak menyenangkan terhadap teman-temanmu? Kalo iya, bentuknya apa saja?

S: pernah, ngejek balik P: Itu saja?

S: iya

P: Sejak kapan? Berapa kali dalam 1 minggu kamu isengin temanmu? S: sejak klas 1, sering 2 kali ada kali yach, gak pernah itung-itung P: Sama teman cewek or cowok?

S: teman cowok cewek

P: Alasan kamu isengin teman-temanmu apa? S: balas dendam, hehehe…

P: dimana biasanya kamu isengin teman kamu? S: tempatnya di kelas dan kantin

P: dampak apa yang kamu rasakan sesudah melakukan perbuatan iseng? S: paling gak ngomong

6. Subyek 6 (Niswan) P: Hai, nama kamu sapa? S: Niswan….

P: kenalin saya indri, gini saya cuma mau ngobrol-ngobrol tentang pola pergaulan adek dengan teman-teman di sekolah, ntar kamu jawabnya apa adanya aja ya, gak usah takut jawabnya cos gak ada pertanyaan yang salah dan bener dan juga gak bakal di laporin ke pihak sekolah, okeh?? S: iya

P: Apakah kamu pernah menjadi korban dari perbuatan iseng dari teman-teman di sekolah kamu?

S: Pernah

P: Kalo kamu pernah menjadi korban, bentuk-bentuk perbuatan tidak menyenangkan apa saja yang pernah kamu alami? Sebutkan!

S: Sering dijahilin diumpetin bolpen & tas, nyobek buku biasanya dilakukan waktu mau ujian, dipalakin waktu kelas 1 sekarang udah gak, pelakunya kelas 3 sekarang dah lulus, dipukul tapi cuma canda, didorong, dikucilkan pernah waktu kelas 1 cos aku ketua kelas tiba-tiba aku ingetin supaya teman-teman diam jangan berisik, tapi mereka malah niru suara anjing, dijegal pernah gak sering…dijuluki si doel…saya termasuk anak

berprestasi di kelas..diancam sama anak-anak kelas 3, waktu saya belain teman kelas 1 eh, malah saya diancam wat berantem…

Dilempar barang dan penghapus, saya jengkel dan marah cos kotor.

P: Sejak kapan kamu diperlakukan dengan tidak menyenangkan oleh teman-temanmu? (apakah hingga kini)

S: sejak kelas 1 P: Sampai sekarang?

S: Iya, sampai skarang, tapi gak sesering dulu

P: Berapa kali kamu diperlakukan dengan tidak menyenangkan oleh teman-temanmu, ya misalnya dalam 1 minggu?

S: hampir tiap hari

P: Apa yang kamu rasakan ketika menjadi korban dari perbuatan tidak menyenangkan teman-temanmu?

S: gak sebel karena pernah balas juga, tapi kadang merasa jengkel kalau lagi emosi

P: menurut kamu, apa sich yang membuat kamu menjadi korban perbuatan tidak menyenangkan dari teman-temanmu?

S: Alasan saya diganggu sama teman-teman cos resikonya orang pintar..hehehe

P: Dimana tempat terjadinya perbuatan tidak menyenangkan teman-temanmu dalam lingkungan sekolah yang sering kamu alami?

S: Di mandala, diparkiran mandala, di lapangan kantil, dikelas kalo gak ada guru..

P: Siapa yang melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap kamu selama ini? Teman sejenis atau lawan jenis, atau keduanya?

S: keduanya

P: Dampak apa saja yang kamu alami sesudah kamu menjadi korban dari perbuatan tidak menyenangkan teman-temanmu?

S: malas bersosialisasi cos sering diejek ketua klas tidak bertanggung jawab…mau bilang tapi dari teman dah ceplos duluan bilang susah ngomong ama orang susah…takut ke sekolah…

P: Sebagai korban apakah kamu pernah melaporkan perbuatan jahil teman-teman kamu? Kalo iya, kepada siapa kamu melaporkan perbuatan tidak menyenangkan yang kamu alami?

S: gak laporin

P: Apakah kamu pernah menjadi pelaku perbuatan tidak menyenangkan terhadap teman-temanmu? Kalo iya, bentuknya apa saja?

S: Pernah membalas…Biang keroknya aku, Ditoilet pernah ejek2an, maenan air, Suit2an sering ama cewek-cewek cos anak-anak sma cewek juga sering lewat, Buat gossip…suka-suka ama anak-anak cewek, Humor jorok ama cewek..wah dadanya, pantatnya…mencubit teman cewek, mengunci teman dikamar mandi korbannya sama…

P: kenapa dia dijadiin bahan kerjaiin?

S: cos dia anaknya kecil, item…sekarang beda lagi yaitu bukaiin celana..tapi biasanya dia bales ngejek..

P: Sejak kapan? Berapa kali dalam 1 minggu kamu isengin temanmu? S: Ketika saya dijahili

P: Sama teman cewek or cowok? S: cowoklah

P: Alasan kamu isengin teman-temanmu apa?

S: Cuma iseng-iseng aja, gak ada kerjaan, akibat pelampiasan cos dulu aku juga pernah dibuat seperti itu sama teman serumah sering dibuka2in celana, ngejek nama ortuku

P: dimana biasanya kamu isengin teman kamu? S: tempatnya di kelas, toilet dan kantin

P: dampak apa yang kamu rasakan sesudah melakukan perbuatan iseng? S: gak ada malah semakin dekat, tapi saya rasa emosi saya lebih sering

terpancing mungkin gara-gara saya termasuk orang yang temperamental…

7. Subyek 7

P: Hallo kenalin saya, indri, gini saya cuma mau ngobrol-ngobrol tentang pola pergaulan adek dengan teman-teman di sekolah, ntar kamu jawabnya apa adanya aja ya, gak usah takut jawabnya soale gak ada pertanyaan yang salah dan bener dan juga gak bakal di laporin ke pihak sekolah, okeh??

S: oke

P: Apakah kamu pernah menjadi korban dari perbuatan iseng dari teman-teman di sekolah kamu?

S: Pernah

P: Kalo kamu pernah menjadi korban, bentuk-bentuk perbuatan tidak menyenangkan apa saja yang pernah kamu alami? Sebutkan!

S: Bentuknya ngumpetin pen, buku catatan, diejek…paling sering mamot…berbulu…ada juga jambak-jambakan jilbab waktu itu cuma canda tiba-tiba jadi beneran, akhirnya di panggil ke BP langsung di panggil ortu, dikucilin juga cos waktu itu saya jadi ketua kelas dan

Dokumen terkait