BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
1. Hendaknya di dalam pembuatan surat keterangan hak waris, para ahli waris menyiapkan terlebih dahulu dokumen-dokumen yang dibutuhkan dan cukup penting sebagai data pendukung untuk dikeluarkan surat keterangan hak waris atau untuk mendukung pernyataan para ahli waris dalam pembuatan keterangan hak waris. Demikian pula dengan kepala desa dan lurah wajib menerapkan prinsip kehati-hatian dalam memeriksa data-data yang diajukan oleh para ahli waris dengan cermat dan teliti, sehingga dalam penerbitan surat keterangan hak waris tersebut benar-benar membuktikan bahwa nama-nama yang termuat dalam surat keterangan hak waris tersebut adalah nama-nama ahli waris yang sah dan berhak menerima warisan serta surat keterangan hak waris tersebut terhindari dari permasalahan hukum terutama gugatan atau tuntutan baik secara perdata maupun pidana dari pihak lain yang merasa dirugikan atas terbitnya surat keterangan hak waris tersebut.
2. Hendaknya dalam pelaksanaan pemeriksaan perkara baik perdata maupun pidana, para pihak yang memeriksa notaris tersebut wajib memahami ketentuan-ketentuan yang termuat dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi notaris (UUJN) sehingga pelaksanaan penegakan hukum atas gugatan secara perdata maupun tuntutan secara pidana sesuai pula dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang kenotariatan dimana notaris hanya bertanggung jawab terhadap kebenaran materil dan formal dari suatu akta autentik notaril yang dibuatnya dan tidak bertanggung jawab atas kebenaran lahiriah atau isi akta yang dibuat oleh notaris tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
Adjie Habib, Pembuktian sebagai Ahli Waris dalam Bentuk Surat Keterangan Ahli
Waris, Mandar Maju, Bandung.2008.
___________, Butir-butir Pemikiran tentang Notaris sebagai Pejabat Publik, Erlangga, Surabaya, 2011
____________, Tugas dan Kewenangan Notaris di Indonesia suatu Tafsiran Tematik
UUJN, Refika Aditama, Bandung, 2013
Ali Zainuddin, Pelaksanaan Surat Keterangan Hak Waris bagi Golongan Penduduk
di Indonesia, Sinar Grafika, Jakarta, 2011
Arfan Muhammad, Analisis Yuridis Kekuatan Hukum Surat Keterangan Hak Waris
agi Golongan Bumi Putra, Bumi Aksara, Bandung, 2010
Asmar Harianto, Tinjauan Hukum Tentang Praktek Pelaksanaan Pembuatan Surat
Keterangan Ahli Waris di Indonesia, Bumi Aksara, Bandung, 2005.
Arif Wardana Sutanto, Hukum Waris dan Sistem Pembagian Waris di Indonesia, Rajawali Press, Jakarta, 2012
Ali Sofyan Husein, Pengurusan Surat Keterangan Hak Waris bagi Golongan Bumi
Putra di Kantor Kepala Desa/Kelurahan, Rineka Cipta, Jakarta, 2012
Arwanto Hadi Muhammad, Pembagian Warisan Menurut Hukum Islam, Djambatan, Jakarta, 2012
ndasasmita Komar, Notaris Selayang Pandang, Alumni, Bandung, 2011
Budiono Herlien, Kumpulan Tulisan Hukum Perdata di Bidang Kenotariatan, Buku Kedua, Citra Aditya Bakti, Bandung, 2013.
Darwanto Arifin, Notaris dan Pembuatan Akta Autentik, Refika Aditama, Bandung, 2013
Derisman Ridwan, Kewenangan Notaris dalam Pembuatan Akta Keterangan Hak
Waris, Ghalia Indoensia, Jakarta, 2010
Harun, Arsyad Tinjauan Yuridis Surat Keterangan Hak Waris bagi Penduduk di
Indonesia, Refika Aditama, Bandung, 2010
Hazairin, Hukum Kekeluargaan Nasional, Tintamas, 1997
Hasan Harjanto, Tinjauan tentang Hukum Pewarisan di Indonesia beserta akibat
hukumnnya, Pradnya Paramitha, Jakarta, 2010
Hadi Darmanto Lukman, Metode Penelitian Hukum, Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2007
Hasan Ali, Dasar Hukum Pembuatan Surat Keterangan Hak Waris di Indonesia, Erresco, Bandung, 2012.
Haristanto Dermawan, Kewenangan Kepala Desa dalam Pembuatan Surat
Keterangan Hak Waris bagi Golongan Bumi Putra di Indonesia, Media
Ilmu, Jakarta, 2012
Hanitijo Ronny, Kedudukan dan Tanggung jawabNotaris dalam Pembuata Akta
Autentik yang Mengandung Sengketa, Bina Cipta, Jakarta, 2011
Herman Darwanto, Perjanjian Pengikatan Jual Beli Hak Atas Tanah Suatu Tinjauan
Yuridis Normatif, Bina Cita, Jakarta, 2007
Idris Ramulyo, Prosedur dan Tata Cara Pembuatan Surat Keterangan Hak Waris di
Indonesia, Citra Aditya Bakti, Bandung, 2012
Janoko Ramli, Hukum Waris Di Indonesia Dalam Teori Dan Praktek, Pustaka Ilmu, Jakarta, 2003
Kartasaputra Edy, Prosedur dan Tata Cara Pengurusan Surat Keterangan Hak
Waris bagi Golongan Penduduk Bumi Putra di Indonesia, Rajawali Press,
Jakarta, 2012
Kelsen Hans, Teori Hukum Murni, Nusa Media, Jakarta, 2012
Lumban Tobing GHS, Peraturan Jabatan Notaris, Erlangga, Surabaya, 2010 Lubis M Solly, Filsafat Ilmu dan Penelitian, Mandar Maju Bandung, 1994
Maarief Isa. Hukum Waris Menurut Kitab Undang.Undang Hukum Perdata, Intermasa, Jakarta. 2006
Mahmud Effendi Junaedi, Analisis Yuridis Peraturan Hukum Kewarisan di Indonesia, Djembatan, Jakarta, 2009
Menggala Sarjita, Jual Beli Hak atas Tanah dalam Teori dan Praktek, Eresco, Bandung, 2011
Mulyanti Dewi, Tugas dan Kewajiban Notaris sebagai Pejabat Umum, Raja Grafindo Persada, 2012
Nurtanto Rusmadi, Hukum Perjanjian dalam KUH Perdata, Liberty, Yogyakarta, 2011
Narbuko Cholid, Kekuatan Pembuktian Akta Notaril, Nuansa Aulia, Bandung, 2013 Padang Suwanto, Azas-Azas Hukum Perjanjian Pengikatan Jual Beli, Sinar Grafika,
Jakarta, 2012
Rahmanto Burhanuddin, Prosedur dan Tata Cara Pendaftaran Hak atas Tanah yang
diperoleh karena warisan, Pustaka Ilmu, Jakarta, 2010
Rahman Saiful, Aspek Pertanggungjawaban Notaris dalam Pembuatan Akta
Keterangan Hak Waris, Mandar Maju, Bandung, 2011
Ridwan Anshari Muhammad, Surat Keterangan Ahli Waris Kewenangan Pembuatan
dan Fungsinya, Mitra Ilmu, Surabaya, 2010
Ridwan Ignatius, Prosedur dan Tata Cara Pembuatan Surat Keterangan Hak Waris
bagi Golongan Bumi Putra di Indonesia, Citra Aditya Bakti, Bandung,
2011
Redi Sumanto Bambang, Prosedur dan Tata Cara Pembuatan Akta Autentik Notaris, Pustaka Ilmu, Jakarta, 2012
Remy Sjahdeini Sutan, Kebebasan Berkontrak dan Perlindungan Yang Seimbang
Bagi Para Pihak Dalam Perjanjian Kredit di Indonesia, Institut Bankir Indonesia¸Jakarta, 1993
Soegondo Notodisoerjo R., Hukum Notariat di Indonesia Suatu Penjelasan, Raja Grafindo Persada, 2009
Said Chairunnisa, Profesi Notaris sebagai Pejabat Umum di Indonesia, Mitra Ilmu, Surabaya, 2012
Satrio, Hukum Waris, Citra Aditya Bakti, Bandung, 2010
Sihombing Eka Irene, Perjanjian Pengikatan Jual Beli sebagai Perjanjian Bantuan, UI Press, Jakarta, 2012
Situmorang M Viktor, Aspek Hukum dan Persyaratan Perjanjian Pengikatan Jual
Beli yang Dibuat dihadapan Notaris, Sinar Grafika, Jakarta, 2009
Sugiono, Akta Autentik Notaris, Suatu Tinjauan Yuridis dan Praktis, Balei, Bandung, 2008
Sudarsono Surya, Perjanjian Pengikatan Jual Beli Hak Atas Tanah dalam Teori dan
Praktek, Sinar Grafika, Jakarta, 2011
S. Supriadi Jujun, Pelaksanaan Jual Beli Hak Atas Tanah dengan Dasar Surat
Keterangan Hak Waris, Sinar Harapan, Jakarta, 2009
Suseno Faisal, Tanggung jawabNotaris terhadap Akta Keterangan Hak Waris yang
Mengandung Sengketa, Ananta, Semarang, 2008
Sujarnoto Rama, Prosedur dan Tata Cara Pembuatan Surat Keterangan Ahli Waris
bagi Golongan Bumi Putra di Indonesia, Sinar Harapan, Jakarta, 2012
Soekanto Soerjono Mamudji Sri, Penelitian Normatif, UI Press, Jakarta, 2001
Sunggono Bambang, Metode Penelitian Hukum, Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2002
Soekanto Soerjono, Pengantar Penelitian Hukum, UI Press, Jakarta, 1986
Sudarwoto Mulyadi, Pembagian Golongan Penduduk di Indonesia, Mitra Ilmu, Surabaya, 2012
Sunardi Arfan, Prosedur Hukum Peralihan Hak Kepemilikan atas Tanah karena
Kewarisan, Salemba Empat, Jakarta, 2012
Taslim Ramanto, Sistem Hukum Waris Indonesia Suatu Tinjaian Masa Depan, Mitra Ilmu, Surabaya, 2004.
Thong Kie Tan, Studi Notariat dan Praktek Notaris , Ichtiar Baru Van Hoeve,
Jakarta, 2010
Verawati Gisna, Kajian Hukum Waris Suatu Pengantar, Eressco, Bandung, 2008 Wahyuningsih Wiwiek, Anatomi Perjanjian Pengikatan Jual Beli yang dibuat oleh
LEMBAR PENGESAHAN
JUDUL TESIS : KEKUATAN HUKUM SURAT KETERANGAN AHLI WARIS YANG DIKELUARKAN KEPALA DESA SEBAGAI ALAS HAK DALAM
PEMBUATAN AKTA PENGIKATAN JUAL BELI (PJB) OLEH NOTARIS BAGI WNI BUMIPUTERA NAMA MAHASISWA : LATIFAH HANUM
NIM : 127011149
PROGRAM STUDI : MAGISTER KENOTARIATAN
Menyetujui Komisi Pembimbing
Prof. Dr. Muhammad Yamin, SH, MS, CN Ketua
Prof. Dr. Runtung, SH, M.Hum Dr. T. Keizerina Devi A, SH, CN, M.Hum