usaha-usaha yang bapak miliki?
Untuk sementara ini, ee usaha-usaha itu ya kumpul-kumpul kerbau itu baru dijual. Jadi kita pelihara-pelihara kerbau, pada saat ada pesta ada yang jual murah kerbau, kita beli terus kalo ada yang butuh, kita jual. Ada yang lain lagi gak? Selain itu, usaha kendaraan. Ya contohnya truk untuk ngangkut-ngangkut barang gitu.
P1 memiliki usaha mengumpulkan kerbau baru dijual. Di pesta ada yang jual kerbau murah, P1 beli, kemudian di jual kembali kalo ada yang butuh. (69-73)
Selain itu, P1 memiliki usaha kendaraan seperti truk, untuk mengangkut barang. (74-76)
P1 memiliki usaha mengumpulkan kerbau yang di beli murah saat ada pesta, kemudian menjual kembali.
Memiliki usaha kendaraan seperti truk.
Memiliki usaha kerbau Memiliki usaha kendaraan 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87
Terus bagaimana sikap bapak terhadap rambu solo’?
Rambu solo’ adalah adat di ee Toraja dan adat itu tidak bisa kita tinggalkan. Namun, tidak bisa juga kita memaksakan diri. Tidak bisa kita memaksanakan diri bahwa kita harus melaksanakan pesta secara besar-besaran. Tidak. Tapi kita mengikuti keadaan. Kalo memang itu mampu kita laksanakan, kita laksanakan. Tapi kalo tidak bisa, tidak bisa kita memaksakan diri.
Rambu solo’ adalah adat di Toraja yang tidak bisa ditinggalkan. (79-80)
Rambu solo’ tidak dilakukan dengan memaksakan diri. (80-81)
Kalo memang mampu untuk
melaksanakan, ya
dilaksanakan. Tapi kalo tidak, tidak memaksakan diri. (85-87)
Rambu solo’ sebagai adat yang tidak bisa ditinggalkan.
Tidak memaksakan diri melakukan rambu solo’. Kalo mampu maka lakukan, kalo tidak, jangan memaksakan diri.
Adat rambu solo’
tidak bisa
ditinggalkan
Tidak memaksakan diri melakukan rambu solo’
Kalo mampu lakukan kalo tidak, jangan paksakan
89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103
biaya yang dikeluarkan untuk rambu solo’?
Ee, acara rambu solo itu dalam keluarga itu bukan kita laksanakan sendiri tapi segenap rumpun keluarga. Jadi ada bantuan dari keluarga. ada bantuan dari keluarga lain baik itu yang merantau maupun yang ada di toraja sendiri. Mereka akan membantu kita pada saat pesta rambu solo itu. Jadi, umpamanya ee kerbau, kita diantara keluarga yang membawakan kerbau. Dan itu nanti pada saat ia melaksanakan pesta rambu solo’ pada saat itu kena, kalo ada sama kita, kita ganti lagi itu membantu dia. Jadi sifatnya gotong royong.
dilaksanakan sendiri tetapi segenap rumpun keluarga. (91-93)
Ada bantuan dari keluarga baik yang merantau maupun yang ada di toraja sendiri. (93-96)
Diantara keluarga ada yang membawakan kerbau, nantinya saat keluarga itu melaksanakan pesta rambu solo’, kita ganti lagi membantu dia (98-102)
Jadi sifatnya gotong royong (103)
dilaksanakan oleh segenap rumpun keluarga.
Ada bantuan dari keluarga.
Keluarga yang memberikan kerbau, suatu saat kerbau tersebut akan dikembalikan saat melaksanakan pesta rambu solo’.
Memiliki sifat gotong royong
dilakukan rumpun keluarga
Bantuan dari keluarga
Dibawakan kerbau dan
mengembalikannya saat rambu solo’
Sifat gotong royong
104 105 106 107
Lanjut ya pak, bapak kan mendekati masa pensiun toh, apa yang akan dilakukan P1 ketika pensiun nanti? Bapak ini lagi menunggu. Saya ini lagi
P1 lagi menunggu untuk pensiun. (107-108)
P1 sudah rencanakan kalo
Menunggu untuk pensiun.
Memiliki rencana untuk
Menunggu untuk pensiun
108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127
menunggu. Kalo seumpama pensiun itu, katanya pensiun itu akan dibagikan sekaligus. Jadi saya sudah rencanakan bahwa kalo betul-betul dibayarkan begitu, syukurlah. Dan itu uang bisa kita bikin untuk usaha. Kalo saya, kalo saya itu contohnya saya kalo pensiun baru mendapat pesangon 1M, berarti itu saya bisa belikan eskapator untuk saya kelola. Itu rencana saya. Ohh, sekarang dana pensiunnya sekaligus turun kayak gitu? Belum itu baru wacana. Tapi menurut informasi dan sudah katanya sudah disetujui DPR, nanti mulai tahun 2017 itu akan begitu, itukan masih wacana, nanti sampai di sana, apa betul atau tidak. Hmm, jadi gak yang gak dapat gaji pensiunan tiap bulan? Iya tidak, tidak nantinya. Kalo memang jadi wacana itu. Karna itu baru wacana. Kalo enggak, berarti tetap gaji tiap bulan.
dana pensiun dibagikan sekaligus, uang itu bisa buat untuk usaha. (108-113)
menggunakan uang pensiun jika dibagikan sekaligus untuk membuat usaha.
untuk membuat usaha
128 129 130 131 132
Oohh, itu beda banget po pak gaji pensiun dengan gaji saat masih kerja?
Itu memang beda jauh. Contohnya sekarang ini saya terima anunya diatas kertas itu 6juta, kurang lebih 6 juta. Sementara nanti
Gaji pensiun berbeda jauh dengan gaji saat bekerja tiap bulan. (130)
Gaji pensiun yang berbeda jauh dengan gaji saat masih bekerja.
Perbedaan gaji pensiun dan saat bekerja
133 134 135
kalo pensiun tinggal 3 jutaan, atau Rp 3.150.000,- hampir segitu. Itu saya lihat dari teman-teman saya yang sudah pensiun. 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145
Nah, bapak sendiri ada rencana atau persiapan yang dilakukan untuk menghadapi masa pensiun?
Ya persiapaan saya secara ini tidak ada lagi karna rumah ada, rumah sudah ada. Jadi kalo pensiun kan, 2.. 3 jutaan itu masih cukup untuk makan 1 bulan. Cukup itu. Tapi kalo syukur-syukur sekaligus dibayarkan berarti bisa untuk buka usaha, usaha baru, gitu.
Persiapan P1 sudah tidak ada lagi karena rumah sudah ada, kalo pensiun, gaji pensiun masih cukup. (139-142)
P1 ingin membuka usaha dengan uang pensiunnya. (143-145)
Sudah tidak ada lagi persiapan.
Ingin membuka usaha dengan dana pensiun.
Tidak ada lagi persiapan
Keinginan membuat usaha
146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160
Hhmmm, oke. Nah terus, bagaimana perasaan bapak ketika memasuki masa pensiun?
Perasaan saya biasa-biasa saja tidak, saya malah gembira, berarti saya sudah mencapai kesuksesan yang ee sampai pada akhirnya. Artinya, saya sudah bebas setelah saya pensiun, saya sudah bebas. Mau kemana saja, saya sudah bisa. Karna semasa dinas saya, ada acara atau kegiatan apalagi kalo itu di luar, di tempat yang jauh tidak mungkin saya pergi. Tapi setelah pensiun, saya sudah bisa kemana-mana dan saya bisa mengunjungi keluarga dimana-mana, begitu.
P1 merasa gembira karena sudah mencapai kesuksesan sampai pada akhirnya (149-151)
P1 sudah bebas, mau kemana saja sudah bisa. (152-154)
P1 merasa gembira karena sudah mencapai kesuksesan.
P1 merasa bebas untuk pergi kemana saja.
Perasaan gembira karena mencapai kesuksesan
Bebas untuk kemana saja
161 162 163 164
Oke, bapak punya tabungan untuk masa depan gak?
Ada tabungan tapi habis tiap bulan dibawakan anakku yang sementara kuliah.
Tabungan yang dimiliki P1 habis karena membiayai anaknya yang sedang kuliah.(163-164)
Tabungan yang dimiliki habis untuk biaya kuliah anak.
Tabungan habis untuk biaya kuliah anak
165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189
Terus, bagaimana cara bapak mengatasi tuntutan sosial untuk membiayai rambu solo’?
Itu yang saya bilang tadi, untuk membiayai rambu solo itu tergantung dari kemampuan kita. Kalo itu ada berarti kita kita turut. Contohnya umpamanya potong kerbau. Kalo memang ada dananya ya kita ikut. Tapi kalo tidak ada dananya, tidak mungkin kita memaksakan diri, tidak mungkin begitu. Kalo memang ada, ya kita turut. Namun, kalo yang di Toraja ini kebanyakan dana-dana itu dari luar. Jadi keluarga-keluarga yang sudah berhasil di luar, yang apa namanya populer dibilang perantau, perantau kembali ke toraja itu, mereka-mereka itu yang melaksanakan rambu solo’, yang potong kerbau ada 1 atau bahkan ada yang sampai berpuluh-puluh ekor, mereka-mereka itu yang sudah berhasil di luar. Nah itu, yang kembali melaksanakan rambu solo’, khususnya rambu solo’ yang besar-besaran itu sampai milyar-milyar habis. Itu mereka yang sudah sangat berhasil di luar, begitu.
Untuk membiayai rambu solo’ tergantung dari kemampuan (168-169)
Seseorang yang sukses merantau akan kembali ke Toraja dan membantu keluarganya melaksanakan upacara rambu solo’ bahkan dengan merayakan secara besar-besaran (180-188)
Membiayai rambu solo’ tergantung dari kemampuan.
Perantau yang sukses akan membantu keluarganya
melaksanakan upacara rambu solo’ bahkan dirayakan secara besar-besaran. Membiayai rambu solo’ tergantung kemampuan Perantau sukses membantu keluarga untuk pesta rambu solo yang besar
190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206
Oh gitu, terakhir pak, bagaimana pengaruh rambu solo’ terhadap bapak? Rambu solo’ itu adalah adat, adat Toraja. Adat itu wajib diikuti. Tetapi, kita tidak boleh memaksakan diri. Artinya, kalo memang ada, okelah kita ikut. Namun, di dalam pelaksanaan kegiatannya tetap kita ikut, tapi tidak wajib, tidak harus kita potong kerbau, itu tidak. Kalo memang mampu, silakan. Tapi kalo tidak mampu, apa yang kita mau potong. Saya lebih cenderung bahwa lebih baik saya menyekolahkan anak saya, membiayai anak saya, daripada mengikuti rambu solo. Kecuali kalo membiayai anak saya itu masih ada lebihnya itulah kita pakai untuk rambu solo.
Rambu solo’ adalah adat yang wajib untuk diikuti tetapi tidak memaksakan diri (192-194)
P1 cenderung memilih untuk membiayai anak daripada mengikuti rambu solo’ (200-203)
Kalo membiayai anak masih ada lebihnya, itu yang dipakai untuk rambu solo’ (204-206)
Rambu solo’ wajib diikuti tetapi tidak memaksakan diri.
P1 cenderung memilih untuk membiayai anak untuk pendidikannya dibandingkan untuk rambu solo’.
Jika ada dana lebih, maka digunakan untuk rambu solo’.
Rambu solo’ wajib tetapi tidak memaksakan diri Memilih membiayai pendidikan anak dibanding rambu solo’
Dana lebih digunakan untuk rambu solo’
207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231
Oke pak. O iya, satu lagi. Bapak kan tinggal di daerah, bukan Sa’dan kan, tapi dari? Rantepao. Bapak itu asalnya dari? Dari Rantepao. Oh dari Rantepao. Nah itu tuh kan, beda daerah beda adat rambu solo’ kan? Misalnya dari daerah Sa’dan, daerah Makale, itu kan beda-beda dalam menyikapi rambu solo’?
Sebenarnya tidak, namanya di Toraja itu sama semua. Rambu Solo’, Rambu Solo’. Hanya di dalam pelaksanaannya itu yang beda. Pelaksanaannya yang beda tapi namanya sama. Kan namanya pesta rambu solo’ itu pesta pemakaman, pesta adat pemakaman, itu.. itu. Nah, di dalam pesta rambu solo’ itu ada bermacam-macam modelnya. Maksudnya begini, ada yang cuma 2 hari, hari ini orang ibadah, besok pemakaman. Ada yang tiga hari, hari ini ibadah, besok terima tamu, lusa pemakaman. Ada yang 4 hari, hari ini ibadah, besok terima tamu, lusa potong kerbau, hari berikutnya lagi hari keempat pemakaman. Ada yang lebih dari itu, ada kalau ee namanya ee adatnya itu bahasa
Adat rambu solo’ itu sama bagi semua daerah di Toraja tetapi pelaksanaannya yang berbeda (215-218)
Pelaksanaan rambu solo’ ada bermacam-macam yaitu ada yang 2 hari, 4 hari, bahkan lebih dari itu (221-230)
Adat rambu solo’ sama semua di Toraja tetapi ada perbedaan pada pelaksanaannya.
Ada beberapa macam pelaksanaan rambu solo’ yaitu 2 hari, 4 hari, atau lebih dari 4 hari.
Ada perbedaan pelaksanaan rambu solo’
Ada beberapa macam pelaksanaan rambu solo’
232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256
torajanya Aluk, Aluknya itu, dimulai dari awal. Ada yang namanya Mangriu’ Batu dulu, Mangriu’ Batu itu pasang prasasti. Itu pasang prasasti saja itu, tarik batu itu, baru dikasih berdiri, itu namanya prasastinya, itu sudah mulai potong kerbau, dari awal. Bahkan dari matinya, hari ini dia meninggal, istilahnya namanya Ma’karamman, itu besok itu orang mulai berdatangan, datang mengunjungi dan itu potong kerbau. Kalo itu nantinya pestanya besar. Tapi kalo bukan untuk pesta besar, ya tidak ji tidak potong kerbau tapi tetap orang datang. Dan di Toraja itu, ada orang mati yang disimpan sampai bertahun-tahun, ada yang berbulan-bulan, tergantung dari kesiapan rumpun keluarga untuk melaksanakan upacara tersebut. Terus kalau keluarga bapak sendiri? Ya itu a. Jadi, kalo keluarga kita itu ya sama, kalo memang belum waktunya, seharusnya kita sudah mau pesta, tapi karna rumpun keluarga belum kumpul terus ada yang masih mau di tunggu, ya terpaksa ditunda dulu sampai kita sepakat kita hubungi,
Kalo belum waktunya mengadakan pesta karena rumpun keluarga belum terkumpul dan masih ada yang di tunggu, terpaksa di tunda sampai ada waktunya untuk datang. (251-257)
Sebelum semua rumpun keluarga belum terkumpul semua, pesta rambu solo’ akan ditunda pada waktu semua keluarga bisa datang.
Rambu solo
dilakukan saat rumpun keluarga datang semua.
257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271
kapan kira-kira ada waktunya untuk datang. Nah kalo dia bilangnya bulan sekian, ya kita sepakat di situ semua rumpun keluarga bahwa akan salah satu keluarga ini bulan sekian baru datang, ya mungkin bulan itu kita adakan pestanya, begitu. Okee, kalo yang tadi ditanyakan bilang lain tempat lain ee acara pestanya, itu sebenarnya bukan adatnya berbeda, bukan. Tapi dalam caranya, pelaksanaan rambu solo’ itu. Bukan adat yang beda, tidak, adat satu saja. Cuma di dalam pelaksanaannya itu yang berbeda. Karna pesta rambu solo’ itu ada yang sampai 7 hari, ada yang lebih dari itu. Oke sipp. Masih ada pertanyaan?
Pada bulan sekian, semua keluarga sepakat, maka akan diadakan pesta. (258-262)
Bukan adat yang beda, cuma pelaksanaannya itu yang beda. (267-269)
Pada bulan sekian dirundingkan dengan rumpun keluarga kapan waktu yang sesuai untuk mengumpulkan semua rumpun keluarga untuk mengadakan pesta rambu solo’.
Bukan adat yang beda tetapi pelaksanaanya yang beda. Waktu pelaksanaan rambu solo’ dirundingkan dengan rumpun keluarga. Pelaksanaan rambu solo’ yang beda
272 273 274 275 276 277 278 279 280 281
Nah, bagaimana kalo yang adat yang bayar-bayar hutang gitu?
Untuk istilahnya gotong royong atau membawakan kita kerbau pada saat kita yang menghadapi rambu solo’, ada keluarga yang datang membawakan kerbau, terus berikutnya ada juga keluarga yang meninggal orangtuanya, neneknya, atau kakeknya, nah, kalo pada saat itu ada, kita punya, kita wajib membawakan dia juga
Istilah gotong royong dilakukan dengan cara ada keluarga yang datang membawakan kerbau untuk kita saat pesta, kemudian saat keluarga tersebut ada keluarganya yang meninggal, kita wajib membawakan
Istilah gotong royong yaitu membawakan kerbau pada keluarga yang meninggal kemudian kerbau tersebut akan dikembalikan lagi apabila ada keluarga
Gotong royong dilakukan dengan membawakan kerbau
yang pernah
dibawakan oleh keluarga saat rambu solo
282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 297 298 299 300 301 302 303 304 305 306
kerbau. Tapi kalo pada saat itu, kita tidak ada, tidak bisa kita paksakan untuk membawakan dia kerbau, karna masih adakan keluarganya yang lain, masih ada orangtuanya atau masih dia sendiri masih ada. Begitu. Jadi nanti pada saat itu kita bawakan dia, kecuali kalau sudah tidak ada keluarga lainnya tempat untuk membayar nanti, ya kita berusaha untuk mencarikan dia. Oh kayak gitu, oke oke. Rambu solo’ itu tidak selalu ada. Mungkin dalam satu tahun muncul dua kali, tiga kali, bahkan mungkin tidak, aa itu rambu solo. Tetapi kalo beban keluarga, dalam hal pembayaran uang kuliah anak, terus ee kehidupan sehari-hari, itu kan kita sudah mengatur, berapa biaya untuk kehidupan sehari-hari dalam satu bulan, berapa yang harus dikirimkan untuk ee anak yang kuliah, itu kan udah ada pos-posnya semua. Nah, kalo itu kita sudah perhitungkan begitu, berarti kan untuk masalah lain, saya rasa tidak ada masalah, hanya saja kadang-kadang kalo tiba-tiba muncul rambu solo’, karna rambu solo’ itu kan tidak.. tidak.. pasti. Artinya karna orang
kerbau (274-282)
Bagi P1, tidak perlu memaksakan diri untuk membawakan kerbau bagi keluarga yang mengadakan rambu solo’ karena masih ada anggota keluarga tersebut yang nantinya bisa diberikan, tetapi jika hanya tersisa keluarga itu, maka
diusahakan untuk
membawakan kerbau (282-291)
Mungkin dalam setahun muncul 2 kali, 3 kali, bahkan tidak sama sekali itu rambu solo (292-294)
Kalo beban keluarga, dalam
tersebut meninggal.
Tidak perlu
memaksakan diri untuk membawakan kerbau pada keluarga yang mengadakan pesta karena masih ada keturunannya yang nantinya bisa diberikan. Akan tetapi jika tidak ada keturunannya, maka akan diusahakan untuk membawakan kerbau.
Pesta rambu solo’ biasanya terjadi dua kali, tiga kali, atau tidak sama sekali dalam setahun.
P1 sudah mengatur
Tidak memaksakan diri membawakan kerbau
Adanya pesta rambu solo’
307 308 309 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 322 323 324 325 326 327 328 329 330
mati itu kadang-kadang langsung dikubur, atau kadang-kadang di tahan-tahan sampai berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, kan begitu. Begitu. Jadi kalo masalah rambu solo’ itu tidak terlalu harus dipaksakan. Terus kedua, selain kita punya ee gaji tiap bulan, kan kadang-kadang kita pelihara contohnya kalo di rumah, babi, kalo di ladang kerbau. Nah, kalo atau kadang juga ada yang di titip di keluarga, suruh pelihara. Nah, kalo ada kegiatan yang tiba-tiba begitu, kadang-kadang itu yang diambil kalo memang itu yang terpaksa harus begitu. Tapi biasanya dalam keluarga itu, kalau itu keluarga besar, biasanya kan ada saling membantu. Umpamanya ada yang meninggal, berapa bersaudara, semuanya kumpul.. kumpul untuk beli. Aa itulah yang di bawa untuk ke sana. Jadi bukan perorangan begitu. Lain halnya kalo itu utang pribadi, kalo itu utang pribadi, pribadi yang bayar. Tapi kalo itu dalam keluarga, otomatis keluarga semua saling membantu untuk membayar hutang itu. Begitu.
hal pembayaran kuliah anak, kehidupan sehari-hari, sudah di atur (294-297)
Kalo muncul rambu solo’ kan itu tidak pasti (305-306)
Masalah rambu solo’ tidak terlalu harus dipaksakan (310-311)
Selain gaji bulanan, kadang P1 pelihara babi dan kerbau yang dipelihara dan kadang di ambil untuk kegiatan rambu solo’ (312-320)
Biasanya dalam keluarga besar saling membantu untuk beli kerbau (320-324)
setiap pengeluaran untuk kehidupan sehari-hari dan pendidikan anak
Rambu solo’ itu tidak pasti munculnya
Rambu solo’ tidak terlalu dipaksakan.
P1 memiliki gaji tiap bulan dan memelihara babi dan kerbau sehingga jika tiba-tiba ada pesta rambu solo’ maka menggunakan peliharaan tersebut
Ketika ada pesta rambu solo’, keluarga berkumpul dan saling membantu untuk membeli kerbau.
pengeluaran
Rambu solo’ tidak pasti muncul
Rambu solo’ tidak dipaksakan
Memiliki gaji dan ternak untuk rambu solo’
Saling membantu saat ada pesta rambu solo’
Dalam keluarga, otomatis keluarga semua saling membantu untuk membayar hutang (328-330)
Di dalam keluarga, semua saling membantu untuk membayar hutang.
Saling membantu membayar hutang 331 332 333 334 335 336 337 338 339 340 341 342 343 344 345
Nah, kalo dana pensiunnya kecil kalo dibayar perbulan kayak gitu toh..
Kalo pensiun saya kan masih 6 tahun, bahkan kalo ada aturan baru 8 tahun, karena sementara dalam wacana ini untuk kepolisian itu sementara di godok untuk pensiun ee 60 tahun. Jadi kalo itu berlaku, berarti 6 tahun ke depan. Berartikan untuk pembiayaan ee kehidupan sehari-hari saya itu tinggal saya dan istri saya, tinggal saya berdua, sementara istri saya kan punya pensiun nanti, saya juga punya pensiun. Jadi saya rasa itu cukup untuk kami berdua karna untuk anak-anak itu sudah jadi semua, sudah selesai semua.
P1 pensiun masih 6 tahun bahkan kalo ada aturan baru 8 tahun, karena sementara dalam wacana kepolisian (333-337)
Untuk biaya kehidupan sehari-hari tinggal P1 dan istrinya yang masing-masing mempunyai gaji pensiun (338-342)
P1 merasa cukup untuk mereka berdua karena anak-anaknya sudah jadi semua (342-345)
P1 akan pensiun 6 tahun kemudian, bahkan dapat diperpanjang selama 8 tahun, tergantung kebijakan dari kepolisian.
Gaji pensiun yang dimiliki P1 cukup untuk kehidupan sehari-harinya dengan gaji
pensiun yang
dimilikinya dan istri.
P1 merasa cukup untuk dirinya dan istri karena anak-anaknya sudah jadi semua.
Pensiun 6 tahun lagi
Gaji pensiun yang cukup
Merasa cukup untuk pensiun nanti
346 347 348 349 350 351 352 353 354
Ohh, jadi bapak merasa ee masa pensiun itu adalah masa yang bahagia, masa yang bapak tunggu-tunggu?
Iya begitu. Sama saja semua. Pensiun itu tidak ada masalah, bahkan saya kalo seandainya bisa dikasih, bilang dua tiga tahun ke depan mau pensiun, saya mau seandainya bisa tapi kan aturan yang menentukan.
Pensiun itu tidak masalah bahkan jika P1 dikasih untuk pensiun, akan P1 terima tetapi ada aturan yang menentukan (349-354) Bagi P1, pensiun bukanlah masalah sehingga jika ditawarkan untuk pensiun, maka P1 terima. Pensiun bukanlah masalah
116