BAB V PENUTUP
B. Saran
Sebagai akhir dari penulisan skripsi ini, dengan mendasarkan pada penelitian, maka peneliti ingin memberikan saran yang mungkin dapat menjadi bahan masukan, antara lain sebagai berikut:
1. Bagi pihak sekolah disarankan lebih banyak memfasilitasi alat peraga untuk proses pembelajaran anak berkebutuhan khusus, agar proses pembelajaran berjalan dengan lancar
2. Bagi Guru PAI, sebaiknya lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan proses pembelajaran pada anak berkebutuhan khusus.
3. Bagi siswa tunagrahita jangan pernah menyerah dalam menuntut ilmu meskipun berada dalam keterbatasan, tetap yakin dan optimis dalam meraih cita-cita hidup
4. Mengingat penelitian ini jauh dari kata sempurna, bagi peneliti selanjutnya diharapkan mampu melanjutkan dan mengembangkan lebih dalam lagi data penelitian metode pembelajaran pendidikan agama Islam pada anak tunagrahita.
57
DAFTAR PUSTAKA Al-Qur’an Al-Karim
Arief Armai, 2002. Pengantar Ilmu dan Metode Pendidikan Islam, Ciputat Pers Amin Muhammad, 2006. Ortopedagogik Anak Tunagrahita, Jakarta: Proyek
Pembinaan dan Peningkatan Mutu Tenaga Kependidikan.
Anwar Rosihon, 2008. Akidah Akhlak, Bandung: Pustaka Setia.
Aplikasi Lidwa Hadist. http://lidwa.com/.
Arikunto Suharsimi, 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta.
Arifin Zainal, 2009. Evaluasi Pembelajaran, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Djani Martasuta Umar, 2001. Mengenal Peserta Didik Yang Mengalami Gangguan Mental (Makalah Seminar). Jakarta : Universitas Negeri Jakarta.
Efendi Mohammad, 2006. Pengantar Psikopedagogik Anak Berkelainan, Jakarta:
Bumi Aksara.
Gunawan Imam, 2017. Metode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktek, Jakarta:
Bumi Aksara.
Hardayani, 2020. Metodoe Penelitian Kuantitatif & Kualitatif, Yogyakarta:
Pustaka Ilmu.
M. Arifin, 2014. Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara.
Majid Abdul dkk, 2006. Pendidikan Agama Islam.Berbasis Kompetensi.
Bandung: Rosda Karya.
M. Ngalim Purwanto, 2002. Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran, Bandung: PT Rosdakrya.
Munawir, 2012. Strategi Belajar Mengajar, Ponorogo: Lembaga Penerbitan Karya Ilmiah STAIN Ponorogo.
Musthafa al-Maraghi Ahmad, 2006. Semarang: Toha Putra
Namsa Yunus, 2000. Metodologi Pengajaran Agama Islam, Jakarta: Pustaka Firdaus.
Ramayulis, 2005. Metodologi Pendidikan Agama Islam, Jakarta: Kalam Mulia.
Rochyadi Endang, 2005. Pengembangan Program Pembelajaran Individual Bagi Anak Tunagrahita, Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Sapariadi, 2002. Mengapa Anak Berkelainan Perlu Mendapat Pendidikan, Jakarta: Balai Pustaka.
Sriyono, 2012. Teknik Belajar Mengajar Dalam KBSA, Jakarta: Melton Putra.
Tafsir Ahmad, 2008. Ilmu Pendidikan Dalam Perspektif Islam, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Tafsir Ahmad, 2001. Ilmu Pendidikan Dalam Perspektif Islam, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Tayar Yusuf dkk, 2005. Metodologi Pengajaran Agama, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Tunagrahita, 2018. Wikipedia the Free Encyclopedia.
http://id.wikipedia.org/wiki/Tunagrahita.
UUD 1945, Pasal 31 (Amandemen 4)
UUD No. 20 Tahun 2003 tentang “Sistem Pendidikan Nasional” bab IV pasal 5 ayat 1.
Yusuf, 2014. Metodologi Pengajaran Agama, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
59
RIWAYAT HIDUP
Oktavia Rini, Lahir di Majene, tanggal 19 oktober Tahun 1999, Merupakan anak kedua dari tiga bersaudara buah hati dari pasangan bapak H.Hasanuddin (rahimahullah) dan ibu Hj. Ernawati. Pada tahun 2005 mulai memasuki jenjang pendidikan formal tingkat dasar di SDN 01 Mosso dan lulus pada tahun 2011, kemudian melanjutkan pendidikan pada tahun yang sama di SMPN 5 Sendana dan lulus pada tahun 2014. kemudian penulis melanjutkan pendidikan ditingkat menengah atas pada tahun yang sama di SMAN 1 Sendana penulis mengambil jurusan IPS dan lulus pada tahun 2017. Pada tahun 2017 terdaftar sebagai mahasiswi di Universitas Muhammadiyah Makassar, Fakultas Agama Islam, Program Studi Pendidikan Agama Islam Strata 1. Syukur Alhamdulillah, berkah rahmat Allah SWT, dan doa kedua orang tua, penulis telah menyelesaikan skripsi dengan judul:
“Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Anak Tunagrahita Di SLB ABCD Aisyiyah Banggae, Kec.Banggae Timur, Kab.Majene.”
L A M P I R A N
61
KEGIATAN WAWANCARA PEDOMAN WAWANCARA
Kepala Sekolah :
1. Kurikulum apa yang diterapkan di SLB ABCD Aisyiyah Banggae ? 2. Tata tertib apa saja yang berlaku di SLB ABCD Aisyiyah Banggae ? 3. Untuk anak tunagrahita dibagi menjadi berapa kelas ?
4. Bagaimana kondisi perserta didik khususnya anak tunagrahita di SLB ABCD Aisyiyah Banggae ?
5. Adakah program tambahan PAI untuk peserta didik tunagrahita ? 6. Adakah kendala yang dihadapi dalam menjalankan program tersebut ? 7. Bagaimana tingkat kesuksesan program tersebut ?
Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam :
1. Bagaimana kondisi anak tunagrahita di SLB ABCD Aisyiyah Banggae ? 2. Bagaimana proses pembelajaran yang diberikan kepada anak tunagrahita ? 3. Materi PAI apa saja yang diberikan pada anak tunagrahita ?
4. Apakah materi yang diberikan sama antara tunagrahita ringan, sedang dan berat ?
5. Apakah ada strategi yang dilakukan dalam memberikan pelajaran Pendidikan Agama Islam pada anak tunagrahita ?
6. Bagaimana metode pembelajaran yang diberikan untuk menyampaikan materi pelajaran PAI ?
7. Metode pembelajaran apa yang sering digunakan pada anak tunagrahita ? 8. Apakah sama metode pembelajaran yang digunakan untuk peserta
tunagrahita ringan, sedang dan berat ?
9. Dengan menggunakan metode tersebut, hambatan apa saja yang menjadi tidak tercapainya tujuan yang diharapkan ? apakah sudah ada solusi untuk mengatasinya ?
10. Apakah hasil yang dicapai dalam proses pembelajaran menggunakan metode tersebut sudah sesuai harapan yang diinginkan ?
11. Bagaimana respon anak tunagrahita pada saat proses pembelajaran ? 12. Apakah mereka aktif dalam proses pembelajaran ?
13. Sejauh mana tingkat pengetahuan pembelajaran Pendidikan Agama Islam anak tunagrahita ?
14. Faktor pendukung apa saja dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam kepada anak tunagrahita ?
15. Apa saja yang menjadi faktor penghambat dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam kepada anak tunagrahita ?
Siswa Tunagrahita :
1. Bagaimana nilai mata pelajaran PAI ? 2. Senang tidak dengan pelajaran PAI?
3. Apa saja yang sudah diajarkan guru Pendidikan Agama Islam ? 4. Bagaimana interaksi adik-adik dengan guru PAI ?
5. Sejauh mana kemampuan adik-adik dalam mempelajari Pendidikan Agama Islam ?
6. Apakah adik-adik melakukan sholat di rumah ? 7. Kalau iya, hafal tidak gerakan dan bacaan sholatnya ? 8. Sudah sampai iqro‟ berapa ?
9. Siapa yang mengajari anda mengaji ?
10. Apakah ada kesulitan dalam mempelajari Pendidikan Agama Islam ?
63
DOKUMENTASI WAWANCARA
Gambar 1 : Wawancara dengan bapak Ardiansyah Mahmud, S.Pd, Kepala Sekolah SLB ABCD Aisyiyah Banggae (12 Agustus 2021)
Gambar 2 : Wawancara dengan bapak Mahmud, guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (10 Agustus 2021)
65
Gambar 3 : Wawancara dengan Nurmayanti siswi tunagrahita kelas VII (10 Agustus 2021)
Gambar 4 : Wawancara dengan Nasyrah (kelas VIII) dan Nurul Islami (kelas IX) siswi tunagrahita (23 Agustus 2021)
67
Gambar 5 : SLB ABCD Aisyiyah Banggae (29 Juli 2021)
69
71
73