BAB V PENUTUP
B. Saran
Berdasarkan keterbatasan penelitian, peneliti memberikan beberapa saran diantaranya:
1. Dokumentasi ketika kegiatan penelitian sebaiknya harus dilakukan secara baik agar dapat membantu proses analisis data. Masalah-masalah teknis terkait dokumentasi seperti persiapan alat dokumentasi harus lebih dipersiapkan dengan matang.
2. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk memperhatikan lama waktu penelitian. Disarankan ketika kegiatan uji coba produk dilakukan lebih dari sekali. Perlunya adanya post test setelah kegiatan uji coba produk agar dapat mengetahui dampak yang didapat oleh siswa setelah menggunakan produk yang dikembangkan.
DAFTAR PUSTAKA
Akbar, S. 2013. Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakrya.
Al-Tabany, T. I. (2014). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, Progresif, & Kontekstual. Jakarta: Kencana.
Dahlan, Akmal H. 2017. Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) Untuk Meningkatkan Ketertarikan Belajar Matematika. Tesis strata dua. Universitas Sanata Dharma.
Departemen Pendidikan Nasional. 2004. Pedoman Penyusunan LKS SMA. Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Pendidikan Menengah Umum: Jakarta.
Guna, Fransiska Antonia. 2016. Pengembangan Lks Menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Subtema Manusia dan Lingkungan Mengacu Kurikulum SD 2013 Untuk Siswa Kelas Lima (V) Sekolah Dasar. Skripsi strata satu. Universitas Sanata Dharma.
Hamalik, Oemar.2004.Proses Belajar Mengajar Bumi Aksara. Jakarta: Bumi Aksara.
Ismunamto, dkk. 2011. Ensiklopedia Matematika 6. Jakarta: PT Lentera Abadi Marga, Maria H. P. 2018. Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Dengan
Pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) Dalam Upaya Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VII SMP Joannes Bosco Yogyakarta Tahun Ajaran 2017/2018. Skripsi strata satu. Universitas Sanata Dharma.
Maria Yustina Nanga. 2017. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Menggunakan Paradigma Pedagogik Reflektif Dengan Model Pembelajran Jucama dan Penggunaan Alat Peraga pada Materi Pythagoras Kelas VIII H SMP Negeri 1 Yogyakarta. Skripsi strata satu. Universitas Sanata Dharma.
Marpaung, Y. 2007. Pelaksanaan PMRI di SMP dengan Memperhatikan Kecerdasan Siswa. Makalah. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma. Marpaung, Y. 2007. Pengkajian Proses Pembelajaran Matematika dan
Dampaknya pada Siswa di Beberapa SD di Yogyakarta. Laporan penelitian Pusat Studi Pendidikan Matematika Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.
Marpaung, Y., & Julie, H. 2011. PMRI dan PISA: Suatu usaha peningkatan mutu pendidikan matematika di Indonesia. Widya Dharma.
Munawar, Syaifullah. 2016. Pengembangan LKS Menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Subtema Indonesiaku, Bangsa yang Cinta Damai Mengacu Kurikulum 2013 Untuk Siswa Kelas V SD. Skripsi strata satu. Universitas Sanata Dharma.
Prastowo, Andi. 2014. Pengembangan Bahan Ajar Tematik (Tinjauan Teoretis dan Praktik). Jakarta: Kencana.
Sagala, Syaiful. 2014. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta. Soviawati. 2011. Pendekatan Matematika Realistik (PMR) Untuk Meningkatkan
Kemampuan Berfikir Siswa di Tingkat Sekolah Dasar. Jurnal
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Afabeta.
Suharjana, A. 2011. Geometri Datar dan Ruang. Yogyakarta: PPPPTK Matematika
Sukmadinata, Nana Syaodih. 2007. Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sumanto, dkk. 2008. Gemar Matematika 5. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Suryanto. 2010. Sejarah Pendidikan Matematika Realistik Indonesia. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Widoyoko, Putro. 2010. Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Wijaya, A. 2012. Pendidikan Matematika Realistik. Yogyakarta: Graha Ilmu. Wijaya, Danang Pinandoyo Putra. 2017. Pengembangan Buku Guru dan Buku
Siswa Mata Pelajaran Matematika Kelas III SD Dengan Pendekatan Matematika Realistik. Skripsi strata satu. Universitas Sanata Dharma. Yunistirianti, Dian Indita. 2015. Pengembangan Perangkat Pembalajaran Materi
Luas Bangun Datar yang Mencakup Interaktivitas Dengan Menggunakan Pendekatan PMRI di Kelas IV SD. Skripsi strata satu. Universitas Sanata Dharma
LAMPIRAN 2: HASIL SCANING INSTRUMEN LEMBAR VALIDASI LKS
LAMPIRAN 3: HASIL SCANING VALIDASI INSTRUMEN WAWANCARA SETELAH UJI COBA PRODUK
LAMPIRAN 4: HASIL VALIDASI LKS
NO KOMPONEN PENILAIAN
SKOR 1 2 3 4 5 1 LKS memuat unsur judul, petunjuk belajar,
kompetensi dasar atau materi pokok, informasi pendukung, tugas atau langkah kerja, dan penilaian
1
2 Petunjuk LKS sederhana sehingga mudah dipahami 1
3 Tampilan LKS menarik 1
4 Tugas yang terdapat dalam LKS sesuai dengan indikator yang ingin dicapai
1 5 Kedalaman materi bangun ruang sisi datar pada LKS 1 6 Kesesuaian tugas dalam LKS dengan prinsip-prinsip
Pendidikan Matematika Realistik (PMR) yang meliputi: (1) Penemuan kembali secara terbimbing dan matematisasi secara progresif, (2) Fenomenologi didaktis, dan (3) Mengembangkan model-model sendiri
1
7 Kesesuaian tugas dalam LKS dengan karakteristik PMR yang meliputi: (1) Penggunaan konteks, (2) Penggunaan model untuk matematisasi progresif, (3) Pemanfaatan hasil konstruksi siswa, (4)
Interaktivitas, dan (5) Keterkaitan
1
8 Masalah realistik yang terdapat dalam LKS bermakna bagi siswa
1 9 Menggunakan bahasa yang sesuai dengan ejaan yang
disempurnakan
1 10 Kalimat yang digunakan mudah dimengerti 1 11 Kalimat tidak menimbulkan penafsiran ganda atau
salah pengertian.
1
Jumlah 1 7 3
Jumlah x Skala Penilaian 3 28 15
Jumlah Total 46
LAMPIRAN 5: PEDOMAN WAWANCARA SETELAH UJI COBA PRODUK
LAMPIRAN 6: TRANSKIP HASIL WAWANCARA SISWA SETELAH UJI COBA PRODUK
1. Peneliti dengan siswa pertama Keterangan
P : Peneliti
S1 : Siswa pertama
P : Bagaimana perasaanmu ketika mengikuti pembelajaran bangun ruang sisi datar dengan menggunakan LKS? Sebutkan alasannya!
S1 : Perasaan saya senang karena mendapat pengetahuan dari LKS tersebut tapi bingung juga karena soalnya agak sulit
P : Menurut kamu, apa kelebihan dari LKS tersebut?
S1 : Bahasanya sehari-hari jadi dalam penyelesaian LKS dapat membayangkan keseharian.
P : Menurut kamu, apa kekurangan dari LKS tersebut
S1 : Sama seperti S2, tulisannya kurang jelas sehingga sulit dibaca P : Ketika menyelesaikan LKS tersebut, apa kesulitan yang kamu hadapi?
S1 : Ketika memahami soal karena soalnya 1 ke 2 soalnya hampir sama. Konsepnya sama jadi bingung memilih soal
P : Apa manfaat yang kamu peroleh dari mengerjakan LKS? S1 : Menambah pengetahuan dari yang belum jelas menjadi jelas P : Menurut kamu suatu LKS yang baik seperti apa?
S1 : Soalnya di kasih warna supaya menarik, bahasanya jelas , printnya jelas sehinga mudah dibaca
2. Peneliti dengan siswa kedua Keterangan
P : Peneliti S2 : Siswa kedua
P : Bagaimana perasaan kamu ketika mengikuti pembelajaran bangun ruang sisi datar dengan menggunakan LKS? Sebutkan alasannya!
S2 : Perasaan saya senang, karena saya dapat mengikuti pembelajaran mengenai materi yang belum saya pahami. Dengan LKS saya bisa lebih paham
P : Menurut kamu, apa kelebihan dari LKS tersebut?
S2 : Hampir sama seperti S1, lebih mudah dipahami. Menggunakan Bahasa sehari-hari sehingga mencernanya lebih mudah
P : Menurut kamu, apa kekurangan dari LKS tersebut? S2 : Print-printnya kurang jelas jadi agak susah
P : Ketika menyelesaikan LKS tersebut, apa kesulitan yang kamu hadapi?
S2 : Kesulitan yang saya hadapi adalah menggunakan beberapa rumus yang saya belum pahami
P : Apa manfaat yang kamu peroleh dari mengerjakan LKS ? S2 : Menjadi lebih paham materinya
P : Menurut kamu suatu LKS yang baik seperti apa
S2 : LKS yang baik menurut saya adalah LKS yang bisa dipahami langsung oleh siswa yang akan mengerjakannya. Seperti memahami kata-katanya, gambarnya, dan juga perintahnya
3. Peneliti dengan siswa ketiga Keterangan
P : Peneliti S3 : Siswa ketiga
P : Bagaimana perasaan kamu ketika mengikuti pembelajaran bangun ruang sisi datar dengan menggunakan LKS? Sebutkan alasannya! S3 : Menyenangkan karena dapat mengetahui soal-soal yang lebih luas P : Menurut kamu, apa kelebihan dari LKS tersebut?
S3 : Menarik karena ada warnanya.
P : Menurut kamu, apa kekurangan dari LKS tersebut? S3 : Tidak ada
P : Ketika menyelesaikan LKS tersebut, apa kesulitan yang kamu hadapi?
S3 : Terkadang bingung dengan soalnya ketika gambar dan angka berubah
P : Apa manfaat yang kamu peroleh dari mengerjakan LKS ? S3 : Awalnya bingung, sedikit demi sedikit memahami soal P : Menurut kamu suatu LKS yang baik seperti apa?
S3 : Jika soal memuat lebih banyak materi yang luas serta diberi ketentuan tertentu
4. Peneliti dengan siswa keempat Keterangan
P : Peneliti
S4 : Siswa keempat
P : Bagaimana perasaan kamu ketika mengikuti pembelajaran bangun ruang sisi datar dengan menggunakan LKS? Sebutkan alasannya! S4 : Perasaan saya biasa saja karena dulu pernah belajar begini
P : Menurut kamu, apa kelebihan dari LKS tersebut? S4 : Materi mudah di pahami. Bahasa sehari hari P : Menurut kamu, apa kekurangan dari LKS tersebut? S4 : Kekurangan tidak ada
P : Ketika menyelesaikan LKS tersebut, apa kesulitan yang kamu hadapi?
S4 : Lupa rumus
P : Apa manfaat yang kamu peroleh dari mengerjakan LKS ? S4 : Menambah pengetahuan. Melatih kerja sama
P : Menurut kamu suatu LKS yang baik seperti apa? S4 : Bahasa sehari hari, mudah dipahami
5. Peneliti dengan siswa kelima Keterangan
P : Peneliti S5 : Siswa kelima
P : Bagaimana perasaan kamu ketika mengikuti pembelajaran bangun ruang sisi datar dengan menggunakan LKS. Sebutkan alasannya S5 : Senang, karena membantu saya untuk memahami materi
P : Menurut kamu, apa kelebihan dari LKS tersebut? S5 : Bahasa sehari-hari . materi mudah di pahami
P : Menurut kamu, apa kekurangan dari LKS tersebut? S5 : Print kurang jelas, soal kurang bervariasi
P : Ketika menyelesaikan LKS tersebut, apa kesulitan yang kamu hadapi?
S5 : Susah membedakan panjang tinggi lebar
P : Apa manfaat yang kamu peroleh dari mengerjakan LKS ? S5 : Lebih memahami
P : Menurut kamu suatu LKS yang baik seperti apa?
S5 : Print lebih jelas , soal bervariasi, Bahasa mudah memahami 6. Peneliti dengan siswa keenam
Keterangan P : Peneliti S6 : Siswa keenam
P : Bagaimana perasaan kamu ketika mengikuti pembelajaran bangun ruang sisi datar dengan menggunakan LKS? Sebutkan alasannya! S6 : Senang, karena saya dapat melatih kemampuan saya tentang bangun ruang sisi datar
P : Menurut kamu, apa kelebihan dari LKS tersebut?
S6 : Dengan LKS ini saya dapat lebih memahami materi, karena LKS menggunakan hal-hal yang saya temui sehari-hari
P : Menurut kamu, apa kekurangan dari LKS tersebut? S6 : Waktu pengerjaannya yang kurang
P : Ketika menyelesaikan LKS tersebut, apa kesulitan yang kamu hadapi?
S6 : Mencari rumus yang belum diketahui
P : Apa manfaat yang kamu peroleh dari mengerjakan LKS ? S6 : Lebih memahami
P : Menurut kamu suatu LKS yang baik seperti apa?
S6 : Menurut saya LKS yang baik itu dapat membantu siswa untuk lebih memahami materi
7. Peneliti dengan siswa ketujuh Keterangan
P : Peneliti S7 : Siswa ketujuh
P : Bagaimana perasaan kamu ketika mengikuti pembelajaran bangun ruang sisi datar dengan menggunakan LKS. Sebutkan alasannya S7 : Senang, karena saya sangat menyukai materi bangun ruang sisi datar dan dengan LKS ini saya tambah senang lagi
P : Menurut kamu, apa kelebihan dari LKS tersebut?
S7 : Masalah-masalah atau soalnya dijelaskan dengan baik sehingga saya dapat memahaminya dengan cepat
P : Menurut kamu, apa kekurangan dari LKS tersebut? S7 : Soalnya lebih diperbanyak agar lebih mengerti lagi
P : Ketika menyelesaikan LKS tersebut, apa kesulitan yang kamu hadapi?
S7 : Sulit membedakan sisi prisma sama sisi tegak
P : Apa manfaat yang kamu peroleh dari mengerjakan LKS ?
S7 : Lebih memahami materi bangun ruang sisi datar dari masalah-masalah sehari-hari yang terdapat dalam LKS
P : Menurut kamu suatu LKS yang baik seperti apa?
S7 : Menurut saya LKS yang baik seharusnya memilki masalah-masalah atau soal-soal yang dijelaskan secara rinci atau detail sehingga saat mengerjakannya tidak bingung
8. Peneliti dengan siswa kedelapan Keterangan
P : Peneliti
S8 : Siswa kedelapan
P : Bagaimana perasaan kamu ketika mengikuti pembelajaran bangun ruang sisi datar dengan menggunakan LKS? Sebutkan alasannya! S8 : Senang, karena kerja kelompok jadi agak mudah
P : Menurut kamu, apa kelebihan dari LKS tersebut?
S8 : Menggunakan Bahasa sehari-hari dan LKS nya berwarna sehingga lebih menarik
S8 : Pertanyaannya kurang jelas. Soal kurang bervariasi
P : Ketika menyelesaikan LKS tersebut, apa kesulitan yang kamu hadapi?
S8 : Kerja sama teman susah untuk menyesuaikan
P : Apa manfaat yang kamu peroleh dari mengerjakan LKS ? S8 : Menambah wawasan
P : Menurut kamu suatu LKS yang baik seperti apa? S8 : Print harus jelas dan soalnya mudah dipahami 9. Peneliti dengan siswa kesembilan
Keterangan P : Peneliti
S9 : Siswa kesembilan
P : Bagaimana perasaan kamu ketika mengikuti pembelajaran bangun ruang sisi datar dengan menggunakan LKS? Sebutkan alasannya! S9 : Senang karena mendalami materi. Bingung karena ada beberapa materi yang membingungkan
P : Menurut kamu, apa kelebihan dari LKS tersebut?
S9 : LKS membantu kita memahami materi dan menarik karena terdapat warna-warni pada LKS
P : Menurut kamu, apa kekurangan dari LKS tersebut? S9 : Tidak ada
P : Ketika menyelesaikan LKS tersebut, apa kesulitan yang kamu hadapi?
S9 : Menggambar bangun ruang apalagi prisma
P : Apa manfaat yang kamu peroleh dari mengerjakan LKS ? S9 : Lebih paham
P : Menurut kamu suatu LKS yang baik seperti apa? S9 : Kata-kata lebih mudah di pahami
LAMPIRAN 8: CONTOH HASIL KERJA SISWA 1. SISWA PERTAMA
LAMPIRAN 9: DOKUMENTASI 1. UJI COBA PRODUK LKS
2. WAWANCARA SETELAH UJI COBA PRODUK