BAB V PENUTUP
C. Saran
Saran yang dapat diberikan kepada peneliti untuk mengembangkan perangkat pembelajaran terpadu tipe threaded untuk siswa kelas IV SD yang mengacu Kurikulum 2013 adalah sebagai berikut:
1. Wawancara untuk analisis kebutuhan sebaiknya dilakukan kepada lebih dari 3 guru kelas IV SD agar sumber yang diperoleh lebih banyak dan bervariasi serta mengetahui kebutuhan guru akan perangkat pembelajarn terpadu.
2. RPP sebaiknya disusun lebih dari satu. Dengan banyak contoh RPP yang ada, maka akan berguna dan menambah referensi bagi pembaca.
3. Instrumen validasi dan instrumen uji coba sebaiknya divalidasi oleh lebih dari satu pakar pembelajaran terpadu. Dengan semakin banyak validator maka akan semakin banyak pula masukan yang didapatkan terkait instrumen yang akan digunakan.
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, S. (2000). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta
Benu. (2013). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Mengacu Kurikulum SD 2013 Subtema Indahnya Peninggalan Sejarah Kelas IV Sekolah Dasar. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.
Budiningsih, A. (2004). Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Rinika Cipta. Daryanto. (2014). Pembelajaran Tematik, Terpadu, Terintegrasi (Kurikulum
2013). Yogyakarta: Gava Media.
Daryanto dan Raharjo. (2012). Model Pembelajaran Inovatif. Malang: Gava Media.
Depdikbud. 1996. Program Pembelajaran Terpadu D-II PGSD. Jakarta: Depdikbud Republik Indonesia.
Fadillah, M. (2014). Implementasi Kurikulum 2013 Dalam Pembelajaran SD/MI, SMP/MTs & SMA/MA.
Fogarty, R. (2009). How to Integrate the Curricula “Third Edition”. Illinois: Skylight Publishing.
Hernawan, A.H. dkk. (2011). Pembelajaran Terpadu di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Kurniawan, D. (2014). Pembelajaran Terpadu Tematik (teori,praktik, dan penilaian). Bandung: Alfabeta.
Kustini. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Terpadu dengan Pendekatan Cooperative Learning Berbasis Saintifik untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma. Majid, A. (2014). Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Interes Media.
Majid, A. (2014). Pembelajaran Tematik Terpadu. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Margunayasa, G. (2014). Pembelajaran Terpadu dan Penerapannya. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Mulyasa. E (2007). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa. E (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: PT. Remaja Risdakarya.
Mulyasa. E. (2014). Guru dalam Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Pt. Remaja Rosdakarya.
Permendikbud. (2013). No. 67 tentang KD dan Struktur Kurikulum SD-MI. Permendikbud. (2013). No. 81a tentang Implementasi Kurikulum.
Pupuh, F. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.
Sani, R.A. (2014). Pembelajaran Saintifik untuk Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Sani, R.A. (2016). Penilaian Autentik. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Sanjaya, W. (2013). Penelitian Pendidikan: jenis, metode, dan prosedur. Jakarta: Prenamedia Group.
Sari. (2016). Pengembangan Prototipe Perangkat Pembelajaran Geometri Materi Bangun Ruang Berdasarkan Model Van Hiele untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.
Sudaryono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta: Prenadamedia Group. Sugandi, A., dkk. (2000). Belajar dan pembelajaran. Semarang: IKIP PRESS. Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan: kualitatif, kuantitatif, dan
R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukardjo. (2008). Kumpulan Materi Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Syaodih, N.S. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Tegeh, M., dkk. (2014). Model Penelitian Pengembangan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Trianto. (2010). Pengantar Penelitian Pendidikan bagi Pengembangan Profesi & Tenaga Kependidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Tung, K.Y. (2017). Desain Instruksional, Perbandingan Model & Implementasinya. Yogyakarta: ANDI
Widyoko, E.P. (2016). Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Yani, A. (2014). Mindset Kurikulum 2013. Bandung: Alfabeta.
Zuriah, N. (2009). Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan: Teori –Aplikasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Kisi-kisi Pedoman Wawancara Analisis Kebutuhan
No. Pertanyaan
1. Sejak kapan menerapkan kurikulum 2013?
2. Apakah bapak/Ibu sudah tahu bahwa kurikulum 2013 harus menggunakan pembelajaran terpadu?
3. Apakah bapak/Ibu pernah mengikuti pelatihan kurikulum 2013? 4. Ada 10 jenis pembelajaran terpadu, apakah bapak/ibu mengenal dan
menguasai 10 jenis itu ?
5. Apakah ada kesulitan dalam merencanakan pembelajaran terpadu? 6. Apakah ada kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran terpadu? 7. Apakah bapak/ibu mengetahui pembelajaran terpadu tipe threaded? 8. Salah satu ciri pembelajaran terpadu adalah tipe threaded yaitu
mengajarkan beberapa mata pelajaran dan keterpaduannya terletak pada keterampilan. Apakah bapak/ibu membutuhkan contoh perangkat pembelajaran terpadu tipe threaded?
Hasil Wawancara SD Negeri Depok 1
Waktu Pelaksanaan : 4 Mei 2017
Tempat Pelaksanaan : SD Negeri Depok 1 Narasumber 1 : Guru Kelas IV A Narasumber 2 : Guru Kelas IV B No. Pertanyaan Rangkuman Jawaban
Narasumber 1 Rangkuman Jawaban Narasumber 2 1. Sejak kapan menerapkan kurikulum 2013? SD Negeri Depok 1 sudah menerapkan Kurikulum 2013 sejak tahun pelajaran 2015/2016 yang dimulai pada kelas I dan kelas IV.
SD Negeri Depok 1 sudah menerapkan Kurikulum 2013 sejak tahun pelajaran 2015/2016. Tidak semua kelas langsung menerapkan kurikulum 2013, tetapi secara bertahap dimulai dari kelas I dan IV terlebih dahulu.
2. Apakah bapak/Ibu sudah tahu bahwa kurikulum 2013 harus menggunakan pembelajaran
terpadu?
Guru sudah mengetahui bahwa pada penerapan Kurikulum 2013 menggunakan pembelajaran terpadu. Sudah mengetahui bahwa kurikulum 2013 menggunkan pembelajaran terpadu. 3. Apakah bapak/Ibu pernah mengikuti pelatihan kurikulum 2013?
Guru pernah mengikuti
workshop tentang
kurikulum 2013. Selain itu, guru juga mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Dinas Pendidikan terkait dengan pelaksanaan Kurikulum 2013. Sudah pernah mengikuti workshop tentang kurikulum 2013 yang diselenggarakan oleh pihak sekolah. Selain itu, guru juga pernah mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Dinas Pendidikan terkait dengan pelaksanaan kurikulum 2013. 4. Ada 10 jenis pembelajaran terpadu, apakah Guru mengetahui mengenai pembelajaran terpadu. Ketika ditanya
Baru tahu jika pembelajaran terpadu tipenya ada 10. Yang Lampiran 2
Bapak/Ibu mengenal dan menguasai 10 jenis itu ?
tentang pembelajaran terpadu guru langsung menjawab, “yang tipe mana mas? Intergrated, webbed atau yang
mana?”. Guru
mengetahui beberapa tipe pembelajaran
terpadu yang
dikembangkan Robin Fogarty namun guru belum memahami secara keseluruhan. Selain itu, guru juga mengatahui bahwa beberapa tipe pembelajaran terpadu masuk ke dalam integrasi kurikulum 2013.
sudah diketahui baru webbed dan integrated.
5. Apakah ada
kesulitan dalam merencanakan pembelajaran terpadu?
Kesulitan yang dihadapi guru ketika membuat evaluasi dan melakukan penilaian. Berbeda dengan kurikulum sebelumnya, memang kurikulum sebelumnya juga bisa dikatakan pembelajaran terpadu namun penilaian tidak sekompleks kurikulkum yang sekarang.
Kesulitan yang sering guru alami biasanya menyiapkan media, selain RPP yang digunakan untuk setiap tipe belum paham secara keseluruhn. 6. Apakah ada kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran terpadu?
Sebenarnya jika sudah memahami konsep pembelajaran terpadu mungkin lebih mudah,
namun disini
permasalahannya dari tipe-tipe yang sudah disebutkan tadi banyak tipe pembelajaran terpadu yang belum saya pehami.
Sebenarnya dalam pembelajaran seperti biasa saya sudah menerapkan
pembelajaran terpadu, mungkin yang sudah saya terapkan tipe
webbed. Untuk tipe
pembelajaran yang lain
masih kurang
memahami secara detail dan perlu berlajar lagi. 7. Apakah bapak/ibu
mengetahui
Guru hanya mengetahui
beberapa tipe
Guru hanya mengetahui
pembelajaran
terpadu tipe threaded?
pembelajaran terpadu. Untuk tipe threaded sendiri guru belum pernah mendengar tipe pembelajaran terpadu tipe tersebut.
pembelajaran terpadu. Untuk tipe threaded sendiri guru belum pernah mendengar tipe pembelajaran terpadu tipe tersebut.
8. Salah satu ciri pembelajaran
terpadu adalah tipe
threaded yaitu mengajarkan beberapa mata pelajaran dan keterpaduannya terletak pada keterampilan. Apakah bapak/ibu membutuhkan contoh perangkat pembelajaran terpadu tipe threaded? Guru membutuhkan contoh perangkat pembelajaran terpadu tipe threaded sebagai refrensi dalam melakukan pembelajaran di kelas. Guru membutuhkan contoh bagaimana mengimplementasikan pembelajaran terpadu tipe threaded agar lebih menarik dan bermakna.
Sangat membutuhkan sebagai panduan dalam melaksanakan
pembelajaran terpadu tipe threaded. Perangkat pembelajaran teradu tipe threaded sangat bermanfaat bagi saya sebagai referensi
untuk mencoba
menerapkan
pembelajaran terpadu tipe tersebut.
Hasil Wawancara SD Negeri Kintelah 1
Waktu Pelaksanaan : 20 April 2017
Tempat Pelaksanaan : SD Negeri Kintelan 1 Narasumber : Guru Kelas IV
No. Pertanyaan Rangkuman Jawaban
Narasumber
1. Sejak kapan
menerapkan kurikulum 2013?
Sejak tahun 2015/2016, semester 1 tetapi semester 2 tidak menerapkan dan pada tahun 2016/2017 mulai menggunakan kurikulum 2013 lagi namun dalam perjalanannya banyak keluhan.
2. Apakah bapak/Ibu sudah tahu bahwa kurikulum 2013 harus menggunakan
pembelajaran terpadu?
Yang diketahui yaitu menggunakan pendekatan saintifik (5M), belum mengetahui bahwa pembelajaran terpadu dipakai pada kurikulum 2013. 3. Apakah bapak/Ibu
pernah mengikuti pelatihan kurikulum 2013?
Pernah mengikuti sebanyak 2 kali di UPT dan Kota Madya. Pelatihan tersebut membahas tentang K13, perangkat pembelajaran, penilaian, rapot dan proses pembelajaran.
4. Ada 10 jenis
pembelajaran terpadu, apakah bapak/ibu
mengenal dan
menguasai 10 jenis itu ?
Untuk pembelajaran terpadu sudah mengetahui jika terdapat 10 tipe, namun tidak menguasai keseluruhan dari tipe-tipe tersebut.
5. Apakah ada kesulitan dalam merencanakan pembelajaran terpadu?
Ada kesulitan, membuat guru lelah karena 1 pembelajaran dari pagi sampai siang ada beberapa muatan KI, KD dari berbagai mapel.
6. Apakah ada kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran terpadu?
Prosesnya tidak begitu sulit, namun masalahnya terdapat pada saat ulangan karena dalam melakukan penilaian cukup sulit.
7. Apakah bapak/ibu mengetahui
pembelajaran terpadu tipe threaded?
Belum mengetahui tipe pembelajaran tersebut.
8. Salah satu ciri pembelajaran terpadu adalah tipe threaded yaitu mengajarkan beberapa mata pelajaran dan keterpaduannya terletak pada keterampilan.. Apakah bapak/ibu membutuhkan contoh perangkat pembelajaran terpadu tipe threaded?
Iya membutuhkan perangkat pembelajaran tipe threaded agar lebih menguasai lagi beberapa tipe-tipe pembelajaran terpadu. Diharapkan perangkat pembelajaran terpadu tipe threaded sesuai dengan kurikulum 2013.
Pernyataan Validasi Kualitas Perangkat Pembelajaran Terpadu Tipe Threaded
No. Pernyataan
A IDENTITAS RPP
1 Kelengkapan unsur identitas RPP (satuan pendidikan, kelas, semester, pembelajaran terpadu tipe tertentu, alokasi waktu).
B PERUMUSAN INDIKATOR
1 Kesesuaian rumusan indikator dengan KI, dan KD.
2 Kesesuaian penggunaan kata kerja operasional dengan kompetensi yang diukur.
3 Kesesuaian dengan aspek (sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan).
4 Rumusan indikator menunjukkan kemampuan berpikir tingkat tinggi.
C PERUMUSAN TUJUAN PEMBELAJARAN
1 Kesesuaian tujuan pembelajaran dengan kompetensi dasar dan indikator. 2 Kelengkapan komponen ABCD (Audience, Behaviour, Condition,
Degree) dalam rumusan tujuan pembelajaran.
3 Menggunakan kata kerja yang dapat diamati dan diukur.
4 Rumusan tujuan hanya mengandung satu (1) jenis tingkah laku. D PEMILIHAN MATERI AJAR
1 Kesesuaian materi ajar dengan indikator/tujuan pembelajaran. 2 Kesesuaian materi ajar dengan lingkungan (kontekstual) dan
karakteristik peserta didik.
3 Kesesuaian materi ajar dengan alokasi waktu.
E SUMBER BELAJAR
1 Sumber belajar sesuai dan mutakhir. 2 Sumber belajar yang digunakan beragam.
3 Sumber belajar yang dikutip ditulis dengan tata tulis baku.
F MEDIA PEMBELAJARAN
1 Kesesuaian media pembelajaran dengan indikator/tujuan pembelajaran. 2 Kesesuaian media pembelajaran untuk mengimplementasikan
pendekatan scientific.
3 Kesesuaian media belajar dengan karakteristik peserta didik.
G METODE PEMBELAJARAN
1 Kesesuaian metode pembelajaran dengan indikator/tujuan pembelajaran. 2 Kesesuaian metode pembelajaran dengan pendekatan scientific.
H SKENARIO PEMBELAJARAN
1 Menampilkan kegiatan pendahuluan dengan jelas (apersepsi, motivasi, orientasi).
2 Menampilkan kegiatan inti sesuai dengan pendekatan scientific (mengamati, menanya, menalar, mencoba/mempraktikkan, Lampiran 4
mengomunikasikan).
3 Menampilkan kegiatan penutup dengan jelas (menyimpulkan, evaluasi, refleksi, tindak lanjut).
4 Materi pembelajaran disajikan dengan skenario yang sistematis. 5 Skenario pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah metode
pembelajaran yang dipilih dan kondisi/proses yang dirumuskan dalam tujuan pembelajaran.
6 Keterpaduan antar konsep/muatan pelajaran tertata dengan baik sehingga perpindahan antar konsep/muatan pelajaran berjalan landai. 7 Rumusan skenario pembelajaran berpotensi untuk memberdayakan
siswa.
8 Rumusan skenario pembelajaran berpotensi untuk terciptanya pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.
9 Pengaturan skenario pembelajaran dengan alokasi waktu proporsional. I IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TERPADU TIPE
THREADED
1 Karakteristik memadukan beberapa keterampilan metakurikulum yang meliputi keterampilan berpikir, keterampilan sosial, keterampilan kecerdasan ganda, keterampilan kerjasama, dan keterampilan
mengorganisir waktu pada pembelajaran terpadu tipe threaded nampak jelas dalam proses pembelajaran.
2 Karakteristik memadukan keterampilan dalam beberapa bidang studi lintas tema pada pembelajaran terpadu tipe threaded nampak jelas dalam proses pembelajaran.
3 Karakteristik keterpaduan terletak pada persamaan keterampilan yang terdapat pada beberapa bidang studi pada pembelajaran terpadu tipe threaded nampak jelas dalam proses pembelajaran.
4 RPP pembelajaran terpadu tipe threaded memiliki sifat praktis dan fungsional.
5 RPP pembelajaran terpadu tipe threaded mampu memberdayakan siswa. 6 RPP pembelajaran terpadu tipe threaded menciptakan suasana
pembelajaran yang bermakna (menyenangkan).
7 RPP pembelajaran terpadu tipe threaded mampu mengembangkan keutuhan perkembangan pribadi siswa.
J PENILAIAN
1 Penilaian bersifat autentik (kontekstual dan menggunakan beragam teknik penilaian) meliputi (sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan).
2 Kesesuaian teknik, bentuk, dan instrumen penilaian dengan indikator yang akan dicapai.
3 Kesesuaian kunci jawaban dengan soal. 4 Kesesuaian tugas dengan rubrik penilaian.
5 Kesesuaian pedoman penskoran dari soal dan rubrik penilaian. K LEMBAR KERJA SISWA (LKS)
refleksi).
2 Rumusan petunjuk umum LKS sederhana dan mudah dipahami siswa. 3 Rumusan kegiatan pembelajaran dalam LKS singkat, sederhana dan
mudah dipahami siswa.
4 Urutan kegiatan pembelajaran pada LKS runtut.
5 Kegiatan pembelajaran dalam LKS memungkinkan tercapainya indikator /tujuan pembelajaran.
6 Kegiatan pembelajaran dalam LKS menunjukkan karakteristik pembelajaran terpadu tipe threaded.
7 Kegiatan pembelajaran dalam LKS mencerminkan pendekatan scientific. 8 Bahasa yang digunakan pada LKS sesuai dengan tingkat perkembangan
siswa.
9 Tersedia beberapa pertanyaan untuk refleksi. 10 Tampilan LKS indah dan menarik.
L BAHASA
1 RPP menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar (sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI)).
Pernyataan Uji Coba Perangkat Pembelajaran Terpadu Tipe Threaded
No. Pernyataan
A IDENTITAS RPP
1 Kelengkapan unsur identitas RPP (satuan pendidikan, kelas, semester, pembelajaran terpadu tipe tertentu, alokasi waktu)
B PERUMUSAN INDIKATOR
1 Kesesuaian rumusan indikator dengan KI, dan KD
2 Kesesuaian penggunaan kata kerja operasional dengan kompetensi yang diukur
3 Kesesuaian dengan aspek (sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan)
4 Rumusan indikator menunjukkan kemampuan berpikir tingkat tinggi
C PERUMUSAN TUJUAN PEMBELAJARAN
1 Kesesuaian tujuan pembelajaran dengan kompetensi dasar dan indikator 2 Kelengkapan komponen ABCD (Audience, Behaviour, Condition,
Degree) dalam rumusan tujuan pembelajaran
3 Menggunakan kata kerja yang dapat diamati dan diukur
4 Rumusan tujuan hanya mengandung satu (1) jenis tingkah laku D PEMILIHAN MATERI AJAR
1 Kesesuaian materi ajar dengan indikator/tujuan pembelajaran 2 Kesesuaian materi ajar dengan lingkungan (kontekstual) dan
karakteristik peserta didik
3 Kesesuaian materi ajar dengan alokasi waktu
E SUMBER BELAJAR
1 Sumber belajar sesuai dan mutakhir 2 Sumber belajar yang digunakan beragam
3 Sumber belajar yang dikutip ditulis dengan tata tulis baku
F MEDIA PEMBELAJARAN
1 Kesesuaian media pembelajaran dengan indikator/tujuan pembelajaran. 2 Kesesuaian media pembelajaran untuk mengimplementasikan
pendekatan scientific
3 Kesesuaian media belajar dengan karakteristik peserta didik
G METODE PEMBELAJARAN
1 Kesesuaian metode pembelajaran dengan indikator/tujuan pembelajaran 2 Kesesuaian metode pembelajaran dengan pendekatan Scientific
H SKENARIO PEMBELAJARAN
1 Menampilkan kegiatan pendahuluan dengan jelas (apersepsi, motivasi, orientasi)
2 Menampilkan kegiatan inti sesuai dengan pendekatan scientific (mengamati, menanya, menalar, mencoba/mempraktikkan, mengomunikasikan)
3 Menampilkan kegiatan penutup dengan jelas (menyimpulkan, evaluasi, refleksi, tindak lanjut)
4 Materi pembelajaran disajikan dengan skenario yang sistematis 5 Skenario pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah metode
pembelajaran yang dipilih dan kondisi/proses yang dirumuskan dalam tujuan pembelajaran
6 Keterpaduan antar konsep/muatan pelajaran tertata dengan baik sehingga perpindahan antar konsep/muatan pelajaran berjalan landai 7 Rumusan skenario pembelajaran berpotensi untuk memberdayakan
siswa
8 Rumusan skenario pembelajaran berpotensi untuk terciptanya pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna
9 Pengaturan skenario pembelajaran dengan alokasi waktu proporsional I IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TERPADU TIPE
THREADED
1
Karakteristik memadukan beberapa keterampilan metakurikulum yang meliputi keterampilan berpikir, keterampilan sosial, keterampilan kecerdasan ganda, keterampilan kerjasama, dan keterampilan
mengorganisir waktu pada pembelajaran terpadu tipe threaded nampak jelas dalam proses pembelajaran
2
Karakteristik memadukan keterampilan dalam beberapa bidang studi lintas tema pada pembelajaran terpadu tipe threaded nampak jelas dalam proses pembelajaran
3
Karakteristik keterpaduan terletak pada persamaan keterampilan yang terdapat pada beberapa bidang studi pada pembelajaran terpadu tipe threaded nampak jelas dalam proses pembelajaran
4 RPP pembelajaran terpadu tipe threaded memiliki sifat praktis dan fungsional
5 RPP pembelajaran terpadu tipe threaded mampu memberdayakan siswa 6 RPP pembelajaran terpadu tipe threaded menciptakan suasana
pembelajaran yang bermakna (menyenangkan)
perkembangan pribadi siswa J PENILAIAN
1 Penilaian bersifat otentik (kontekstual dan menggunakan beragam teknik penilaian) meliputi (sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan)
2 Kesesuaian teknik, bentuk, dan instrumen penilaian dengan indikator yang akan dicapai
3 Kesesuaian kunci jawaban dengan soal 4 Kesesuaian tugas dengan rubrik penilaian
5 Kesesuaian pedoman penskoran dari soal dan rubrik penilaian J LEMBAR KERJA SISWA (LKS)
1 Kelengkapan unsur-unsur LKS (tujuan, petunjuk, kegiatan belajar, dan refleksi)
2 Rumusan petunjuk umum LKS sederhana dan mudah dipahami siswa 3 Rumusan kegiatan pembelajaran dalam LKS singkat, sederhana, dan
mudah dipahami siswa
4 Urutan kegiatan pembelajaran pada LKS runtut
5 Kegiatan pembelajaran dalam LKS memungkinkan tercapainya indikator /tujuan pembelajaran
6 Kegiatan pembelajaran dalam LKS menunjukkan karakteristik pembelajaran terpadu tipe threaded
7 Kegiatan pembelajaran dalam LKS mencerminkan pendekatan scientific 8 Bahasa yang digunakan pada LKS sesuai dengan tingkat perkembangan
siswa
9 Tersedia beberapa pertanyaan untuk refleksi 10 Tampilan LKS indah dan menarik
J BAHASA
1 RPP menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar (sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI))
Validasi Pakar A Pembelajaran Terpadu Lampiran 6
Validasi Pakar B Pembelajaran Terpadu Lampiran 7
Validasi Uji Coba Guru Kelas IV A Sekolah Dasar Lampiran 8
Validasi Uji Coba Guru Kelas IV B Sekolah Dasar Lampiran 9
Surat Permohonan Izin Penelitian Lampiran 10
Surat Keterangan Melakukan Penelitian Lampiran 11
Foto Pelaksanaan Penelitian Lampiran 12
Biodata Penulis
Dedi Permana merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Lahir di Purworejo, 22 Tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 14 Desember 1995. Peneliti menempuh pendidikan dasar di SDIT Ulul Albab 1 Purworejo pada tahun 2002-2008. Pendidikan menangah pertama ditempuh di SMP Negeri 23 Purworejo pada tahun 2008-2011. Peneliti kemudian melanjutkan pendidikan tingkat menengah atas di SMA Negeri 11 Purworejo pada tahun 2011-2014. Peneliti mulai tercatat sebagai mahasiswa aktif Universitas Sanata Dharma sejak tahun 2014, khususnya pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
Selama menempuh perkuliahan, peneliti aktif mengikuti berbagai kegiatan untuk mengembangkan soft skill. Berikut beberapa kegiatan yang pernah diikuti oleh peneliti:
1. Peserta English Club periode Agustus 2014-Mei 2016.
2. Peserta Kursus Mahir Tingkat Dasar (KMD) pada tanggal 26-31 Januari 2015.
3. Inisiasi PGSD pada tanggal 25-27 September 2014.
4. Seminar Kurikulum untuk Terstandarisasi (Cambridge) pada 22 Oktober 2016.
5. Peserta PPKM II pada tanggal 12-27 November 2015 dan 28 Novmber 2015.
6. Malam Kreativitas Mahasiswa PGSD 2015. 7. Parade Gamelan Anak 2014.
Masa pendidikan di Universitas Sanata Dharma diakhiri dengan menulis skripsi sebagai tugas akhir yang berjudul “Pengembangan Perangkat Pembelajaran Terpadu Tipe Threaded untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Mengacu Kurikulum 2013”.