• Tidak ada hasil yang ditemukan

Saran yang dapat penulis berikan kepada pembaca sebagai berikut:

1. Perlu diperhatikan dalam penggunaan wadah ada baiknya menggunakan wadah dengan ukuran lebih besar sehingga tidak membatasi pergerakan ulat grayak dan guna meminimalisir kematian saat proses pemeliharaan. 2. Perlu mencari banyak informasi tempat keberadaan hama yang akan

digunakan dalam penelitian supaya mempermudah dalam pencarian hama uji.

3. Tidak hanya berfokus pada hasil atau langkah kerja penelitian saja melainkan juga perlu adanya pendokumentasian dalam penelitian sebagai bukti bahwa penelitian yang dilakukan murni dari hasil yang telah dilakukan sendiri.

4. Jika akan diaplikasikan ke persawahan atau dalam skala besar maka sebaiknya menggunakan metode penyemprotan.

DAFTAR PUSTAKA

Adil, W., 2010, Gadung; Manfaat dan Perbanyakannya secara In Vitro, http://pustaka.litbang.deptan.go.id/publikasi/wr326106.pdf, pada tanggal 17 Februari 2018 pukul 19.54 WIB.

Almatsier, S., 2001, Prinsip Dasar Ilmu Gizi, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Asmaliyah, S., dan Musyafa, 2010, Uji Toksisitas Daun Nicolaia atropurpurea Val; Terhadap Serangga Hama Spodoptera litura Fabricus (Lepidoptera : Noctuidae) Jurnal Peneliian Hutan Tanaman, 7 (5), 253-263.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2006; Rencana Strategis Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2010- 2014, Badan Litbang Pertanian, Jakarta, Kementerian Pertanian.

Cahyono, B., 2005, Tembakau; Budidaya dan Analisis Usaha Tani, Kanisius, Yogyakarta.

Dhahiyat, Y. Dan Djuangsih., 1997, Uji Hayati (Bioassay); LC50 (Acute Toxicity Test) menggunakan Daphina dan Ikan, Laporan Hasil Penelitian, PPSDAL LP Universitas Padjajaran, Bandung.

Direktorat Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, 2012, Pendoman Penggunaan Insectisida (Pestisida) dalam Pengendalian Vektor, 632. 95 ind p. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Djafaruddin, 2000, Dasar-Dasar Pengendalian Hama dan Penyakit, Bumi Aksara, Jakarta.

Djojosumarto, P., 2004, Teknik Aplikasi Pestisida Pertanian, Kanisius, Yogyakarta.

Erwin, 2000, Hama dan Penyakit Tembakau Deli, Balai Penelitian Tembakau Deli PTPN II (Persero), Tanjung Morawa, Medan.

Fadilah, 2012, Pengaruh Ekstrak Daun Tembelekan (Latana Cemara) Terhadap Pertumbuhan dan Mortalitas Ulat Grayak (Spodoptera litura) Pada Kedelai. Tugas Akhir, Jurusan Biologi Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya.

Harjono, T., Pambayun, I., dan Tahir, 2008, Detoksifikasi Umbi Gadung (D. hispida Dennst..) dengan Pemanasan Terbatas Dalam Pengolahan Tepung Gadung. Dipublikasikan, Jurnal Teknologi Pertanian Vol. 9 No.2, http://elibrary.ub.ac.id, pada tanggal 19 Februari 2018 pukul 20.21 WIB.

Hartati, Indah., 2010, ISOLASI ALKALOID DARI TEPUNG GADUNG (Dioscorea hispida Dennst) DENGAN TEKNIK EKSTRAKSI BERBANTU GELOMBANG MIKRO, Skripsi, Universitas Diponegoro, Semarang.

Haryono, 2011, Konsep dan Strategi Penelitian dan Pengembangan Pestisida Nabati, Semnas Pesnab IV, Jakarta.

Hera, 2007, Ulat Grayak, diakses dari

http://www.deptan.go.id/ditlinhorti/jurnal/bd krisan.html, pada tanggal 20 Februari 2018 pukul 21.21 WIB.

Hasnah dan Fardhisa, 2012, Pengaruh Ekstrak Rimpang Jeringau (Acorus Calamus) Terhadap Mortalitas Ulat Grayak Spodoptera litura F. J floratek., Volume 7, 115 -124.

Kardinan, A., 2002, Pestisida Nabat; Ramuan dan Aplikasi, Penebar Swadaya, Jakarta.

Koswara, S., 2001, Teknologi Pengolahan Umbi-Umbian, Modul, Bogor, Fakultas Pertanian IPB.

Kurniati, 2013, Budidaya Tanaman Padi Sawah, diakses dari http://www.pdf.com pada tanggal 14 Maret 2018 pukul 20.08 WIB. Linangkung, E., 2015, Ratusan Hektar Tanaman Cabai di Serang Hama;

Petani Meradang, https://daerah, sindonews.com,mpada tanggal 15 Februari 2018 pukul 22.21 WIB.

Maligan dan Ningsih, T., 2011, Efek Hipokolesterolemik Tepung Umbi Gadung (Dioscorea hispida Dennst.) Pada Tikus Wistar Jantan Yang Diberi Diet Hiperkolesterol. Jurnal Teknologi pertanian Vol.12 No.2, http://tp.ub.ac.id/wrp-con/uploads/2012/01/EFEK-HIPOKOLESTEROLEMIK-TEPUNG-UMBI-GADUNG-JMM.pdf, pada tanggal 19 Februari 2018 pukul 20.23 WIB.

Ningrum, R., 2012, Dasar-Dasar Pengendalian Hama dan Penyakit, Bumi Aksara, Jakarta.

Ningsih, T.U. dkk. 2013. Pengaruh Filtrat Umbi Gadung, Daun Sirsak, dan Herba Anting-Anting terhadap Mortalitas Larva Spodoptera litura. Jurnal Lentera `Bio. 2 (1), 33-36.

Nirwana, 2012, Kemampuan Pestisida Nabati (Mimba, Gadung, Laos dan Serai), Terhadap Hama Tanaman Kubis (brassica oleracea l), Agritrop Jurnal Ilmu-Ilmu pertanian.

Nugroho, B., Anwar., 2013, Pengenalan dan Pengendalian Hama Ulat Grayak pada Tanaman Kapas, BBPPTP Surabaya, Surabaya.

Pambayun, R., 2007, Kiat Sukses Teknologi Pengolahan Umbi Gadung, Yogyakarta, Ardana Media.

Purwati, E., dan Khairunisa, 2007, Budidaya Tomat Dataran Rendah Dengan Varietas Unggul Serta Tahan Hama dan Penyaki, Penebar Swadaya, Jakarta.

Puspanti, P. Ernita ., Anwar, Dewa A, I Nyoman P.P, dan Ni Putu P.D., 2010, Toksikologi Sianida, Stikes Wira Medika, Bali.

Prabowo, T., 2002, Hama Tanaman Pangan dan Perkebunan, Jakarta, Bumi Aksara.

Prijono, 2008, Insektisida Nabati; Prinsip, Pemanfaatan, dan Pengembangannya . Departemen Proteksi Tanaman, IPB, Bogor.

Raharjo, S., 2017, Makna Koefisien Determinasi (R Square) dalam Analisis

Regresi Linier, Diunduh dari

http://www.spssindonesia.com./2017/04/makna-koefisien-determinasi-r-square.html, pada tanggal 25 Mei 2018.

Rahayu, 2009, Efek Ekstrak Daun Legundi (Vitex trifolia) Terhadap Mortalitas Ulat Grayak (Spodoptera litura), J, Warta Wiptek 17 (1); 23–2, pada tanggal 20 februari 2018 pukul 19.20 WIB.

Rudito, D., 2009, Studi Komparasi Karakteristik Parsial Gadung Dayak Kalimantan dan Gadung Jawa (Dioscorea hispida) sebagai dasar eksplorasi untuk pangan alternatif, dipublikasikan. Prosiding Seminar Nasional FTP UNUD, http://elib.pdii.lipi.go.id, pada tanggal 19 Februari 2018 pukul 18.48 WIB.

Rukmana, R., dan Yuyun, 2001, Aneka Olahan Ubi Kayu, Yogyakarta, Kanisius.

Sarwono, J., 2006, Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif, Graha Ilmu, Yogyakarta.

Sudarmo, S., 2005, Pestisida Nabati, Kanisius, Yogyakarta.

Sudarmo, S., 2009, Pestisida Nabati Pembuatan dan Pemanfaatannya, Yogyakarta, Kanisius.

Sinaga, R., 2009, Uji Efektivitas Pestisida Nabati Terhadap Hama Spodoptera litura (Lepidoptera : Noctuidae) Pada Tanaman Tembakau (Nicotiana tabaccum L.), Skripsi, Universitas Sumatera Utara. Medan. Suharto, 2007, Pengenalan dan Pengendalian hama Tanaman Pangan,

ANDI, Yogyakarta.

Syakir, M., 2011, Status Penelitian Pestisida Nabati, Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Perkebunan, Bogor.

Tangkas, I., dan Sakung J., 2012, Daya Insektisida Alami Perasan Umbi Gadung (Discorea hispida Dennst) dan Ekstrak Tembakau (Nicotiana tabacum L), Erlangga, Palu.

Warsito, R. Dan Harahap., 2016, Uji Toksisitas Akut Ekstrak Daun Kamboja (Plumiera rubra L.) pada Ikan Nila Merah, (Oreochromis niloticus), Jurnal, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara.

Widodo, W., 2005, Tanaman Beracun Dalam Kehidupan Ternak, MM Press University of Tadulako, Malang.

Winarno, 1997, Kimia Pangan dan Gizi, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. Yu, Simon., The Toxicology and Biochemistry of Insecticides, Taiolor dan Francis

SILABUS Lampiran 1: Silabus Pembelajaran

SILABUS MATA PELAJARAN BIOLOGI Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Atas (SMA)

Kelas/ Semester : X/1

Materi Pokok : Ruang Lingkung Biologi

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, toleransi, kerjasama, damai), santun, responsif dan pro-aktif serta menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan teknologi, seni, budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bidang dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI 4 : Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

Pembelajaran

3.1

4.1

Memahami tentang ruang lingkup biologi (permasalahan pada berbagai objek biologi dan tingkat organisasi kehidupan), metode ilmiah dan prinsip keselamatan kerja berdasarkan pengamatan dalam kehidupan sehari-hari) Menyajikan data hasil penerapan metode ilmiah tentang permasalahan pada berbagai obyek bilogi dan tingkat organisasi kehidupan Ruang Lingkup Biologi:  Permasalahan biologi pada berbagai obyek biologi dan tingkat organisasi

kehidupan  Cabang-cabang

ilmu dalam biologi dan kaitannya dengan

perkembangan karir masa depan  Manfaat

mempelajari biologi bagi diri sendiri dan lingkungan serta masa depan  Metode Ilmiah Keselamatan Kerja Mengamati  Mengamati kehidupan masa kini yang berkaitan dengan biologi seperti ilmu kedokteran, gizi, lingkungan, makanan, penyakit dimana semua berhubungan dengan biologi

 Menanya

Melalui pengamatan tersebut, siswa termotivasi untuk mengajukan

pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:  Apa kaitan

kegiatan-kegiatan tersebut dengan biologi?

 Apa manfaat mempelajarinya?  Apa yang dimaksud

dengan biologi  Apa yang dipelajari

dalam biologi  Bagaimana mempelajari biologi? Tugas  Laporan tertulis tentang permasalahan biologi dan cabang-cabang biologi, serta aspek metode ilmiah dan keselamatan kerja Observasi Portofolio  Kompetensi membuat laporan terdiri dari format, isi laporan, kesesuaian isi, dan aspek komunikatif dan berbahasa Tes  Tes Tertulis Mengerjakan soal tentang ruang lingkup 3 x 45 Menit  Laboratorium biologi dan sarananya (peralatan yang akan digunkanan selama satu tahun pelajaran)  Buku panduan kerja laboratorium (LKS) dalam satu tahun  Viewer LCD dan laptop  Berbagai gambar dan video mengenai fenomena ilmu bologi dan keselamatan kerja.  Artikel ilmiah atau jurnal ilmiah

 Apa metode ilmiah, keselamatan kerja dan karir berbasis ilmiah? Mengumpulkan data  Melakukan pengamatan

terhadap permasalahan biologi pada obyek biologi dan tingkat organisasi kehidupan dialam dan membuat laporan

 Melakukan studi

literatur tentang cabang-cabang biologi, obyek biologi, permasalahan biologi, dan profesi yang berbasis biologi (dengan contoh-contoh dan diper dalam dengan

penugasan/ PR)  Diskusi tentang kerja

seorang peneliti biologi dengan menggunakan metode ilmiah dalam mengamati bioproses dam melakukan biologi, kerja ilmiah (sikap dan metode ilmiah) dan keselamatan kerja mengenai cabang-cabang ilmu biologi dan manfaatnya  Contoh laporan tertulis (jurnal ilmiah)  Daftar peralatan di lab biologi  Lembar tata tertib keselmatan laboratorium  Lembar kesepakatan yang ditandatangani bersama oleh setiap siswa untuk keselmatan kerja

percobaan dengan menentukan permasalahan, membuat hipotesis, merencanakan percobaan dengan menentukan variabel percobaan, mengolah data pengematan dan percobaan serrta

menampilkannya dalam tabel-grafik/skema serta mengkomunikasikannya secara lisan dan secara tertulis dalam bentuk format laporan ilmiah.  Diskusi aspek-aspek

keselamatan kerja laboratorium biologi dan menyepakati komitmen bersama untuk

melaksanakan dengan tanggung jawab aspek keselamatan kerja dilaboratorium  Mengamati contoh

laporan hasil penelitian biologi dalam jurnal ilmiah yang

menggunakan bahasa Indonesia mengenai komponen format laporan  Mengamati komponennya dengan ruang lingkup biologi sebagai mata pelajaran kelompok ilmu alam Mengasosiasikan  Mendiskusikan hasil

pengamatan yang didapt mengenai ruang lingkup biologi, cabang biologi, metode ilmiah,

keselamatan kerja untuk memperbaiki

pemahaman mengenai ruang lingkup biologi Mengkomunikasikan  Mengkomunikasikan

secara lisan mengenai ruang lingkup biologi, metode ilmiah dan keselamatan kerja serta rencana pengemabngan karir masa depan

berbasis biologi

 Membuat laporan hasil pengamatan, hasil penelitian, metode ilmiah tentang fenomena kehidupan masa kinidan tingkat organisasi kehidupan untuk perkembangan karir biologi, metode ilmiah dan kerja keselamatan untk membentuk atau memperbaiki

pemahaman tentang ruang lingkup biologi sertamempresentasikann ya.

Lampiran 2: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Atas (SMA) Mata Pelajaran : Biologi

Kelas / Semester : X/1

Topik : Ruang Lingkup Biologi Alokasi Waktu : 3x45 menit

A. Kompentensi Inti

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, toleransi, kerjasama, damai), santun, responsif dan pro-aktif serta menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan teknologi, seni, budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bidang dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI 4 : Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konker dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan. B. Kompetensi Dasar

KD 3.1 : Memahami tentang ruang lingkup biologi (permasalahan pada berbagai objek biologi dan tingkat organisasi kehidupan), metode ilmiah dan prinsip keselamatan kerja berdasarkan pengamatan dalam kehidupan sehari-hari)

KD 4.1 : Menyajikan data hasil penerapan metode ilmiah tentang permasalahan pada berbagai obyek biologi dan tingkat organisasi kehidupan. C. Indikator

3.1.1 Menjelaskan permasalahan pada berbagai obyek Biologi dan tingkat organisasi kehidupan.

3.1.2 Menganalisis permasalahan Biologi berdasarkan langkah-langka metode ilmiah dalam penelitian.

3.1.3 Menjelaskan prinsip keselamatan kerja berdasarkan pengamatan dan percobaan.

4.1.1 Menyususun rancangan penelitian dengan metode ilmiah

4.1.2 Membuat laporan hasil penelitian dari guru dengan metode ilmiah. D. Tujuan Pembelajaran

3.1 Melalui diskusi siswa dapat menganalisis permasalahan pada berbagai obyek Biologi dan tingkat organisasi kehidupan dengan benar.

3.2 Melalui studi pustaka/jurnal siswa dapat mengurutkan langkah-langkah metode ilmiah dalam penelitian dan dapat menjadi lebih aktif, toleransi, percaya diri serta dapat bekerjasama dalam kelompok.

3.3 Melalui diskusi siswa dapat menjelaskan prinsip keselamatan kerja berdasarkan hasil pengamatan.

4.1 Melalui tugas group project siswa dapat membuat rancangan penelitian sederhana metode ilmiah dengan benar untuk mengatasi masalah hama sesuai dengan penerapan metode ilmiah dalam suatu penelitain.

4.2 Melalui kegiaatan diskusi siswa dapat mempresentasikan hasil rancangan penelitian sederhana tersebut dalam mengatasi masalah hama dalam bentuk laporan tertulis.

E. Materi Pembelajaran

Bab : Ruang Lingkup Biologi Sub Bab :

1. Cabang dan Manfaat Ilmu Biologi 2. Metode Ilmiah

F. Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Saintifik

Metode Pembelajaran : Inquiry/Discovery Learning

Model Pembelajaran : observasi, tanya jawab dan diskusi kelompok. G. Media, Alat/Bahan dan Sumber Belajar

1. Media:  Power point  Video

 Lembar Kerja Siswa (LKS) 2. Alat/Bahan:

 Laptop  LCD/Viewer 3. Sumber Belajar

 Artikel/jurnal ilmiah  Internet

 Lingkungan Sekitar

H. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1

Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu

Kegiatan Pendahuluan:  Apresepsi

- Guru mengucapkan salam dan mempersilahkan salah satu anak untuk memimpin doa (sebagai implementasi religius)

- Guru memeriksa kehadiran siswa di dalam kelas. - Pengkondisian kelas (sebagai nilai disiplin)

- Guru mengajukan pertanyaan tentang apasaja yang dipelajari dalam Biologi, manfaat dalam mempelajari Biologi serta apa itu pengertian illmu biologi.

 Motivasi

- Menayangkan beberapa contoh gambar objek biologi atau gambar-gambar kemajuan di bidang kedokteran, farmasi, pertanian, peternakan, perikanan, dan teknologi pangan.

- Guru mengajukan pertanyaan mengenai hal tersebut dengan menanyakan dari gambar tersebut apa yang dapat kalian amati, Apa yang kamu ketahui tentang ilmu biologi serta apa kaitannya ilmu biologi pada bidang kedokteran, pertanian, peternakan serta farmasi?

 Orientasi

- Menjelaskan secara singkat mengenai meteri yang akan dibahas

- Menyampaikan materi yang akan dipelajari dan menampilkan tujuan pembelajaran hari ini.

 Mengorganisasi

-Membagi siswa kedlaam beberapa kelompok secara heterogen yang terdiri dari 4-5 siswa.

7 menit

Kegiatan Inti  Mengamati

- Siswa mengamati beberapa gambar mengenai obyek biologi di lingkungan sekitar misalnya kupu-kupu yang hinggap pada tanaman, petani yang sedang melakukan kegiatan menyemprot sawah, serta tumbuhan yang diserang oleh hama.

 Menanya

- Siswa mengajukan pertanyaan berdasarkan gambar yang telah ditampilkan misalkan: mengenai kaitan objek biologi tersebut kedalam ilmu biologi. Dampak yang terjadi dari permasalahan tersebut.

- Siswa diminta untuk mencari tahu tentang cabang ilmu biologi serta manfaatnya.

- Guru memberikan tugas kepada masing-masing kelompok untuk mengerjakan LKS terkait dengan artikel ilmiah tentang cabang-cabang ilmu biologi dan manfaatnya.

 Mengumpulkan Data

-Siswa dengan kelompok, melakukan observasi mengenai penggunaan pestisida di lingkungan sekitar dan menuliskan laporan observasi.

 Mengasosiasikan

-Guru membimbing siswa untuk berdiskusi dan bertanya jawab dalam kelompoknya.

- Siswa dengan kelompok berdiskusi tentang cabang dan manfaat biologi berdasarkan artikel ilmiah.

 Mengkomunikasikan

- Siswa bersama dengan kelompoknya mempresentasikan laporan hasil kerja pada LKS.

- Guru memberi kesempatan kepada kelompok lain untuk memberikan tanggapam dan juga bertanya.

- Guru mengklarifikasi jika terdapat hal yang belum tepat serta memberi penguatan tentang jawaban dari siswa.

Kegiatan Penutup:  Merangkum

- Guru membimning siswa menyimpulkan dan merangkum pembelajaran yang telah dicapai.

- Guru memberikan reward kepada siswa dan kelompok yang memperoleh skor tertinggi.

 Evaluasi

- Guru memberikan soal terkait materi pembelajaran

- Guru memberikan reward kepada siswa dan kelompok yang mendapatkan nilai tertinggi.

 Refleksi

- Siswa diberi kesempatan untuk mengungkapkan manfaat yang telah diperoleh sesudah mengikuti pelajaran hari ini.

 Tindak Lanjut

- Siswa diminta untuk mempelajari metode ilmiah dan merangkumnya.

- Siswa diminta untuk menemukan sebuah permasalahan yang ada di lingkungan sekitar.

Pertemuan II

Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu

Kegiatan Pendahuluan:  Apersepsi

- Guru mengucap salam dan mempersilahkan salah satu anak untuk memimpin doa (sebagai implementasi nilai religius) - Guru memeriksa kehadiran di dalam kelas

- Pengkondisian kelas (sebagai nilai disiplin)

- Guru mengingatkan kembali mengenai tugas yang sudah diberikan

- Guru mengajukan pertanyaan terkait metode ilmiah, misalnya apa yang kalian ketahui tentang metode ilmiah?

Mengapa kita harus mempelajarinya?  Motivasi

- Guru menayangkan gambar mengenai proses penelitian yang terkait dengan metode penelitian yang digunakan peneliti - Guru mengajukan pertanyaan terkait metode ilmiah tersebut

melalui gambar yang telah di tayangkan. Misalkan, apa yang harus dilakukan jika ingin melakukan penelitian?

 Orientasi

- .Guru menjelaskan secara singkat mengenai materi yang akan dibahas tentang metode ilmiah.

- Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari dan menampilkan tujuan pembelajaran.

 Mengorganisasi

- Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 4-5 siswa

7 menit

Kegiatan Inti  Mengamati

- Guru mengajak siswa melakukan kegiatan menganalisis suatu permasalahan yang ada di lingkungan pertanian mengenai permasalahan mengenai hama pada tanaman.

- Guru memberikan tugas pada tiap kelompok untuk mengerjakan LKS terkait metode ilmiah

 Menanya

- Siswa mengajukan pertanyaan: mengapa hasil penelitian dapat dipublikasikan?

 Mengumpulkan Data

- Siswa bersama kelompok melakukan pengaplikasian pestisida dan mengamati pengaruh pestisida terhadap hama.

- Siswa membaca dan mengkaji sumber artikel ilmiah yang berkaitan dengan metode ilmiah

 Mengasosiasikan

- Guru membimbing siswa untuk berdiskusi serta tanya jawab dalam kelompoknya

- Siswa berdiskusi bersama dengan kelompok mengenai langah-langkah metode ilmiah

- Siswa dibantu oleh guru membuat rancangan penelitian  Mengkomunikasikan

- Siswa bersama kelompok mempresentasikan hasil dari diskusi di depan kelas dan mempresentasikan hasil rancangan penelitian sederhana

- Guru memberikan kesempatan kelompok lain untuk menanggapi dan bertanya

- Guru mengklarifikasi jika ada yang belum tepat dan memberikan penguatan tentang jawaban siswa

Kegiatan Penutup:  Merangkum

- Guru membimbing siswa untuk merangkum dan menyimpulkan hasil pembelajaran yang telah dicapai

 Evaluasi

- Guru memberi soal evaluasi terkait pembelajaran secara lisan kepada masing-masing siswa yang dipilih secara acak dn siswa lain tidak dibolehkan untuk memberitahu kepada siswa yang diberikan pertanyaan.

- Guru memberikan reward kepada siswa dan kelompok yang memperoleh nilai atau skor tertinggi

 Refleksi

- Siswa diminta untuk memberikan pendapat tentang manfaat yang diperolehnya setelah mengikuti pelajaran hari ini

 Tindak Lanjut

- Guru memberikan tugas kepada siswa secara berkelompok untuk melaporkan hasilnya dalam bentuk laporan tertulis (portofolio)

- Guru mengakhiri kegitain belajar dengan memberikan pesan untuk tetap belajar dan memberi salam penutup

I. Penilian Hasil Belajar Aspek yang

dinilai

Teknik Penilaian Bentuk Instrumen

Kognitif Tes tertulis (Essay), LKS dan Portofolio (non tes)

Kisi-kisi soal, soal, kunci jawaban, lembar penilaian, kognitif, rubrik penilaian soal, lembar penilaian, portofolio danrubrik penilaian portofolio (terlampir)

Afektif Lembar Observasi Lembar penilaian afektif dan rubrik penilaian afektif (terlampir)

Psikomotorik Presentasi Kelompok

Lembar penilaian psikomotorik dan rubrik penilaian psikomotorik (terlampir)

Lampiran 3: Lembar Kerja Siswa Cabang dan Manfaat Ilmu Biologi

Lembar Kerja Siswa

Pertemuan 1 Judul : Cabang dan Manfaat Ilmu Biologi Tujuan :

1. Melalui kegiatan observasi siswa dapat mengidentifikasi cabang dan manfaat ilmu biologi.

2. Melalui kegiatan observasi siswa mengetahui permasalahan berbagai objek biologi pada tingkat organisasi kehidupan.

Cara Kerja :

1. Siswa bersama kelompok mempersiapkan alat tulis 2. Siswa bersama dengan kelompok melakukan kegiatan

observasi disekitar lingkungan.

3. Siswa bersama kelompok mecatat hasil observasi yang telah diperoleh.

4. Siswa bersama kelompok menuliskan data hasil observasi tersebut serta membuat kesimpulan.

5. Salah satu siswa sebagai perwakilan kelompok mempresentasikan hasil observasi.

Poin Pembahasan :

1. Apa saja hasil observasi yang kalian temukan disekitar lingkungan yang berkaitan dengan materi pembelajaran

2. Permasalahan apa saja yang kalian temukan setelah melakukan kegiatan observasi?

3. Bagaimana cara kalian memberi solusi terhadap permasalahan tersebut?

4. Berikan kesimpulan dari hasil observasi yang telah kalian lakukan.

Lampiran 4: Lembar Kerja Siswa Metode Ilmiah

Lembar Kerja Siswa Pertemuan II Judul : Metode Ilmiah

Tujuan :

1. Melalui kegiatan praktikum, siswa mampu melihat pengaruh petisida yang diaplikasikan terhadap serangga secara langsung.

2. Melalui kegiatan praktikum siswa dapat menetukan langkah- langkah kerja dalam metode ilmiah

3. Melalui kegiatan pengamatan dalam percobaan langsung, siswa mampu memahami prinsip keselamatan kerja

Cara Kerja :

1. Siswa bersama kelompok mempersiapkan alat tulis dan bahan yang akan digunakan.

2. Bersama kelompok, mengamati pengaruh pemberian pestisida terhadap serangga uji.

3. Menuliskan hasil pengamatan sesuai dengan apa yang dilihat dan berdasarkan hasil percobaan.

4. Memprsesntasikan hasil pengamatan dan menarik kesimpulan dari apa yang telah diperoleh.

5. Membuat laporan berdasarkan data yang diperoleh.

Poin pembahasan:

1. Apa itu pestisida?

2. Apakah pestisida yang telah diaplikasikan memberi pengaruh terhadap serangga uji? Berikan alasan apabila pestisida yang kalian amati tersebut memberi pengaruh begitu juga sebaliknya jika pestisida tidak memiliki pengaruh terhadap serangga uji. 3. Presentasikan hasil pengamatan yang telah diperoleh tersebut 4. Berikan kesimpulan dari hasil percobaan yang telah dilakukan. 5. Buatlah hasil tersebut dalam bentuk laporan sederhana dengan

format yang mencakup judul, tujuan, dasar teori, hasil, pembahasan dan kesimpulan.

Lampiran 5: Media Pembelajaran

Lampiran 6: Instrumen Penilaian

KISI-KISI SOAL Mata Pelajaran : Biologi

Kelas/Semester : X/1

Materi : -Cabang dan Manfaat Ilmu Biologi dan Metode Ilmiah Bentuk Soal : Essay

Jumlah Soal : 6 Indikator Soal C1 (Ingatan) C2 (Pemahaman C3 (Penerapan) C4 (Analisis) C5 (Evaluasi) Jumlah

Dokumen terkait