BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
3. Siklus II
Tahapan dan langkah-langkah adalah sebagai berikut: a. Perencanaan.
Dalam tahapan ini hal-hal yang dilakukan oleh peneliti adalah: 1) Peneliti dengan kolaborator (Ibu Eka) merencanakan perbaikan
untuk meminimalisir kekurangan yang telah terjadi dalam siklus I yaitu dengan melakukan perbaikan dalam hal penguasaan kelas, waktu dan penguasaan materi yang akan disampaikan serta mengupayakan siswa untuk lebih aktif dan menekankan bahwa untuk menjadi kelompok yang menang harus menjalin kerjasama yang baik dengan anggota kelompoknya.
2) Penyiapan bahan atau materi belajar yaitu materi organ pencernaan dan peredaran darah manusia.
3) Penyusunan perencanaan pelaksanaan pembelajaran (RPP) sesuai dengan pokok bahasan, dengan menggunakan salah satu metode
Cooperative Learning yaitu dengan menggunakan metode Teams Game Tournament
68
4) Penyusunan uji hasil belajar siswa dengan bimbingan Ibu Eka. Evaluasi menggunakan tes tertulis yang mencakup materi organ pernaapasan manusia dan hewan
b. Pelaksanaan
Langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut: 1) Guru mengucapkan salam
2) Guru meminta salah satu siswa untuk memimpin doa 3) Guru melakukan presensi siswa.
4) Guru melakukan appersepsi.
5) Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai 6) Guru membagikan soal Pre test
7) Guru menjelaskan materi organ pencernaan dan peredaran darah manusia
8) Guru memfasilitasi siswa untuk bekerja sama dengan membagi siswa menjadi beberapa kelompok sesuai pilihan mereka sendiri. 9) Guru menentukan juri
10)Guru menjelaskan kepada siswa bahwa pada saat dalam kelompok, siswa harus memiliki karakter bersahabat/komunikatif, toleransi dan kerja keras.
11)Guru memberikan pertanyaan/tebakan/quis kepada kelompok-kelompok tersebut
12)Juri menentukan kelompok mana yang terlebih dahulu mengangkat tangan
69
13)Setelah pertanyaan habis guru dan siswa menjumlah skor dan menentukan pemenang. Kelompok yamg kalah dihukum sesuai kesepakatan bersama.
14)Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui poleh siswa.
15)Guru meluruskan kesalahpahaman jika ada, dan memberikan penguatan dan penyimpulan
16)Guru membagikan lembar evaluasi materi organ pencernaan dan peredaran darah manusia dengan waktu yang telah ditentukan 18)Guru meminta siswa mempelajari materi yang akan datang 19)Guru dan siswa berdo’a bersama.
20)Guru mengucapkan salam
Dari tes yang diberikan kepada siswa, peneliti memperoleh hasil yang cukup memuaskan dibandingkan dengan hasil dari siklus sebelumnya.
Adapun hasil belajar pada siklus II ini adalah sebagai berikut:
Tabel 4.5 Prestasi Belajar Siswa Siklus II
No. Nama Siswa Pre Test Post Test
1. Riski Maulida 50 80
2. Anik Fitriya 40 90
3. Malik A. Hikam 30 60
4. M. Anifudin 70 100
5. Sahrul Ari Wibowo 60 90
6. Afifatul Maesaroh 80 100
7. A. Zidan Khanafi 70 100
8. A. Maulana Ahsan 70 90
9. Anis Ujiyanti 40 70
10. A. Sodik Al Munawar 50 70
11. Dina Anifatur Rohmah 40 80
12. Fajar Khoirul Sofyan 30 60
13. Ela Necha Mariska 60 100
14. Isna Ella Rosyida 80 100
15. Mukti Alya Sofa 50 80
16. M. Dhiya’udin Asyifa 80 100
17. M. Fadiyan Hudaya 40 60
18. Alfi Jamilatul Laili 70 100
70
20. Sela Nur Afni 50 90
21. Sulistyaningsih 70 100
22. Aslih Sya’nana 30 50
23. Dina Novita 40 80
24. Risca Zulfa Aulia 40 90
Jumlah 1280 2020
Nilai rata-rata 53,33 84,17
Jumlah siswa yang tuntas 8 siswa 33,33% 20 siswa 83,33%
Peningkatan yang terjadi 12 siswa 50%
Pada tabel 4.5 diatas, diketahui bahwa dari jumlah siswa yaitu 24 orang, yang nilainya sama atau lebih dari KKM berjumlah 20 orang, dan jika dipresentase adalah 83,33%. Hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan dari kondisi awal dan siklus I yakni dari jumlah siswa yang tuntas sebanyak 10 orang (41,67%) kemudian menjadi 15 orang (62,5%) dan meningkat lagi menjadi 20 orang (83,33%).
Selain itu, Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, dapat diketahui bahwa antara pre test dan post test mengalami peningkatan. Siklus II hasil pre test siswa yang dapat mencapai KKM sebanyak 8 siswa atau 33,33% dengan rata-rata kelas 53,33. Sedangkan hasil post tes siswa yang dapat mencapai KKM sebanyak 20 siswa atau 83,33% dengan rata-rata kelas 84,17. Berdasarkan data di atas dapat diketahui bahwa peningkatan jumlah siswa yang dapat mencapai KKM dari pre test ke post tes sebanyak 12 siswa atau 50% dan terdapat 4 siswa yang belum tuntas belajar. Setelah ditelusuri ternyata 2 siswa sedang sakit, dan 2 siswa lainnya memang memiliki kemampuan di bawah siswa lainnya.
71
Nilai rata-rata kelas dari pre test ke post test juga mengalami peningkatan, dengan demikian jumlah siswa yang dapat mencapai KKM melebihi patokan yang peneliti pakai, yaitu 80% dari jumlah seluruh siswa kelas V.
c. Observasi
Seperti pada siklus sebelumnya, observasi ini difokuskan pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung
Adapun hasilnya adalah sebagai berikut: 1) Hasil Pengamatan Guru
Tabel 4.6 Hasil pengamatan Guru siklus II
No. Kegiatan 4 3 2 1 1. Pemberian salam V 2. Penyampaian apresepsi V 3. Penguasaan kelas V 4. Suara V 5. Pembimbingan kelompok V 6. Pembimbingan diskusi V 7. Pengelolaan waktu V
8. Kemampuan melakukan evaluasi V
9. Menyimpulkan materi pelajaran V
10. Menutup pelajaran V
2) Hasil pengamatan siswa
Tabel 4.7 hasil pengamatan siswa siklus II
No. Nama Siswa Kemunculan Keaktifan
Komunikasi kelompok Kerjasama kelompok Menjawab pertanyaan guru Mengemukakan pertanyaan (atau hal yang belum faham)
1. Riski Maulida V V V
2. Anik Fitriya V V V V
3. Malik A. Hikam V V
4. M. Anifudin V V V V
5. Sahrul Ari Wibowo V V
72 Sambungan…. 6. Afifatul Maesaroh V V V 7. A. Zidan Khanafi V V V V 8. A. maulana Ahsan V V 9. Anis Ujiyanti V V V 10. A. Sodik Al Munawar V V
11. Dina Anifatur Rohmah V V V V
12. Fajar Khoirul Sofyan V V
13. Ela Necha Mariska V V V V
14. Isna Ella Rosyida V V V V
15. Mukti Alya Sofa V V V
16. M. Dhiya’udin Asyifa V V V
17. M. Fadiyan Hudaya V V
18. Alfi Jamilatul Laili V V V
19. M. Ulil Wafa V V V
20. Sela Nur Afni V V V V
21. Sulistyaningsih V V V V
22. Aslih Sya’nana V V V
23. Dina Novita V V
24 Risca Zulfa Aulia V V V
Berdasarkan tabel 4.6 dan tabel 4.7 tersebut dapat dilihat bahwa: a) Guru
(1) Guru mengawali pembelajaran dengan sangat baik
(2) Guru menyampaikan appersepsi dan penyampaian materi dengan sangat baik
(3) Penguasaan kelas yang sangat baik
(4) Volume suara yang jelas dan keras sehingga siswa paham dengan intruksi dari guru
(5) Pembimbingan kelompok dan pembimbingan diskusi dengan baik
(6) Pengelolaan waktu yang tepat pada waktu nya (7) Pemberian evaluasi jelas
73
(8) Penyampaian kesimpulan yang jelas dan sesuai tujuan pembelajaran
(9) Guru menutup pelajaran dengan sangat baik b) Siswa
(1) Semua siswa melakukan interaksi dengan teman sekelompoknya dengan sangat baik
(2) Semua siswa melakukan kerjasama dengan berdiskusi besama aggota kelompoknya untuk menjawab quis/pertanyaan yang diberikan guru
(3) Dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru, banyak siswa yang berani menunjuk tangan dan menjawab pertanyaan, baik salah atau pun benar.
(4) Terdapat beberapa siswa yang berani mengajukan pertanyaan tentang materi yang kurang paham.
d. Refleksi
Pelaksanaan siklus II ini merupakan siklus tambahan untuk mengupayakan perbaikan pembelajaran dari hasil yang diperoleh dari kondisi awal dan siklus I.
Berdasarkan hasil yang diperoleh pada siklus dua ini, peneliti masih menemukan kelemahan yakni tingkat keaktifan siswa dalm bertanya, dimana masih ada siswa yang tidak mengungkapkan materi yang dia belum paham.
74
Akan tetapi, pembelajaran siklus II ini, menurut peneliti telah menunjukkan perubahan atau peningkatan lebih baik dari kondisi awal dan siklus sebelumnya, yakni dalam hal:
1) Prestasi belajar siswa lebih meningkat dibandingkan kondidi awal dan siklus I.
2) Keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar lebih meningkat, ditunjukkan dengan adanya interaksi dengan kelompok, keseriusan siswa saat diskusi, dan keberanian siswa menjawab pertanyaan dari guru.
75