BAB II LANDASAN TEORI LANDASAN TEORI
METODOLOGI PENELITIAN
A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian
Dalam melakukan penelitian diperlukan tempat penelitian untuk memperoleh data-data yang mendukung tercapainya tujuan penelitian. Penelitian tentang pengaruh penggantian sebagian abu sekam padi terhadap lama pembakaran batu bata dilaksanakan dibeberapa tempat, yaitu:
a. Pengujian bahan dilakukan di laboratorium PTB FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta.
b. Pengujian porositas dilakukan di laboratorium PTB FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta.
c. Pengukuran berat jenis dilakukan di laboratorium PTB FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta.
d. Pembuatan benda uji dilaksanakan di perusahaan pembuatan batu bata Pak Hartadi Desa Baki RT 03/05, Sukoharjo, Surakarta.
e. Pengukuran susut bakar dilaksanakan di perusahaan pembuatan batu bata Pak Hartadi Desa Baki RT 03/05, Sukoharjo, Surakarta
f. Pengujian kuat tekan batu bata dilaksanakan di laboratorium PTB FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta.
g. Pengujian kuat patah batu bata dilaksanakan di laboratorium PTB FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta.
2. Waktu Penelitian
Waktu penelitian dilaksanakan mulai bulan Februari tahun 2012. Berdasarkan gambar 3.1 dapat dilihat alokasi waktu kegiatan penelitian yang penulis lakukan.
Jenis Kegiatan
Bulan
Feb Mar Apr Mei Jun Jul
1. Persiapan penelitian
2. Penulisan proposal skripsi
3. Seminar proposal 4. Revisi proposal 5. Perijinan penelitian 6. Pelaksanaan penelitian 7. Analisis data 8. Penulisan laporan/skripsi
9. Pelaksanaan ujian skripsi dan
revisi
Gambar 3.1. Alokasi Waktu Kegiatan Penelitian
B. Populasi dan Sampel 1. Populasi
Menurut Sugiyono (2010) Pengertian populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik yang tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi dalam penelitian ini adalah batu bata dengan dimensi 23 cm x 11 cm x 5 cm dan variasi penggantian sebagian abu sekam padi.
2. Sampel
Sampel yaitu sebagian dari populasi yang sifat dan cirinya akan diselidiki dan dianggap mewakili seluruh populasi (Sugiyono, 2010). Adapun jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini 360 buah benda uji berupa batu bata dengan variasi penggantian sebagian abu sekam padi 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% serta lama pembakaran 12 jam, 18 jam, 24 jam, dan 30 jam. Seluruh populasi dijadikan sampel. Berdasarkan tabel 3.1 dapat dinyatakan bahwa penelitian ini disebut penelitian populasi karena semua anggota dijadikan sampel.
Tabel 3.1. Rincian Sampel Benda Uji
Waktu Pembakaran
Prosentase Abu Sekam Padi Jumlah Sampel
0% 5% 10% 15% 20%
12 Jam 18 buah 18 buah 18 buah 18 buah 18 buah 90 buah 18 Jam 18 buah 18 buah 18 buah 18 buah 18 buah 90 buah 24 Jam 18 buah 18 buah 18 buah 18 buah 18 buah 90 buah 30 Jam 18 buah 18 buah 18 buah 18 buah 18 buah 90 buah
Total Sampel 360 buah
C. Teknik Pengumpulan Data 1. Sumbe r Data
Sumber data dalam pelaksanaan penelitian ini dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu:
a. Data primer
Data primer adalah data yang diperoleh dari hasil eksperimen dan pengamatan di laboratorium. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data hasil uji bahan, data hasil uji sifat fisis yang meliputi porositas, susut bakar dan berat jenis, data hasil uji sifat mekanik yang meliputi kuat tekan dan kuat patah.
b. Data sekunder
Data sekunder adalah data yang diperoleh dari referensi dan informasi penunjang yang berhubungan dengan penelitian yang dilaksanakan. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data dari SII-0021-1978 tentang bata merah tentang standar baku batu bata, laporan hasil penelitian yang sudah ada, definisi tanah liat, air, abu sekam padi dan batu bata serta proses pembuatan batu bata.
Data yang dipergunakan untuk analisis hasil peneilitian adalah data primer, sedangkan data sekunder dipergunakan untuk menunjang analisis data. 2. Teknik Mendapatkan Data
Data – data diperoleh dari hasil pengujian yang dicatat dan digunakan sebagai bahan masukan dalam pembahasan, analisa data dan laporan
penelitian. Analisa data adalah cara untuk mengolah angka, menguji hipotesis, dan untuk memperoleh kesimpulan.
a. Hasil Uji Kuat Tekan Batu Bata dengan Penggantian Sebagian Abu Sekam Padi
Untuk data uji kuat tekan batu bata dengan penggantian sebagian abu sekam padi, peneliti menyajikan dalam bentuk analisis data statistik. Adapun analisis data yang dipakai adalah uji normalitas dan linearitas. Persamaan kuat tekan : E.P.Popov (1995) dalam Masthura (2010).
P
σ= P/A (1) dengan:
σ = Tekanan (Pa)
P = Beban maksimum (N) A = Luas bidang permukaan (m2)
b. Hasil Uji Kuat Patah Batu Bata dengan Penggantian Sebagian Abu Sekam Padi
Untuk data uji kuat patah batu bata dengan penggantian sebagian abu sekam padi, peneliti menyajikan dalam bentuk analisis data statistik. Adapun data yang dipakai adalah analisis regresi.
Kekuatan patah sampel berbentuk balok dihitung dengan persamaan berikut: (ASTM C. 170-90) dalam Masthura (2010).
P
Bs = : ō (2) dengan :
L = jarak antara tumpuan (mm) b = lebar benda uji (mm) h = tinggi benda uji (mm)
c. Pemeriksaan Porositas Batu Bata dengan Penggantian Sebagian Abu Sekam Padi
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui besarnya daya serap batu bata. Semakin banyak porositas yang terdapat pada batu bata maka semakin rendah kekuatannya, begitu pula sebaliknya. Berdasarkan standar ASTM C 373 – 88, porositas sampel dapat dihitung menggunakan persamaan berikut: Van Flack (1992) dalam Masthura (2010).
Massa Basah Massa Kering
Porositas(%) = ō.²ō ρ 100% (3) dengan:
Mk = Massa kering benda uji (gram)
Mb = Massa basah benda uji, setelah direndam dalam air selama 2x24 jam (gram)
Vb = Volume benda uji (cm3) ρ air = Massa jenis air (gr/cm3)
d. Pemeriksaan Susut Bakar Batu Bata dengan Penggantian Sebagian Abu Sekam Padi
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui perbandingan ukuran batu bata sebelum dan setelah di bakar. Persamaan yang dipakai untuk menentukan besarnya susut bakar adalah: Anwar Dharma (2007) dalam Masthura (2010).
Susut Bakar(%) = , .,g, 100% (4) dengan:
lo = Panjang sampel uji sebelum dibakar (cm) li = Panjang sampel uji sesudah dibakar (cm)
e. Pemeriksaan Berat Jenis Batu Bata Dengan Penggantian Sebagian Abu Sekam Padi
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui berapa besarkah pengaruh penggantian sebagian abu sekam padi bila ditinjau dari berat jenisnya. Untuk mengetahui berat jenis batu bata dilakukan perhitung sebagai berikut:
Berat Jenis (ρ) = (5) Dimana:
= berat jenis batu bata m = berat batu bata V = volume batu bata