“Di mana pernah standar Gereja dan standar masyarakat sebagian besar seban-ding, sekarang terdapat jurang pemisah yang lebar di antara kita, dan itu tum-buh semakin lebar” (Thomas S. Monson, “Kuasa Imamat,” Ensign atau Liahona, Mei 2011, 66). Tuhan ingin kita tetap setia pada standar-standar-Nya dan tidak mengambil bagian dalam kejahatan dunia. Pada saat yang bersamaan, Dia ingin kita untuk menjadi pengaruh baik bagi orang-orang di sekitar kita.
Persiapkan diri Anda secara rohani
Tulisan suci dan sumber-sumber lain apa yang akan menolong remaja putri mengenali bahwa teladan mereka dapat menolong orang lain tetap setia pada standar-standar Tuhan?
2 Raja-Raja 6:14–17 (Pelayan elisa me-nyadari bahwa dia tidak sendiri) Matius 5:14–16 (Kita hendaknya membiarkan terang kita bercahaya) Yohanes 15:19; 1 Nefi 8:24–28 (Mereka yang mengikuti Kristus sering kali di-olok-olok dan dibenci dunia)
1 Nefi 15:23–25; Alma 34:39; Helaman 5:12; A&P 27:15–18; 87:8 (Bagaimana cara menjadi dalam dunia tetapi bu-kan dari dunia)
Robert D. Hales, “Berdirilah Teguh di Tempat-Tempat Kudus,” Ensign atau
Liahona, Mei 2013
Quentin L. Cook, “Being in the World but Not of the World,” Ensign, Februari 2006, 53–55
elaine S. Dalton, “Ingatlah Siapa Diri Anda,” Ensign atau Liahona, Mei 2010, 120-123; lihat juga video “Deep Beauty [Kecantikan Mendalam]” “Pesan kepada Remaja dari Presidensi Utama,”Untuk Kekuatan Remaja (2011), ii–iii
Video: “Bloom Where You’re Planted [Berbunga Di Mana Anda Ditanam]”“Dare to Stand Alone [Be-rani Berdiri Sendiri],”“The Lost Purse [Dompet yang Hilang],”“195 Dresses [195 Gaun]”
Membagikan pengalaman
Di awal setiap pelajaran, undanglah remaja putri untuk membagikan, mengajarkan, dan bersaksi mengenai pengalaman yang telah mereka miliki dalam menerapkan apa
Apa saja beberapa standar masyarakat yang tidak se-suai standar Gereja? Ka-pankah Anda telah memilih untuk membela yang be-nar? Bagaimana tindakan Anda telah memengaruhi kehidupan Anda dan kehi-dupan sesama?
Bagaimana dunia beru-saha untuk memengaruhi cara remaja putri meman-dang standar-standar Tuhan? Bagaimana Anda dapat menolong remaja putri mempersiapkan diri untuk menolak godaan? Bagaimana mereka dapat memperoleh kekuatan dan keberanian untuk berdiri sendiri?
yang mereka pelajari dalam pelajaran minggu sebelumnya. Ini akan mendorong kein-safan pribadi dan membantu remaja putri melihat relevansi Injil dalam kehidupan me-reka sehari-hari.
Memperkenalkan ajaran
Pilihlah dari gagasan berikut atau pikirkanlah gagasan Anda sendiri untuk memperke-nalkan pelajaran minggu ini:
• Tanyakan remaja putri jika mereka pernah mendengar ungkapan “Kita hendaknya berada dalam dunia tetapi bukan dari dunia.” Apakah artinya bagi mereka? Pengalaman apa saja yang dapat mereka bagikan yang ber-kaitan dengan asas ini? Undanglah mereka untuk berbagi cara-cara Juru-selamat berada dalam dunia tetapi bukan dari dunia. Kapankah Dia menghadapi godaan dan mengatasi-nya? Doronglah mereka untuk ber-bagi tulisan suci yang menunjukkan
bagaimana Yesus Kristus menolak go-daan. Bagaimana teladan-Nya meng-ilhami remaja putri?
• Mintalah seorang remaja putri un-tuk membaca dengan lantang 2 Raja-Raja 6:14–17. Undanglah remaja putri untuk berbagi pengalaman serupa yang pernah mereka hadapi dan ba-gaimana mereka diberkati sewaktu mereka memperjuangkan standar-standar Tuhan.
Belajar bersama
Setiap kegiatan di bawah akan menolong remaja putri memahami bagaimana mereka dapat berada dalam dunia tetapi bukan dari dunia. Dengan mengikuti ilham dari Roh, pilihlah satu atau lebih yang akan paling baik berlaku bagi kelas Anda:
• Undanglah remaja putri untuk membaca tulisan suci yang terdaftar dalam garis besar ini (secara pero-rangan atau sebagai kelas) dan ba-haslah apa yang mereka pelajari tentang mengatasi godaan. Bagaimana mereka menjalani standar-standar Tuhan ketika dunia menggoda mereka untuk melakukan sebaliknya atau mengolok-olok mereka karena memi-liki standar yang tinggi? Bagaimana perasaan mereka ketika mereka telah menjalankan standar-standar Tuhan dan menolak godaan? Pengalaman apa saja yang dapat mereka bagikan?
• Undanglah setiap remaja putri un-tuk memilih salah satu dari standar-standar dalam Untuk Kekuatan Remaja atau salah satu dari nilai-nilai dalam
Kemajuan Pribadi. Mintalah dia untuk
menelaah standar atau nilainya dan kemudian berbagi dengan kelas ring-kasannya dan bagaimana menjalan-kannya telah menolongnya menjadi berada dalam dunia tetapi bukan dari dunia.
• Bersama anggota kelas, bacalah ce-ramah Penatua Robert D. Hales “Ber-dirilah Teguh di Tempat-Tempat Kudus” atau artikel Penatua Quentin
Kiat mengajar
“Bersaksilah kapan pun Roh membisiki Anda un-tuk melakukannya, bukan hanya di akhir setiap pela-jaran. Sediakan kesem-patan bagi mereka yang Anda ajar untuk memberi-kan kesaksian mereka” (Mengajar, Tiada
Pemang-gilan yang Lebih Mulia
L. Cook “Being in the World but Not of the World,” atau tontonlah salah satu dari video yang disarankan di garis besar ini. Undanglah remaja putri untuk mencari dan membahas jawaban dari pertanyaan berikut: Bagaimana kita hidup dalam dunia tetapi tidak berasal dari dunia? Min-talah remaja putri untuk berbagi pengalaman dimana mereka membi-arkan orang-orang tahu mereka ada-lah Orang Suci Zaman Akhir yang berkomitmen dan menjalankan kepercayaan mereka.
• Tuliskan di papan tulis judul- judul berikut: “Dunia ingin kita menjadi apa?” dan “Tuhan ingin kita menjadi apa?” Undanglah re-maja putri untuk menyarankan ja-waban atas pertanyaan-pertanyaan
ini. Mintalah mereka untuk terus merenungkan pertanyaan-perta-nyaan ini sewaktu mereka membaca Pesan dari Presidensi Utama dalam
Untuk Kekuatan Remaja. Pengalaman
apa saja yang dapat mereka bagikan tentang menjadi apa yang Tuhan inginkan dari mereka?
• Mintalah kelas untuk membuat daftar perintah yang mungkin sulit untuk dipatuhi bagi remaja putri seu-sia mereka. Undanglah setiap remaja putri untuk memilih satu hal dari daftar itu dan menggunakan tulisan suci, Untuk Kekuatan Remaja, dan pengalamannya sendiri untuk mem-beri nasihat tentang bagaimana cara mengatasi godaan untuk melanggar perintah ini.
Mintalah remaja putri untuk membagikan apa yang mereka pelajari hari ini. Apakah mereka memahami bagaimana cara berada dalam dunia tetapi bukan dari dunia? Apa perasaan atau kesan yang mereka miliki? Apakah mereka memiliki pertanyaan tam-bahan apa pun? Apakah akan bermanfaat untuk meluangkan lebih banyak waktu me-ngenai ajaran ini?
Jalankan apa yang sedang kita pelajari
Undanglah remaja putri untuk mempertimbangkan bagaimana mereka akan hidup se-suai apa yang telah mereka pelajari hari ini. Misalnya, mereka dapat:
• Mengerjakan Pilihan dan Pertang-gungjawaban nilai pengalaman 2 atau 3 dalam Kemajuan Pribadi.
• Menyaksikan atau berbagi video yang terdaftar dalam pelajaran ini de-ngan seorang anggota keluarga atau teman dan berbagi bagaimana pera-saan mereka tentang itu.
Jika sesuai, undanglah remaja putri untuk berbagi apa yang mereka rasa terilhami un-tuk lakukan sebagai hasil dari pelajaran ini.
Bagikan kepada remaja putri apa yang akan mereka telaah minggu depan. Apa yang dapat mereka lakukan untuk mempersiapkan diri untuk belajar? Misalnya, mereka da-pat membaca sebuah ceramah, menyaksikan video, atau menelaah tulisan suci yang berhubungan dengan pelajaran minggu depan.
Mengajar dengan cara Juruselamat
Juruselamat mengundang Petrus untuk bersaksi de-ngan mengajukan perta-nyaan kepadanya, “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Sewaktu dia menja-wab, Roh menyentuh hati-nya dan kesaksianhati-nya diperkuat. Pertanyaan apa saja yang akan mengun-dang remaja putri dalam kelas Anda untuk bersaksi dan memungkinkan Roh untuk memperkuat kesak-sian mereka?
Sumber-Sumber Pilihan
Kutipan dari Elaine S. Dalton, “Ingatlah Siapa Diri Anda,” ensign atau Liahona, Mei 2010, 120–123
Remaja putri Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, ingatlah siapa diri Anda! Anda terpilih. Anda adalah para putri Allah. Anda tidak dapat menjadi generasi remaja putri yang berpuas hati untuk menyesuaikan diri. Anda harus memiliki keberanian untuk berdiri tegak, untuk “bangkit dan bersinarlah, agar terangmu boleh menjadi standar bagi bangsa-bangsa” [Ajaran dan Perjanjian 115:5]. Dunia akan membuat Anda percaya bahwa Anda ti-daklah penting—bahwa Anda ketinggalan jaman dan terkucilkan. Dunia memanggil Anda tak henti-hentinya, dengan suara bising untuk “menikmati hidup sepuas-puasnya,” “mencoba segalanya,” “bereksperimen dan berbahagialah.” Sebaliknya, Roh Kudus berbisik dan Tuhan mengundang Anda untuk “berjalan pada jalan kebajikan,” “mengesam-pingkan apa yang dari dunia ini,” “dan ikatkanlah diri pada perjanjian-perjanjian [Anda]” [Ajaran dan Perjanjian 25:2, 10, 13] ….
Dunia menempatkan begitu banyak penekanan pada ketertarikan jasmani dan akan membuat Anda percaya bahwa Anda harus terlihat seperti model yang sukar dipahami pada sampul majalah. Tuhan akan memberi tahu Anda bahwa Anda masing-ma-sing adalah cantik secara unik. Sewaktu Anda bajik, suci, dan bersih secara moral, kecantikan dalam diri Anda bersinar di mata Anda dan di wajah Anda. Kakek saya sering berkata, “Jika Anda hidup dekat dengan Allah dan kasih karunia-Nya yang tidak ter-batas—Anda tidak perlu membicarakannya, itu akan terlihat di wajah Anda.” Sewaktu Anda layak menerima penemanan Roh Kudus, Anda percaya diri dan kecantikan dalam diri Anda bersinar de-ngan terang. Oleh karena itu, “biarlah kebajikan mengisi pikiranmu dengan tidak ada hentinya;
maka rasa percayamu akan menjadi kuat di hadirat Allah; dan … Roh Kudus akan menjadi rekanmu te-rus-menerus” [Ajaran dan Perjanjian 121:45–46]. Kita telah diajarkan bahwa “karunia Roh Kudus … membangkitkan semua kemampuan intelektual, meningkatkan, memperbesar, memperluas serta me-murnikan semua gairah dan kasih sayang. … Itu mengilhami kebajikan, kebaikan hati, kebaikan, ke-lembutan, kelemahlembutan dan kasih amal. Itu
me-ngembangkan kecantikan seseorang, membentuk dan menampilkan.” [Parley P. Pratt, Key to the Science of Theology, edisi ke-10 (1965), 101; penekanan
ditam-bahkan]. Sekarang, itu adalah rahasia kecantikan yang luar biasa! …
Remaja putri; lihatlah ke dalam cermin kekekalan. Ingatlah siapa diri Anda! Lihatlah diri Anda seba-gaimana Bapa Surgawi kita melihat Anda. Anda ter-pilih. Anda berasal dari garis keturunan mulia. Jangan mengkompromikan warisan kekal Anda. Anda dilahirkan untuk menjadi seorang ratu. Hi-duplah sedemikian agar Anda layak untuk mema-suki bait suci dan di sana menerima “segala yang Bapa miliki” [Ajaran dan Perjanjian 84:38]. Kem-bangkan kecantikan dalam diri. Tidak ada peman-dangan indah melebihi seorang remaja putri yang bersinar dengan terang Roh, yang percaya diri dan berani karena dia bajik.
Ingatlah, Anda adalah para putri Bapa Surgawi kita. Dia sangat mengasihi Anda sehingga Dia mengirim-kan Putra-Nya untuk menunjukmengirim-kan Anda cara un-tuk hidup, agar Anda dapat kembali kepada-Nya suatu hari nanti. Saya bersaksi bahwa sewaktu Anda mendekatkan diri kepada Juruselamat, Pen-damaian-Nya yang tak terbatas memungkinkan Anda untuk bertobat, berubah, menjadi murni, dan menerima rupa-Nya dalam air muka Anda.
SePTeMBeR: PeRINTAH-PeRINTAH