Terdapat beberapa karya ilmiah maupun literature yang peneliti temukan dalam bentuk jurnal, skripsi, maupun tesis yang sekiranya berkaitan dengan penelitian yang akan peneliti buat. Beberapa karya ilmiah yang peneliti temukan ini, untuk selanjutnya akan peneliti susun di dalam sebuah tinjauan pustaka.
Tinjauan pustaka yang peneliti susun ini agaknya supaya dapat menjadi pembanding serta dapat memberikan keberagaman perspektif yang sekiranya dapat menjadi pertimbangan peneliti dalam melakukan penelitian.
Pertama, karya Ilyas Lampe.7 Jurnal yang mengambil judul “Konsep dan Aplikasi Public Relations Politik pada Kontestasi Politik di Era Demokrasi” ini berusaha untuk menjelaskan permasalahan tentang pengaplikasian dari public relations politik yang mana dalam era demokrasi ini mulai marak digunakan oleh partai-partai politik dalam mendapatkan simpati massa serta untuk mendulang suara. Adapun teori yang digunakan dalam jurnal ini adalah teori public relations politik, teori opini publik, dan teori citra politik. Penelitian ini selanjutnya
7 Ilyas Lampe, “Konsep dan Aplikasi Public Relations Politik Pada Kontestasi Politik di Era Demokrasi (Pemilihan Langsung)”, (Jurnal Academica FISIP Untad, Vol. 2 No. 02, Oktober 2010), hal. 469-485, https://media.neliti.com.
10
menemukan bahwasanya public relations politik yang diterapkan oleh berbagai macam partai politik yang ada sekiranya dapat berperan dalam membentuk sebuah opini publik maupun citra politik.
Kedua, karya Inri Inggrit Indrayani.8 Jurnal yang mengambil judul
“Mengkaji PR Politik : Sebuah Tinjauan Teoritis dan Empiris” ini berusaha untuk menjelaskan permasalahan PR Politik itu sendiri baik secara teoritis maupun secara empiris dalam usaha untuk mengidentifikasi dirinya dalam bagian dari kajian public relations. Adapun teori yang digunakan dalam jurnal ini adalah teori public relations politik dan teori komunikasi politik. Penelitian ini kemudian menemukan suatu hasil bahwasanya terdapat perbedaan yang cukup signifikan diantara public relations politik dengan komunikasi politik, yaitu terletak pada relationship dan management function.
Ketiga, karya George Towar Ikbal Tawakkal.9 Tesis yang mengambil judul
“Peran Partai Politik dalam Mobilisasi Pemilih : Studi Kegagalan Parpol pada Pemilu Legislatif di Kabupaten Demak 2009” ini berusaha menjelaskan permasalahan yang terjadi di Kabupaten Demak perihal perubahan sistem pemilu yang mulai diterapkan di Indonesia pada tahun 2009. Perubahan ini agaknya membawa dampak pada perubahan perilaku para aktor serta adanya mobilisasi pemilih yang dilakukan aktor itu sendiri. Adapun teori yang digunakan dalam Kegagalan Parpol pada Pemilu Legislatif di Kabupaten Demak 2009”, (Semarang: Tesis Ilmu Politik, Universitas Diponegoro, Program Pascasarjana 2009), hal. 6 http://davidefendi.staff.umy.
ac.id.
11
digunakan dalam tesis ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode purposive sampling dalam menentukan partai politik yang menjadi obyek penelitian. Penelitian ini selanjutnya menemukan beberapa temuan yang mana salah satunya adalah bentuk-bentuk mobilisasi yang digunakan oleh setiap caleg terbagi dua kriteria, yakni melalui hubungan emosional, dan bantuan-bantuan.
Keempat, karya Baharuddin.10 Tesis yang mengambil judul “Optimalisasi Peran Partai Politik dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Masyarakat pada Pemilu Legislatif Berdasarkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik, Studi Kalimantan Barat” ini berusaha untuk menjelaskan permasalahan rendahnya partisipasi politik masyarakat dalam pemilu legislatif yang diselenggarakan di Kalimantan Barat yang disebabkan gagalnya optimalisasi peran yang dilakukan oleh partai politik. Tesis yang menggunakan metode penelitian hukum normatif ini juga menggunakan teori partai politik dan teori partisipasi politik. Dari penelitiannya ini, terdapat beberapa temuan-temuan yang mana diantaranya yaitu dengan adanya egosentris, arogansi partai politik serta rendahnya pendidikan politik memberikan anggapan bahwasanya partai politik belum optimal dalam menjalankan perannya untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat Kalimantan Barat.
Kelima, karya Rizki Ahmad Zainuri.11 Skripsi yang berjudul “Strategi Public Relations Politik Pasangan Rano Karno – Embay Mulya Syarief pada
10 Baharuddin, “Optimalisasi Peran Partai Politik dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Masyarakat pada Pemilu Legislatif Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik (Studi di Kalimantan Barat), (Kalimantan Barat: Tesis Studi Ilmu Politik), hal. 2 https://media.neliti.com.
11 Rizki Ahmad Zainuri, “Strategi Public Relations Politik Pasangan Rano Karno – Embay Mulya Syarief Pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak Provinsi Banten 2017”, (Tangerang:
12
Pemilihan Kepala Daerah Serentak Provinsi Banten tahun 2017” ini sekiranya berusaha untuk menjelaskan permasalahan mengenai penerapan strategi public relations politik yang digunakan oleh pasangan Rano Karno – Embay Mulya Syarief. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strategi dan teori public relations politik. Penelitian ini kemudian menemukan bahwasanya pasangan ini mempunyai kelebihan dalam penggunaan pendekatan Paradigma Grunigian yang kuat, akan tetapi pasangan ini kiranya terlambat dalam menghalau isu komunis yang menerpa Rano Karno.
Terdapat beberapa perbedaan fokus permasalahan antara penelitian sebelumnya dengan penelitian ini. Pada penelitian Pertama, fokus permasalahannya adalah bagaimana pengimplementasian dari Public Relations politik itu sendiri di era demokrasi sekarang ini, sedangkan penelitian ini lebih fokus terhadap satu permasalahan dan tidak terlalu umum yakni dengan hanya mengambil studi kasus pada Pemilihan Gubernur Jabar tahun 2018.
Pada penelitian Kedua, dalam segi fokus permasalahan, penelitian karya Inri Inggrit Indyrani ini lebih berusaha menjelaskan PR Politik itu sendiri dari segi teoritis maupun empiris, sedangkan penelitian ini lebih fokus terhadap pengimplementasian dari PR Politik itu sendiri.
Pada penelitian Ketiga, fokus permasalahannya adalah lebih kepada usaha dalam melihat reaksi yang diberikan oleh Partai Politik dalam menanggapi perubahan sistem pemilu yang dipakai pada pemilu 2009, sedangkan penelitian ini
Skripsi Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Program Sarjana Sosial 2017), hal. 1-10.
13
lebih fokus terhadap peran Partai Politik yakni PPP, PKB, dan Nasdem pada pemenangan pasangan “Rindu” dalam Pilgub Jabar di Kabupaten Sumedang.
Pada penelitian Keempat, fokus permasalahannya adalah lebih kepada usaha untuk melihat bagaimana peran Partai Politik di Kalimantan Barat dalam sebuah upaya untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2008 tentang partai politik, sedangkan penelitian ini lebih fokus kepada peran partai politik pengusung yakni, PPP, PKB, dan Nasdem dalam mengimplementasikan Public Relations Politik terhadap pemenangan pasangan
“Rindu” dalam Pilgub Jabar di Kabupaten Sumedang.
Pada penelitian Kelima, fokus permasalahannya adalah dengan mengambil studi kasus pada Pemilihan Gubernur yang dilakukan di Provinsi Banten pada tahun 2017 yang lalu, sedangkan penelitian ini mengambil studi kasus pada Pemilihan Gubernur yang dilakukan di Provinsi Jawa Barat tahun 2018, selain itu penelitian ini mengambil teori Partai Politik disamping teori Public Relations Politik.
E. Metode Penelitian