BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Tinjauan Teoritis
2.1.3 Tinjauan Tentang Konspirasi
Konspirasi atau Conspiracy dalam Bahasa inggris, memiliki arti persekongkolan, persekongkolan yang dilakukan lebih dari dua orang.38 Dunia
memandang bahwa pusat penempatan “teori konspirasi” dalam bentangan sejarah
diistilahkan sebagai konspirasisme. Menurut Chip Berlet dan Matthew N. Lyons, "Konspirasisme adalah bentuk naratif khusus dari pengkambinghitaman yang membingkai musuh sebagai bagian alur yang membahayakan melawan kebaikan, sementara itu keberanian sang korban kambing hitam seperti seorang pahlawan yang memberitahukan peringatan ”.39
Sehingga konspirasi kerap kali dianggap sebagai tindakan yang dapat memnjadikan pihak lain sebagai kambing hitam dan dapat menjadikan pihak lain sebagai pahlawan yang dapat menyelesaikan segala permasalahan. Dimana konspirasi menjelaskan sebuah rencana yang bersifat rahasia yang dijalankan oleh sekelompok orang yang disebut persekongkolan atau persekutuan dengan tujuan yang buruk, dalam melancarkan rencananya. Sebagaimana tokoh akademis Frank P. Mintz pada tahun 1980 memeperkenalkan sebuah istilah yang disebut konspirasisme, yang Akademisi sebagai sebuah susunan hipotesis yang memiliki dasar gaya pemikiran.40 Dalam perkembagn peradaban manusia isu konpirasi oleh sekelompok orang selalu menjadi kambing hitam utama atas segala masalah.
38 https://en.oxforddictionaries.com/definition/conspiracy
39 Anonymous. Conspiracim. 24 oktober 2011. http://fortean.wikidot.com/conspiracy diakses tanggal 20 maret 2018
2. Elemen Konspirasi
Memahami arti kata elemen yang berasal dari kata Latin elementum yang berarti "bagian-bagian dasar yang mendasari sesuatu. Maka dalam sebuah konspirasi tentu terdapat elemen yang menyusunya, berikut adalah elemen elemen yang terdapat dalam konspirasi:
A. Pelaku Konspirasi
Pertama, adanya dua orang atau lebih pihak yang mensetujui untuk melakukan suatu tindakan kejahatan.41 Seperti yang tejadi sejak pemikiran para konspiracetis yang berkembang selama periode transformasi politik, ekonomi, atau budaya, David brion Davis mengamati bahwa "kepercayaan subjektif dalam persekongkolan biasanya diwujudkan atau diberi ekspresi terhadap konflik sosial yang sebenarnya dan berikut adalah empat kategori utama dari orang-orang yang bergabung dalam pergerakan konspirasi bawah tanah:
• Orang-orang yang bertindak karena terancam
• Orang yang mengungsi, "dimasukkan ke dalam posisi baru ketergantungan," atau menghadapi penindasan;
• Orang dengan "kekhawatiran atas perubahan sosial atau budaya," dan, • Orang-orang yang melihat "revolusi asing atau reaksi tirani," dan yang mencari "mitra dalam negeri pada asumsi bahwa kebakaran dapat dihindari jika kita melihat percikan api untuk terbang."42
41 https://www.justia.com/criminal/offenses/inchoate-crimes/conspiracy/ diaskses pada tanggal 28 desember 2017
Namun begitu kuatnya isu konspirasi didunia, maka ada beberapa organisasi yang tak kandung lebih terkenal sebagai para pelaku konspirator yang keji dan mengerti seperti kelompok konspirator yang disebut dengna Illuminati, Freemanson, dan lainnya yang belum tentu akan kebenarannya. Tak hanya kelompok tersebut yang kerap dituduh atas segala tragedy didunia, melainkan ada beberapa keluarga yang dipercaya sebagai dalang konspirasi terbesar seperti disebutnya keluarga Rothchild, keluarga Rockefeller dan berbagai keluarga lainnya sebagai dalang konspirasi dunia. Benar tidaknya informasi tersebut masih disangsikan banyak pihak dikarenakan minimnya bukti yang menguatkan.
keberadaan pelaku konspirasi memang kerap disangsikan, karena minimnya alat bukit dan saksi kunci sehingga tidak jarang jika pihak pemeritah pun kerap dituduh sebagai pelaku konspirasi yang menyebabkan renggangya hubungan diplomatik kedua belah pihak. Mengingat kembali mengenai kekuatan media massa dalam memnyebarkan suatu berita, tentu hal tersebut dapat dimanfaatkan untuk keberlangsungan suatu konspirasi lain yang tengah direncanakan karena media memang memiliki peran penting dalam memberikan informasi dan penetahuan kepada para komunikannya. Sebagaimana filsuf
german, Joseph Goebbel katakan “Kebohongan yang dikampanyekan secara
terus-menerus dan sistematis akan berubah menjadi (seolah-olah) kenyataan!, Sedangkan kebohongan sempurna, adalah kebenaran yang dipelintir sedikit saja”.43
43 Addhie M Masardi. Bohong itu indah. https://www.jpnn.com/news/bohong-itu-indah diakses tanggal 28 desember 2017
B. Tujuan Konspirasi
Menurut Epperson, tujuan Konspirasi (global) bagi para konspirator ialah , “ satu tujuan konspirasi yang tiada pernah berubah menghancurkan semua agama, pemenritahan, dan semua institusi tradisional manusia dan untuk memgannun sebuah tatanan dunia baru (New World Order) dari rongsokan kehancuran globa yang mereka para konspirator ciptakan.”44 Menurut periset konspirasi lainnya, jim maris disebutkan bahwa “ banyak penulis Konspirasi telah menuliskan rencana rencana gelap kosnpirasi yakni untuk memaksakan new world order dari masyarakt tersembunyi sperti CFR, illuminati, committee of 300, serta lainnya.”45
Adapun Tujuan utama yang hendak dicapai oleh konspirator menurut pernyataan mantan anggota kongres John Smitns, yang dikutip ralph emerson, the unseen hand halaman sembilan dimana pernytaan itu berbunyi bahwa motif dalam melakukan konspirasi adalah “kekuasaan!” manusia bergabung dalam konsirasi untuk mendapatkan uang dan selanjutnya keuasaan. 46Tak sampai disitu pernyataannya juga berlanjut “ ketika seseorang telah memiliki semua uang yang ia butuhkan, tujuan berikutnya adalah kekuasaan. hal itu sejalan dengan pemahaman Abraham maslow mengenai segita kepuasan manusia yang terdiri dari Hierarchy need of human yang disampaikan oleh Abraham Maslow berkembang hingga pada akhirnya mencapai puncak berupa aktualisai diri.47
44 Ralph Epperson. The Unseen Hand:an Introduction to The Conspirational View of history, Tuscon: Publious Press. 1985 hlm 8
45 Jim Marrs. 2000. Rule By Secrecy. New York: Harper Collins Publisher halaman 7 46 Ralph Op.Cit. halaman 9
47 Saul Mcleod. 2017. https://www.simplypsychology.org/maslow.html. Diakses pada 11 maret 2018
Sehingga dapat kita pahami apabila segala bentuk konspirasi yang ada didunia seharusnya selalu memiliki tujuannya sendiri tergantung pada pihak konspirator yang merencakannya. Seperti tujuan dari konspirator yang bergerak dalam sistem pemerintahan yang umum memeliki tujuan berupa kekuasaan dan pengaruh dalam Lembaga yang dapat digunakan untuk mengintervensi peraturan undang undang atau peraturan negara lainnya. Adapun motif konspirasi lainnya dari pada hal itu adalah konspirasi mengenai permasalah sosial yang berkaitan dengan perekonomian masyarakat dunia, dimana tujuan dari konspirasi itu adalah menekan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan menekan populasi manusia.
Tidak sampai disitu, ada juga konspirasi yang digadang gadang memiliki tujuan spiritualisme, seperti yang disampaikan periset konspirasi lainnya bernama W.J Sutton yang membeberkan mengenai rencana jahat suatu kelompok penganut lucifer untuk menghancurkan semua agama dan semua pemerintahan agar suatu pemerintahan luciferian dapat didirakan seagagai the aquarian age atau the new age movement. Dalam Bahasa latin disebut novus ordo selorum (new world for the ages)”.48 luchifer sendiri dipercaya sebagai nama lain dari Azazel yang konon pada dahulu kala merupakan malaikat kebangganggan para malaikat sekaligus malaikat yang paling dekat dengan Allah (tuhan) yang membangkan dan melawan Tuhan sehingga di buang dari Eden ke bumi.49 Tentu apapun motif konspirasi spionase siber yang nantinya ditemukan dalam penelitan haruslah sesuai dengan apa yang terdapat dalam tanda dan lambang di film snowden.
48 William Josiah Sutton. 1983. The Illmuninati 666. New York : Teach Service, Inc. Halaman. 13 49 Stefanus- inggrid. Tentang kejatuhan iblis dan lucifer. http://www.katolisitas.org/tentang-kejatuhan-iblis-dan-lucifer/ Diakses pada tanggal 25 maret 2018
3. Teori Konspirasi
Dalam pembahasan konspirasi, acap kali kebingungan demi kembingunan muncul dalam benak kita sehingga secara tidak sadar munculah berbagai konklusi pemikiran mengenai maksud dari kosnpirasi itu sendiri. teori konspirasi disini dapat dimaksudkan sebagai suatu bentuk kristalisasi konsep konsep abstrak yang menjadi satu kesatuan konsep yang menghubungkan segalanya. adapun pemahaman lain mengenai teori konspirasi dalam sebuah konspirasi dapat dimaksudkan sebagai sutu persepsi (akan) suatu kemungkinan konspirasi.50 Tentu dalam menyikapi dan menelaah megenai suatu persepsi abstrak seperti konspirasi ini bisa saja benar atau keliru atau bahkan telah mendekati kebenaran.
Sejalan dengan pendapat bill crouse dalam conpirasce hidden agendas, secret societis and wodlr menyatakan bahwa Sebuah teori konspirasi tetap merupakan suaut teori hingga teori ini disingkap dan dibuktikan berdasarkan fakta.51 Adapun pada akhirnya, suatu konspirasi dianggapberupa teori teori kemungkinan.52 teori konspirasi yang berjalan berdasarkan spekulasi, argumentasi, dan dugaan-dugaan sementara tentu masih bersifat abstrak dikarenakan kurangnya alat bukti yang valid. Meskipun demikian, tidak semua dari teori konspirasi ini berisikan imajinasi semata, melainkan ada juga teori konspirasi yangdapat dipertanggung jawabkan atas kebenarannya dengan melihat dukungan data dan informasi yang valid, serta hadirnya argumentasi para ahli.
50 Jaggad. The New World Order .Konspirasi global para penyembah iblis menaklukan dunia. Hal15
51 Ibid. hal 15 52 Ibid. 15
Dengan demikian maka dapat dikatakan jika teori konspirasi adalah bagian dari konspirasi, namun bukan konspirasi itu sendiri. Salah satu teori Konspirasi yang cukup terkneal hingga saat ini adalah teori konpirasi yang muncul setelah adanya peristiwa hancurnya menara World Trade Center atau WTC pada tanggal 11 september 2000 di New York, Amerika Serikat yang dalam kejadian ini memiliki banyak sekali kejanggalan yang diperkuat dengan bebagai pendapat para arsitek dan ilmuwan yang mengatakan jika Gedung sekuat itu tak mungkin hancur rata begitu saja karena tabrakan.
Kemudian di musim panas tahun 2012, amerika serikat muncul sebuah pemberitaan mengenai kabar para ahli NSA yang berhasil memasuki sistem konferensi video PBB dan memecahkan sistem yang dilindungi pengamanan digital, dimana hal tersebut diketahui oleh snowden ketika dirinya menyalin dokumen-dokumen yang ada di komputer NSA dan menemukan dokumen lainnya yang mengungkapkan rencana-rencana misi Uni Eropa, infrastruktur teknologi informasi milik kelompok negara Eropa itu beserta penyedia layanan teknologi informasinya dan beberapa dokumen lain yang berisikan mengenai rencana penyadapan pada lebih dari 80 kedutaan besar dan konsulat amerika di seluruh dunia melalui program yang disebut sebagai "Special Colection Service".53 Tentu dengan kemunculan berbagai macam pemberitaan sejenis di media lokal atau internasional maka kemungkinan dari berkembangnya teori konspirasi baru yang mungkin saja telah mendekati kebenarnan sangat mungkin terjadi.
53 Joseph fissanaskis. NSA operates ‘secret collection program’ out of US embassies https://intelnews.org/2013/08/26/01-1328/ diakses pada tanggal 25 maret 2018
2.1.4 Tinjauan Tentang Spionase Siber (Cyber Espionage)