Bagan 4.4 Formulasi Aktan
2) Tokoh dan Penokohan a) Tokoh Utama
(1) Nyi Mas Gandasari
Tokoh utama dari Cerita Legendaini tentunya adalah Nyi Mas Gandasari. Nyi Mas Gandasari asalnya bernama Nyi Mutmainah adalah seorang perempuan yang berasal dari Negeri Aceh. Ia diceritakan sebagai seorang perempuan yang sakti sekaligus cantik. Seperti dapat dilihat dari kutipan berikut:
Nyi Mas Gandasari itu belajar ilmu kesaktian, ilmu kecantikan, dan lain sebagainya karena zaman dahulu perlu menjaga diri dari para penjahat. Akhirnya Nyi Mas Gandasari berkata kepada Mbah Kuwu Cerbon, “Jika
Dian Puspitasari, 2014
LEGENDA NYI MAS GANDASARI DI KABUPATEN CIREBON: ANALISIS STRUKTUR, KONTEKS, FUNGSI, DAN NILAI SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu
saya mempunyai suami, saya mau yang kira-kira bisa mengalahkan kesaktian saya.”
Bahkan dengan kesaktiannya, Nyi Mas Gandasari sampai dapat mengalahkan semua pendekar yang beradu tanding dengannya saat sayembara diselenggarakan.
Gambaran Fisik/Psikis Tokoh
Dilihat dari namanya, Nyi Mas Gandasari, perawakan/fisik tokoh ini dapat digambarkan sebagai perempuan yang sakti. Selain itu, Nyi Mas Gandasari juga memiliki kecantikan yang luar biasa, karena selain mempelajari ilmu kesaktian, ia juga mempelajari ilmu kecantikan Hal ini dapat dilihat dari petikan cerita berikut ini.
Nyi Mas Gandasari itu belajar ilmu kesaktian, ilmu kecantikan, dan lain sebagainya karena zaman dahulu perlu menjaga diri dari para penjahat.
Hubungan dengan Tokoh Lain
Hubungan Nyi Mas Gandasari dengan Mbah Kuwu Cerbon
Nyi Mas Gandasari adalah anak angkat dari Mbah Kuwu Cerbon. Ia diangkat menjadi anak Mbah Kuwu Cerbon setelah ayahnya, Abdullah Iman, meminta kepada Mbah Kuwu Cerbon untuk membawa Nyi Mutmainah, nama asli Nyi Mas Gandasari, ke tanah Jawa, karena Nyi Mutmainah dapat berhenti menangis setelah digendong oleh Mbah Kuwu Cerbon. Berikut kutipannya.
Ketika itu Abdullah Imam mempunyai anak perempuan bernama Siti Mutmainah yang sedang menangis, setelah digendong oleh Mbah Kuwu Cerbon anak tersebut berhenti menangis. Kemudian Abdulah Imam menyuruh agar Siti Mutmainah dibawa saja ke tanah Jawa oleh Mbah Kuwu Cerbon. Anggap saja Mbah Kuwu Cerbon punya anak angkat. Setelah itu Mbah Kuwu Cerbon mengganti nama anak tersebut menjadi Nyi Mas Gandasari.
Dian Puspitasari, 2014
LEGENDA NYI MAS GANDASARI DI KABUPATEN CIREBON: ANALISIS STRUKTUR, KONTEKS, FUNGSI, DAN NILAI SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu
Abdullah Iman adalah ayah kandung Nyi Mas Gandasari yang berasal dari Negeri Aceh.
Abdullah Imam mempunyai anak perempuan bernama Siti Mutmainah yang sedang menangis, setelah digendong oleh Mbah Kuwu Cerbon anak tersebut berhenti menangis.
Hubungan Nyi Mas Gandasari dengan Syekh Magelung
Pada awalnya hubungan Nyi Mas dengan Syekh Magelung hanyalah sebatas lawan tanding dalam sayembara yang diselenggarakan Mbah Kuwu Cerbon. Akan tetapi, karena Syekh Magelung pada akhirnya dapat mengalahkan Nyi Mas Gandasari, maka ia akhirnya menikah dengan Nyi Mas Gandasari, walaupun pernikahannya menurut cerita varian ini bukanlah di alam dunia, tetapi alam akherat.
Akhirnya Syekh Magelung bertanding melawan Nyi Mas Gandasari. Kemudian Nyi Mas Gandasari pun takluk
kepada Syekh Magelung. Mereka pun akhirnya
dinikahkan, tetapi menikahnya bukan di alam dunia, melainkan di alam akhirat.
(2) Mbah Kuwu Cerbon
Tokoh utama lain yang ada dalam cerita ini adalah Mbah Kuwu Cerbon yang membawa Nyi Mutmainah atau Nyi Mas Gandasari ke tanah Jawa.
Berdasarkan namanya, Mbah Kuwu Cerbon sebenarnya hanyalah nama panggilan tokoh saja. Disebut dengan Mbah, bukan berarti tokoh sudah kakek-kakek, akan tetapi lebih kepada penyebutan terhadap orang yang dituakan. Apalagi panggilan mbah
ini berkorelasi dengan kata kuwu, yang dalam bahasa Sunda artinya kepala. Jika melihat dari arti dari sisi kebahasaan, Mbah Kuwu ini memiliki arti seseorang yang mengepalai suatu daerah, dituakan dan disegani. Hubungannya dengan Cirebon adalah, Mbah Kuwu Cerbon ini dapat dikatakan sebagai seorang tokoh yang pertama
Dian Puspitasari, 2014
LEGENDA NYI MAS GANDASARI DI KABUPATEN CIREBON: ANALISIS STRUKTUR, KONTEKS, FUNGSI, DAN NILAI SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu
kali membuka pemukiman di sana, sehingga tokoh ini lebih dikenal dengan sebutan Mbah Kuwu Cerbon.
Gambaran Fisik/Psikis Tokoh
Dilihat dari namanya, Mbah Kuwu Cerbon, walaupun tidak dijelaskan secara eksplisit dalam cerita, bisa dikatakan sebagai seorang tokoh yang tidak muda lagi. Panggilan mbah biasanya disematkan kepada orang yang sudah tua atau dituakan. Apalagi kata ini bersanding dengan kuwu yang artinya kepala, atau pemimpin suatu daerah.
Secara psikis, Mbah Kuwu Cerbon ini dapat dikatakan sebagai seorang tokoh yang mempunyai karomah, sakti, memahami ilmu agama Islam dalam derajat yang tinggi, bijaksana, dan tentunya sosok seorang tokoh yang baik hati.
Berikut kutipan-kutipannya.
.... setelah digendong oleh Mbah Kuwu Cerbon anak tersebut berhenti menangis.
Setelah dewasa, Mbah Kuwu mengatakan bahwa Nyi Mas Gandasari sudah saatnya mempunyai suami.
Akhirnya Nyi Mas Gandasari berkata kepada Mbah Kuwu Cerbon, “Jika saya mempunyai suami, saya mau yang kira-kira bisa mengalahkan kesaktian saya.” Jadi diadakanlah sayembara.
Seketika itu juga rambutnya potong hanya dengan jari sang kakek. Syekh Magelung mencari sang kakek tersebut tetapi tidak ada. Rupanya kakek tersebut adalah Mbak Kuwu Cerbon yang sedang menyamar.
(3) Syekh Magelung Sakti
Adalah seorang tokoh yang menjadi lawan tanding Nyi Mas Gandasari, yang berilmu tinggi dan dapat mengalahkan Nyi Mas Gandasari.
Ia berasal dari Mesir. Kedatangannya ke Cirebon adalah untuk mencari seseorang yang sanggup memotong rambutnya yang sekeras baja. Ia adalah seorang yang diceritakan dapat
Dian Puspitasari, 2014
LEGENDA NYI MAS GANDASARI DI KABUPATEN CIREBON: ANALISIS STRUKTUR, KONTEKS, FUNGSI, DAN NILAI SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu
mengalahkan kesaktian Nyi Mas Gandasari. Seorang yang berilmu tinggi. Seperti dapat dibaca pada kutipan berikut ini:
Syekh Magelung yang berasal dari Mesir. Kedatangan Syekh Magelung ini bukan untuk mencari jodoh, tetapi untuk memotong rambut. Karena di Mesir tidak ada yang bisa mencukur rambutnya. Rambutnya seperti baja, seperti kawat baja. Jadi mengetahui di Cirebon ada orang sakti, Syekh Magelung datang ke Cirebon untuk mencari orang tersebut.
Sebelum bertanding dengan Nyi Mas Gandasari, Syekh Magelung bertanding dengan Dampu Awang yang mempunyai perahu bisa terbang. Dampu Awang bisa dikalahkan oleh Syekh Magelung.
b) Tokoh Pembantu (1) Abdullah Iman
Adalah seorang tokoh yang berposisi sebagai ayah kandung dari Nyi Mutmainah atau Nyi Mas Gandasari.
Seperti dapat dilihat dalam kutipan berikut.
Ketika itu Abdullah Imam mempunyai anak perempuan bernama Siti Mutmainah yang sedang menangis, setelah ....
(2) Dampu Awang
Adalah tokoh yang ikut sebagai peserta dalam sayembara. Ia diceritakan sebagai seorang peserta yang selain sakti juga merupakan seorang saudagar kaya pedagang emas, intan, berlian, dan mempunyai perahu yang dapat terbang.
.... Dampu Awang. Ia adalah saudagar kaya, pedagang emas intan berlian, punya perahu bisa terbang. Ceritanya intan berlian itu untuk melamar Nyi Mas Gandasari ketika sayembara.
3) Tema
Peristiwa yang diceritakan dalam cerita varian ke-2 ini, merupakan kisah pencarian Nyi Mas Gandasari dalam menemukan calon suaminya. Dikarenakan Nyi Mas Gandasari adalah sosok perempuan yang sakti
Dian Puspitasari, 2014
LEGENDA NYI MAS GANDASARI DI KABUPATEN CIREBON: ANALISIS STRUKTUR, KONTEKS, FUNGSI, DAN NILAI SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu
mandraguna, maka Ia mengharapkan calon suaminya adalah sosok yang dapat mengalahkan kesaktiannya.
Salah satu cara untuk menemukan sosok lelaki yang sesuai dengan kriterianya adalah dengan mengadakan sayembara. Sudah banyak jawara-jawara yang mencoba menjajal kesaktian Nyi Mas Gandasari, akan tetapi semuanya kalah. Tidak hanya orang yang sekadar digjaya saja yang mencoba melamar Nyi Mas Gandasari, bahkan ada seorang yang selain sakti juga kaya raya, namanya Dampu Awang, yang sekaligus membawa perahu yang bisa terbang dan di dalamnya penuh oleh intan berlian.
Waktu itu hanya tersisa dua orang jawara yang masih tegap berdiri untuk menjajal kesaktian Nyi Mas Gandasari, Dampu Awang dan Syekh Magelung Sakti. Uniknya, Syekh Magelung Sakti tiba di Cirebon sebenarnya bukan untuk menyengajakan diri mengikuti sayembara itu, tetapi untuk mencari orang sakti yang dapat mencukur rambutnya, yang ternyata orang sakti itu adalah Mbah Kuwu Cerbon, ayah angkat dari Nyi Mas Gandasari.
Nyi Mas Gandasari akhirnya dapat ditaklukkan oleh Syekh Magelung, dan akhirnya merekapun menikah.
Berdasarkan inti cerita, tema cerita Nyi Mas Gandasari varian ke-2 ini adalah pencarian Nyi Mas Gandasari dalam menemukan calon suaminya. Kemudian, berdasarkan cerita inti dari dan tema Cerita Legendaini dapat dikatakan bahwa Cerita LegendaNyi Mas Gandasari ini dapat diklasifikasikan sebagai sebuah legenda.
4) Latar
a) Latar Tempat
Latar tempat yang ada dalam cerita Nyi Mas Gandasari varian 2 ini adalah:
Dian Puspitasari, 2014
LEGENDA NYI MAS GANDASARI DI KABUPATEN CIREBON: ANALISIS STRUKTUR, KONTEKS, FUNGSI, DAN NILAI SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu
Awal cerita Nyi Mas Gandasari ini diawali dengan pertemuan antara Mbah Kuwu Cerbon dengan Abdullah Imam di Negeri Aceh. Negeri Aceh adalah asal dari Nyi Mas Gandasari.
... Mbah Kuwu Cerbon sepulang dari menunaikan ibadah haji mampir ke tempat Abdullah Imam di Aceh.
(2) Negeri Cirebon
Negeri Cirebon adalah latar yang mendominasi cerita Nyi Mas Gandasari ini, hal ini tentunya dapat dilihat dari salah seorang tokoh yang bernama Mbah Kuwu Cerbon, yang artinya seseorang yang menjadi kepala sebuah tempat, dalam hal ini adalah Cirebon. Berikut kutipan yang menunjukkan latar tempat Cirebon dalam cerita ini.
Rambutnya seperti baja, seperti kawat baja. Jadi mengetahui di Cirebon ada orang sakti, Syekh Magelung datang ke Cirebon untuk mencari orang tersebut.
(3) Rumah Abdullah Imam
Salah satu latar tempat yang spesifik dalam cerita ini adalah kediaman Abdullah Imam, hal ini bisa dilihat dari kutipan cerita berikut ini.
Mbah Kuwu Cerbon sepulang dari menunaikan ibadah haji mampir ke tempat Abdullah Imam di Aceh.
b)Latar Waktu
Peneliti dapat menyimpulkan bahwa latar waktu yang sering muncul dalam cerita ini adalah latar waktu siang hari. Hal ini tentunya berkaitan dengan bahwa segala aktivitas yang dilakukan seringkali dilaksanakan pada siang hari.
c) Latar Sosial
Latar sosial dalam cerita ini tidak dijelaskan secara eksplisit. Untuk melihat latar sosial secara menyeluruh, maka diperlukan analisis interaksi dari setiap individu dengan tokoh lainnya atau warga sekitarnya.
Dian Puspitasari, 2014
LEGENDA NYI MAS GANDASARI DI KABUPATEN CIREBON: ANALISIS STRUKTUR, KONTEKS, FUNGSI, DAN NILAI SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu
Jika dilihat dari kata Mbah Kuwu Cerbon, dapat dilihat bahwa tokoh ini erat dengan daerah Cirebon. Mbah Kuwu Cerbon yang mempunyai nama lain Pangeran Cakrabuana adalah pendiri Keraton Pakungwati, cikal bakal Keraton Kasepuhan di Cirebon. Dari panggilannya pula, Mbah Kuwu Cerbon dapat dikatakan memiliki status sosial yang tinggi di masyarakat tempat ia berasal.
b. Analisis Konteks Penuturan 1) Konteks Budaya
Dalam teks legenda Nyi Mas Gandasari II, konteks budaya yang digunakan, khususnya dalam hal bahasa, yaitu bahasa Cirebon bebrayan. Artinya, bahasa yang dituturkan informan dapat dikatakan menggunakan bahasa Cirebon sehari-hari. Mayoritas masyarakat Cirebon lebih banyak menggunakan bahasa Cirebon bebrayan sehingga peneliti pun dapat mengerti informasi yang disampaikan informan.
2) Konteks Situasi
Teks legenda Nyi Mas Gandasari ini dituturkan oleh Bapak Askadi pada 6 November 2015. Data ini diambil di kediaman Bapak Askadi di Desa Cangkring, Tegal Wangi Kelurahan Plered Kabupaten Cirebon. Data ini diambil ketika siang hari. Bapak Askadi terkenal dengan sebutan Mamae Titin dan disebut juga sesepuh di Cirebon. Ketika peneliti mengunjungi rumahnya, Bapak Askadi sedang melayani tamu yang ingin meminta berkah sehingga peneliti menunggu sampai tamu-tamu Bapak Askadi selesai. Cerita ini dituturkan di halaman depan rumah Bapak Askadi dengan kursi yang terbuat dari anyaman rotan. Hal tersebut dikarenakan kediaman rumah Bapak Askadi dekat dengan industri rotan. Bangunan rumah yang masih terlihat seperti zaman dahulu mencirikan usia dari Bapak Askadi. Lingkungan kediaman Bapak Askadi dikelilingi oleh makam dan di halaman depan terdapat pohon mangga sehingga membuat teduh kediaman Bapak Askadi. Ketika peneliti datang disambut
Dian Puspitasari, 2014
LEGENDA NYI MAS GANDASARI DI KABUPATEN CIREBON: ANALISIS STRUKTUR, KONTEKS, FUNGSI, DAN NILAI SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu
oleh istri Bapak Askadi. Setelah tamu-tamu dari Bapak Askadi pulang, istri Bapak Askadi pun masuk ke dalam rumahnya. Ketika itu ada dua audiens yang mendengarkan cerita Nyi Mas Gandasari dari Bapak Askadi, yaitu Bapak Abdul dan Bapak Cecep.
c. Analisis Fungsi
1) Sistem Proyeksi
Dalam legenda Nyi Mas Gandasari ini terdapat sistem proyeksi diri yang berkaitan dengan masalah proteksi terhadap diri sendiri dari ancaman para penjahat. Hal itu sesuai dengan kenyataan pada zaman sekarang, dengan banyaknya pelaku pelecehan terhadap kaum wanita. Oleh karena itu, para wanita hendaknya bisa belajar ilmu bela diri untuk melindungi dirnya sendiri dari ancaman. Hal tersebut dapat dilihat dari kutipan berikut ini.
Nyi Mas Gandasari itu belajar ilmu kesaktian, ilmu kecantikan, dan lain sebagainya karena zaman dahulu perlu menjaga diri dari para penjahat.
2) Sistem Pengendali Sosial
Teks legenda Nyi Mas Gandasari dapat berfungsi sebagai pengendali sosial. Seperti yang telihat dalam kutipan teks berikut.
Setelah dewasa, Mbah Kuwu mengatakan bahwa Nyi Mas Gandasari sudah saatnya mempunyai suami.
Berdasarkan kutipan tersebut, umumnya seorang wanita yang dianggap telah dewasa haruslah segera menikah, sedangkan mengenai standar kedewasaan seorang perempuan dapat dilihat dari berbagai ciri diantaranya, dari segi fisik mengalami degradasi sedikit demi sedikit; dari segi emosional yaitu motivasi untuk meraih sesuatu sangat besar. Dari segi pendidikan, kedewasaan seseorang dapat terlihat dari pencapaian kematangan kognitif, afektif, dan psikomotor sebagai hasil pembelajaran yang ditunjang dengan kesiapan (Andi, 1983, hlm. 15).
Dian Puspitasari, 2014
LEGENDA NYI MAS GANDASARI DI KABUPATEN CIREBON: ANALISIS STRUKTUR, KONTEKS, FUNGSI, DAN NILAI SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu 3) Alat Pendidikan
Teks legenda Nyi Mas Gandasari ini dapat pula berfungsi sebagai alat pendidikan. Pada teks ini, dapat dilihat dari beberapa kutipan berikut.
Karena di Mesir tidak ada yang bisa mencukur rambutnya. Rambutnya seperti baja, seperti kawat baja. Jadi mengetahui di Cirebon ada orang sakti, Syeh Magelung datang ke Cirebon untuk mencari orang tersebut.
Alat pendidikan yang dapat kita temukan dari kutipan tersebut adalah, bahwa kegigihan tokoh Syeh Magelung patut untuk ditiru. Ia pergi meninggalkan tanah airnya hanya untuk mencari seseorang yang dapat mencukur rambutnya, yang ia ketahui ada di daerah Cirebon. Kegigihannya dalam mencapai tujuan pada akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya orang yang ia cari.
4) Pengesahan Budaya
Fungsi pegesahan budaya ini dapat dilihat dari bahasa yang digunakan dalam teks legenda Nyi Mas Gandasari. Bahasa yang digunakan dalam teks tersebut adalah bahasa Cirebon. Bahasa Cirebon tersebut tergolong dalam bahasa sehari-hari.
5) Hiburan
Teks legenda Nyi Mas Gandasari dapat berfungsi sebagai media hiburan. Media hiburan yang dimaksud di sini, yaitu dari teks tersebut dapat dibuat sebuah pagelaran seperti yang pernah dilakukan pada acara ulang tahun Kota Cirebon. Dari pagelaran tersebut masyarakat Cirebon dapat menikmati cerita legenda Nyi Mas Gandasari dalam bentuk audio visual.
Dian Puspitasari, 2014
LEGENDA NYI MAS GANDASARI DI KABUPATEN CIREBON: ANALISIS STRUKTUR, KONTEKS, FUNGSI, DAN NILAI SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu 1) Religius
Nilai religius yang dapat kita lihat dari Cerita Nyi Mas Gandasari Varian 2 ini adalah kepasrahan tokoh Syekh Datuk Soleh kepada Allah Swt, atas penyakit yang diderita anaknya tidak kunjung sembuh. Akan tetapi kepasrahan di sini bukanlah kepasrahan dalam arti berputus asa, akan tetapi menyerahkan semua itu sesuai dengan qada dan qadar-Nya. Menyerahkan kepada Sang Maha Pencipta atas semua yang terjadi.
Beberapa ahli pengobatan sudah mengobatinya, tetapi sakitnya semakin parah. Jadi, Syekh Datuk Soleh hanya dapat memasrahkan kepada Allah Swt.
Nilai religius lain dalam cerita ini adalah kekuatan doa. Doa di sini ditunjukkan bukan hanya sebagai media komunikasi antara makhluk dengan Sang Khalik, melainkan lebih pada bentuk penghambaan tingkat tinggi kepada Allah dengan hasil akhir dikabulkannya doa. Allah menegaskan di dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 186 tentang bentuk ikhtiar yang sangat dianjurkan; berdoa. Yang artinya:
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada- Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. ”
Ayat di atas menegaskan bahwa Allah Swt. Berada sangat dekat dengan hamba-Nya dan menyaksikan sekaligus mengabulkan setiap permohonan doa dari hambanya yang saleh.
Mbah Kuwu Cerbon berdoa secara khusus kepada Gusti Allah. Dengan rahmat Gusti Allah, Nyi Mutmainah sembuh dari sakitnya.
Dengan dikabulkannya doa Mbah Kuwu Cerbon, dapat diambil kesimpulan bahwa ia masuk ke dalam jajaran orang-orang yang saleh.
Nilai religius lain dalam cerita ini dapat pula dilihat dari sikap Nyi Mas Gandasari atau Nyi Mutmainah setelah ia dibawa oleh Mbah Kuwu Cerbon.
Dian Puspitasari, 2014
LEGENDA NYI MAS GANDASARI DI KABUPATEN CIREBON: ANALISIS STRUKTUR, KONTEKS, FUNGSI, DAN NILAI SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu
... Mbah Kuwu Cerbon menerima Nyi Mas Mutmainah menjadi muridnya yang ketika itu baru berusia satu tahun setengah. Di Negeri Cirebon, Nyi Mas Mutmainah dididik ajaran agama Islam
Kemudian ada pula nilai religius yang berhubungan dengan berjalannya syiar Islam antara satu orang kepada orang lain, dalam cerita ini bahkan syiar Islam jauh lebih luas hingga pada tataran syiar Islam pada sebuah negara.
Bertahun-tahun setelah peristiwa itu, seiring berjalannya syiar agama Islam di Negeri Cirebon, ...
2) Kejujuran
Nilai kejujuran yang dapat dilihat dari cerita ini dipraktikkan langsung oleh tokoh Nyi Mas Gandasari yang berlaku jujur dalam proses pendidikannya untuk menjadi perempuan sakti.
Di Negeri Cirebon, Nyi Mas Mutmainah dididik ajaran agama Islam dan ilmu kesaktian. Nyi Mas Mutmainah diberi ilmu kesaktian dan yang lainnya, tetapi tidak melanggar segala pantangan dan larangan.
Sifat jujur merupakan faktor terbesar tegaknya agama dan dunia. Kehidupan dunia tidak akan baik, dan agama juga tidak bisa tegak di atas kebohongan, khianat serta perbuatan curang.
Jujur dan mempercayai kejujuran, merupakan ikatan yang kuat antara para rasul dan orang-orang yang beriman dengan mereka. Allah berfirman.
"Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan orang yang membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertaqwa. Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Rabb mereka. Demikianlah balasan orang-orang yang berbuat baik". [Az zumar:33-34].
3) Disiplin
Disiplin adalah salah satu faktor penentu keberhasilan dalam pencapaian tujuan yang telah direncanakan. Cerita Nyi Mas Gandasari
Dian Puspitasari, 2014
LEGENDA NYI MAS GANDASARI DI KABUPATEN CIREBON: ANALISIS STRUKTUR, KONTEKS, FUNGSI, DAN NILAI SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu
Varian 2 ini menunjukkan bahwa dengan disiplin akan membawa kita kepada pencapaian akhir yang gemilang.
Di Negeri Cirebon, Nyi Mas Mutmainah dididik ajaran agama Islam dan ilmu kesaktian. Nyi Mas Mutmainah diberi ilmu kesaktian dan yang lainnya, tetapi tidak melanggar segala pantangan dan larangan.
Setelah dewasa, Nyi Mutmainah menjadi wanita yang memiliki