BAB II FUNGSI TUTURAN LANGSUNG DALAM NOVEL
2.6 Tuturan Langsung yang Berfungsi Heuristik
Tuturan langsung dalam novel I Feel Bad about My Neck berfungsi heuristik. Tuturan langsung yang memiliki fungsi heuristik dipaparkan pada data (47) sampai dengan (64).
47) a. Dan kemudian pada suatu hari, aku berada di Paris dengan seorang teman yang mengumumkan tujuannya minggu ini adalah membeli sebuah tas Kelly. b. Mungkin kau tahu apa tas Kelly itu. c. Aku sama sekali tidak tahu. d. Aku tidak pernah mendengar ada tas semacam itu. e. “Apa itu tas Kelly?” tanyaku. f. Temanku memandangiku seolah-olah aku baru saja menghabiskan waktu satu abad dengan tidur di dalam gua. g. Kemudian ia menjelaskan: Tas Kelly adalah tas Hermes yang dibuat pertama
kali pada tahun 1950-an dan dipopulerkan oleh Grace Kelly; karena itulah tas itu dijuluki sebagai tas Kelly. h. Tas Kelly adalah tas klasik. (Ephron 2007 : 27).
48) a. Pasar loak itu hanya buka pada akhir pekan, jadi kami menghabiskan beberapa hari dengan makan-makan, minum-minum, melihat-lihat, yang mana semuanya ini (bagi temanku itu) hanyalah pendahuluan dari acara utama. b. “Berapa harganya?” tanyaku. c. Aku sungguh merasa berada di dunia lain ketika ia menjawab: Sekitar tiga ribu dolar. (Ephron 2007 : 27-28).
49) a. Aku harus mengakui bahwa tas tersebut tidak bisa digunakan pada semua kesempatan; pada beberapa kesempatan khusus aku terpaksa menggunakan tas kecil yang aku benci. b. Namun seringnya aku menggunakan tas bergambar MetroCard itu ke mana-mana. c. Dan ke mana pun aku pergi, orang-orang berkata kepadaku, “Aku suka tas itu. Di mana belinya?” d. Dan aku menjawab kalau aku membeli tas itu di Transit Museum di stasiun Grand Central, dan itu membuat stasiun bawah tanah kota New York terasa lebih baik dari yang sudah-sudah. (Ephron 2007 : 30-31).
50) a. Kau mungkin berpikir bahwa karena aku berteman dengan Lee sungguhan, maka tindakanku menjadikannya sebagai teman khayalan adalah tidak berguna, tapi kau salah. b. Saat aku bicara dengan Lee khayalan---mengenai apa yang sebaiknya dihidangkan, atau apa hidangan keempat yang mampu menyempurnakan sajianku---tidak terpikir olehku untuk mengangkat telepon dan bertanya pada Lee sungguhan tentang hal itu. c. Lee orangnya terlalu santai; ia akan tertawa dan berkata, “Apa saja yang kau suka, Sayang?” (Ephron 2007 : 50-51).
51) a. “Apa kau membeli sampo akhir-akhir ini?” b. Maksudku,
semoga beruntung. c. Semoga kau beruntung menemukan sampo yang labelnya hanya bertuliskan: Sampo. d. Masalahnya, kini ada sampo untuk rambut kering atau berminyak, dan ada sampo untuk rambut kasar atau halus. e. Kemudian ada conditioner, pelurus rambut, serta penebal rambut. (Ephron 2007 : 60).
52) a. Aku punya satu pertanyaan: “Kapan dan mengapa kita benar-benar perlu melakukan manikur (perawatan tangan dan kuku)?” b. Aku tidak mencari jawabannya. c. Aku ingin menggantung pertanyaan tersebut, membiarkannya mengambang di udara, sebagai pengingat kala kau berpikir kau benar-benar mengetahui apa saja yang harus kau lakukan untuk merawat diri, hal-hal lain
bisa muncul begitu saja entah dari mana dan menghabiskan sebagian besar umurmu. (Ephron 2007 : 68).
53) a. Kebetulan, ada sebuah lelucon kuno yang mungkin diciptakan oleh seseorang yang memiliki anak remaja. b. Aku mengutarakan ini bukan karena aku mahir melucu. c. Bahkan sekalipun aku mahir, kau belum tentu paham betapa lucunya lelucon ini, karena untuk menceritakannya dibutuhkan waktu lumayan lama dan juga aksen Yahudi. d. Tapi sudahlah. e. Alkisah, sepasang suami-istri menemui seorang rabi (ulama Yahudi). f. “Ada yang bisa saya bantu?” ujar sang rabi. (Ephron 2007 : 106).
54) a. Oh, andai kau ada saat itu. b. Demikianlah, saat masalah selesai, polisi itu menggelengkan kepala dan berdiri. c. “Kenapa sih kalian tidak bisa akur?” ujarnya sambil melangkah menuju pintu. d. “Aku bahkan rela membunuh demi bisa tinggal di gedung ini.” (Ephron 2007 : 125-126).
55) a. Lalu tiba-tiba, alih-alih keluar dari kediamannya, presiden malah keluar dari ruang kantornya dan melintas tepat di depanku menuju helikopter. b. Ia menengok. c. Ia melihatku. d. Ia mengenaliku. e. Suara helikopter memekakkan telinga tapi ia bicara padaku. f. Aku tidak bisa mendengar apa pun, tapi aku bisa membaca gerak bibirnya, dan aku sangat yakin bahwa yang ia katakan adalah, “Bagaimana kalau kau ikut?” g. Namun aku tidak yakin. h. Jadi aku menjawabnya sebaik yang aku bisa. i. “Apa?” ujarku. (Ephron 2007 : 147-148).
56) a. Aku sudah lama ‘putus cinta’ dengan Bill Clinton. b. Selalu sulit untuk mengingat cinta---tahun-tahun berlalu dan kau bertanya pada dirimu sendiri, c. “Apa aku benar-benar jatuh cinta, atau hanya berangan-angan?” d. “Apa aku benar-benar jatuh cinta, atau hanya berpura-pura telah menemukan pria impianku?” e. “Apa aku benar-benar jatuh cinta, atau hanya merasa putus asa?” f. Namun menyangkut Bill, aku sangat yakin. g. Aku dulu ‘mencintai’ pria itu. (Ephron 2007 : 153).
57) a. Hampir saja aku terlena dibuatnya. b. Tapi kemudian aku kembali sadar. c. Aku ingin meneleponnya dan berkata, “Jika kau benar-benar meyakini ucapanmu, mengapa kau tidak berdiri dan menentang perang ini? Dasar munafik.” (Ephron 2007 : 157). 58) a. Usiaku lima tahun. b. Kami baru saja pindah dari New York ke
Los Angeles, dan aku berada di luar rumah, di sebuah taman bermain, di sekolah baruku di Doheny Drive, Beverly Hills. c. Sinar matahari bersinar melalui sela-sela pepohonan, dan
sekumpulan bocah pirang tertawa riang mengelilingiku. d. Aku hanya bisa berpikir, e. “Apa yang sedang aku lakukan di sini?” (Ephron 2007 : 167).
59) a. Keesokan harinya, ketika saudari-saudariku tiba, aku menceritakan kepada mereka tentang pil tidur tersebut. b. Amy bertanya padaku, “Apa kau hitung jumlah pilnya?” c. “Tidak,” jawabku. d. “Ya ampun,” ujarnya kemudian. (Ephron 2007 : 175-176).
60) a. Suami pertamaku adalah seorang lelaki yang benar-benar baik, meskipun ia terlalu terikat dengan kucing-kucingnya. b. Saat itu tahun 1972, puncak pergerakan perempuan, dan semua orang dalam proses perceraian, bahkan termasuk para wanita yang suaminya tidak terlalu terikat dengan kucing-kucingnya. c. Suamiku mengajakku bersafari ke Afrika, dan aku berkata padanya, “Aku tidak ikut.” d. “Kenapa?” ujarnya. e. “Karena biayanya terlalu mahal. Apalagi kemungkinan kita akan berpisah, dan aku akan merasa sangat bersalah kalau kau menghabiskan banyak uang untuk mengajakku ke Afrika.” f. “Jangan ngaco,” ujar suamiku. g. “Aku mencintaimu dan kau mencintaiku dan kita tidak akan bercerai. Bahkan seandainya nanti kita memang bercerai, kau adalah satu-satunya orang yang ingin aku ajak ke Afrika bersamaku. Kita berangkat.” (Ephron 2007 : 176).
61) a. Aku sedang hamil tujuh bulan mengandung anak keduaku, dan aku baru saja mengetahui bahwa suami keduaku ada main dengan wanita lain. b. Wanita itu juga sudah menikah. c. Suaminya meneleponku. d. Ia adalah duta besar Inggris untuk Amerika Serikat. e. Aku tidak bercanda. f. Ia kebetulan adalah seseorang yang cenderung melihat hampir segala hal dari sudut pandang global. g. Ia mengajakku makan siang. h. Kami bertemu di luar sebuah restoran China di Connecticut Avenue. i. “Oh, Peter,” ujarku padanya, “ini sungguh keterlaluan.” j. “Ya, benar-benar keterlaluan,” timpalnya. k. “Apa yang terjadi dengan negara ini?” (Ephron 2007 : 178).
62) a. Seorang wanita redaktur majalah meneleponku kemarin. b. Ia seumuran denganku, di atas enam puluh tahun. c. Majalahnya akan mengangkat tema Usia, dan ia ingin agar aku mengirim tulisan tentang hal itu. d. Kami pun mulai membicarakan tema tersebut, dan ia berkata, “Kau tahu apa yang membuatku gila? Mengapa para wanita seumuran kita selalu saja berkata, ‘Di masaku…?’ Padahal sekarang ini masa kita.” (Ephron 2007 : 218).
63) a. Sementara itu, teman-teman kita meninggal dunia, dan kita ditinggal bukan hanya dengan perasaan kehilangan, sedih, dan bersalah, namun juga tak berdaya. b. Tidak ada yang bisa kita lakukan. c. Semua orang pasti mati. d. “Apa jawabannya?” tanya Gertrude Stein yang tengah berada di ambang maut kepada Alice B. Toklas. e. Tiada jawaban. f. “Kalau begitu, apa pertanyaannya?” tanya Stein. g. Tepat sekali. (Ephron 2007 : 220-221).
64) a. Beberapa bulan sebelum tumor ditemukan di lidahnya, Judy dan aku pergi makan siang untuk merayakan ulang tahun seorang teman kami. b. Tahun itu begitu menyedihkan: Setiap minggu ada saja berita buruk tentang kesehatan seseorang. c. Aku berujar saat makan siang, d. “Apa yang bisa kita lakukan? Haruskah kita membicarakannya? Inilah hidup kita sekarang. Kematian ada di mana-mana. Bagaimana kita menghadapinya?” e. Teman kami yang berulang tahun berkata, “Aduh, tolong dong, jangan bicara yang bukan-bukan.” (Ephron 2007 : 223).
Data (47) terdiri dari delapan kalimat, yaitu kalimat (47a) sampai dengan (47h). Data (47) mengandung satu tuturan langsung, yaitu (47e). Tuturan langsung (47e) berfungsi heuristik yang dipakai untuk mencari dan menemukan suatu informasi berupa pertanyaan, seperti “Apa itu tas Kelly?” tanyaku. Tuturan tersebut yang diujarkan oleh aku kepada temanku yang dimaksudkan untuk menanyakan sesuatu benda yang ditandai oleh kata tanya apa.
Data (48) terdiri dari tiga kalimat, yaitu kalimat (48a), (48b), dan (48c). Data (48) mengandung satu tuturan langsung, yaitu tuturan (48b). Tuturan langsung yang berfungsi heuristik dipakai untuk mencari dan menemukan suatu informasi berupa pertanyaan, seperti “Berapa harganya?” tanyaku. Tuturan langsung (48b) diujarkan oleh aku yang mempunyai maksud untuk menanyakan sesuatu hal yang belum diketahui yang ditandai oleh kata tanya berapa.
Data (49) terdiri dari empat kalimat, yaitu kalimat (49a), (49b), (49c), dan (49d). Data (49) mengandung satu tuturan langsung, yaitu tuturan (49c).
Tuturan langsung yang berfungsi heuristik yang terdapat pada kalimat (49c), seperti “Aku suka tas itu. Di mana belinya?”, dimaksudkan untuk menanyakan suatu informasi yang belum diketahui tentang tempat, yang ditandai oleh kata tanya di mana.
Data (50) terdiri dari tiga kalimat, yaitu kalimat (50a), (50b), dan (50c). Data (50) mengandung satu tuturan langsung, yaitu (50c). Tuturan langsung (50c) berfungsi heuristik. Fungsi heuristik dipakai untuk mencari suatu informasi yang belum diketahui berupa pertanyaan, seperti “Apa saja yang kau suka, Sayang?” Tuturan tersebut diujarkan Lee kepadaku dengan maksud untuk menanyakan suatu hal yang ditandai oleh kata tanya apa.
Contoh (51) terdiri dari lima kalimat, yaitu kalimat (51a), (51b), (51c), (51d), dan (51e). Contoh (51) mengandung satu tuturan langsung, yaitu (51a). Tuturan langsung yang berfungsi heuristik yang terdapat pada (51a), seperti “Apa kau membeli sampo akhir-akhir ini?” Fungsi heuristik dipakai untuk mencari informasi yang belum diketahui oleh orang berupa pertanyaan. Tuturan tersebut diujarkan oleh aku dengan maksud menanyakan suatu hal yang ditandai oleh kata tanya apa.
Data (52) terdiri dari tiga kalimat, yaitu kalimat (52a), (52b), dan (52c). Data (52) mengandung satu tuturan langsung, yaitu tuturan (52a). Tuturan langsung (52a) memiliki fungsi heuristik. Fungsi heuristik dipakai untuk menanyakan suatu informasi yang belum diketahui, seperti “Kapan dan mengapa kita benar-benar perlu melakukan manikur (perawatan tangan dan kuku)?”
Tuturan tersebut diujarkan oleh aku dengan maksud untuk menanyakan suatu hal tentang kebiasaan wanita yang ditandai oleh kata tanya kapan dan mengapa.
Data (53) terdiri dari enam kalimat, yaitu kalimat (53a) sampai dengan (53f). Data (53) mengandung satu tuturan langsung, yaitu tuturan (53f). Tuturan langsung (53f) “Ada yang bisa saya bantu?” ujar sang rabi, merupakan tuturan langsung yang berfungsi heuristik dipakai untuk menanyakan informasi yang belum diketahui. Tuturan tersebut diujarkan oleh sang rabi kepada pasangan dengan maksud meminta suatu saran yang ditandai oleh kata tanya adakah.
Data (54) terdiri dari empat kalimat, yaitu kalimat (54a), (54b), (54c), dan (54d). Data (54) mengandung satu tuturan langsung, yaitu tuturan (54c). Tuturan langsung (54c) berfungsi heuristik yang dipakai untuk menanyakan suatu informasi, seperti “Kenapa sih kalian tidak bisa akur?” Tuturan tersebut diucapkan oleh seorang polisi untuk menanyakan keadaan yang terjadi yang ditandai oleh kata tanya kenapa.
Data (55) terdiri dari sembilan kalimat, yaitu kalimat (55a) sampai dengan (55i). Data (55) mengandung dua tuturan langsung, yaitu tuturan (55f) dan (55i). Tuturan langsung (55f) dan (55i) merupakan tuturan langsung yang memiliki fungsi heuristik yang dipakai untuk mencari informasi berupa pertanyaan, seperti “Bagaimana kalau kau ikut?” dan “Apa?” Tuturan tersebut diucapkan oleh seseorang kepada aku untuk menawarkan suatu ajakan yang ditandai oleh kata tanya bagaimana dan apa.
Contoh (56) terdiri dari tujuh kalimat, yaitu kalimat (56a) sampai dengan (56g). Contoh (56) mengandung tiga tuturan langsung, yaitu (56c), (56d),
dan (56e). Tuturan langsung (56c), (56d), dan (56e) merupakan tuturan langsung yang berfungsi heuristik yang dipakai untuk mencari informasi berupa pertanyaan, seperti “Apa aku benar-benar jatuh cinta, atau hanya berangan-angan?” “Apa aku benar-benar jatuh cinta, atau hanya berpura-pura telah menemukan pria impianku?” “Apa aku benar-benar jatuh cinta, atau hanya merasa putus asa?” Tuturan tersebut diucapkan oleh aku untuk menanyakan sebuah keyakinan yang terjadi pada dirinya tentang kehidupannya yang ditandai oleh kata tanya apa.
Contoh (57) terdiri dari tiga kalimat, kalimat (57a), (57b), dan (57c). Contoh (57) mengandung satu tuturan langsung, yaitu tuturan (57c). Tuturan (57c) merupakan tuturan langsung yang memiliki fungsi heuristik. Fungsi heuristik dipakai untuk mencari informasi yang belum diketahui berupa pertanyaan, seperti “Jika kau benar-benar meyakini ucapanmu, mengapa kau tidak berdiri dan menentang perang ini? Dasar munafik.” Tuturan tersebut dituturkan oleh aku dengan maksud untuk menanyakan suatu kepastian yang ditandai oleh kata tanya mengapa.
Data (58) terdiri dari lima kalimat, yaitu kalimat (58a), (58b), (58c), (58d), dan (58e). Data (58) mengandung satu tuturan langsung, yaitu (58e). Tuturan langsung (58e) yang berfungsi heuristik yang dipakai untuk mencari informasi berupa pertanyaan, seperti “Apa yang sedang aku lakukan di sini?” Tuturan tersebut diucapkan oleh aku dengan maksud menanyakan keadaan yang sedang terjadi dan dialami saat ini yang ditandai dengan kata tanya apa.
Data (59) terdiri dari empat kalimat, yaitu kalimat (59a) sampai dengan (59d). Data (59) mengandung satu tuturan langsung, yaitu (59b). Tuturan
langsung (59b) yang berfungsi heuristik dipakai untuk menanyakan informasi yang belum diketahui, seperti “Apa kau hitung jumlah pilnya?” Tuturan tersebut diucapkan oleh Amy kepada aku dengan maksud untuk menanyakan suatu hal tentang obat tidur ditandai oleh kata tanya apa.
Data (60) terdiri dari empat kalimat, yaitu kalimat (60a), (60b), (60c), dan (60d). Data (60) mengandung satu tuturan langsung, yaitu tuturan (60a). Tuturan langsung (60a) berfungsi heuristik. Fungsi heuristik dipakai untuk menanyakan suatu informasi yang belum diketahui oleh orang lain, seperti “Kenapa?” Tuturan tersebut diujarkan oleh seorang laki-laki (suamiku) kepada aku dengan maksud untuk menanyakan tentang kepastian bersafari (alasan tidak ikut bersafari) yang ditandai dengan kata tanya kenapa.
Data (61) terdiri dari sebelas kalimat, yaitu kalimat (61a) sampai dengan (61k). Data (61) mengandung satu tuturan langsung, yaitu tuturan (61k). Tuturan (61k) merupakan tuturan langsung yang berfungsi heuristik. Fungsi heuristik dipakai untuk mencari informasi, seperti “Apa yang terjadi dengan negara ini?” Tuturan tersebut diujarkan oleh aku kepada Peter dengan maksud membicarakan keadaan yang sedang terjadi di Negara Amerika yang ditandai oleh kata tanya apa.
Data (62) terdiri dari empat kalimat, yaitu (62a), (62b), (62c), dan (62d). Data (62) mengandung satu tuturan langsung, yaitu tuturan (62d). Tuturan (62d) merupakan tuturan langsung yang berfungsi heuristik. Fungsi heuristik dipakai untuk mencari informasi, seperti “Kau tahu apa yang membuatku gila? Mengapa para wanita seumuran kita selalu saja berkata, ‘Di masaku…?’
Padahal sekarang ini masa kita.” Tuturan tersebut diucapkan oleh seorang wanita yang bekerja menjadi redaktur majalah kepada karyawannya, yang akan membicarakan tentang kegiatan seorang wanita. Tuturan langsung tersebut ditandai oleh kata tanya apa dan mengapa.
Contoh (63) terdiri dari tujuh kalimat, yaitu kalimat (63a) sampai dengan (63g). Data (63) mengandung dua tuturan langsung, yaitu tuturan (63d) dan tuturan (63f). Tuturan (39d) dan tuturan (39f) merupakan tuturan langsung yang berfungsi heuristik. Fungsi heuristik dipakai untuk mencari informasi, seperti “Kalau begitu, apa pertanyaannya?” Tuturan tersebut diujarkan oleh Gertrude Stein kepada Alice B. Toklas dengan maksud membicarakan tentang kematian yang ditandai oleh kata tanya apa.
Data (64) terdiri dari lima kalimat, yaitu kalimat (64a), (64b), (64c), (64d), dan (64e). Data (64) mengandung satu tuturan langsung, yaitu tuturan (64d). Tuturan langsung (64d) berfungsi heuristik yang dipakai untuk mencari informasi, seperti “Apa yang bisa kita lakukan? Haruskah kita membicarakannya? Inilah hidup kita sekarang. Kematian ada di mana-mana. Bagaimana kita menghadapinya?” Tuturan tersebut diujarkan oleh aku kepada teman-temanku dengan maksud membicarakan tentang kematian saat pesta ulang tahun. Tuturan langsung tersebut ditandai dengan kata tanya apa, haruskah, dan bagaimana.
No. Tuturan Langsung Penanda Fungsi Heuristik
1. “Apa itu tas Kelly?” kata tanya apa
3. “Aku suka tas itu. Di mana belinya?”
kata tanya di mana
4. “Apa saja yang kau suka, Sayang?”
kata tanya apa
5. “Apa kau membeli sampo
akhir-akhir ini?”
kata tanya apa
6. “Kapan dan mengapa kita benar-benar perlu melakukan manikur (perawatan tangan dan kuku)?”
kata tanya kapan dan mengapa
7. “Ada yang bisa saya bantu?” kata ada sebagai ungkapan tanya
8. “Kenapa sih kalian tidak bisa
akur?”
kata tanya kenapa
9. “Bagaimana kalau kau ikut?” kata tanya bagaimana 10. “Apa aku benar-benar jatuh cinta,
atau hanya berangan-angan?” d. “Apa aku benar-benar jatuh cinta, atau hanya berpura-pura telah menemukan pria impianku?” e. “Apa aku benar-benar jatuh cinta, atau hanya merasa putus asa?”
kata tanya apa
11. “Jika kau benar-benar meyakini ucapanmu, mengapa kau tidak berdiri dan menentang perang ini? Dasar munafik.”
kata tanya mengapa
12. “Apa yang sedang aku lakukan di sini?”
kata tanya apa
13. “Apa kau hitung jumlah pilnya?” kata tanya apa 14. “Kenapa?” kata tanya kenapa
ini?”
16. “Kau tahu apa yang membuatku gila? Mengapa para wanita seumuran kita selalu saja berkata, ‘Di masaku…?’ Padahal sekarang ini masa kita.”
kata tanya mengapa
17. “Apa jawabannya?” “Kalau
begitu, apa pertanyaannya?”
kata tanya apa
18. “Apa yang bisa kita lakukan? Haruskah kita membicarakannya? Inilah hidup kita sekarang. Kematian ada di mana-mana. Bagaimana kita menghadapinya?”
kata tanya apa, haruskah, dan bagaimana
Tabel 6. Tuturan Langsung yang Berfungsi Heuristik