BAB 3 METODE PENELITIAN
3.4 Uji Validitas Konstruk
3.4.3 Uji Validitas Konstruk Item Iklim Kelas
Dalam uji validitas keterlibatan dapat diketahui bahwa hasil analisis CFA
(Confirmatory Factor Analysis) yang dilakukan dengan model satu faktor,
ternyata model tidak fit, dengan Chi-square = 26.77, degree of freedom = 9,
P-value = 0.00153 dan nilai RMSEA = 0.097. Oleh sebab itu, peneliti melakukan modifikasi terhadap model, dimana kesalahan pengukuran pada beberapa item
dibebaskan berkorelasi satu sama lain. Setelah dilakukan modifikasi sebanyak 3
kali, maka diperoleh model fit dengan Chi-square = 8.33, degree of freedom = 6,
P-value = 0.21475, RMSEA = 0.043.
Selanjutnya adalah pengujian item yang dilakukan dengan melihat
T-Value dan muatan faktor, jika nilai (t 1.96) berarti item tersebut signifikan dan sebaliknya.
Tabel 3.11
Muatan Faktor Item Keterlibatan
No. Item Koefisien Standar Error Nilai T Signifikan
ITEM 1 0.60 0.07 8.24 ✓ ITEM 8 0.62 0.08 7.42 ✓ ITEM 19 0.64 0.07 9.20 ✓ ITEM 26 0.58 0.07 8.43 ✓ ITEM 37 0.77 0.07 10.84 ✓ ITEM 44 0.43 0.08 5.98 ✓
Berdasarkan tabel nomor 3.11 terlihat bahwa koefisien muatan faktor
seluruh item pada faktor keterlibatan memenuhi kriteria, yaitu memiliki (t 1.96).
Oleh karena itu tidak ada item yang digugurkan.
3.4.3.2 Muatan faktor item afiliasi
Dalam uji validitas afiliasi dapat diketahui bahwa hasil analisis CFA
(Confirmatory Factor Analysis) yang dilakukan dengan model satu faktor,
ternyata model tidak fit dengan Chi-square = 20.34, degree of freedom = 9,
P-value = 0.01593 dan RMSEA = 0.077, Oleh sebab itu, peneliti melakukan modifikasi terhadap model, dimana kesalahan pengukuran pada beberapa item
dibebaskan berkorelasi satu sama lain. Setelah dilakukan modifikasi sebanyak 2
kali, maka diperoleh hasil model fit dengan Chi-square = 5.08, degree of freedom
= 7, P-value = 0.65069dan RMSEA = 0.000.
Selanjutnya adalah pengujian item yang dilakukan dengan melihat
T-Value Dn muatan faktor, jika nilai (t 1.96) berarti item tersebut signifikan dan sebaliknya.
Tabel 3.12
Muatan Faktor Item Afiliasi
No. Item Koefisien Standar Error Nilai T Signifikan
ITEM 2 0.47 0.09 5.38 ✓ ITEM 9 0.30 0.10 3.10 ✓ ITEM 20 0.59 0.09 6.26 ✓ ITEM 27 0.24 0.09 2.74 ✓ ITEM 38 0.64 0.10 6.52 ✓ ITEM 45 0.05 0.09 0.55 ×
Berdasarkan tabel nomor 3.12 terlihat bahwa koefisien muatan dari 6 item
yang mengukur afiliasi, terdapat 5 item yang signifikan (t 1.96). Pada satu item,
yaitu satu item tidak signifikan (t 1.96), sehingga harus digugurkan.
3.4.3.3 Muatan faktor item orientasi pada tugas
Dalam uji validitas orientasi pada tugas dapat diketahui bahwa hasil analisis CFA
(Confirmatory Factor Analysis) yang dilakukan dengan model satu faktor,
ternyata model tidak fit, dengan Chi-square = 26.33, degree of freedom = 9,
P-value = 0.00180 dan nilai RMSEA = 0.096. Oleh sebab itu, peneliti melakukan modifikasi terhadap model, dimana kesalahan pengukuran pada beberapa item
dibebaskan berkorelasi satu sama lain. Setelah dilakukan modifikasi sebanyak 3
kali, maka diperoleh model fit dengan Chi-square = 5.17, degree of freedom = 6,
P-value = 0.52236, RMSEA = 0.000.
Selanjutnya adalah pengujian item yang dilakukan dengan melihat
T-Value dan muatan faktor, jika nilai (t 1.96) berarti item tersebut signifikan dan sebaliknya.
Tabel 3.13
Muatan Faktor Item Orientasi Pada Tugas
No. Item Koefisien Standar Error Nilai T Signifikan
ITEM 4 0.52 0.07 6.94 ✓ ITEM 11 0.72 0.07 10.18 ✓ ITEM 22 0.23 0.09 2.64 ✓ ITEM 29 0.53 0.07 7.16 ✓ ITEM 40 0.62 0.07 8.50 ✓ ITEM 47 0.63 0.07 8.74 ✓
Berdasarkan tabel nomor 3.13 terlihat bahwa koefisien muatan faktor
seluruh item pada faktor orientasi pada tugas memenuhi kriteria, yaitu memiliki (t 1.96). Oleh karena itu tidak ada item yang digugurkan.
3.4.3.4 Muatan faktor item keteraturan dan pengorganisasian
Dalam uji validitas keteraturan dan pengorganisasian dapat diketahui bahwa hasil
analisis CFA (Confirmatory Factor Analysis) yang dilakukan dengan model satu
faktor, ternyata model tidak fit tidak fit dengan Chi-square = 34.85, degree of
freedom = 9, P-value = 0.00006 dan RMSEA = 0.117, maka peneliti memodifikasi model dimana kesalahan pengukuran pada beberapa item
dibebaskan berkorelasi antara satu item dengan item lainnya, maka diperoleh
model fit pada dimensi keteraturan dan pengorganisasian. Setelah dimodifikasi
sebanyak 2 kali, maka diperoleh hasil model fit dengan Chi-square = 5.54, degree
of freedom = 7, P-value = 0.59489dan RMSEA = 0.000.
Selanjutnya adalah pengujian item yang dilakukan dengan melihat
T-Value Dn muatan faktor, jika nilai (t 1.96) berarti item tersebut signifikan dan sebaliknya.
Tabel 3.14
Muatan Faktor Item Keteraturan dan Pengorganisasian
No. Item Koefisien Standar Error Nilai T Signifikan
ITEM 6 0.16 0.09 1.71 × ITEM 13 0.47 0.10 4.77 ✓ ITEM 24 0.10 0.09 1.01 × ITEM 31 0.42 0.09 4.38 ✓ ITEM 42 0.25 0.09 2.75 ✓ ITEM 49 0.66 0.12 5.62 ✓
Berdasarkan tabel nomor 3.14 terlihat bahwa koefisien muatan dari 6 item
yang mengukur keteraturan dan pengorganisasian, terdapat 4 item yang signifikan
(t 1.96). Pada dua item, yaitu item 6 dan item 24 tidak signifikan (t 1.96),
sehingga harus digugurkan.
3.4.3.5 Muatan faktor item kompetisi
Dalam uji validitas kompetisi dapat diketahui bahwa hasil analisis CFA
(Confirmatory Factor Analysis) yang dilakukan dengan model satu faktor,
ternyata model tidak fit, dengan Chi-square = 32.34, degree of freedom = 9,
P-value = 0.00017 dan nilai RMSEA = 0.111. Oleh sebab itu, peneliti melakukan modifikasi terhadap model, dimana kesalahan pengukuran pada beberapa item
dibebaskan berkorelasi satu sama lain. Setelah dilakukan modifikasi sebanyak 2
kali, maka diperoleh model fit dengan Chi-square = 6.95, degree of freedom = 7,
P-value = 0.43459, RMSEA = 0.000.
Selanjutnya adalah pengujian item yang dilakukan dengan melihat
T-Value dan muatan faktor, jika nilai (t 1.96) berarti item tersebut signifikan dan sebaliknya.
Tabel 3.15
Muatan Faktor Item Kompetisi
No. Item Koefisien Standar Error Nilai T Signifikan
ITEM 5 0.47 0.08 6.12 ✓ ITEM 12 0.58 0.07 7.72 ✓ ITEM 23 0.57 0.08 6.83 ✓ ITEM 30 0.67 0.08 8.30 ✓ ITEM 41 0.41 0.08 5.35 ✓ ITEM 48 0.58 0.07 7.70 ✓
Berdasarkan tabel nomor 3.15 terlihat bahwa koefisien muatan faktor
seluruh item pada faktor kompetisi memenuhi kriteria, yaitu memiliki (t 1.96).
Oleh karena itu tidak ada item yang digugurkan.
3.4.3.6 Muatan faktor item kejelasan peraturan
Dalam uji validitas kejelasan peraturan dapat diketahui bahwa hasil analisis CFA
(Confirmatory Factor Analysis) yang dilakukan dengan model satu faktor,
ternyata model tidak fit dengan Chi-square = 27.83, degree of freedom = 9,
P-value = 0.00102 dan RMSEA = 0.100, maka peneliti memodifikasi model dimana kesalahan pengukuran pada beberapa item dibebaskan berkorelasi antara satu item
dengan item lainnya, maka diperoleh model fit pada dimensi kejelasan peraturan.
Setelah dimodifikasi sebanyak 3 kali, maka diperoleh hasil model fit dengan
Chi-square = 6.17, degree of freedom = 6, P-value = 0.40437 dan RMSEA = 0.012.
Selanjutnya adalah pengujian item yang dilakukan dengan melihat
T-Value Dn muatan faktor, jika nilai (t 1.96) berarti item tersebut signifikan dan sebaliknya.
Tabel 3.16
Muatan Faktor Item Kejelasan Peraturan
No. Item Koefisien Standar Error Nilai T Signifikan
ITEM 15 -0.01 0.03 -0.20 × ITEM 18 0.27 0.14 2.01 ✓ ITEM 33 -0.71 0.83 -2.07 × ITEM 36 1.40 0.62 2.25 ✓ ITEM 51 0.22 0.12 1.85 × ITEM 54 0.21 0.11 1.96 ✓
Keterangan : tanda ✓ = Signifikan (t 1.96) ; × = Tidak Signifikan (t 1.96)
Berdasarkan tabel nomor 3.16 terlihat bahwa koefisien muatan dari 6 item
Pada tiga item, yaitu item 15, item 33 dan item 51 memiliki muatan negatif dan
nilai (t 1.96), sehingga harus digugurkan.
3.4.3.7 Muatan faktor item kontrol guru
Dalam uji validitas kontrol guru dapat diketahui bahwa hasil analisis CFA
(Confirmatory Factor Analysis) yang dilakukan dengan model satu faktor,
ternyata model tidak fit, dengan Chi-square = 30.47, degree of freedom = 9,
P-value = 0.00037 dan nilai RMSEA = 0.107. Oleh sebab itu, peneliti melakukan modifikasi terhadap model, dimana kesalahan pengukuran pada beberapa item
dibebaskan berkorelasi satu sama lain. Setelah dilakukan modifikasi sebanyak 3
kali, maka diperoleh model fit dengan Chi-square = 5.53, degree of freedom = 6,
P-value = 0.47731, RMSEA = 0.000.
Selanjutnya adalah pengujian item yang dilakukan dengan melihat
T-Value dan muatan faktor, jika nilai (t 1.96) berarti item tersebut signifikan dan sebaliknya.
Tabel 3.17
Muatan faktor item kontrol guru
No. Item Koefisien Standar Error Nilai T Signifikan
ITEM 7 0.43 0.08 5.49 ✓ ITEM 14 0.62 0.08 7.90 ✓ ITEM 25 0.53 0.08 6.31 ✓ ITEM 32 0.56 0.08 7.25 ✓ ITEM 43 0.21 0.09 2.40 ✓ ITEM 50 0.57 0.08 6.81 ✓
Keterangan : tanda ✓ = Signifikan (t 1.96) ; × = Tidak Signifikan (t 1.96)
Berdasarkan tabel nomor 3.17 terlihat bahwa koefisien muatan faktor
seluruh item pada faktor kontrol guru memenuhi kriteria, yaitu memiliki (t
3.4.3.8 Muatan faktor item dukungan guru
Dalam uji validitas dukungan guru dapat diketahui bahwa hasil analisis CFA
(Confirmatory Factor Analysis) yang dilakukan dengan model satu faktor,
ternyata model tidak fit, dengan Chi-square = 44.98, degree of freedom = 9,
P-value = 0.00000 dan nilai RMSEA = 0.138. Oleh sebab itu, peneliti melakukan modifikasi terhadap model, dimana kesalahan pengukuran pada beberapa item
dibebaskan berkorelasi satu sama lain. Setelah dilakukan modifikasi sebanyak 2
kali, maka diperoleh model fit dengan Chi-square = 8.55, degree of freedom = 7,
P-value = 0.28641, RMSEA = 0.032.
Selanjutnya adalah pengujian item yang dilakukan dengan melihat
T-Value dan muatan faktor, jika nilai (t 1.96) berarti item tersebut signifikan dan sebaliknya.
Tabel 3.18
Muatan Faktor Item Dukungan Guru
No. Item Koefisien Standar Error Nilai T Signifikan
ITEM 3 0.50 0.07 6.99 ✓ ITEM 10 0.82 0.07 12.41 ✓ ITEM 21 0.40 0.07 5.51 ✓ ITEM 28 0.72 0.07 10.66 ✓ ITEM 39 0.25 0.08 3.35 ✓ ITEM 46 0.65 0.07 9.51 ✓
Keterangan : tanda ✓ = Signifikan (t 1.96) ; × = Tidak Signifikan (t 1.96)
Berdasarkan tabel nomor 3.18 terlihat bahwa koefisien muatan faktor
seluruh item pada faktor dukungan guru memenuhi kriteria, yaitu memiliki (t
3.4.3.9 Muatan faktor item inovasi
Dalam uji validitas keterlibatan dapat diketahui bahwa hasil analisis CFA
(Confirmatory Factor Analysis) yang dilakukan dengan model satu faktor,
ternyata model tidak fit dengan Chi-square = 31.64, degree of freedom = 9,
P-value = 0.00023 dan RMSEA = 0.109, maka peneliti memodifikasi model dimana kesalahan pengukuran pada beberapa item dibebaskan berkorelasi antara satu item
dengan item lainnya, maka diperoleh model fit pada dimensi inovasi. Setelah
dimodifikasi sebanyak 2 kali, maka diperoleh hasil model fit dengan Chi-square =
7.21, degree of freedom = 7, P-value = 0.40760 dan RMSEA = 0.012.
Selanjutnya adalah pengujian item yang dilakukan dengan melihat
T-Value dan muatan faktor, jika nilai (t 1.96) berarti item tersebut signifikan dan sebaliknya.
Tabel 3.19
Muatan Faktor Item Inovasi
No. Item Koefisien Standar Error Nilai T Signifikan
ITEM 16 0.18 0.09 2.02 ✓ ITEM 17 -0.13 0.08 -1.60 × ITEM 34 0.95 0.028 3.37 ✓ ITEM 35 -0.14 0.08 -1.66 × ITEM 52 0.38 0.13 2.95 ✓ ITEM 53 0.07 0.08 0.89 ×
Keterangan : tanda ✓ = Signifikan (t 1.96) ; × = Tidak Signifikan (t 1.96)
Berdasarkan tabel 3.19 terlihat bahwa koefisien muatan dari 6 item yang
mengukur inovasi, terdapat 3 item yang signifikan (t 1.96). Pada tiga item, yaitu
item 17, item 35 dan item 53 memiliki muatan negatif dan nilai (t 1.96),